Telko.id – Grok, kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, buat gaduh di platform media sosial X. Hal ini disebabkan kemampuannya untuk dapat digunakan untuk memproduksi konten sensitif atau pornografi.
Sejumlah orang telah menyalahgunakan kecanggihan Grok untuk hal yang tidak seharusnya. Kini beredar banyak gambar seksual yang mana semuanya dilakukan tanpa seizin pemilik foto tersebut. Jadi beberapa orang di platform X mulai menyebut Grok di postingannya disertai sebuah gambar wanita dengan permintaan yang sangat spesifik, seperti “pakaikan dia bikini”, atau “lepaskan pakaiannya”.
Dari permintaan tersebut, berulang kali Grok menurutinya dan memberikan hasil berdasarkan foto yang disertai, seperti menggunakannya bikini, menjadikan pakaian dalamnya lebih terbuka, hingga membuat orang tersebut memperagakan pose yang tidak sopan.
Namun, platform media sosial X tampaknya sudah menghapus sejumlah gambar-gambar tersebut. Platform ini juga sepertinya telah menangguhkan setidaknya satu pengguna yang mengirimkan permintaan tak senonoh itu. Kendati demikian, masih banyak gambar seksual yang terlanjur dihasilkan dari Grok dan bersemayam di X, melansir dari The Atlantic, Selasa (6/1/2026).
Baca juga:
- Transformasi ChatGPT: Dari Chatbot Menuju Sistem Operasi
- Perbandingan Grok AI, Ini Kelebihan dan Kekurangannya!
Salah satu korban yang mengalami tindakan tidak terpuji ini adalah seorang musisi yang berasal dari Rio de Janeiro, Julie Yukari. Ketika itu, pada malam tahun baru, dirinya mengunggah foto di media sosial X yang difoto langsung oleh tunangannya.
Pada foto yang dimaksud, Yukari berbaring di tempat tidur bersama kucing hitamnya, Nori, menggunakan gaun berwarna merah. Kemudian, keesokan harinya, di antara ratusan like yang didapatkannya, terdapat notifikasi dari pengguna yang meminta Grok untuk menelanjanginya hingga hanya menggunakan bikini.
Awalnya, wanita berusia 31 tahun tersebut tidak memikirkannya. Ia menduga chatbot ini tidak mungkin memenuhi permintaan seperti itu. Sayangnya, dia salah, tak lama dari permintaan tersebut foto-foto dirinya yang hampir tak berbusana itu beredar di X.
Ya, foto ini merupakan hasil generate Grok AI berdasarkan permintaan pengguna tadi.
Selain Yukari, ada juga Samanta Smith yang membagikan opininya kepada BBC bahwa martabat dirinya direndahkan, setelah Grok menanggalkan pakaiannya secara digital.
“Meskipun bukan saya yang telanjang, foto itu tampak seperti saya, terasa sama seperti melanggar privasinya seperti jika seseorang benar-benar mengunggah foto telanjang atau foto bikini saya,” kata Smith.
Para menteri di Prancis telah melaporkan X kepada jaksa dan regulator, terkait gambar-gambar yang mengganggu tersebut. Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, mereka mengatakan bahwa konten ‘Seksual dan Seksis’ itu ‘jelas ilegal’.
Selain itu, Kementerian IT India juga mengatakan dalam sebuah surat kepada unit lokal X bahwa platform tersebut gagal mencegah penyalahgunaan Grok, dengan menghasilkan dan menyebarkan konten tidak senonoh dan eksplisit secara seksual.


