spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Di Negara Ini, Toko-toko Pakai CCTV AI Anti Maling

Telko.id, Jakarta – CCTV dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah digunakan oleh sejumlah toko di Jepang untuk mencegah tindak pencurian barang. CCTV AI ini dapat mengawasi perilaku pengunjung toko yang mencurigakan atau tampak gelisah, kemudian karyawan toko akan mendapatkan notifikasinya via smartphone.

Lalu, karyawan toko bisa mendatangi pengunjung yang dicurigai atau diduga akan mencuri untuk ditanyai beberapa pertanyaan.

Menurut pakar keamanan, perangkat ini dapat mencegah penjahat melakukan tindak pencurian. CCTV AI sendiri dirancang oleh insinyur perusahaan startup di Jepang, Vaak dan sudah banyak digunakan toko di Tokyo.

{Baca juga: Kaget! Peretas Tiba-tiba Berbicara Melalui Kamera CCTV}

Pendiri Vaak, Ryo Tanaka kepada Bloomberg, seperti dilansir Telko.id pada Senin (11/03/2019) mengatakan bahwa teknologi dapat membantu masyarakat mencegah tindak kejahatan dengan AI.

Sistem ini ditanam ke kamera untuk mendeteksi pencuri secara real-time. Alat ini dirancang untuk menghentikan kejahatan sebelum terjadi, serta mendeteksi saat telah terjadi.

Perangkat lunak pengenalan wajah dan teknologi AI akan melacak pergerakan seluruh pengunjung di toko, mencatat jenis kelamin, perkiraan usia, barang terlaris dan banyak lagi. Kamera bahkan dapat mendeteksi kegelisahan, gerak-gerik dan bahasa tubuh mencurigakan lainnya, yang menjadi tanda bahwa seseorang mungkin akan mencuri.

{Baca juga: Polisi China Bisa Identifikasi Orang dari Cara Berjalan}

Sistem Vaak akan memberitahu “tingkat peringkat kecurigaan” dan memberi tahu karyawan toko apabila angkanya terlalu tinggi. Tahun lalu, sistem ini berhasil digunakan untuk melacak seseorang yang telah mengutil dari sebuah toko di Yokohama.

Perusahaan yang menggunakan teknologi Vaak meminta mereka agar tidak mengungkapkan toko mana yang menggunakan sistem ini karena alasan keamanan. Meski demikian, sejumlah pakar keamanan merasa bahwa pengawasan via kamera berbasis AI cukup membahayakan.

Dalam sebuah laporan pada 2016, tentang masa depan teknologi, para peneliti di Universitas Stanford memperingatkan bahwa CCTV AI berisiko secara tidak sengaja menuduh orang tidak bersalah atas kejahatan yang tidak mereka lakukan. (BA/FHP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU