spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

ARTIKEL TERKAIT

China Uji Robot Terintegrasi di Metro Berbasis AI

Telko.id – Kota Hefei di China mulai menguji sistem robotik terintegrasi di jaringan metro sebagai bagian dari transformasi transportasi berbasis AI. Sistem ini disebut sebagai salah satu implementasi pertama “robot cluster” penuh (full-space) di transportasi publik, di mana berbagai jenis robot bekerja secara terkoordinasi dalam satu platform terpusat.

Sistem ini melibatkan penggunaan robot anjing, drone, hingga robot humanoid yang kini ditempatkan di jaringan metro untuk meningkatkan efisiensi operasional. Inisiatif ini menandai perkembangan penting dalam otomatisasi layanan publik di sektor perkeretaapian perkotaan.

Dilansir dari eWeek, inovasi futuristik ini sedang diterapkan dalam tahap uji coba di sistem metro Kota Hefei. Kota Hefei sendiri merupakan bagian dari Provinsi Anhui di China yang menjadi lokasi percontohan proyek ini.

Uji coba tersebut secara spesifik dilaksanakan pada hari Rabu (8/4/2026) untuk mengukur kapabilitas robot dalam lingkungan operasional nyata. Fokus utama pengujian adalah melihat bagaimana robot dapat berinteraksi dengan staf manusia.

Baca Juga:

Dalam implementasinya, sistem ini tidak hanya mengandalkan satu jenis robot, tetapi menggabungkan beberapa perangkat sekaligus seperti robot humanoid, robot anjing (quadruped), drone, hingga robot inspeksi bawah kereta.

Semua robot tersebut dikendalikan melalui satu sistem dispatch berbasis AI yang mampu mengatur tugas secara real-time di seluruh area metro, mulai dari stasiun, jalur rel, hingga terowongan.

Secara fungsi, tiap robot memiliki peran berbeda. Robot humanoid digunakan untuk melayani penumpang, seperti memberikan informasi arah dan membantu navigasi di dalam stasiun. Sementara itu, robot anjing bertugas melakukan patroli keamanan di area peron, dan drone digunakan untuk memantau kondisi di area yang sulit dijangkau.

Di sisi lain, robot inspeksi khusus dapat masuk ke bagian bawah kereta untuk melakukan pengecekan teknis menggunakan sensor dan kamera beresolusi tinggi, sehingga mampu mendeteksi kerusakan lebih cepat dibanding metode manual.

“China mulai menguji sistem transportasi masa depan dengan menghadirkan robot anjing, drone, hingga robot humanoid di jaringan metro,” demikian dikutip dari laporan tersebut mengenai implementasi teknologi baru ini.

Lebih lanjut, laporan tersebut menegaskan klaim penting mengenai terobosan teknologi ini. “Teknologi ini bahkan diklaim sebagai sistem robot cluster pertama yang mampu bekerja di seluruh area stasiun dan jalur kereta,” ujar sumber berita tersebut.

Meski sudah diuji dalam kondisi nyata, sistem ini masih dalam tahap pengembangan lanjutan. Ke depan, pemerintah setempat berencana menambahkan model AI yang lebih canggih agar robot dapat memahami situasi kompleks dan merespons kondisi darurat secara lebih akurat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU