spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Facebook Larang Keras Pengguna Unggah Konten SARA

Telko.id, JakartaFacebook memperbarui aturan Civil Rights Audit atau Audit Hak Sipil soal unggahan konten SARA. Raksasa media sosial ini melarang pesan yang memuji, mendukung, atau mewakili nasionalisme serta separatisme kulit putih.

Tak cuma itu, unggahan di Facebook dengan ketentuan tidak tepat juga akan dilarang. Pengguna tak boleh memakai slogan dan simbol kebencian tertentu yang terhubung dengan nasionalisme dan separatisme kulit putih.

Menurut phoneArena, seperti dikutip Telko.id, Senin (01/07/2019), Facebook telah pula memperbarui kebijakan agar pengguna tidak lagi melecehkan orang berdasarkan ras, agama, atau bagian lain dari identitas pribadi.

{Baca juga: Facebook Bisa Deteksi Penyakit Mental dan Diabetes}

Facebook mengaku memiliki program percobaan di Amerika Serikat untuk meninjau konten yang berbau ujaran kebencian. Facebook mengklaim akan secara lebih akurat menghapus hal-hal seperti itu dari platform.

Para pengulas di Facebook akan bekerja secara efektif dalam menentukan konten mana yang harus dibiarkan dan mana yang harus dihapus. Facebook menyatakan, konten yang dihapus cenderung yang berbau diskriminasi.

{Baca juga: Pengguna Instagram Disadap Demi Iklan? Ini Faktanya}

Untuk mencegah agar kasus troll Rusia pada pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 tak terulang, Facebook pun menyiapkan departemen khusus. Facebook tak lagi ingin ada informasi salah yang mendoktrin pengguna.

Tak sampai di situ, pembaruan yang dilakukan oleh Facebook juga memberlakukan sensus 2020. Konsepnya berupa pemilihan menggunakan teknologi mutakhir guna mencegah gangguan terhadap subjek penting.

Sumber: phoneArena

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU