spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

AI WhatsApp Siap Berantas Hoaks Jelang Pemilu

Telko.id, Jakarta – WhatsApp akan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk menyambut pemilu India. Nantinya, AI WhatsApp akan menjaga jalannya pemilu di negeri Bollywood tersebut dari berita hoaks yang sempat memicu sejumlah insiden di sana.

Menurut laporan CNN, dikutip Telko.id, Senin (11/03/2019), AI WhatsApp akan membersihkan platform dari hoaks menjelang pemilu yang bakal diikuti oleh 800 juta pemilih.

WhatsApp akan memperingatkan partai-partai politik di India agar tidak menyebarkan pesan spam bermotivasi politis. AI WhatsApp itu bakal mendeteksi dan melarang akun yang menyebarkan konten bermasalah melalui pesan massal.

{baca juga: Tak Pedulikan Hukum, Spotify Tetap “Jajah” India}

AI tersebut juga dapat membantu pembekuan lebih dari enam juta akun secara global dalam tiga bulan terakhir. Sistem akan memantau dan menandai perilaku mencurigakan seperti pendaftaran massal akun dari beberapa pengguna.

WhatsApp memperingatkan bahwa akun partai-partai politik di India bisa diblokir jika mencoba menyalahgunakan platform selama kampanye.

“Jangan sampai menggunakan WhatsApp dengan cara tidak seharusnya,” kata juru bicara WhatsApp.

{Baca juga: Ngeri! OpenAI Elon Musk Bisa Bikin Berita Hoaks}

Perdana Menteri India, Narendra Modi yang merupakan seorang pengguna media sosial cukup aktif saat ini sedang mengincar masa jabatan kedua. Facebook, Twitter, dan WhatsApp pernah digunakan oleh partai Modi, yakni Bharatiya Janata pada 2014.

WhatsApp tak ingin reputasinya di India semakin lemah oleh kekerasan massa dan penyebaran informasi palsu. Karenanya, WhatsApp semakin rajin melakukan penyaringan informasi serta menghentikan penyebaran hoaks. (SN/FHP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU