spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

HTC Siapkan Ponsel Blockchain Berharga Murah, Exodus 1s

Telko.id, Jakarta – HTC sepertinya benar-benar serius untuk masuk ke ranah ponsel kripto. Hal ini dibuktikan dengan dengan diumumkannya Exodus 1s, sebuah versi lebih murah dari flagship Exodus yang diluncurkan tahun lalu.

Tidak banyak informasi diketahui tentang perangkat kecuali hargany, yang disebut-sebut berada di kisaran US$ 250 hingga US$ 300 atau setara Rp 4 jutaan.

Namun demikian, seperti dilaporkan Engadget, Minggu (12/5/2019), baru-baru ini diketahui bahwa perangkat dapat bertindak sebagai salah satu poin terdistribusi yang memvalidasi dan menyampaikan transaksi pada blockchain Bitcoin.

{Baca juga: HTC Exodus 1 Kini Bisa Dibeli Pakai Uang Asli, Harganya?}

HTC menggambarkan perangkat baru ini sebagai bagian dari gerakan untuk melindungi privasi dan bahwa kapabilitas full-node akan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan aman dengan jaringan Bitcoin, tanpa mengungkapkan privasi mereka kepada pihak lain.

Full-node digunakan untuk menyiarkan dan memverifikasi transaksi, dengan demikian memastikan bahwa tidak ada koin yang dapat dihabiskan dua kali dan tidak ada pengguna yang dapat dicegah melakukan transaksi. Meskipun mereka tidak menambang blok, mereka memiliki peran penting dalam memastikan bahwa blockchain tetap aman dan dapat diakses oleh semua orang.

Phil Chen, Kepala Pejabat Terdesentralisasi di HTC, mengatakan bahwa ia memiliki mitra untuk diumumkan, yang akan menawarkan hash rate untuk melakukan itu. Hash rate sendiri merupakan alat ukur dari processing power yang dimiliki oleh jaringan Bitcoin.

untuk diketahui, jaringan Bitcoin selalu menjalankan perhitungan matematika untuk menjalankan dan mengamankan setiap transaksi yang terjadi dan tingkat daya yang dikerahkannya dapat dilihat dari Hash Ratenya. Ketika jaringan mencapai Hash Rate sebesar 10 Th/s, maka jaringan tersebut bisa melakukan 10 trilyun kalkulasi berbeda per detiknya untuk memproses transaksi Bitcoin.

{Baca juga: Amerika Berantas Obat Ilegal Pakai Teknologi Blockchain}

Singkat kata, HTC berharap Exodus 1s akan menarik bagi orang-orang yang ingin tahu tentang mata uang kripto dan ingin mendukung blockchains publik.

Buku besar Bitcoin sendiri saat ini berjumlah lebih dari 200GB. HTC mengatakan akan mungkin bagi ponsel untuk menyimpan “versi pemangkasan” yang lebih kecil. Sementara Blockchain penuh perlu disimpan pada kartu SD yang terpisah.

Ditambahkan Chen, fungsionalitas node mungkin akan berdampak buruk pada kinerja Exodus 1 dan 1s. Pengguna harus mengoperasikan node melalui koneksi Wi-Fi dan mengakui bahwa konsumsi daya akan “melampaui tingkat operasi normal.”

Sama seperti pendahulunya, Exodus 1s akan mendukung aplikasi dompet HTC Zion. Perangkat lunak ini dapat digunakan untuk menyimpan, mengirim dan meminta sejumlah mata uang kripto termasuk Bitcoin, Ether dan Litecoin, serta ERC-20 dan ERC-721 berbasis Ethereum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU