spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Kocak! Diplomat China Sindir Trump Pakai Potongan Apel

Telko.id, Jakarta – Perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS) memantik para pejabat masing-masing negara untuk bereaksi. Tak terkecuali seorang diplomat China di Islamabad, Pakistan, yakni Zhao Lijian yang sindir Donald Trump.

Dilansir dari Bloomberg, Wakil Kepala Misi di Kedutaan Besar China di Islamabad itu mengunggah gambar via Twitter, Selasa (21/05) lalu.

Ia menampilkan foto buah apel yang dipotong dan diposisikan sedemikian rupa hingga menyerupai logo Huawei.

“Baru saja terungkap, kenapa @realDonaldTrump sangat membenci perusahaan swasta dari China. Lihatlah logo Huawei ini. Logo ini memotong logo Apple menjadi beberapa potongan,” demikian keterangannya di Twitter.

Dikutip Telko.id, Jumat (24/05/2019), gara-gara unggahan kocak tapi menyindir tersebut, Twitter milik Zhao yang sebelumnya diikuti oleh lebih dari 170 ribu akun, mendadak bertambah menjadi lebih dari 186 ribu akun.

Beberapa waktu lalu, Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan yang menimbulkan risiko keamanan nasional, khususnya Huawei.

Perintah yang diteken Trump mendorong undang-undang ekonomi internasional untuk memberi wewenang kepada presiden mengatur perdagangan. Departemen Perdagangan AS pun wajib melaksanakan printah Trump.

Namun, tak lama berselang, AS meringankan embargo Huawei. Pemerintah AS memberi lisensi sementara kepada produsen asal China itu. Tujuannya untuk mencegah gangguan layanan penyedia internet yag masih pakai Huawei. (SN/FHP)

Sumber: Bloomberg

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU