spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Hadapi AI, Elon Musk akan Ubah Manusia jadi Cyborg

Telko.id, Jakarta – Bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk punya ide yang bisa dibilang gila. Ia menyatakan bahwa manusia harus terhubung dengan komputer untuk melawan hadapi AI atau Artificial Intelligence.

Lewat perusahaannya, Neuralink, ia meyakini bahwa manusia harus mengekplorasi teknologi sejenis cyborg seiring perkembangan pesat AI.

“Jika punya jutaan orang dengan link bandwidth tinggi ke ekstensi AI diri sendiri, kita akan menjadi orang-orang yang super pintar,” pungkasnya.

{Baca juga: Takut Manusia Punah, Elon Musk Ingin Ciptakan Manusia Super}

Tak sekadar bicara, Musk bahkan segera merealisasikan gagasan tersebut. Ia menyebut, teknologi itu bakal dikembangkan oleh Neuralink. Ia memastikan, perusahaannya bakal menghubungkan otak manusia dengan komputer.

Dilansir DailyMail, Musk menyampaikan ide tersebut via cuitan di akun Twitter. Ia mengemukakan bahwa inovasi Neuralink sudah pasti terealisasi dan segera hadir ke dunia. Sayang, Musk belum bersedia menjelaskan soal proyek itu secara detail.

Seperti dikutip Telko.id, Selasa (23/04/2019), Neuralink sempat menghadirkan teaser mengenai sebuah produk yang secara efektif akan menghubungkan otak manusia dengan komputer. Caranya, dengan memakai chip yang diimplan pada tengkorak manusia.

{Baca juga: Sophia, Robot Pertama yang Punya Visa Perjalanan}

November 2018, Musk menjelaskan bahwa teknologinya akan melibatkan elektroda ke antarmuka neutron dalam level mikro. Bentuknya semacam chip serta kabel-kabel kecil yang diimplan di tengkorak manusia melalui proses operasi.

“Aspirasi jangka panjang dengan Neuralink adalah untuk mencapai simbiosis dengan AI. Kami juga berhasrat mencapai semacam demokratisasi intelijensi sehingga tidak akan terus dimonopoli oleh pemerintah dan korporasi-korporasi besar,” tutur Musk. (SN/FHP)

Sumber: Dailymail

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU