spot_img
Latest Phone

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

Garmin Run Indonesia 2025 dan Limbah.id berhasil Kumpulkan Hampir 3 Ton Sampah

Telko.id — Garmin Indonesia sukses menggelar ajang lari tahunan...

Instagram Safety Camp: Peran Orang Tua Kunci Keamanan Digital Remaja

Telko.id - Meta menyelenggarakan Instagram Safety Camp di Indonesia...

Garmin Venu 4 Resmi Dirilis, Bawa Wellness Adaptif ke Indonesia

Telko.id - Garmin secara resmi meluncurkan Venu 4 di...

ARTIKEL TERKAIT

China Bakal Hukum Ilmuwan Pengedit Gen Bayi

Telko.id, JakartaPemerintah China menganggap ilmuwan pengedit gen bayi telah melanggar etika. Mereka menyatakan bahwa ilmuwan China bernama He Jiankui serta anggota organisasi lain yang terlibat akan menerima hukuman sesuai regulasi.

Dilansir CNET, para tersangka kasus tersebut akan dikirim ke departemen keamanan publik. Universitas Sains dan Teknologi Shenzhen mengeluarkan pula pernyataan yang membenarkan pemutusan kontrak He Jiankui dari kampus.

Dikutip Telko.id pada Selasa (22/1/2019), tuduhan itu disimpulkan setelah Tim Investigasi Kesehatan dari Provinsi Guangdong melakukan investigasi awal terhadap He Jiankui. He Jiankui mengklaim telah mengedit gen bayi pertama di dunia.

“Praktik pengeditan gen bayi oleh He Jiankui  sangat mencederai prinsip etik dan integritas keilmuan. Tindakan tersebut juga melanggar peraturan hukum yang berlaku di China,” jelas Tim Investigasi Kesehatan dari Provinsi Guangdong.

{Baca juga: Ilmuwan Teliti Otak Buaya Pakai MRI dan Musik Klasik}

Pemerintah China telah melakukan investigasi sejak November 2018. Mereka menyebut kalau penelitian pengeditan gen bayi dilakukan untuk mendapatkan nama besar dan keuntungan pribadi.  November 2019, He Jiankui membuat pengakuan besar-besaran.

Ia mengaku telah melakukan pengeditan gen dari dua embrio yang melahirkan bayi kembar Lulu dan Nana. He Jiankui mengklaim telah mengedit gen DNA dengan CRISPR agar tahan terhadap infeksi HIV. Ia mengungkap hasil penelitian via YouTube.

{Baca juga: Dokter di China Uji Coba Operasi Jarak Jauh dengan 5G}

Selanjutnya, ia mempresentasikan temuan pada Pertemuan Tingkat Tinggi Internasional Kedua terkait Pengeditan Gen Manusia. Pengakuannya tersebut menimbulkan kemarahan dari komunitas ilmuwan. Namun, penelitiannya itu belum dipublikasikan. [SN/HBS]

Sumber: CNET

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU