spot_img
Latest Phone

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

ARTIKEL TERKAIT

Heboh Filter Wajah Tua FaceApp, Amankah Privasi Data Pengguna?

Telko.id, Jakarta – Aplikasi FaceApp sedang ramai digunakan netizen di seluruh dunia. Aplikasi filter foto ini mampu mengubah wajah pengguna menjadi tampak lebih tua. Namun di balik itu, ada hal yang menjadi sorotan, terkait privasi data pengguna aplikasi tersebut.

Menurut hasil penelitian mengungkap bahwa FaceApp tidak memasang kode yang kuat dalam lalu lintas jaringannya. Selain itu, aplikasi ini dikabarkan mengambil metadata tanpa izin dari foto pengguna.

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Kamis (18/07/2019), ketika pengguna iOS memakai aplikasi ini biasanya diawali dengan memilih foto tertentu yang ingin mereka filter.

Kemudian FaceApp mengunggah gambar tertentu ke servernya untuk menerapkan filter. Tindakan ini cenderung tidak biasa karena FaceApp tidak pernah mengunduh foto yang difilter. Secara teoritis, aplikasi ini sebenarnya bisa memproses foto-foto tersebut langsung dari aplikasi, namun tidak dilakukan.

{Baca juga: Pemerintah Rusia akan Blokir VPN yang Bandel}

CEO FaceApp, Yaroslav Goncharov mengatakan bahwa foto disimpan di server perusahaan untuk disimpan ke bandwith jika beberapa filter aplikasi diterapkan. Namun ini sifatnya sementara karena FaceApp akan menghapus data foto tersebut.

Namun publik masih tidak percaya. Terlebih FaceApp merupakan perusahaan asal Rusia sehingga publik semakin berspekulasi terkait privasi data mereka.

Dalam sebuah pernyataan kepada TechCrunch, FaceApp mengatakan mereka menerima permintaan dari pengguna untuk menghapus data mereka dari server-nya.

Caranya pengguna dapat mengirim permintaan melalui Pengaturan kemudian pilih fitur Dukungan lalu pilih fitur Laporkan bug dengan kata “privasi” di baris subjek.

{Baca juga: Gara-gara Hacker, Data Wisatawan Asing di Amerika Terancam}

Selain itu FaceApp mengaku tidak akan membagikan data tersebut ke pihak ketiga ataupun pemerintah Rusia. Tentu saja, apakah data tersebut benar-benar dihapus atau tidak dibagikan, hanya FaceApp saja yang tahu bagaimana kelanjutannya.

Peneliti Jane Wong yang menjadi bagian dalam penelitian tentang FaceApp pun berharap pengguna dapat menghapus data mereka sendiri, tanpa perlu mengajukan permintaan. Jadi sepertinya Anda harus berpikir lagi untuk menggunakan aplikasi tersebut. [NM/HBS]

Sumber: The Verge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU