spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Ingin “Ngetop” di Medsos? Kua Kua Siap Membantu

Telko.id, JakartaMedia sosial sudah menjelma menjadi separuh bagian dari hidup sebagian besar manusia. Tak sedikit orang mencari kebahagiaan di dunia maya. Bahkan, di China ada komunitas bernama Kua Kua, yang siap “membahagiakan” netizen di medsos. Apakah Anda tertarik?

Komunitas berjuluk Kua Kua ini terdiri atas berbagai pengguna medsos. Mereka bisa disewa hanya untuk memberi pujian dan dukungan moral kepada seseorang.

Menurut laporan ABC, Kua Kua acap digunakan oleh pengguna WeChat dan QQ, yang dimiliki oleh perusahan teknologi raksasa Tencent. Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok dan bekerja sesuai bidang masing-masing.

{Baca juga: Jomblo Wajib Tahu! Ini Situs Kencan Online Paling Populer}

Seperti dikutip Telko.id, Kamis (21/3/2019), aplikasi ini siap memberi pujian dan dukungan moral kepada ibu-ibu muda, pengusaha, mahasiswa, maupun penyandang status jomblo. Tapi, sekali lagi, mereka melakukannya demi uang.

Keberadaan Kua Kua di China pun mendapat perhatian dari psikolog Tim Sharp dari Happiness Institute. Menurutnya, aplikasi itu hadir karena kebutuhan manusia untuk bersosialisasi. Hal itu merupakan dampak dari dunia digital.

“Kita adalah hewan sosial dan didesain secara genetik untuk berhubungan satu sama lain. Kita pasti selalu merasa menjadi bagian dalam satu kelompok. Untuk itulah Kua Kua ada,” kata psikolog Tim Sharp dari Happiness Institute.

{Baca juga: Asli, 10 Foto Ini Tunjukkan Belanja Online tak Selalu Berakhir Bahagia}

Ia melanjutkan, dengan menerima pujian maupun dukungan moral, setiap orang akan dipandang positif oleh orang lain. Dengan demikian, ia akan merasa senang. Namun, bagaimana kalau pujian dan dukungan tersebut ternyata settingan? [SN/HBS]

Sumber: ABC

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU