spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Google Rayu Pemerintah AS Izinkan Huawei Tetap Pakai Android

Telko.id, Jakarta – Google sepertinya masih enggan kehilangan Huawei. Kabar terkini menyebut bahwa Google sedang melobi pemerintah Amerika Serikat (AS) agar Android bisa tetap mendukung perangkat Huawei.

Seperti dikutip Telko.id dari The Verge, Sabtu (8/6/2019), Google bahkan berani menjamin keamanan nasional AS apabila diizinkan tetap menyokong Huawei. Google tak ingin Huawei punya sistem operasi sendiri.

Menurut Google, jika Huawei jadi membuat sistem operasi sendiri alias tak lagi memakai Android, privasi para pengguna justru terancam. Google menegaskan, sistem operasi bikinan Huawei bakal rawan terkena retas.

{Baca juga: Sistem Operasi Huawei, HongMeng OS akan Meluncur Tahun Ini}

Saat ini layanan terpenting di perangkat Android adalah Google Play Protect, yang berfungsi melacak malware, virus, dan ancaman siber. Karenanya, Google tak akan membiarkan Huawei membuat sistem operasi sendiri.

Analoginya, kalau para pengguna ponsel Huawei menerima pesan rahasia dari AS, terbuka kemungkinan informasi itu akan tersebar. Hal tersebut akan terjadi jika Huawei punya sistem operasi sendiri yang dimodifikasi.

Seperti diketahui, setelah ditinggal oleh Google, Huawei langsung gerak cepat untuk mencari pengganti. Huawei juga sedang mempersiapkan layanan pengganti Google Play Store untuk perangkat buatannya.

{Baca juga: Sudah Move On, Huawei Persiapkan Pengganti Google Play Store}

Huawei berencana meminta para pengembang untuk menyertakan aplikasi ke App Gallery. Asal tahu saja, App Gallery adalah toko aplikasi milik Huawei yang hampir serupa dengan Galaxy Apps Store milik perangkat Samsung.

Huawei sendiri sudah memastikan akan merilis sistem operasi sendiri di tahun ini. Sistem operasi ini dilaporkan akan memiliki dua nama resmi, yaitu “HongMeng OS” dan “Oak OS“.

Melansir dari Global Times, seperti dikutip pada Sabtu (08/06/2019), HongMeng OS akan dikhususkan Huawei untuk smartphone yang beredar pasar China saja, dan Oak OS akan tersedia untuk smartphone di pasar lainnya.

Sistem operasi tersebut kemungkinan besar akan diluncurkan secara resmi pada kuartal-3 tahun 2019 atau sekitar September mendatang.

{Baca juga: Diboikot Amerika Serikat, Huawei Merapat ke Rusia}

Laporan ini dikonfirmasi langsung oleh Head of Consumer Business Huawei, Richard Yu. Menurutnya, HongMeng OS memang akan dirilis pada tahun ini sekitar bulan Agustus atau September mendatang. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU