spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Hadapi AI, Elon Musk akan Ubah Manusia jadi Cyborg

Telko.id, Jakarta – Bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk punya ide yang bisa dibilang gila. Ia menyatakan bahwa manusia harus terhubung dengan komputer untuk melawan hadapi AI atau Artificial Intelligence.

Lewat perusahaannya, Neuralink, ia meyakini bahwa manusia harus mengekplorasi teknologi sejenis cyborg seiring perkembangan pesat AI.

“Jika punya jutaan orang dengan link bandwidth tinggi ke ekstensi AI diri sendiri, kita akan menjadi orang-orang yang super pintar,” pungkasnya.

{Baca juga: Takut Manusia Punah, Elon Musk Ingin Ciptakan Manusia Super}

Tak sekadar bicara, Musk bahkan segera merealisasikan gagasan tersebut. Ia menyebut, teknologi itu bakal dikembangkan oleh Neuralink. Ia memastikan, perusahaannya bakal menghubungkan otak manusia dengan komputer.

Dilansir DailyMail, Musk menyampaikan ide tersebut via cuitan di akun Twitter. Ia mengemukakan bahwa inovasi Neuralink sudah pasti terealisasi dan segera hadir ke dunia. Sayang, Musk belum bersedia menjelaskan soal proyek itu secara detail.

Seperti dikutip Telko.id, Selasa (23/04/2019), Neuralink sempat menghadirkan teaser mengenai sebuah produk yang secara efektif akan menghubungkan otak manusia dengan komputer. Caranya, dengan memakai chip yang diimplan pada tengkorak manusia.

{Baca juga: Sophia, Robot Pertama yang Punya Visa Perjalanan}

November 2018, Musk menjelaskan bahwa teknologinya akan melibatkan elektroda ke antarmuka neutron dalam level mikro. Bentuknya semacam chip serta kabel-kabel kecil yang diimplan di tengkorak manusia melalui proses operasi.

“Aspirasi jangka panjang dengan Neuralink adalah untuk mencapai simbiosis dengan AI. Kami juga berhasrat mencapai semacam demokratisasi intelijensi sehingga tidak akan terus dimonopoli oleh pemerintah dan korporasi-korporasi besar,” tutur Musk. (SN/FHP)

Sumber: Dailymail

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU