Tag: Donasi Laptop

  • Smartfren Berbagi Laptop, Wujukan Pemerataan Literasi Digital

    Smartfren Berbagi Laptop, Wujukan Pemerataan Literasi Digital

    Telko.id – Smartfren mewujudkan komitmennya untuk mendukung pemerataan literasi digital di masyarakat dengan mendonasikan laptop ke sekolah-sekolah masyarakat marginal di sejumlah kota di Indonesia.

    Tahap pertama penyerahan tersebut berupa 3 unit laptop, Router Sahabat (Rosa) lengkap dengan paket datanya, dan sejumlah buku pelajaran serta cerita, yang diberikan kepada Sekolah Masjid Terminal (MASTER) di Depok, pada Kamis, 2 Mei 2024.

    “Kami sangat berterima kasih atas perhatian Smartfren kepada pendidikan anak-anak di sini. Kami saling kenal 12 tahun lalu, dan hingga sekarang Smartfren terus memberikan dukungannya. Kami yakin laptop, internet dan buku ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak kami,” kata Nurrohim, Pendiri & Kepala Sekolah MASTER.

    “Laptop dan akses internet merupakan pondasi utama dari digitalisasi, sekaligus sarana penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakat. Harapan kami melalui donasi laptop dan modem serta paket data Smartfren, ada lebih banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan internet untuk berkarya, belajar, dan berbagai kebaikan,” ujar Dani Akhyar, Head of Corporate Communications & CSR Smartfren.

    Baca juga : Smartfren Home, Tawarkan Wireles Router Buat WiFi di Rumah

    Selanjutnya penyerahan donasi laptop juga akan dilakukan di Sekolah Anak Jalanan (SAJA) di Penjaringan, Jakarta Utara; Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong Ciputat, Tangerang Selatan, Banten; Rumah Literasi di bawah Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Bandung Barat, serta PKMB Mandiri Sejahtera di Banyuwangi, Jawa Timur.

    Selain donasi berupa laptop dan paket data, Smartfren juga memberikan berbagai buku pelajaran untuk tingkat SD, SMP dan SMA, serta berbagai koleksi buku cerita khusus untuk anak-anak.

    Dengan donasi berupa buku tersebut, diharapkan mereka yang mengikuti Sekolah Masyarakat Marginal juga dapat lebih mudah belajar dan membangun pondasi wawasan keilmuan dan literasi masyarakat.

    “Kegiatan ini lahir dari Panca Garda Smartfren, yakni Garda Stabilitas dan Garda Pertumbuhan yang merupakan filosofi kami dalam mendorong pemanfaatan internet positif sekaligus menyokong pertumbuhan digitalisasi tanah air. Kami berharap dapat terus konsisten memberikan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat positif untuk masyarakat,” imbuh Dani Akhyar.

    Selama ini, Smartfren selalu konsisten berperan aktif dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat di berbagai wilayah operasionalnya.

    Beberapa diantaranya pada April 2024 lalu, Smartfren menyelenggarakan workshop pembuatan konten dan pemanfaatan teknologi digital untuk perempuan di Hari Kartini yang lalu; pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Malang, Kediri, Grobogan dan Bandung Barat; serta pelatihan pemanfaatan internet positif serta pembuatan konten di Sumenep. (Icha)

  • XL Axiata Donasi Laptop ke Puluhan Ponpes di 7 Provinsi

    XL Axiata Donasi Laptop ke Puluhan Ponpes di 7 Provinsi

    Telko.id – XL Axiata donasi 80 unit laptop beserta akses internet berupa router, plus kuota 20GB per bulan untuk satu tahun kepada 39 pondok pesantren di 29 kota/kabupaten yang tersebar di 7 provinsi. Program ini sudah berlangsugn sejak April 2022 lalu.

    Donasi ini merupakan bagian dari Program Desa Digital Nusantara yang digelar XL Axiata guna mendorong digitalisasi di pedesaan. Sekaligus juga menunjukkan penyediaan layanan internet tercepat XL Axiata bagi pelanggan dan masyarakat. “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

    “Para penerima donasi juga akan mendapatkan program lanjutan berupa pelatihan sejumlah keahlian digital, antara lain cara memanfaatkan media sosial untuk promosi produk, fotografi, serta membuat konten digital yang efektif,” Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih.

    Ayu menambahkan, seiring dengan terus meluasnya infrastruktur jaringan data 4G milik XL Axiata di seluruh Indonesia, yang sebagian di antaranya juga menjangkau area pedesaan, manajemen XL Axiata berharap bisa ikut serta mendukung masyarakat desa beradaptasi dengan digitalisasi di berbagai bidang, terutama sektor ekonomi produktif dan sosial.

    Untuk itu, XL Axiata berharap melalui donasi laptop dan akses internet ini, bisa mendorong peningkatan literasi digital masyarakat desa.

    Menurut Ayu, pondok pesantren dipilih menjadi mitra penerima donasi dengan pertimbangan keberadaan mereka yang berada di tengah-tengah masyarakat pedesaan. Kultur pondok pesantren sangat erat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, karena baik santri dan pengajar biasanya juga berasal dari masyarakat desa.

    Selain itu, pondok pesantren penerima donasi laptop juga berkomitmen untuk menjadi pendamping masyarakat desa sekitar pondok untuk mengadopsi teknologi digital untuk berbagai kebutuhan produktif.

    “Dalam hitungan kami, ada sekitar 50 ribu orang yang secara langsung atau tidak langsung akan menerima manfaat. Mereka terdiri dari para pengasuh dan santri pondok pesantren penerima donasi, serta masyarakat pedesaan yang terlibat dalam program digitalisasi lewat masing-masing pondok pesantren,” imbuh Ayu.

    Sebagian besar dipergunakan untuk pengembangan keahlian digital para santri, seperti antara lain pelatihan pembuatan web, editing video, dan implementasi konten digital lainnya.

    Provinsi tujuan penyaluran donasi laptop adalah Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan.

    Sementara itu, ke-29 kota/kabupaten tempat lokasi pondok pesantren penerimanya adalah Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Tangerang, Karawang, Sukabumi, Kab. Banjar, Cimahi, Purwakarta, Tasikmalaya, Brebes, Banyumas, Semarang, Klaten, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Malang, Jombang, Lamongan, Magetan, Jember, Sidoarjo, Mojokerto, Kediri, Banyuwangi, Makassar, dan Bantaeng.

    Hingga saat ini, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi.Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara.

    Total sebanyak lebih dari 133 ribu BTS, di antaranya 83 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113 ribu kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia. (Icha)

  • XL Axiata Donasikan 100 Laptop Dukung Pengembangan Desa Digital

    XL Axiata Donasikan 100 Laptop Dukung Pengembangan Desa Digital

    Telko.id – XL Axiata donasikan 100 laptop ke 12 pesantren guna mendukung perkembangan desa digital. Operator ini menganggap pesantren merupakan komunitas yang memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi di pedesaan.

    Harapan XL Axiata donasikan laptop dan sarana akses internet ini agar para santri bisa meningkatkan literasi digitalnya sehingga bisa  mendorong dan membimbing masyarakat pedesaan ikut memanfaatkan sarana digital secara produktif. 

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Mohammad Mahfud MD dan Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini hadir secara daring dalam acara penyerahan donasi, Selasa (4/5).

    “Salah satu fokus pemberdayaan masyarakat yang digagas XL Axiata adalah mendigitalkan masyarakat Indonesia. Program-program yang terkait dengan visi tersebut sudah banyak diimplementasikan antara lain melalui program Sisternet, Laut Nusantara, dan Gerakan Donasi Kuota,” ungkap Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata.

    Program peningkatan literasi digital seperti ini sudah XL Axiata laksanakan sejak 2019 ke berbagai kalangan masyarakat. Saat ini XL Axiata menargetkan kalangan pesantren untuk menerima program peningkatan literasi digital agar bisa menjadi penggerak ekonomi digital di pedesaan. Dengan mendigitalkan pesantren, XL Axiata berharap akan tumbuh generasi di pedesaan yang lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

    Menurut Dian, kehadiran teknologi digital di tengah-tengah masyarakat merupakan bagian dari gerak zaman, yang tidak bisa dihindari. Tidak mungkin dilawan atau dihentikan. “Agar kita tidak terlindas, maka yang bisa kita lakukan adalah menyesuaikan diri dan memanfaatkannya agar membawa kebaikan bagi kita,” ungkap Dian menambahkan.

    Saat ini infrastruktur digital sudah tersebar hingga ke pelosok-pelosok pedesaan, dan akan terus meluas agar bisa menjangkau semua penduduk Indonesia. Donasi laptop dan sarana akses internet XL Axiata salurkan ke berbagai komunitas masyarakat desa sebagai bagian dari keseriusan kami dalam ikut menyiapkan masyarakat desa memasuki era digital.

    XL Axiata donasi laptop Ke-12 pondok pesantren yakni Pondok Pesantren Al-Huda, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Pondok Pesantren Ummul Quro’ Assuyuty, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Pondok Al Mardliyyah, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Pondok Pesantren Al Huda, Malang Jawa Timur, Pondok Pesantren Al Falah, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Pondok Pesantren Al Ikhsan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Pondok Ponpes Al Utsmaniyah, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Pondok Pesantren Al Ashr, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Pondok Pesantren Bina Ilmi, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Pondok Pesantren Insan Quran Mulia, Nusa Tenggara Barat dan Pondok Pesantren Al Ishlah, Gorontalo.

    Selain laptop, kepada para penerima donasi, XL Axiata juga memberikan sarana akses internet. Bahkan, mereka juga akan mendapatkan program lanjutan berupa pelatihan sejumlah keahlian digital, antara lain cara memanfaatkan media sosial untuk promosi produk, fotografi, serta membuat konten digital yang efektif. Dalam penyaluran donasi ini, XL Axiata bekerja sama dengan Benihbaik.com.

    Program peningkatan literasi digital yang telah XL Axiata laksanakan untuk masyarakat pedesaan antara lain berupa implementasi aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan di berbagai provinsi.

    Selain itu, melalui program Sisternet, juga telah terlaksana berbagai pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat desa di titik-titik lokasi jaringan USO dan desa-desa nelayan.

    Literasi digital juga diberikan kepada para perempuan pengelola UMKM. Sementara itu, melalui Gerakan Donasi Kuota, XL Axiata memberikan fasilitas akses internet dan data bagi komunitas-komunitas masyarakat desa yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan produktivitas. (Icha)