spot_img
Latest Phone

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

Garmin Run Indonesia 2025 dan Limbah.id berhasil Kumpulkan Hampir 3 Ton Sampah

Telko.id — Garmin Indonesia sukses menggelar ajang lari tahunan...

Instagram Safety Camp: Peran Orang Tua Kunci Keamanan Digital Remaja

Telko.id - Meta menyelenggarakan Instagram Safety Camp di Indonesia...

Garmin Venu 4 Resmi Dirilis, Bawa Wellness Adaptif ke Indonesia

Telko.id - Garmin secara resmi meluncurkan Venu 4 di...

ARTIKEL TERKAIT

Lagi Diboikot, Huawei Mate X Dibanderol Rp 37 Juta, Ada yang Beli?

Telko.id, Jakarta – Huawei masuk daftar hitam Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Masa depan Huawei Mate X pun menjadi semakin tidak jelas. Meski begitu, ponsel layar lipat ini kabarnya akan dipatok pada harga yang mahal, yakni Rp 37 juta. Pertanyaannya, apakah ada yang mau beli?

Bulan lalu, Google menghapus Huawei Mate X dan Huawei P30 Pro dari situs resmi Android.com. Huawei mengklaim telah menimbun chip dan komponen selama satu tahun sebagai antisipasi.

Dengan cara itu, Huawei ingin meyakinkan konsumen bahwa ponsel lipat tersebut kemungkinan bisa rilis pada musim panas tahun ini. Ponsel ini kabarnya akan menjadi yang pertama memakai sistem operasi buatan sendiri, yang bernama HongMeng OS atau Ark OS, bukan Android.

{Baca juga: Spek Huawei Mate 30 Bocor, Tak Lagi Pakai Android?}

Seperti dikutip Telko.id dari Phone Arena, Minggu (9/6/2019), keberadaan sistem operasi Oak atau Ark OS buatan Huawei dinilai masih sulit bersaing dengan Android, karena kurang populer, khususnya di negara-negara di luar China.

Mate X, memiliki layar menghadap ke depan 6,6 inci dengan resolusi 1.148 x 2.480 piksel. Pada saat yang sama, tampilan belakang berukuran 6,4 inci dengan resolusi serupa.

Saat perangkat dibuka, kedua layar menjadi tablet 8 inci yang hampir berbentuk bujur sangkar dengan resolusi 2.200 x 2.480. Lalu, bagaimana nantinya bisa mendapatkan Huawei Mate X?

Kemungkinan, satu-satunya cara untuk mendapatkan Huawei Mate X di Amerika Serikat adalah dengan membeli secara impor. Namun, apakah sistem operasi itu bisa berjalan secara maksimal?

{Baca juga: Sistem Operasi Huawei, HongMeng OS akan Meluncur Tahun Ini}

Pihak Huawei belum bisa menjawabnya. Yang jelas, usulan penetapan harga untuk ponsel tersebut adalah USD 2.600 atau lebih kurang Rp 37 juta per unit. Lakukah Huawei Mate X semahal itu? [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU