spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

CXMT Jual RAM Murah Saat Harga Global Melonjak

Telko.id – Pasar Random Access Memory (RAM) global tengah menghadapi dinamika yang kompleks pada awal 2026.

Di tengah lonjakan harga dan kekurangan pasokan memori semikonduktor di seluruh dunia, sebuah fenomena yang berakar dari perubahan struktural rantai pasok dan permintaan AI yang membengkak.

ChangXin Memory Technologies (CXMT), vendor asal China mengambil strategi berbeda dengan menawarkan RAM dengan harga sangat kompetitif di pasar mereka sendiri.

Analisis pasar semikonduktor menunjukkan bahwa harga DRAM dan modul memori umum telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Faktor utamanya adalah alokasi kapasitas produksi oleh pabrikan besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron untuk kebutuhan memori ber-bandwidth tinggi yang dibutuhkan oleh pusat data kecerdasan buatan dan server, sementara pasokan untuk DRAM mainstream (DDR4/DDR5) menjadi lebih sempit. Pergerakan ini tercatat dalam analisis tren global yang menunjukkan tekanan pasokan kuat di pasar memori.

Baca juga:

CXMT hadir dengan pendekatan yang kontras: menjual modul DDR4 ECC 32 GB di kisaran sekitar US$ 138 (±Rp 2,1 juta), jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar global yang umumnya berada di kisaran US$ 300–400 atau lebih untuk modul sejenis.

Dari sisi teknologi produk, RAM yang dijual oleh CXMT tetap merupakan modul standar yang digunakan pada server kelas bawah dan workstation ringan. Walau harganya lebih menarik, modul tersebut menghadapi tantangan dalam hal efisiensi daya, dukungan perangkat keras global, dan pengakuan merek jika dibandingkan dengan produk dari pemain besar industri seperti Samsung, SK Hynix, atau Micron.

Efeknya, adopsi luas di pasar internasional masih terbatas karena ekosistem komponen dan sertifikasi global cenderung mendukung merek mapan.

Langkah vendor China ini bisa dilihat sebagai strategi defensif dan ekspansi pangsa pasar. Dengan tekanan geopolitik dan pembatasan akses teknologi canggih, perusahaan-perusahaan semikonduktor China berupaya memperluas kapasitas serta menciptakan segmen permintaan domestik yang kuat.

Namun data menunjukkan bahwa pangsa pasar mereka di kancah global masih relatif kecil (diperkirakan sekitar 4 – 5 % untuk DRAM pada 2025), sehingga dampaknya terhadap harga dunia masih terbatas.

Daftar AI Server, CXMT, DRAM, RAM, Semikonduktor

- Advertisement -spot_img

Other Processor's