spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

2 Smartphone 5G Nokia Siap Meluncur, Apa Saja?

Telko.id, Jakarta – HMD Global dilaporkan sedang mempersiapkan dua smartphone 5G Nokia di tahun 2019 ini. Kabar tersebut diungkapkan oleh sumber anonim di industri ritel yang juga kerap memberikan beberapa bocoran akurat soal smartphone Nokia.

Menurut sumber itu, dua smartphone 5G Nokia ini masing-masing akan ditenagai oleh dapur pacu yang berbeda.

Satu smartphone akan menjadi seri tertinggi atau flagship, karena ditopang oleh prosesor Snapdragon 855. Sementara smartphone lainnya, hanya ditenagai oleh prosesor Snapdragon seri 700 paling baru.

{Baca juga: Berumur 21 Tahun, Nokia 9110i Communicator jadi “Holy Grail” Kolektor}

Sayang, sumber itu tidak menyebutkan nama dari kedua smartphone Nokia yang mendukung teknologi 5G ini.

Tapi, seperti dilansir dari Nokia Power User, Minggu (09/06/2019), bisa jadi kedua smartphone itu merupakan suksesor dari Nokia 8.1 dan Nokia 9 PureView.

Asal tahu saja, keduanya merupakan seri tertinggi dari Nokia untuk saat ini. Sumber tersebut juga mengatakan, kalau kedua smartphone 5G ini kemungkinan besar akan hadir pada kuartal-III tahun 2019, atau paling lambat pada kuartal terakhir di tahun ini.

{Baca juga: Nokia Ambil Peluang di Balik Ketegangan Kasus Huawei}

Nokia saat ini memang sedang mengejar ketertinggalan untuk masuk ke industri 5G. Perusahaan teknologi asal Finlandia itu pada akhirnya harus menggabungkan manufaktur teknologi milik sendiri dengan pabrik hasil akuisisi Alcatel-Lucent.

“Ya, kami terlambat dalam hal pengembangan jaringan 5G. Tak cuma dalam hitungan beberapa minggu, tetapi beberapa bulan. Sekarang, kami harus mengejar ketertinggalan itu,” kata CEO Nokia, Rajeev Suri. (FHP)

Sumber: Nokia Power User

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU