spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Di-Retweet Donald Trump, Akun Ini Langsung Diblokir Twitter

Telko.id, Jakarta – Twitter memblokir akun yang menjajakan konten konspirasi pada Selasa (30/07). Pemblokiran itu dilakukan setelah kicauan akun konspirasi itu di-retweet oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Akun konspirasi itu bernama Lynn Thomas, dan diblokir dengan alasan telah melanggar aturan Twitter. Sekadar informasi, Twitter tak mengizinkan pemakaian beberapa akun untuk mengacaukan percakapan secara artifisial.

Menurut laporan The Verge, seperti dikutip Telko.id, Rabu (31/07/2019), akun tersebut merupakan yang kedua yang di-retweet oleh Trump dan telah ditangguhkan oleh Twitter.

{Baca juga: YouTube Stop Rekomendasi Video Bumi Datar}

“Demokrat adalah satu-satunya gangguan dalam pemilihan umum. Demokrat adalah musuh sejati Amerika Serikat!, “ demikian bunyi cuitannya. Menurut The Daily Beast, akun tersebut juga membahas teori dan meme konspirasi Qanon.

Sebelumnya, Trump me-retweet konten dari akun yang mengklaim milik Batalyon Reagan. Akun itu kemudian ditangguhkan atau diblokir oleh Twitter karena melanggar kebijakan plagiasi. Juni 2019, kebetulan Twitter mengumumkan kebijakan baru.

{Baca juga: Konyol! Demi Konten, Instagramer Ini Berenang di Danau Beracun}

Kebijakan baru Twitter akan menyembunyikan cuitan dari akun berpengaruh, seperti milik Trump, jika terbukti melanggar aturan. Jika dianggap tidak pantas, Cuitan akan berwarna abu-abu dan pengguna harus menekan tombol “Lihat”.

Twitter memang terus berbenah guna memberi kenyamanan para pengguna. Upaya tersebut pun membuahkan hasil. Jumlah pengguna aktif harian Twitter meningkat 14 persen, diiringi angka pendapatan serta penurunan laporan spam. (SN/FHP)

Sumber: The Verge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU