spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Dituduh Maling di Apple Store, Remaja Ini Gugat Apple

Telko.id, Jakarta – Ousmane Bah, seorang siswa berusia 18 tahun asal New York, Amerika Serikat, gugat Apple ke pengadilan. Ia tak terima atas kesalahan sistem pengenalan wajah sehingga membuatnya jadi tersangka pencurian.

Menurut laporan New York Post, Ousmane ditangkap oleh aparat pada November 2018 lalu setelah terkena tuduhan pencurian. Ia disangka telah mencuri perangkat Apple di Apple Store di Amerika Serikat.

Seperti dikutip Telko.id, Selasa (23/04/2019), tuduhan tersebut didasarkan atas sistem pemindai wajah yang terpasang di satu bagian ruang di Apple Store. Sensor pengenal wajah di toko itu mengenali Ousmane sebagai pencuri.

{Baca: Dear Pak Polisi, Jangan Tatap Layar iPhone Milik Tersangka!}

Padahal saat dicek secara lebih lanjut, gambar si pencuri asli sama sekali tidak mirip dengan Ousmane. Parahnya, Ousmane saat itu ternyata sedang menghadiri acara senior prom di Manhattan, sementara aksi pencurian yang dituduhkan kepadanya berada di Apple Store di kawasan Boston.

Beberapa waktu lalu, seorang pengguna asal New Jersey bernama Gina Priano-Keyer juga mengajukan gugatan kepada Apple terkait masalah baterai jam tangan pintar Apple Watch. Ia menuding Apple telah melakukan penipuan.

{Baca juga: Pengguna Apple Watch Gugat Apple Gara-gara Baterai}

Gina melaporkan baterai Apple Watch miliknya mengembung. Cacat di baterai Apple Watch tak hanya merusak layar, tetapi juga berpotensi melukai si pengguna. Ia mengklaim, Apple tahu mengenai masalah itu, tetapi bergeming.

Gina menuduh Apple sengaja tetap menjual Apple Watch ke pasaran. Cacat tersebut kali pertama ia temukan saat sedang mengisi ulang baterai. Ia membawanya ke gerai resmi Apple di New Jersey, tetapi malah harus membayar USD 229 atau Rp 3,2 jutaan.

Sumber: New York Post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU