spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 857

Solusi SD-WAN+ XL Axiata Dipercaya Oleh Dexa Medica

0

Telko.id – Solusi SD-WAN+ milik XL Axiata dipercaya oleh Dexa Medica untuk membangun network IT infrastructire yang kuat, andal, lincah, dan hemat biaya.

“Tidak bisa dipungkiri, situasi pandemi Covid-19 membuat banyak perusahaan berupaya untuk melakukan banyak efisiensi terutama dalam hal operasional perusahaan untuk terus bisa melanjutkan bisnis perusahaan. Kemudahan deployment, pengelolaan terpusat, penyerdehanaan perangkat dan efisiensi biaya menjadikan solusi SD-WAN+ sebagai opsi yang menarik dan cocok terutama untuk saat ini dan untuk masa mendatang bagi banyak bisnis di pasar global,” ungkap Feby Sallyanto – Chief Enterprise Officer XL Axiata dalam acara penandatangan yang di lakukan secara online.

Feby menambahkan, kerjasama dengan Dexa Medica merupakan sebuah peluang besar bagi XL Business Solutions untuk memperkenalkan lebih jauh solusi terbaru ini kepada perusahaan-perusahaan lainnya. Pengalaman Dexa akan menjadikan contoh atau acuan bagi perusahaan lain untuk menerapkan solusi SD-WAN+ yang XL Axiata sediakan.

“Dexa Medica sebagai perusahaan yang bergerak di bidang farmasi memiliki visi kedepan untuk terus meningkatkan daya saing dan bertransformasi menjadi respected international pharma company. Untuk mewujudkannya kami melakukan berbagai inovasi dan digital transformation menggunakan teknologi yang mutakhir, salah satunya adalah technologi SD-WAN+,“ tutur Junita Angdjasrin, Direktur IT Dexa Medica dalam kesempatan yang sama.

Solusi SD-WAN+
Feby Sallyanto – Chief Enterprise Officer XL Axiata (Atas) Junita Angdjasrin, Direktur IT Dexa Medica (Bawah) saat penandatanganan kerjasama secara virtual.

Menurut Junita, dengan menggunakan high bandwith internet connection, Teknologi Software-Define WAN (SD-WAN) menjadi opsi yang sangat menarik dibandingkan teknologi MPLS yang sebelumnya banyak di gunakan. Setelah melalui tahapan technology selection, feature, dan perbandiangan harga, Dexa Medica memutuskan Product SD-WAN+ yang ditawarkan XL Axiata merupakan solusi terbaik.

XL Business Solution memberikan fleksibilitas pada solusi SD-WAN+ yang diberikan ke pelanggan dengan platform onpremise dan oncloud. Dengan on-premise XL Axiata akan menjamin penyimpanan data tetap ada di Indonesia. Sementara itu, dengan oncloud, XL Axiata  memberikan manfaat tambahan bagi pelanggan berupa integrasi dengan penyimpanan cloud yang dimilikinya.

Selain itu XL mampu menyediakan onestopsolution beserta infrastruktur untuk menjalankan SD-WAN+ ini baik itu jaringan tetap atau fix seperti Internet, maupun jaringan bergerak seperti 4G. Keuntungan lain yang bisa diperoleh pelanggan adalah adanya fitur High Performance Network yang berfungsi untuk mengatur alokasi trafik di setiap cabang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Didukung juga dengan tambahan fitur Unified Threat Management (UTM) yang mampu menjaga keamanan jaringan publik dari ancaman dari luar.

Kerja sama dengan VMware

Dalam penyediaan solusi SD-WAN, XL Axiata bekerja sama dengan VMware  untuk menyediakan layanan ini. VMware, Inc. sendiri merupakan perusahaan perangkat lunak dari California, Amerika Serikat.

Peranti-peranti lunak yang diciptakan oleh VMware memperkuat infrastruktur digital global yang begitu kompleks melalui kehadiran beragam penawaran di area cloud, jaringan dan keamanan, serta digital workspace. XL Axiata memilih VMWare/Velo sebagai vendor karena VMware adalah salah satu pemimpin pasar dalam penyedia layanan SD-WAN.

Peter Bocquet, VMware SD-WAN Director APJ menyampaikan, “Kami sangat antusias dapat bermitra dengan XL Business Solutions untuk menghadirkan beragam inovasi yang akan mempercepat transformasi bisnis di Indonesia. Penerapan solusi SD-WAN+ yang diperkuat oleh VeloCloud, akan memungkinkan terwujudnya kolaborasi antartim yang akan meningkatkan produktivitas dan efektivitas bagi karyawan yang bekerja dari jarak jauh dan mengutamakan mobilitas tinggi.”

SD-WAN atau Software-Defined Networking (SDN) yang diaplikasikan pada koneksi Wide Area Network cocok bagi perusahaan, terutama perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang dengan berbagai macam aplikasi yang harus terhubung dengan kantor pusat.

Teknologi SD-WAN merupakan sebuah solusi inovatif yang bisa mempermudah dan menyederhanakan proses pengelelolaan operasional WAN, seperti deployment jaringan, yang sebelumnya memerlukan waktu  pemasangan yang cukup lama dan membutuhkan tenaga IT yang cukup banyak serta biaya operasional yang tinggi dan juga meningkatkan kinerja aplikasi dengan kemampuan memprioritisasi aplikasi-aplikasi sesuai kebutuhan bisnis.

XL Axiata optimis, solusi SD-WAN+ akan banyak membantu transformasi teknologi korporasi maupun usaha kecil menengah (UKM), karena SD-WAN+ digunakan untuk menghubungkan jaringan perusahaan termasuk kantor-kantor cabang dan data center yang memiliki jarak geografis luas.

WAN yang terkelola dengan baik ibarat urat nadi bagi keberlangsungan suatu bisnis, dan akan berkontribusi pada peningkatan produktifitas dan kinerja perusahaan.  Oleh karena itu, XL akan terus berupaya untuk mengembangkan solusi ini agar sesuai dengan yang dibutuhkan oleh konsumen. (Icha)

Teknologi Open RAN Pas Buat Perkotaan Maupun Daerah Rural

0

Telko.id – Teknologi Open RAN pas buat diimplementasikan di perkotaan mapun daerah rural. Apalagi, trafik penggunaan layanan broadband masyarakat Indonesia terus tumbuh signifikan. Hal tersebut didorong dengan semakin tingginya adopsi masyarakat untuk pemanfaatan layanan digital guna aktivitas keseharian.

Itu sebabnya, Telkomsel mendorong tumbuhnya berbagai alternatif solusi teknologi terbaru seperti Open RAN dalam upaya menghadirkan kualitas dan kapasitas layanan broadband yang prima, terluas, dan merata hingga pelosok negeri.

Teknologi Open RAN merupakan teknologi perangkat radio akses yang mengusung paradigma baru dengan menggunakan general purpose, vendor-neutral hardware, software-define technology, dan open system.

Dengan konsep dan teknologi ini, komponen hardware dan software di sisi radio akses dapat dipisahkan, sehingga penggunaan hardware dan software memungkinkan berasal dari berbagai vendor penyedia yang telah menerapkan konsep open system interface.

Teknologi Open RAN

“Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, trafik penggunaan layanan broadband masyarakat Indonesia terus tumbuh signifikan. Hal tersebut didorong dengan semakin tingginya adopsi masyarakat untuk pemanfaatan layanan digital guna aktivitas keseharian,” ungkap Hendri Mulya Syam, Direktur Network Telkomsel.

Telkomsel juga secara konsisten mendorong tumbuhnya berbagai alternatif solusi teknologi yang dapat mendukung efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan jaringan mobile broadband terkini.

Guna memastikan ketersediaan kapasitas dan kualitas jaringan broadband prima yang dapat memberikan kenyamanan pengalaman pelanggan, selain terus memperluas akses ketersedian jaringan broadband yang merata.

Hendri lebih lanjut menambahkan, Telkomsel melihat teknologi Open RAN memiliki peluang untuk dapat diterapkan di daerah perkotaan dengan metode overlay maupun wilayah rural dengan metode extension atau complement, dengan tingkat efisiensi dan kompleksitas yang berbeda. Diharapkan Open RAN dapat mengakselerasi perwujudan akses broadband yang merata dengan kualitas yang setara di seluruh pelosok negeri.

Telkomsel juga berharap, pengembangan teknologi radio akses ke depan akan menjadi lebih fleksibel, inovatif, dan kompetitif, terutama dalam mendukung proses adopsi teknologi terbaru 5G yang akan segera diterapkan di Indonesia. Roadmap teknologi 5G akan terus dijalankan Telkomsel dengan menyesuaikan dinamika perkembangan teknologi pendukung.

Dukung Implementasi Open RAN

Sebagai wujud keseriusan dalam mendorong pengembangan teknologi Open RAN, Telkomsel bersama para penyelenggara jaringan seluler di Indonesia, Global System for Mobile Communications Association (GSMA), Telecom Infra Projoect (TIP), pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, serta institusi pendidikan seperti Telkom University, berkolaborasi membentuk Community Lab Project untuk memperkenalkan, membuat ekosistem, dan menumbuhkan kapabilitas pengembangan teknologi Open RAN yang berkelanjutan di Indonesia.

Kontribusi nyata Telkomsel dalam Community Lab Project ini juga diwujudkan dengan dukungan penuh atas peresmian Telecom Infra Project (TIP) Community Lab yang dikelola Telkom University bersama TIP belum lama ini.

Laboratorium pengembangan teknologi telekomunikasi pertama di Asia Tenggara tersebut merupakan wujud komitmen memajukan pertumbuhan digital dan ekonomi di Indonesia melalui pengujian dan validasi berbasis standar teknologi jaringan terbuka dan terpilah di laboratorium dan di lapangan, memajukan penerapan solusi teknologi yang layak secara komersial, membangun sumber daya manusia pengembang lokal, dan membina ekosistem telekomunikasi yang kuat dan beragam, termasuk ekosistem startup.

“Hadirnya TIP Community Lab Project akan sangat membantu dalam menghasilkan uji layak teknologi yang tervalidasi sebelum dipastikan dapat diimplementasi secara nyata,” pungkas Hendri.

Melalui laboratorium tersebut, Telkomsel juga berharap akan menciptakan inovasi solusi operasional jaringan yang terbaik, serta menciptakan alternatif-alternatif teknologi yang lebih efisien seperti Open RAN, baik software maupun hardware hasil karya anak bangsa yang nantinya akan memberi dampak positif bagi perkembangan industri telekomunikasi, serta perekomonian digital bangsa dan negara. (Icha)

3 Indonesia Bangun BTS 4.5G Pro Lebih dari 6.000 Unit Pada 2020 Ini

0

Telko.id – 3 Indonesia bangun lebih dari 6.000 BTS 4.5G Pro sepanjang tahun 2020 ini untuk memperluas jangkauan jaringannya di seluruh Indonesia. Ribuan BTS tersebut menambah jangkauan untuk 15 juta penduduk dari total populasi, termasuk penduduk yang tinggal di beberapa daerah terpencil seperti Pulau Bintan, Mandalika, Morowali dan Konawe di mana akses komunikasi seluler masih sangat terbatas.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan akses pada 3 Indonesia bangun BTS untuk memperluas jaringan 4.5G Pro kami ke beberapa area yang mengalami pembatasan di tengah pandemi. Menurut kami, konektivitas data berkecepatan tinggi selama periode bekerja dan belajar dari rumah merupakan hal yang sangat penting bagi sebagian besar orang,” ungkap Desmond Cheung, Chief Technical Officer 3 Indonesia.

Dalam rangka menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru 2021, 3 Indonesia juga sudah siap mengantisipasi lonjakan penggunaan data pelanggan. Selama musim liburan, 3 Indonesia memperkirakan akan ada lebih dari 30% peningkatan lalu lintas data dibandingkan dengan tahun lalu mengingat tingginya aktivitas online di tengah pandemi saat ini.

Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, 3 Indonesia telah mengoptimalkan seluruh elemen jaringan dan infrastrukturnya untuk mendukung layanan internet dan telekomunikasi.

3 Indonesia Bangun BTS

Desmond melanjutkan, “Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami di musim liburan yang akan datang, kami telah mengoptimalkan jaringan kami di ratusan Points of Interest (POI) di kawasan pemukiman dan titik keramaian”.

Selain itu, 3 Indonesia juga menyediakan sejumlah Cell of Wheels (COW) tambahan di sepanjang tol Jakarta-Semarang, seperti Rest Area Kendal 1 (Km 360), Rest Area Kendal 2 (Km 379), dan Rest Area Saradan (Km 626). Melalui optimalisasi ini, kami harap para pelanggan dapat menikmati berbagai hiburan digital dan tetap terhubung secara virtual dengan keluarga serta orang yang mereka cintai tanpa kendala.”

3 Indonesia juga memprediksi akan ada kenaikan trafik data pada layanan mobile game, aplikasi instant messaging serta media sosial. Pada tahun 2019, 3 Indonesia mencatat ada lima aplikasi dengan peningkatan penggunaan yang signifikan. Kelima aplikasi tersebut antara lain aplikasi mobile game Free Fire (45%), WhatsApp (40%), PUBG (38%), Twitter (34%), dan TikTok (23%).

“Kami mengucapkan selamat liburan natal dan tahun baru untuk seluruh pelanggan 3 Indonesia meski di tengah pandemi. Kami harap seluruh pelanggan dapat menikmati momen liburan akhir tahun, bersilaturahmi secara online, dan menikmati berbagai konten serta layanan digital didukung jaringan 4.5G Pro kami yang lebih luas dan kuat. Komitmen kami adalah selalu memastikan untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami kapan pun, di mana pun,” tutup Desmond.

Hingga akhir tahun 2020, 3 Indonesia telah memiliki jaringan yang lebih luas dan kuat dengan 44.000 BTS 4.5G Pro yang sudah hadir di lebih dari 37.000 desa menjangkau lebih dari 200 juta populasi di seluruh Indonesia.

Pemerataan pembangunan infrastruktur dan telekomunikasi yang dilakukan oleh 3 Indonesia bertujuan untuk memastikan setiap pelanggan 3 di seluruh Indonesia memiliki peluang yang sama untuk mengakses jaringan telekomunikasi, media sosial, aplikasi instant messaging, layanan streaming film, aplikasi gim, maupun aplikasi digital lainnya tanpa kendala. (Icha)

Blibli Bantu Jangkau, Paltform Non Profit Milik Ahok Distribusikan Donasi

0

Telko.id – Blibli bantu Jangkau, paltform non profit milik Ahok untuk distribusi donasi. Hal ini merupakan salah satu model usaha berupa business-to-business (B2B) yang menghadirkan berbagai dukungan untuk membantu kebutuhan korporat dan institusi, mulai dari procurement barang dan jasa dengan ragam lengkap dan harga bersaing, hingga layanan logistik seperti pergudangan dan pendistribusian barang.

“Transformasi digital di tengah pandemi semakin ditingkatkan di semua aspek operasional berbagai korporasi dan institusi, termasuk dalam proses procurement untuk menjaga rantai suplai. Ekosistem e-commerce Blibli dapat mendukung kebutuhan e-procurement ini, mulai dari mengkurasi barang dan jasa yang dibutuhkan hingga menangani proses logistik. Konsep one-stop solution tersebut menghadirkan proses pengadaan yang lebih ringkas, efisien dari segi biaya, dan juga transparan,” ungkap Kusumo Martanto, CEO Blibli.

Berdasarkan riset McKinsey, digitalisasi procurement ini menjadi salah satu strategi yang harus diterapkan oleh perusahaan dalam menghadapi tantangan di era next normal karena strategi tersebut meningkatkan agility perusahaan.

Blibli Bantu Jangkau
Kusumo Martanto dan Basuki Tjahaja Purnama, Founder Jangkau saat umumkan kemitraannya secara virtual, Senin (21/12/2020).

Peningkatan adopsi digital antara korporasi dan institusi telah mendorong performa solusi B2B milik Blibli, yang mencatat pertumbuhan bisnis sebesar 2 kali lipat di November secara tahun-ke-tahun. Untuk menyokong kebutuhan klien korporat dan institusional, solusi B2B milik Blibli menawarkan berbagai fitur dan layanan bermanfaat, antara lain:

Keringkasan memilih barang  dan jasa dari platform Blibli yang dilengkapi kurasi produk beragam, mulai dari sembako hingga produk elektronik, dengan kualitas terpercaya. Terdapat pula layanan Rewards Fulfillment Program di mana klien korporat dan institusional dapat membeli produk bernilai tinggi, mulai dari kendaraan bermotor hingga emas.

Penghematan biaya karena Blibli menyediakan barang dan jasa dengan harga spesial. Selain itu, platform Blibli langsung terhubung dengan layanan logistik yang mencakup 20 warehouse dan 32 hub Blibli di seluruh Indonesia, selain 10 mitra logistik khusus bagi klien korporat dan institusional.

Transparansi karena seluruh transaksi yang terekam di platform, sehingga dapat dilacak dan diakses secara online untuk keperluan post-audit. Saat ini, Blibli menyediakan fasilitas virtual account bagi klien-klien untuk bertransaksi di platform Blibli.

Blibli bantu Jangkau, sebuah aplikasi bantuan sosial, yang menjadi contoh tepat bagaimana ekosistem e-commerce berbasis teknologi dapat membantu kebutuhan e-procurement, termasuk distribusi barang.

Blibli Bantu Jangkau ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi pengadaan bukan saja bermanfaat bagi korporasi, namun juga non-profit organization seperti Jangkau yang fokus pada pengadaan dan pengiriman barang donasi kepada yang membutuhkan.

Basuki Tjahaja Purnama, Founder Jangkau, mengatakan, “Pemberian donasi, khususnya di tengah pandemi ini, membutuhkan penanganan yang cepat dan transparan. Untuk ini, transformasi digital menjadi sangat penting, karena dapat menghasilkan proses pengadaan donasi yang lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya. Kami senang sekali Blibli sebagai mitra kami, memiliki visi dan misi yang sama. Dukungan ekosistem Blibli sangat berperan dalam kemajuan performa platform Jangkau.”

Dalam kolaborasi ini, Blibli bantu Jangkau untuk pengadaan barang donasi yang diajukan oleh donatur di platform Jangkau, kemudian mendistribusikannya ke penerima donasi yang dituju. Barang donasi yang disediakan oleh Blibli sangat beragam, termasuk sembako, alat bantu disabilitas, dan gadget untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kemitraan dengan Jangkau juga sejalan dengan semangat #AyoBersama milik Blibli, di mana Blibli sebagai e-commerce dapat berkolaborasi dengan berbagai organisasi untuk memajukan misi bagi kebaikan. Dengan demikian, e-commerce bisa memperluas dampak positif hingga tujuan-tujuan kemanusiaan dan sosial.

Kehadiran solusi B2B dari Blibli pun sejalan dengan strategi bisnis Blibli, yaitu Customer Satisfaction First, yang antara lain mencakup pengiriman cepat, produk berkualitas, dan pembayaran aman, yang juga sejalan dengan komitmen Blibli untuk mengutamakan mitra bisnis sesuai #KarenaKamuNo1. (Icha)

Industri Digital Tidak Bisa Stand Alone, Harus Berkolaborasi!

0

Telko.id – Dengan adanya pandemi Covid 19, membuat semua industri bergerak, menyesuaikan dengan kondisi yang ada, yakni kearah digital. Dan untuk bisa bertahan dalam kondisi yang tidak biasa ini, harus mengedepankan kolaborasi. Itu yang menjadi kekuatan dalam industri digital ini.

Seperti yang disampaikan oleh Fernando Uffie, Founder dan CEO KELAS PINTAR saat memberikan presentasi pada diskusi Selular Digital Telco Outlook 2021 yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (16/12).

“Industri digital tidak bisa stand alone, harus berkolaborasi. Karena industri digital itu membutuhkan infrastruktur yang menjadi domainnya operator, membutuhkan financial technology atau industri lain untuk saling mendukung. Demikian juga di education technology, seperti KELAS PINTAR, yang tidak bisa tumbuh, jika tidak ada infrastruktur,” ungkap Uffie.

Industri Digital
Fernando Uffie, Founder dan CEO KELAS PINTAR saat memberikan presentasi pada diskusi Selular Digital Telco Outlook 2021

Terlebih ketika masa pandemi ini, ketika siswa harus belajar dari rumah, menjadi sebuah moment di mana teknologi masuk kedalam dunia pendidikan secara cepat. Memang membutuhkan waktu adaptasi. Tapi dikarenakan kondisi yang mengharuskan belajar dari rumah, maka adaptasi tersebut pun menjadi lebih cepat.

Semisal pada daerah percontohan KELAS PINTAR di wilayah Jawa Barat. Ada 356 SD dan 49 SMP, ke 405 sekolah itu menggunakan platform KELAS PINTAR pada tahun ajaran yang dimulai Juli 2020 lalu. Di bulan pertama, usage terhadap platform pendidikan berbasis teknologi ini masih kecil, baik untuk Learning, Pratice dan Test nya, hanya 20- 30% saja.

Lalu, dengan berjalannya waktu, ketika siswa, guru dan orang tua semakin meningkat pemahamannya terhadap teknologi, penggunaan platform pendidikan ikut meningkat.  Pada bulan Agustus 2020 terjadi kenaikan sampai 50% dan puncaknya mencapai 60% di bulan Oktober 2020.

Hal senada juga disampaikan oleh Nazir Muhammad, Head of Strategic Investments Telkomsel yang menyatakan bahwa tidak semua industri terdapak negatif akibat pandemi ini. Salah satu nya adalah education technology yang meningkat cukup pesat.

“Pandemi ini mampu mempercepat industri masuk ke digital. Salah satu kunci nya adalah kolaborasi. Itu sebabnya, saat pandemi ini banyak hal baru yang muncul. Demikian juga dengan masyarakatnya yang cepat menerima digitalisasi dalam kehidupannya. Seperti eCommerce yang meningkat 3 kali lipat, Asuransi dan fintech yang meningkat 4-5 kali lipat dan tentu saja education technology yang tumbuh sangat besar,” ungkap nya.

Ke depan, tantangan edutech sendiri, menurut Uffie adalah bagaimana untuk bisa diterima oleh pasar. Dalam hal ini bagaimana para pengguna dari sistem pendidikan di Indonesia sendiri bisa menerima. Tantangannya bagaimana kita membangun sesuatu yang disukai oleh pengguna di dunia pendidikan. Terlebih fokus kita pada kelas 1 sampai kelas 12.

“Kita memiliki konsep yang didasarkan resource internal dan apa yang kita amati, dan itu yang akan kita implementasikan. Tapi pada akhirnya, kita kembali kan pada pasar. Kita bersyukur karena pada education technology ini yang akan banyak memberikan informasi bagaimana progress dan perkembangan atau respon dari market itu sendiri.  Karena dengan teknologi itu sendiri, kita bisa tahu behavior dari user, apa yang dia suka, di jam berapa sehingga dari hal tersebut, kita menentukan langkah yang nantinya akan memenangkan kompetisi dalam industri pendidikan di Indonesia,” ungkap Uffie.

Jika bicara harapanya di tahun 2021 mendatang, Uffie berharap semakin banyak sekolah yang menggunakan service KELAS PINTAR. Baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Kalau sampai saat ini kita ada di 4-5 kabupaten atau kotamadya. Untuk tahun 2021 kita akan hadir di lebih banyak lagi sekolah swasta karena sekolah swasta juga menggunakan kurikulum yang ada di Indonesia.

Dan untuk consumer, KELAS PINTAR akan melakukan banyak campaign di 2021. Saat ini Kelas Pintar sudah digunakan oleh lebih dari 700 ribu user dan akan terus meningkat lagi jumlah penggunanya.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo, Beri Bantuan Ke Wilayah Bencana

0

Telko.id – Mobil Klinik Indosat Ooredoo dikirim ke beberapa daerah menyusul ditetapkannya status tanggap darurat bencana oleh pemerintah kota/kabupaten di beberapa wilayah di Indonesia.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo yang tersebar di seluruh Indonesia, telah berperan aktif meringankan derita yang dirasakan masyarakat terimbas bencana.

Segera setelah pemerintah daerah setempat mengeluarkan status tanggap darurat bencana, Mobil Klinik langsung diterjunkan untuk memberikan layanan yang dibutuhkan bagi mereka yang terpaksa harus tinggal di tempat pengungsian, antara lain dengan memberi bantuan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, menyalurkan paket bantuan makanan tambahan, alat kebersihan, dan layanan telekomunikasi kepada masyarakat terdampak bencana di seluruh Indonesia.

“Kami sangat prihatin kepada masyarakat Indonesia yang terdampak bencana di beberapa daerah, terlebih masih dalam situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang. Melalui bantuan yang disalurkan melalui Mobil Klinik Indosat Ooredoo, kami harapkan dapat sedikit meringankan derita yang dirasakan sambil terus berdoa keadaan akan semakin membaik,” ungkap Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

Sejumlah bencana alam telah terjadi di sepanjang bulan November sampai Desember, dimana masyarakat yang terdampak telah mendapatkan bantuan dari Mobil Klinik, antara lain bencana banjir di kota/kabupaten Aceh Utara, Batanghari, Tebing Tinggi, Lebak, Asahan, dan Batubara. Selain bencana hidrometeorologi, terdapat sejumlah bencana alam akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Gunung Ili Lewotok di Lembata, dan Gunung Merapi di Klaten serta Magelang.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo terus disiagakan agar bisa langsung diterjunkan membantu pemerintah daerah setempat melakukan kegiatan tanggap darurat bencana sampai dengan masa transisi menuju pemulihan paska bencana.

Sepanjang tahun 2020, program CSR di pilar Pengembangan Komunitas ini telah memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan serta mendistribusikan paket bantuan darurat kepada lebih dari 12 ribu warga yang membutuhkan di lokasi pengungsian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada atas potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi mulai akhir November hingga Februari mendatang.

Sampai 11 Desember 2020, bencana hidrometeorologi yang terdiri dari bencana banjir, angin puting beliung, tanah longsor, dan kekeringan mencapai 1.015 kejadian. Belum lagi ancaman bencana erupsi gunung api yang saat ini mengalami peningkatan aktivitas, seperti Gunung Merapi, Ile Lewotolok, dan Semeru. (Icha)

Oppo A53 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Oppo A53 5G bertumpu pada Dimensity 720 5G, 4/6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 18 ini dibekali sistem operasi Android 10, ColorOS 7.2 dan layar berukuran 6.5″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo A53 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Green, Purple) dan memiliki body berdimensi 162.2 x 75 x 7.9 mm (6.39 x 2.95 x 0.31 in) dengan berat 175 g (6.17 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Oppo A53 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Dimensity 720 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G57 MC3. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4040 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD, 90Hz, 480 nits (typ). Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo A53 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (CA). Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Oppo A53 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo A53 5G :

  • 16 MP, f/2.2, (wide), PDAF
    2 MP, f/2.4, (macro)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Infinix Smart HD 2021

1

Telko.id – Spesifikasi Infinix Smart HD 2021 bertumpu pada Helio A20, 2 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 16 ini dibekali sistem operasi Android 10 (Go edition), XOS 6.2 dan layar berukuran 6.1″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix Smart HD 2021. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Infinix Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Topaz Blue, Obsidian Black, Quartz Green) dan memiliki body berdimensi 158.3 x 75.2 x 9.8 mm (6.23 x 2.96 x 0.39 in) dengan berat 195 g (6.88 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Infinix Smart HD 2021

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Helio A20 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.8 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.1″ Inch dengan jenis IPS LCD, 500 nits (typ). Resolusi layarnya 720×1560 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix Smart HD 2021 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, .

Kamera Infinix Smart HD 2021

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix Smart HD 2021 :

  • 8 MP, f/2.0.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual-LED flash, HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Rahasia Cantiknya Oppo Reno5 Pada Pandangan Pertama

0

Telko.id – Oppo Reno5 hadir dengan banyak rahasia dibalik kecantikannya. Mulai dari warna, bentuk, dan desain, semua nya menciptakan kesan pertama menakjubkan. Itu sebabnya, pada setiap penciptaan sebuah produk, produsen ini menggarapnya dengan serius.

Pasalnya, desain menjadi salah satu faktor terpenting bagi sebuah merek untuk menunjukkan gaya dan kepribadiannya kepada konsumen. OPPO juga memasukkan konsep estetika artistik tinggi ke dalam produknya. Mewarisi integrasi lengkap antara fashion dan teknologi yang menjadi ciri keluarga ponsel Reno, OPPO memberikan pesona baru dengan mengedepankan sisi mode pada OPPO Reno5, menjadikannya sebagai perangkat yang tepat untuk mengekspresikan gaya dari para konsumen muda di seluruh dunia.

Proses Diamond Spectrum

Oppo Reno5
Reno5 Fantasy Silver dilihat dari berbagai sudut

Hal yang luar biasa tentang Fantasy Silver adalah warna ini dapat memproyeksikan ribuan warna jika dilihat dari sudut yang berbeda. Masing-masing warna ini bersinar dan berkilau dengan cara yang khas.

Untuk mencapai efek “warna yang dapat selalu berubah” pada OPPO Reno5, OPPO telah menerapkan proses Diamond Spectrum yang pertama di industri smartphone. Diamond Spectrum terdiri dari tiga lapisan berbeda yang masing-masing memiliki perang penting.

Picasus Film

Melapisi beberapa film lapisan nano untuk memberikan efek reflektif warna-warni yang dihasilkan saat cahaya menembus dan membias di dalam film. PICASUS mempunyai kemampuan untuk mentransmisikan sinar hingga 90% sehingga memiliki rangkaian warna seperti pelangi.

Fresnel lens Texture

Tak sekadar mengandalkan PICASUS Film guna mencapai hasil akhir yang memberikan cahaya tampil di seluruh spektrum warna dan terlihat memiliki warna berbeda pada setiap sudut penglihatan. Cahaya yang melewati PICASUS Film akan dibiaskan pada berbagai sudut melalui Tekstur Lensa Fresnel. Lewat tekstur ini, warna PICASUS Film baru dapat dipantulkan sepenuhnya di semua sudut untuk meningkatkan kekayaan warna sekaligus memberikan efek perubahan warna yang halus di setiap sudut penglihatan.

Reflective Indium Coating

Lapisan akhir Reno5 Fantasy Silver tidak hanya memberikan efek penuh warna, akan tetapi juga menjadikan perangkat ini tampil cukup cerah. Kecerahan ini dicapai dengan menggunakan Lapisan Indium Reflektif sebagai dasar penutup lapisan paling belakang, yang selanjutnya memperkuat reflektivitas warna PICASUS Film.

Kesimpulannya, hasil akhir Fantasy Silver dibuat dengan proses Diamond Spectrum yang terdiri dari: Picasis Film yang memberikan keragaman warna; Fresnel Lens Texture yang membuat efek warna lebih kaya dan lebih beragam; dan Reflective Indium Coating yang memastikan warna tampil cukup cerah. Ketiga lapisan ini bekerja secara bersamaan guna menciptakan efek cerah dan penuh warna.

Dengan kerumitan proses Diamond Spectrum, OPPO menambahkan kemajuan teknologi lainnya, yakni ketebalan film penutup belakang OPPO Reno5 telah dikurangi menjadi 0,125 mm. Bahkan ketebalannya lebih tipis dari generasi sebelumnya, OPPO Reno4 (0,18mm).

Reno Glow

Menggunakan proses Diamond Spectrum sebagai dasarnya, OPPO Reno5 Fantasy Silver memberikan sentuhan akhir pada ponsel dengan efek Reno Glow yang telah disempurnakan. Dengan ukiran laser yang disempurnakan, Reno Glow menciptakan efek visual berkilau dengan sentuhan gradasi yang lebih halus pada penutup belakang perangkat, membawa kilauan warna selalu berubah secara dinamis, dan lebih berwarna jika dibandingkan dengan Reno4.

Tipis, Mudah Digengam

Jika ada satu kesamaan untuk semua smartphone seri Reno, kesemuanya dirancang tipis, ringan, dan mudah digunakan. Tidak terkecuali OPPO Reno5. Meskipun ponsel cerdas ini dilengkapi perangkat keras yang spesifikasinya lebih tinggi, ukuran dan berat OPPO Reno5 tetap dibuat seminimal mungkin. Ketebalannya telah dipadatkan menjadi hanya 7.7mm (* Fantasy Silver kira-kira 7.8mm karena efek warna tambahan), dan berat total ponsel cerdas ini hanya 171 gram.

Oppo Reno5
Penampakan belakang OPPO Reno5

Untuk mencapai bodi yang kompak dan ringan, OPPO terus mengoptimalkan penggunaan tata letak komponen pada ruang internal. Pemrosesan desain semakin ditingkatkan dengan mengurangi ketebalan penutup layar OPPO Reno5 sebesar 0.1mm dan panjang motherboard sebesar 0.6mm, yang berdampak positif membuat ponsel lebih ringan dan lebih mudah digunakan.

OPPO Reno5 menggunakan desain 2.5D di bagian depan dan desain 3D di bagian belakang. Untuk mencapai hal ini, bingkai TP panel depan telah direkayasa secara khusus untuk menciptakan transisi yang mulus dan alami. Pada saat yang sama, lengkungan pada tepi bingkai diperhalus sehingga membuat genggaman OPPO Reno5 terasa lebih nyaman.

Tampilan Layar

Sebagai perangkat berteknologi tinggi, OPPO Reno5 tidak hanya memberikan pengalaman pengguna yang luar biasa, namun juga berkontribusi pada desain ponsel nan ringkas. Layar AMOLED 6,4 inci menawarkan pengalaman visual yang lebih memukau dengan mendukung kecepatan refresh rate 90Hz. Selain itu, OPPO Reno5 membawa tampilan edge-to-edge, dengan rasio layar-ke-bodi sebesar 91,7%. Hal ini dapat dicapai berkat kemasan COF canggih, yang semakin mempersempit bingkai bawah ponsel sekitar 27%.

Jika dibandingkan dengan Reno4, ukuran bingkai tersebut menyempit dari 5,53 mm menjadi 3,98 mm. OPPO Reno5 juga menghadirkan tampilan depan dengan mengusung desain kamera swafoto model punch-hole. Di bagian belakang perangkat, matriks Quad-Camatau susunan keempat kamera dirancang sebagai bentuk ‘L’ terbalik. Keempat kamera tersebut diletakkan pada sebuah bingkai dengan sudut-sudut membulat. Tidak hanya fungsional, bagian dekoratif ini menambahkan perubahan warna yang kontras pada desain.

OPPO Reno5 1st Appearance

 

Size 7.7 mm (Starry Black)

7.8 mm (Fantasy White)

Weight 171 Gram
Screen 6.4” AMOLED, FHD+ 2400×1800 pixel, 20:9 Ratio, 91,7% screen-to-body ratio, 90hz Refresh Rate
Protection Corning Gorilla Glass 5
Fingerprint Hidden Fingerprint Unlock 3.0
Rear Cover 3D Plastic
Rear Surface 3D curved, quad camera matrix
Front Cover 2.5D single punch-hole display

 

 

Ini Rencana Telkomsel Untuk Optimalkan Tambahan Frekuensi 2,3 GHz

0

Telko.id – Telkomsel baru saja resmi dipilih oleh Kominfo sebagai salah satu peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360–2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.

Telkomsel juga telah memilih alokasi blok C Pita Frekuensi Radio pada yaitu pada rentang 2380 – 2390 MHz.Operator ini berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan spektrum tambahan yang telah diamanatkan pemerintah untuk mendorong penyediaan akses broadband berteknokogi terdepan dengan kualitas prima dan cakupan merata hingga pelosok negeri, sekaligus akan melanjutkan roadmap pengembangan teknologi telekomunikasi terbaru yang nantinya akan diterapkan di Indonesia, seperti 5G.

Investasi yang dilakukan Telkomsel dalam memperoleh tambahan spektrum frekuensi ini menunjukkan keseriusan korporasi untuk selalu menjadi yang terdepan dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk menikmati layanan broadband berteknologi terkini secara nyaman dan merata, terutama dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif dan berkesinambungan.

Rencana Telkomsel

“Kami bersyukur dan berterima kasih untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari pemerintah melalui penetapanpeserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3 GHz yang belum lama ini digelar oleh Kemkominfo RI. Langkah korporasi melalui investasi pita frekuensi ini dilakukan dengan telah mempertimbangan berbagai aspek, sepertistrategi pengembangan investasi dan bisnis yang matang, dengan dukungan finansial yang kuat, seiring denganroadmap transformasi Telkomsel yang kini telah menjadi perusahaan telekomunikasi digital,” ungkap Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel.

Menurut Setyanto, tambahan spektrum ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan layanan broadbandterkini 4G LTE dengan memaksimalkan kapasitas dan kualitas jaringan broadband bagi pelanggan hingga pelosokIndonesia, serta melanjutkan pengembangan implementasi teknologi jaringan terbaru 5G yang segera akan diterapkan di Indonesia.

Selain itu juga untuk mendukung penguatan ekosistem digital di Indonesia, termasuk industri kreatif digital, e-commerce, dan mendorong transformasi digital segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selanjutnya, untuk tahap awal, rencana Telkomsel akan melanjutkan pembangunan BTS 4G LTE dengan memaksimalkan frekuensi 2,3 GHz yang tersedia, terutama di wilayah yang memiliki trafik penggunaan layanan broadband yang cukup tinggi.

Dengan demikian, rencana Telkomsel untuk dapat memungkinkan masyarakat untuk menikmati kecepatan akses maksimal mobile broadband yang lebih tinggi dan lebih berkualitas, dengan kapasitas jaringan yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas digital masyarakat. Adapun wilayah alokasi blok C yang dipilih Telkomsel untuk 2,3 GHz sesuai penetapan Kemkominfo dapat diunduh di sini.

Tambahan spektrum frekuensi 2,3 GHz sebesar 10 MHz akan segera dapat mulai digunakan setelah dilakukan proses refarming dan keluarnya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Kemkominfo RI pada awal tahun 2021 agar alokasi pita yang dimiliki menjadi contiguous dan dapat dioptimalkan untuk penyelenggaraan jaringan broadband.

Telkomsel juga berkomitmen untuk memenuhi kewajiban yang ditetapkan oleh Kemkominfo RI kepada para peserta lolos seleksi alokasi tambahan frekuensi 2,3 GHz. Kewajiban tersebut meliputi penyelenggaraan showcase jaringan 5G, pembangunan infrastruktur 4G/5G di lokasi prioritas seperti destinasi wisata super prioritas (Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, Danau Toba, dan Borobudur), serta pembangunan infrastruktur 4G/5G di sekurang-kurangnya di 25% kota/kabupaten wilayah Indonesia yang telah tersambung dengan fiber optic dengan memaksimalkan alokasi pita frekuensi radio yang diperoleh dalam proses seleksi tersebut.

“Telkomsel memahami saat ini ketersediaan spektrum frekuensi di Indonesia masih sangat terbatas, sementara perbandingan antara pertumbuhan jumlah pengguna layanan broadband dengan alokasi spektrum frekuensi yang dimiliki Telkomsel harus terus sejalan perkembangannya. Dengan pertimbangan tersebut, dan untuk mengakomodasi pertumbuhan tersebut dengan perkembangan populasi dalam ekosistem gaya hidup digital yang sangat besar di Indonesia, nilai tambahan spektrum ini menjadi sangat tinggi dan signifikan dalam memperkuat tiga pilar digital Telkomsel untuk terus menjadi penyedia Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services terpercaya di Indonesia,” Setyanto menjelaskan.

Hingga November tahun ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 233.000 unit BTS, dengan ketersediaan lebih dari 105.000 BTS 4G, yang menjangkau 95% wilayah populasi di seluruh pelosok negeri. Sepanjang 2020 ini, Telkomsel juga sudah memfokuskan pembangunan lebih dari 25.000 jaringan yang dikhususkan untuk penyediaan jaringan broadband 4G LTE. Pada akhir 2019, Telkomsel juga telah melakukan uji coba jaringan terbaru 5G di Batam untuk sektor industri, setelah sebelumnya sukses menggelar uji coba dan showcase pemanfaatan jaringan 5G di perhelatan Asian Games 2018.

Dengan diumumkannya Telkomsel sebagai peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360–2390 MHz tersebut, komposisi alokasi lisensi frekuensi yang dimiliki Telkomsel menjadi sebagai berikut: frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHZ, frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1,8 GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, dan frekuensi 800/900 MHz dengan lebar pita 15 MHz.

Setyanto menambahkan bahwa penambahan spektrum frekuensi ini akan menjadi penguat bagi landasan pengembangan bisnis digital yang terus dibangun oleh Telkomsel, yang hingga kuartal tiga 2020 ini telah tumbuh lebih dari 10% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai upaya untuk terus menghadirkan kenyamanan pengalaman aktivitas digital masyarakat, Telkomsel juga memiliki aspirasi kuat menjadi pintu gerbang solusi digital bagi masyarakat Indonesia dan juga dunia, yang salah satunya diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan seperti 4G LTE di seluruh pembangunan BTS baru sepanjang tahun ini, dan 5G di masa mendatang. (Icha)