spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Iran Tembak Drone Pengintai Milik AS

Telko.id, Jakarta – Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa Iran telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak alias drone pengintai milik AS. Saat itu, pesawat sedang terbang di wilayah udara internasional dekat Selat Hormuz.

Pejabat AS, yang tidak bersedia mengungkap identitasnya, mengkonfrontasi  informasi dari Pengawal Revolusi Iran, yang mengklaim telah menjatuhkan drone milik AS. Drone tersebut dikatakan terbang di wilayah udara Iran.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telko.id, Kamis (20/6/2019), drone milik AS bernama RQ-4 Global Hawk itu jatuh setelah terkena rudal.  Drone langsung limbung ketika tengah terbang cukup tinggi di dekat Selat Hormuz.

{Baca juga: China Ciptakan Drone Tenaga Surya, Bisa Gantikan Tugas Satelit}

Drone RQ-4 Global Hawk mempunyai rangkaian sensor terintegrasi untuk sarana intelijen, pengawasan, dan pengintaian. Penembakan drone itu terjadi di tengah peningkatan ketegangan hubungan antara Iran dan AS.

Pekan lalu, militer AS menuduh bahwa Iran menembakkan rudal ke pesawat tak berawak lain guna menanggapi serangan terhadap dua kapal tanker minyak di wilayah tersebut. Tapi, AS menyalahkan Iran terkait serangan terhadap tanker.

Beberapa waktu lalu, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengeluarkan peringatan waspada bahwa drone buatan China kemungkinan mengirim informasi penerbangan ke produsen. Kalau dibiarkan, drone China membahayakan.

{Baca juga: Ngeri! Rusia Bikin “Gun Drone” dengan Senapan AK-47}

Menurut AS, hal tersebut berpotensi membuat data bocor ke pihak ketiga. Menurut laporan CNN, peringatan tersebut dikeluarkan oleh pemerintah AS dan ditujukan kepada perusahaan serta organisasi-organisasi di dalam negeri. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU