spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Amar Bank, Lewat Tunaiku dan Senyumku Akan ‘Hampiri’ UMKM

Telko.id – PT Bank Amar Indonesia Tbk atau Amar Bank, menyelenggarakan Public Expose atau Paparan Publik 2022 sebagai bentuk keterbukaan informasi terkait perkembangannya. Hal ini dilakukan karena akan ada aksi korporasi right issue.

Saat ini, proses rights sedang berjalan. Ketika sudah mendapat pernyataan efektif, Bank Amar akan segera melakukan keterbukaan informasi.

“Proses Rights issue sedang berjalan dan komitmen dari investor kami terutama pemegang saham pengendali yaitu Tolaram Group, mereka berkomitmen untuk menjadi standby buyer atas proses rights issue ini,” kata David Wirawan, Executive Vice President Finance Amar Bank dalam konferensi virtual, Rabu (27/7/2022).

Sebagi informasi, standby buyer, adalah investor yang siap membeli saham baru yang tidak terjual. Standby buyer bisa berasal dari pemegang saham lama ataupun investor lain.

Adapun, saat ini Tolaram Group Inc memegang 66,29% saham Bank Amar. Sementara itu Investree Singapore Pte Ltd memiliki 10,91 persen dan publik memiliki 22,9 persen. Investree dikabarkan akan memiliki 18,4 persen dan tambahan 7,5 persen lagi,” kata David, sedang dalam proses.

David menjelaskan proses rights issue senilai Rp1 triliun masih berjalan. Perusahaan masih menunggu pernyataan efektif. Proses rights issue masih berjalan sesuai dengan jalurnya.

“Kami percaya untuk pemenuhan modal inti Rp3 triliun pada akhir 2022 akan kami penuhi tahun ini,” kata David.

David menjelaskan selain untuk permodalan, dana rights issue akan digunakan untuk penyaluran kredit ke ritel, UMKM, dan korporasi. Hingga semester I/2022 perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp2,35 triliun, tumbuh 33,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu total simpanan sebesar Rp1,92 triliun, turun 29,3 persen yoy. Cek

Tunaiku dan Senyumku

Nah, untuk menjangkau UMKM, Bank Amar akan mendorong penyaluran kredit nya melalui platform pinjaman digital Tunaiku. Pasalnya, dengan platform digital seperti ini maka akan dapat menjangkau UMKM di mana saja seluruh Indonesia, jadi harapan Amar Bank terhadapat Tunaiku ini juga tinggi.

Apalagi, Tunaiku dan Senyumku ini sudah terintegrasi. Sehingga pencairan pinjaman Tunaiku telah terintegrasi secara menyeluruh dengan Senyumku. Hal ini membantu meningkatkan jumlah rekening tabungan digital, sekaligus memungkinan para pelanggan Tunaiku untuk menikmati lebih banyak fitur dan layanan dari Senyumku.

“Kami percaya kedua produk tersebut akan saling melengkapi dan meningkatkan potensinya, yang pada akhirnya dapat menarik calon pengguna baru, dan kami dapat mencapai standar layanan yang lebih baik dan memberikan dampak sosial yang positif bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang unbanked dan underserved,” ujar,” ungkap Vishal Tulsian, Presiden Direktur PT Bank Amar Indonesia Tbk.

Sebagai informasi, Tunaiku telah membantu kehidupan masyarakat Indonesia dengan total pinjaman lebih dari 850.000 dengan total penyaluran dana sebesar lebih dari Rp 8 triliun sejak tahun 2014. Tunaiku telah diunduh lebih dari 9 juta kali dan dimanfaatkan berulang kali oleh nasabahnya.

Sampai saat ini, 3 tujuan utama peminjam Tunaiku adalah pinjaman yang memiliki tujuan produktif dan berkelanjutan seperti untuk renovasi, modal usaha, dan pendidikan.

Jumlah Nasabah

SME, Corporate and Operation Director Amar Bank R Eka Banyuaji menambahkan, saat ini jumlah nasabah aktif Amar Bank sudah lebih dari 500 ribu. Untuk menjangkau nasabah baru Perseroan memaksimalkan berbagai layanan yang ada saat ini, baik itu Tunaiku maupun Senyumku untuk terus menjaring nasabah baru.

“Itu yang akan kita tetap jaga dan tindaklanjuti, serta lakukan. Segmen ritel melalui Tunaiku, nasabah korporasi dengan meluncurkan produk terbaru payroll, sehingga semua segmen bisa kita jangkau,” jelas Eka. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU