spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

AI WhatsApp Siap Berantas Hoaks Jelang Pemilu

Telko.id, Jakarta – WhatsApp akan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk menyambut pemilu India. Nantinya, AI WhatsApp akan menjaga jalannya pemilu di negeri Bollywood tersebut dari berita hoaks yang sempat memicu sejumlah insiden di sana.

Menurut laporan CNN, dikutip Telko.id, Senin (11/03/2019), AI WhatsApp akan membersihkan platform dari hoaks menjelang pemilu yang bakal diikuti oleh 800 juta pemilih.

WhatsApp akan memperingatkan partai-partai politik di India agar tidak menyebarkan pesan spam bermotivasi politis. AI WhatsApp itu bakal mendeteksi dan melarang akun yang menyebarkan konten bermasalah melalui pesan massal.

{baca juga: Tak Pedulikan Hukum, Spotify Tetap “Jajah” India}

AI tersebut juga dapat membantu pembekuan lebih dari enam juta akun secara global dalam tiga bulan terakhir. Sistem akan memantau dan menandai perilaku mencurigakan seperti pendaftaran massal akun dari beberapa pengguna.

WhatsApp memperingatkan bahwa akun partai-partai politik di India bisa diblokir jika mencoba menyalahgunakan platform selama kampanye.

“Jangan sampai menggunakan WhatsApp dengan cara tidak seharusnya,” kata juru bicara WhatsApp.

{Baca juga: Ngeri! OpenAI Elon Musk Bisa Bikin Berita Hoaks}

Perdana Menteri India, Narendra Modi yang merupakan seorang pengguna media sosial cukup aktif saat ini sedang mengincar masa jabatan kedua. Facebook, Twitter, dan WhatsApp pernah digunakan oleh partai Modi, yakni Bharatiya Janata pada 2014.

WhatsApp tak ingin reputasinya di India semakin lemah oleh kekerasan massa dan penyebaran informasi palsu. Karenanya, WhatsApp semakin rajin melakukan penyaringan informasi serta menghentikan penyebaran hoaks. (SN/FHP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU