spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

China Kirim Satelit Data Relai ke Luar Angkasa

Telko.id, JakartaChina berhasil mengirim satelit data relai yang dikembangkan sendiri ke luar angkasa dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di barat daya Provinsi Sichuan, China, Senin (1/4/2019) waktu setempat.

Dilansir CGTN, seperti dikutip Telko.id, Rabu (3/4/2019), satelit Tianlian II-01 di atas roket pembawa Long March-3B diluncurkan pada Senin lalu, pukul 11.51 waktu setempat,  kemudian berhasil memasuki orbit geosinkron.

Peluncuran tersebut merupakan yang kali pertama dari satelit pelacakan. Relai data generasi kedua China akan menyediakan layanan seperti data, pengukuran dan kontrol, serta transmisi ke pesawat ruang angkasa berawak.

{Baca juga: China Was-was “Senjata AI” Picu Perang Antarnegara}

Dibanding sang pendahulu, sistem Tianlian I, sistem satelit relai generasi baru akan meningkat secara signifikan dalam hal perencanaan misi, manajemen sistem, maupun implementasi tugas. Laju transmisi datanya lebih maju.

Demikian halnya dalam kemampuan layanan multi-objektif. Sistem Tianlian II akan memainkan peran penting dalam meningkatkan ketepatan waktu transmisi, keselamatan operasi di orbit, dan fleksibilitas pelaksanaan tugas.

Belum lama ini, China dikabarkan membuat kemajuan di bidang teknologi dengan menciptakan drone bertenaga surya bernama Feiyun.  Drone tersebut hadir untuk memfasilitasi komunikasi darurat dan observasi darat.

{Baca juga: China Berhasil Daratkan Pesawat di “Sisi Gelap Bulan”}

Presiden China Aerospace Science and Industry Corp, Zhang Hongwen, menyatakan, pihaknya melakukan lebih dari 100 uji terbang pesawat tanpa awak bertenaga surya pada 2018 lalu. Demikian pula dalam hal desain.

Menurut laporan China Daily, China Aerospace Science and Industry Corp juga bereksperimen dalam hal kemampuan peralatan yang dipasang di drone selama penerbangan. [SN/HBS]

Sumber: CGTN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU