spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Ikuti Jejak Misi Apollo, India Kirim Reflektor ke Bulan

Telko.id, Jakarta  – Ikuti jejak misi Apollo, pesawat ruang angkasa India membawa reflektor pertama ke bulan sebagai bagian dari misi Chandrayaan-2, Senin (22/7/2019) lalu. Peluncuran tersebut dilakukan oleh Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO).

Dilansir Space.com, misi yang dilakukan oleh ISRO mengikuti jejak Apollo 11 pada 50 tahun lalu. Kala itu, para astronot meninggalkan percobaan Lunar Laser Ranging di bulan. ISRO meluncurkan reflektor kecil baru ke kutub selatan bulan.

{Baca juga: Siapa Pesaing Terberat AS untuk Misi Pendaratan di Bulan?}

“Beratnya hanya 1 ons atau sekitar 22 gram dan dapat dilihat dari orbit bulan,” kata Simone Dell’Agnello, ketua eksekutif teknologi di  Institut Nasional untuk Fisika Nuklir-Frascati National Labs di Italia, dikutip Telko.id, Minggu (28/7/2019).

Reflektor kecil tersebut disebut mikroreflektor. Menurut Dell’Agnello, retoflektor generasi berikutnya akan jauh lebih ringan dan padat ketimbang yang digunakan oleh para astronot misi Apollo 11, Apollo 14, maupun Apollo 15.

Doug Curri, peneliti senior sekaligus profesor di University of Maryland, mengatakan bahwa mikroreflektor Virkam Chandrayaan-2 tidak akan diamati oleh stasiun laser bulan di bumi. Tujuannya untuk mengecek jarak dengan satelit.

Hal itu bakal membantu para ilmuwan untuk mengukur dan menganalisis orbit, rotasi, orientasi, dan hubungan bulan dengan bumi secara menyeluruh. Kalau misi berhasil, ISRO akan mengirim retoflektor generasi berikutnya ke bulan.

{Baca juga: Memorabilia Pendaratan Apollo 11 Dilelang, Berminat?}

Beberapa waktu lalu, India menembak satelit di orbit rendah bumi menggunakan misil. Perdana Menteri India, Narenda Modi, pun mengklaim bahwa negaranya menjadi kekuatan luar angkasa baru di dunia setelah AS, Rusia, dan China. [SN/HBS]

Sumber: Space

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU