spot_img
Latest Phone

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

ARTIKEL TERKAIT

Candy Crush dkk Dilarang Tawarkan Fitur Berbayar kepada Anak-anak

Telko.id, Jakarta – Aplikasi video game, termasuk Candy Crush, akan dilarang menawarkan skema “bayar untuk menang” kepada anak-anak. Biasanya, anak-anak rela membayar untuk peningkatan fitur dan bonus.

Pelarangan tersebut bahkan akan ditetapkan dalam bentuk undang-undang. Senator Josh Hawley dari Missouri mengusulkan RUU untuk permainan yang secara eksplisit mencari uang dari pemain di bawah umur.

Selama ini, marak video game yang menargetkan anak-anak untuk mendulang uang. Praktik itu memaksa orang tua membayar sejumlah uang untuk pembelian fitur untuk meningkatkan bonus di sebuah game.

{Baca juga: Game Candy Crush Diangkat ke Layar Kaca}

“Ketika sebuah game dirancang untuk anak-anak, para pengembang tidak boleh memonetisasi kecanduan. Bakal ada undang-undang yang mengaturnya,” demikian pernyataan Hawley, dilansir New York Post.

Demikian pula, dikutip Telko.id, Jumat (10/5/2019), saat bermain game yang dirancang untuk orang dewasa, anak-anak  harus dilindungi dari transaksi mikro yang kompulsif. Regulasi yang ditetapkan berlaku tegas.

Pengembang game yang secara sadar mengeksploitasi anak-anak harus menghadapi konsekuensi hukum. Undang-undang tantang hal tersebut telah dipaparkan pada Rabu (8/5/2019) lalu di hadapan pihak terkait.

{Baca juga: 11 Oktober, Candy Crush Debut di Android dan iOS}

Undang-undang tentang Perlindungan Anak-anak dari Permainan Abusif itu mengincar aliran pendapatan industri yang menguntungkan. Menurut para analis, potensi bisnisnya bisa bernilai lebih dari USD 50 miliar.

Sumber: NY Post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU