spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Huawei Siapkan Sistem Operasi Pengganti Android, Ini Namanya

Telko.id, Jakarta – Berhentinya dukungan Android untuk Huawei membuat banyak pihak bertanya-tanya, sistem operasi apa yang dipersiapkan Huawei untuk smartphone selanjutnya? Brand asal China ini langsung meresponnya, dengan mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mengembangkan sistem operasi bernama Hongmeng.

Dilaporkan oleh Huawei Central, seperti dikutip Telko.id pada Rabu (22/05/2019), CEO Bisnis Konsumen Huawei, Yu Chengdong mengatakan bahwa mereka akan meluncurkan sistem operasi Hongmeng paling lambat Juni 2020 mendatang.

Menurut Yu, Hongmeng akan kompatibel dengan semua smartphone, tablet, dan perangkat lainnya. Selain itu, Hongmeng juga kompatibel dengan semua aplikasi Android dan aplikasi web.

{Baca juga: Smartphone Huawei Terancam Tidak Didukung Android Lagi}

Mengembangkan sistem operasi sendiri sebenarnya sudah sejak lama dilakukan Huawei. Pada bulan Maret kemarin, CEO mereka, Richard Yu mengatakan bahwa perusahaan telah mengembangkan sistem operasinya sendiri jika keadaan dengan Amerika Serikat semakin memburuk.

Bahkan menurut sumber internal, perusahaan juga sedang dalam pengembangan aktif sejak 2012 untuk OS Hongmeng tersebut. Sebelumnya, smartphone Huawei terancam kehilangan akses ke pembaruan sistem operasi Android di masa mendatang. Penyebabnya, Alphabet sebagai induk perusahaan Google telah menghentikan kerja sama bisnisnya dengan Huawei.

{Baca juga: Huawei Buka Suara Pasca “Diceraikan” Google}

Keputusan ini membuat perusahaan terancam tidak bisa memanfaatkan berbagai layanan, termasuk softwarehardware dan sistem operasi, kecuali yang tersedia secara publik melalui lisensi open source.

Ditinggalkannya Huawei oleh Google ini menyusul keputusan Donald Trump yang menambahkan Huawei ke daftar hitam perdagangan. Keputusan ini membuat perusahaan asal China tersebut sangat sulit untuk melakukan bisnis dengan mitra asal Amerika. (NM/FHP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU