spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Google Ogah Hapus Aplikasi Pemantau Perempuan Arab Saudi

Telko.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, aplikasi bernama Absher asal Arab Saudi ditemukan di App Store dan Play Store. Aplikasi pemantau perempuan itu langsung memicu kemarahan sejumlah anggota parlemen di Amerika Serikat (AS). Namun Google menolak menghapusnya dari Play Store.

Sebab, aplikasi itu memungkinkan laki-laki Arab Saudi untuk melacak istri dan anak-anak perempuan. Absher akan mengirimkan pesan teks ke ponsel saat keluarga perempuan menampilkan paspor untuk meninggalkan negara.

Asal tahu saja, regulasi di Arab Saudi melarang perempuan di negara tersebut meninggalkan wilayah Negeri Petro Dolar itu tanpa izin dari suami atau ayah.

{Baca juga: Apple & Google Dikritik Soal Aplikasi ‘Pengawas Wanita’ Arab Saudi}

Senator AS, Ron Wyden, mengirim surat permintaan kepada Apple dan Google untuk menghapus aplikasi yang dianggap melanggar hak perempuan tersebut.

Menurut laporan Independent, surat Ron Wyden diikuti oleh surat lain dari 14 anggota legislatif AS. Surat-surat itu dikirimkan langsung kepada CEO Google, Sundar Pichai, dan kepada CEO Apple, Tim Cook, pada 21 Februari 2019 lalu.

Para anggota parlemen menyebut, Apple dan Google sebagai kaki tangan dalam penindasan terhadap perempuan Arab Saudi. Apple pun merespons. Apple mengaku sedang mengkaji keberadaan Absher di App Store.

Lain hal, seperti dikutip Telko.id, Kamis (7/3/2019), Google langsung menyatakan menolak pelarangan aplikasi Absher di Play Store. Google menegaskan bahwa aplikasi Absher telah memenuhi seluruh syarat dan ketentuan Play Store.

{Baca juga: Google & Apple Didesak Hapus Aplikasi “Pengawas Wanita” Arab Saudi}

Keputusan Google menolak untuk menghapus dan kebijakan Apple mengkaji ulang Absher dinilai oleh parlemen AS sangat tidak memuaskan. Sekadar informasi, Absher meluncur pada 2015 guna memudahkan pembayaran layanan. [SN/HBS]

Sumber: Independent

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU