Telko.id – Januari 2026 ditandai dengan tingginya harga RAM DDR 5 di Indonesia, seiring dengan meningkatnya tekanan pasokan memori global dan meningkatnya kebutuhan komputasi berperforma tinggi, khususnya untuk PC gaming, workstation, dan server berbasis AI.
Melansir dari Medcom.id, kenaikan harga ini dirasakan konsumen sejak paruh kedua 2025 dan belum menunjukkan tanda penurunan signifikan di awal 2026. Di pasar domestik, pantauan di berbagai marketplace besar menunjukkan bahwa RAM DDR5 masih diposisikan sebagai komponen premium.
Modul dengan kapasitas 16GB dan kecepatan 5.600 MHz ke atas masih menjadi varian yang banyak dicari, baik untuk platform Intel Core generasi terbaru, maupun AMD Ryzen.
Tekanan harga ini tidak lepas dari situasi industri global. Produsen memori mengalihkan sebagian kapasitas produksi ke segmen data center dan AI accelerator, sehingga suplai untuk pasar konsumen menjadi lebih terbatas.
Baca juga:
- Prosesor Lawas AMD Kembali Laris di Tengah Krisis Harga RAM
- Harga RAM Naik, Pasar Smartphone Global Diprediksi Turun 2,1% pada 2026
Dampaknya, harga modul RAM DDR5 retail bertahan di level tinggi, bahkan untuk produk kelas mainstream. Berikut beberapa gambaran harga RAM DDR5 di pasaran:
- Kingston Fury Beast DDR5 16GB 5600MHz (Desktop)
Harga: sekitar Rp 1,6 – 1,8 jutaan. Sumber: Shopee, varian single channel 16GB untuk PC Desktop.
- Corsair Vengeance DDR5 16GB 5600MHz (Desktop)
Harga: sekitar Rp1,9–2,2 jutaan
Sumber: Blibli, modul DDR5 non-RGB untuk pengguna gaming dan produktivitas.
- G.Skill Ripjaws S5 DDR5 32GB (2x16GB) 6000MHz
Harga: sekitar Rp3,5–3,9 jutaan. Sumber: Shopee, kit dual channel untuk PC kelas menengah hingga high-end.
- Kingston DDR5 SODIMM 16GB 5600MHz (Laptop)
Harga: sekitar Rp1,4–1,6 jutaan. Sumber: Shopee, RAM DDR5 untuk laptop generasi terbaru.
- Crucial DDR5 16GB 5600MHz (Desktop)
Harga: sekitar Rp1,5–1,7 jutaan. Sumber: Blibli, menyasar pengguna upgrade PC harian dan workstation ringan.
Harga dapat bervariasi tergantung toko, promo, serta ketersediaan stok. Di Tokopedia sendiri, RAM DDR5 dengan spesifikasi serupa umumnya berada di kisaran harga yang tidak jauh berbeda, dengan variasi tergantung reputasi penjual dan status garansi resmi.
Selain permintaan AI dan server, adopsi DDR5 yang semakin luas juga ikut menahan harga. Platform PD terbaru kini mayoritas sudah beralih ke DDR5, sehingga permintaan dari pasar konsumen ikut meningkat. Di sisi lain, produsen belum sepenuhnya menormalkan suplai untuk segmen retail.
Untuk konsumen, kondisi ini membuat upgrade RAM DDR5 masih perlu pertimbangan matang. Jika kebutuhan belum mendesak, sebagian pengguna masih memilih untuk bertahan dengan DDR4.
Namun bagi pengguna laptop dan PC generasi baru yang wajib DDR5, opsi terbaik adalah memanfaatkan promo musiman atau memilih modul single channel terlebih dahulu.


