spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 833

Smartfren Unlimited Pro Hadir Melengkapi Kebutuhan Pelanggan

0

Telko.id – Smartfren Unlimited Pro Rp.70.000 baru saja diluncurkan oleh Smartfren. Baik Kartu Perdana dan Paket internet nya. Kedua nya melengkapi Paket Internet Smartfren Unlimited Lite Rp55.000 dan Smartfren Unlimited Maxi Rp80.000 yang sudah ada terlebih dahulu.

Kartu perdana Unlimited Pro bisa diperoleh pelanggan di outlet-outlet terdekat, sedangkan untuk paket Unlimited Pro bisa dibeli melalui aplikasi MySmartfren mulai 30 Maret 2021.

Hadirnya Smartfren Unlimited Pro, membuat operator ini mengklaim sebagai market leader layanan internet “Paket Unlimited”.

Pasalnya, Kartu Perdana Smartfren Unlimited dianggal relevan memenuhi segala kebutuhan internet pelanggan, mulai Kartu Perdana Unlimited Maxi Rp22.500 dengan FUP 1 GB/hari berlaku 7 hari, Kartu Perdana Unlimited Lite Rp55.000 dengan FUP 500 MB/hari berlaku 28 hari, Kartu Perdana Unlimited Maxi Rp80.000 dengan FUP 1 GB/hari berlaku 28 hari, dan terbaru Kartu Perdana Smartfren Unlimited Pro Rp70.000.

“Smartfren Unlimited Pro memiliki masa aktif 28 hari dan fair usage policy (FUP) sebesar 750 MB setiap hari. Dengan batas pemakaian wajar harian 750 MB/hari, pelanggan dapat menikmati akses ke semua aplikasi mulai dari aplikasi belajar online, media sosial, streaming dan banyak lagi,” ungkap Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren.

Tak hanya itu saja, Smartfren Unlimited bisa digunakan kapan saja dan dimana saja karena tidak ada batasan lokasi. Selain itu, pelanggan akan diberikan benefit tambahan yaitu Extra Unlimited Malam Full Speed yang bisa dinikmati mulai jam 01.00 – 05.00 WIB dan tentunya di jaringan Smartfren yang 100% 4G LTE.

Djoko menambahkan, pengguna Unlimited Pro juga mendapatkan rejeki besar dengan mudah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah untuk pelanggan peserta program ini. Hadiah yang disediakan mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga mobil.

Caranya mudah. Pelanggan cukup install aplikasi MySmartfren yang sudah tersedia di iOS dan Android. Setelah itu pelanggan akan mendapat perahu yang dapat dipakai untuk berburu harta karun dan berpindah pulau. Setiap kali pelanggan melakukan isi ulang pulsa, membeli paket internet, atau membayar tagihan pascabayar, kapal tersebut akan bergerak dari satu pulau ke pulau lain. Setiap pulau tersebut memiliki peti harta berisi hadiah.

Selengkapnya berikut ini pilihan paket internet Smartfren Unlimited terbaru:

 Kartu Perdana:

 Unlimited Maxi 7 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp22.5 ribu

 Unlimited Lite 28 Hari, FUP 500 MB/hari, senilai Rp55 ribu

 Unlimited Pro 28 Hari, FUP 750 MB/hari, senilai Rp70 ribu

 Unlimited Maxi 28 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp80 ribu

 Voucher Data:

Unlimited Maxi 7 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp20 ribu

Unlimited Maxi  14 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp40 ribu

 Unlimited Lite 28 Hari, FUP 500 MB/hari, senilai Rp55 ribu

 Unlimited Maxi 28 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp80 ribu

 Paket Unlimited di aplikasi MySmartfren:

Unlimited Maxi 1 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp9 ribu

Unlimited Maxi 7 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp20 ribu

Unlimited Maxi  14 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp40 ribu

 Unlimited Lite 28 Hari, FUP 500 MB/hari, senilai Rp55 ribu

Unlimited Lite 28 Hari, FUP 750 MB/hari, senilai Rp70 ribu

 Unlimited Maxi 28 Hari, FUP 1 GB/hari, senilai Rp80 ribu

Unlimited Maxi 28 Hari, FUP 1,5 GB/hari, senilai Rp100 ribu

(Icha)

Sah! Indosat Ooredoo Jual 4.200 Menara Senilai USD 750 Juta

0

Telko.id – Indosat Ooredoo jual Menara sebanyak 4.200 unit senilai USD 750 Juta atau sekitar Rp.10.9 t triliun. Langkah ini baru saja diumumkan, Selasa (30/03/2021). Yang membeli ribuan menara ini adalah Epid Menara AssetCo (“Edge Point Indonesia”).

Epid Menara Assetco adalah anak perusahaan dari Edge Point Singapura di Indonesia, yang dimiliki sepenuhnya oleh Digital Colony, investor infrastruktur digital global terkemuka dengan pengalaman luas memiliki dan mengoperasikan menara seluler.

Indosat Ooredoo telah setuju untuk menjual menara dengan harga total USD 750 juta, termasuk penawaran tambahan, menjadikannya sebagai salah satu transaksi terbesar di Asia.

Dengan Indosat Ooredoo jual menara maka langkah ini akan membuka permodalan untuk membangun momentum pertumbuhan Indosat Ooredoo yang solid melalui peningkatan lebih lanjut pada kinerja jaringannya dan peluncuran solusi-solusi digital baru yang inovatif dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan.

Penjualan tersebut merupakan bagian dari strategi turnaround Indosat Ooredoo, yang telah memfokuskan kembali bisnis pada produk dan layanan digital serta berupaya menciptakan nilai yang optimal dari infrastrukturnya. Memperoleh pendapatan dari portofolio menara telekomunikasi yang berkualitas tinggi merupakan pilar utama dari strategi perusahaan saat ini.

“Saya senang Indosat Ooredoo telah mencapai kesepakatan dengan Edge Point Indonesia, yang telah lama direncanakan dan sejalan dengan strategi turnaround Perusahaan untuk menciptakan nilai

lebih bagi pemegang saham dan pelanggan,” ungkap Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo usai menandatangani perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan Edge Point Indonesia, Selasa (30/03/2021.

Menurut Neama, kesepakatan tersebut menandai penjualan ketiga dan terakhir dari aset portofolio menara berkualitas tinggi Indosat Ooredoo. Hal ini juga menurutnya akan mendorong perusahaannya menuju model aset yang lebih ramping dan fokus yang lebih besar dalam menghadirkan layanan digital seluler yang luar biasa bagi pelanggan nya.

“Saya ingin berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah menciptakan lingkungan kebijakan yang memungkinkan industri telekomunikasi berkembang dan menarik investor berkualitas tinggi seperti Edge Point Indonesia. Meningkatkan investasi di sektor ini pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan dan masyarakat Indonesia,” ujar Neama menambahkan.

Edge Point Indonesia dinyatakan sebagai pemenang tender dari proses tender kompetitif yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo. Transaksi ini diharapkan selesai pada kuartal 2 tahun 2021, dengan tunduk pada persyaratan umum, termasuk persetujuan pemegang saham dari Indosat Ooredoo pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang direncanakan diadakan pada tanggal 6 Mei.

Indosat Ooredoo akan menyewa kembali menara-menara tersebut untuk jangka waktu 10 tahun untuk memenuhi persyaratan yang berlaku.

Suresh Sidhu, CEO Edge Point Group menyambut baik transaksi tersebut: “Kesepakatan ini adalah salah satu yang terbesar di Asia dan memperkuat posisi kami sebagai penyedia menara terkemuka di Indonesia. Kami sangat senang dapat semakin memperkuat kemitraan strategis kami dengan Indosat Ooredoo, yang telah berkembang selama beberapa tahun. Penambahan 4.200 menara ke dalam portofolio kami akan membantu menciptakan nilai yang signifikan bagi semua pemangku kepentingan kami.”

Ahmad Al Neama, menyimpulkan: Kami yakin bahwa perjanjian sewa kembali, dengan persyaratan menarik, akan terus memenuhi kebutuhan menara kami yang sedang berjalan, sementara modal yang telah kami buka akan memberikan amunisi lebih lanjut untuk menggerakkan momentum pertumbuhan kami di tahun 2021. Indosat Ooredoo dan Edge Point Indonesia akan terus bekerja sama ke depan dan membangun kerjasama strategis jangka Panjang.”

J.P. Morgan bertindak sebagai penasihat keuangan Indosat Ooredoo selama transaksi berlangsung. (Icha)

Facebook Bangun Dua Proyek Kabel Bawah Laut, Echo dan Bifrost

0

Telko.id – Facebook bangun dua proyek kabel bawah laut yang diberi nama Echo dan Bifrost. Kabel bawah laut itu akan menguhubungkan Singapura, Indonesia, dan Amerika Utara. Proyek ini akan menjadi kabel jaringan trans-pasifik pertama, yang melalui rute baru melintasi Laut Jawa.

Kehadiran dari dua proyek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas trans-pasifik secara keseluruhan hingga 70 persen.

“Dinamakan Echo dan Bifrost, itu akan menjadi dua kabel pertama yang melalui rute baru yang beragam melintasi Laut Jawa dan akan meningkatkan 70% lebih kapasitas bawah laut secara keseluruhan di trans-pasifik yang akan menghubungkan kawasan Asia Pasific dan Amerika Utara,” ujar Wakil Presiden Jaringan Investasi Facebook, Kevin Salvadori, seperti dilansir dari Reuters, Senin (29/3/2021).

Ia juga menjanjikan bahwa kedua proyek kabel bawah laut ini akan menyediakan akses internet yang cepat kepada lebih banyak orang.

Menurut Facebook, pandemi Covid-19 telah meningkatkan kebutuhan terhadap akses internet.

Internet telah membuat banyak orang di seluruh dunia tetap terhubung saat harus menjaga jarak, melanjutkan pendidikan, menjaga kesehatan, dan melakukan pekerjaan secara produktif.

Di kawasan Asia Pasifik, permintaan untuk 4G, 5G, dan akses broadband meningkat pesat.

Echo dan Bifrost akan mendukung pertumbuhan lebih lanjut bagi ratusan juta orang dan mendukung jutaan bisnis.

“Kami juga memahami bahwa ekonomi berkembang pesat ketika ada internet yang dapat diakses secara luas untuk sektor usaha,” katanya.

Facebook melanjutkan, investasi ini memberikan peluang untuk meningkatkan konektivitas pada Indonesia bagian tengah dan timur, memberikan kapasitas yang lebih besar, dan keandalan yang lebih baik untuk infrastruktur telekomunikasi berskala internasional di Indonesia.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan perusahaan Indonesia seperti Telin dan XL Axiata, serta Keppel yang berbasis di Singapura, dalam proyek ini,” tambahnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi proyek Facebook ini.

Diharapkan, proyek tersebut dapat membantu kebutuhan internet masyarakat Indonesia.

“Ke depannya ingin kabel-kabel fiber optik itu langsung dari Jakarta ke final destination, ini akan mendukung pengembangan Peta Jalan Digital Indonesia, meningkatkan literasi digital warga negara, meningkatkan konektivitas di seluruh wilayah kepulauan Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai hub digital di kawasan,” katanya.

“Kabel bawah laut akan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menciptakan ekosistem internet yang lebih terbuka dan inklusif,” pungkas Luhut.

Proyek Bifrost

Untuk proyek kabel bawah laut Bifrost ini, Facebook bekerjasama dengan Keppel Telecommunications & Transportation Limited (Keppel T&T), melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Keppel Midgard Holdings Pte. Ltd. (KMH), anak perusahaan Facebook Inc. (Facebook) dan PT. Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Sistem Kabel Bifrost, sistem kabel bawah laut pertama di dunia yang secara langsung menghubungkan Singapura, Filipina, Guam, dan pantai barat Amerika Utara melalui Indonesia yang melewati Laut Jawa dan Laut Sulawesi. Diharapkan selesai pada tahun 2024 dan mencakup lebih dari 15.000 km.

Saat ditugaskan penuh, Sistem Kabel Bifrost kinerja tinggi yang dipasangkan dengan banyak serat juga akan menjadi kabel transmisi kecepatan tinggi berkapasitas terbesar di seluruh Samudra Pasifik.

Sistem kabel Bifrost akan menggabungkan peralatan transmisi kapal selam optik canggih, yang menguntungkan pemerintah dan bisnis di kawasan itu, termasuk operator cloud, operator telekomunikasi, penyedia jaringan, penyedia over-the-top (OTT), pusat data, pemerintah, perusahaan, dan konsumen dengan menawarkan harga yang kompetitif dan ketahanan kapasitas.

Proyek Echo

Untuk proyek Echo, Facebook melalui Alphabet Google menggandeng XL Axiata. Proyek ini nanti nya akan menjadi yang pertama menghubungkan Singapura langsung ke AS, dengan pemberhentian di Indonesia dan Guam dalam perjalanan ke Eureka, California. Rencananya akan selesai pada tahun 2023, setahun lebih dahulu dibandingkan dengan proyek Bifrost.

Pembangun 2 proyek kabel bawah laut ini juga dapat menjadi solusi atas permintaan bandwidth data global yang terus meningkat bahkan mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, peningkatan adopsi cloud, pertumbuhan eksponensial dalam penggunaan perangkat seluler, dan penyebaran 5G, lonjakan permintaan bandwidth yang lebih besar menyoroti dampak kritis kabel bawah laut terhadap konektivitas global.

Selain itu, terdapat peningkatan permintaan untuk kapasitas lebih melalui kawasan Pasifik karena signifikansi dan pertumbuhan pasar Asia. Di Asia Pasifik sendiri, menurut Cisco Annual Internet Report (2018 – 2023), jumlah pengguna internet diperkirakan mencapai 3,1 miliar pengguna pada 2023, dari 2,1 miliar pengguna pada 2018.

Sistem kabel terbuka ini akan memenuhi kebutuhan konektivitas yang berkembang di kawasan Asia Tenggara dengan menyediakan tidak hanya konektivitas langsung tanpa batas ke Amerika Utara, dan latensi rendah, tetapi juga keragaman jaringan.

Bagi Facebook, proyek ini masuk dalam investasi sebelumnya di Indonesia, salah satu pasar terbesar Facebook.

Pada 2020 lalu, Facebook mengatakan akan menggelar 3.000 km serat optik untuk menghubungkan lebih dari 1.000 titik jaringan di Bali, Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Jika pemasangan selesai, kabel fiber tesebut akan menyediakan layanan akses internet cepat ke lebih dari 10 juta orang di Indonesia.

Selain itu, Facebook juga bekerja sama dengan BaliTower, perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan infrastruktur di Indonesia untuk menyediakan layanan WiFi yang cepat dan terjangkau.

Facebook juga mengembangkan teknologi bernama Terragraph, teknologi nirkabel yang dirancang untuk memenuhi permintaan akses internet berkecepatan tinggi di lingkungan perkotaan dan pinggiran kota.

Sebelumnya, Facebook bermitra dengan Alita, perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi di Indonesia, untuk membangun jaringan fiber sepanjang 3.000 km di 20 kota di Bali, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. (Icha)

Xiaomi Mi 11 Lite

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Lite bertumpu pada Snapdragon 732G, 6/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 29 ini dibekali sistem operasi Android 11, MIUI 12 dan layar berukuran 6.55″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Mi 11 Lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Boba Black, Peach Pink, Bubblegum Blue) dan memiliki body berdimensi 160.5 x 75.7 x 6.8 mm (6.32 x 2.98 x 0.27 in) dengan berat 157 g (5.54 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 732G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 618. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4250 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.55″ Inch dengan jenis AMOLED, 1B colors, HDR10, 90Hz, 500 nits (typ), 800 nits. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Mi 11 Lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Xiaomi Mi 11 Lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Mi 11 Lite :

  • 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.97″, 0.7µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 119˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (macro), AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.5, 25mm (wide), 1/3.06″ 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps, 720p@120fps.

Xiaomi Mi 11 Lite 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Lite 5G bertumpu pada Snapdragon 780G, 6/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 29 ini dibekali sistem operasi Android 11, MIUI 12 dan layar berukuran 6.55″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Mi 11 Lite 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Truffle Black, Mint Green, Citrus Yellow) dan memiliki body berdimensi 160.5 x 75.7 x 6.8 mm (6.32 x 2.98 x 0.27 in) dengan berat 159 g (5.61 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 6), glass back, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Lite 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 780G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.4 GHz Kryo 670 & 3×2.2 GHz Kryo 670 & 4×1.90 GHz Kryo 670) dan prosesor grafis / GPU Adreno 642. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4250 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.55″ Inch dengan jenis AMOLED, 1B colors, HDR10+, 90Hz, 500 nits (typ), 800 nits. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Mi 11 Lite 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Xiaomi Mi 11 Lite 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Mi 11 Lite 5G :

  • 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.97″, 0.7µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 119˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (macro), AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 20 MP, f/2.2, 27mm (wide), 1/3.4″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30/60fps, 720p@120fps.

Xiaomi Mi 11i

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Mi 11i bertumpu pada Snapdragon 888, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 108 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 29 ini dibekali sistem operasi Android 11, MIUI 12 dan layar berukuran 6.67″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Mi 11i. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Celestial Silver, Frosty White, Cosmic Black) dan memiliki body berdimensi 163.7 x 76.4 x 7.8 mm (6.44 x 3.01 x 0.31 in) dengan berat 196 g (6.91 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Mi 11i

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 888 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 680 & 3×2.42 GHz Kryo 680 & 4×1.80 GHz Kryo 680) dan prosesor grafis / GPU Adreno 660. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4520 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.67″ Inch dengan jenis Super AMOLED, 120Hz, HDR10+, 1300 nits (peak). Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Mi 11i sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, color spectrum, barometer, .

Kamera Xiaomi Mi 11i

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Mi 11i :

  • 108 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.52″, 0.7µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 119˚ (ultrawide)
    5 MP, f/2.4, 50mm (macro), 1/5.0″, 1.12µm.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 108 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 3240p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 20 MP, f/2.5, (wide), 1/3.4″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps, 720p@120fps.

Xiaomi Mi 11 Pro

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Pro bertumpu pada Snapdragon 888, 8/12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 50 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 29 ini dibekali sistem operasi Android 11, MIUI 12.5 dan layar berukuran 6.81″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Mi 11 Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Green, Purple) dan memiliki body berdimensi 164.3 x 74.6 x 8.5 mm (6.47 x 2.94 x 0.33 in) dengan berat 208 g (7.34 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 888 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 680 & 3×2.42 GHz Kryo 680 & 4×1.80 GHz Kryo 680) dan prosesor grafis / GPU Adreno 660. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.81″ Inch dengan jenis AMOLED, 1B colors, 120Hz, HDR10+, 1500 nits (peak). Resolusi layarnya 1440×3200 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass Victus,Dolby Vision. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Mi 11 Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with tri-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Xiaomi Mi 11 Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Mi 11 Pro :

  • 50 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1/1.12″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
    8 MP, 120mm (periscope telephoto), PDAF, OIS, 5x optical zoom
    13 MP, f/2.4, 16mm, 123˚ (ultrawide).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 50 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4320p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 20 MP, 27mm (wide), 1/3.4″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30/60fps, 720p@120fps, gyro-EIS.

Xiaomi Mi 11 Ultra

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Ultra bertumpu pada Snapdragon 888, 8/12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 50 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 29 ini dibekali sistem operasi Android 11, MIUI 12.5 dan layar berukuran 6.81″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Mi 11 Ultra. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Ceramic White, Ceramic Black) dan memiliki body berdimensi 164.3 x 74.6 x 8.4 mm (6.47 x 2.94 x 0.33 in) dengan berat 234 g (8.25 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass Victus), ceramic back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Ultra

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 888 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 680 & 3×2.42 GHz Kryo 680 & 4×1.80 GHz Kryo 680) dan prosesor grafis / GPU Adreno 660. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 256GB/512GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.81″ Inch dengan jenis AMOLED, 1B colors, 120Hz, HDR10+, 900 nits, 1700 nits (peak). Resolusi layarnya 1440×3200 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass Victus,Dolby Vision. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Mi 11 Ultra sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with tri-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Xiaomi Mi 11 Ultra

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Mi 11 Ultra :

  • 50 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1/1.12″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, Laser AF, OIS
    48 MP, f/4.1, 120mm (periscope telephoto), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, OIS, 5x optical zoom
    48 MP, f/2.2, 12mm, 128˚ (ultrawide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 50 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4320p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 20 MP, f/2.2, 27mm (wide), 1/3.4″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30/60fps, 720p@120fps, gyro-EIS.

Indosat Jual Menara Ke Digital Colony Senilai Rp.10.8 Triliun?

0

Telko.id – Indosat Ooredoo atau Indosat jual menara. Hal ini sudah diumukan sejak Februari 2021 lalu. Dan, kondisi nya saat ini, disebut-sebut sudah mendekati kesepakatan untuk menjual sekitar 4.000 menara nya ke Digital Colony.

Transaksi itu sendiri, kabar nya bisa mencapai 700US$ atau sekitar Rp 10,8 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.400 per US$.

“Digital Colony sendiri berencana untuk membeli aset menara melalui Edgepoint Infrastructure, kemitraan yang baru-baru ini dibentuk oleh mantan Edotco Group Sdn. Chief Executive Officer Suresh Sidhu,” seperti dikutip dari Bloomberg Selasa (30/3/2021).

Kabarnya, kesepakatan Indosat jual menara tersebut baru akan dicapai beberapa minggu setelah perusahaan tersebut mengatakan sedang dalam tahap awal menjajaki penjualan sekitar 4.000 menara, tanpa menyebutkan pembeli potensial.

Walau demikian, dalam beberapa informasi yang beredar, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dan Sarana Menara Nusantara (TOWR) merupakan calon pembeli kuat 4.000 menara tersebut.

Indosat jual menara ini memang bukan yang pertama. Pada 2019 lalu, Indosat juga sudah lebih dulu melepas 3.100 menaranya kepada Mitratel dan Protelindo dengan nilai total Rp6,39 triliun. Mitratel mengambil 2.100 menara, sedangkan 1.000 menara lainnya diambil alih oleh Protelindo senilai Rp1,95 triliun.

Nah, nama Digital Colony ini baru-baru ini saja terdengar. Memang, infrastruktur digital, termasuk menara telekomunikasi, pusat data, dan fiber, telah menjadi tempat investasi utama di tengah peluncuran teknologi global dan Digital Colony telah menjadi pemain aktif dalam konsolidasi infrastruktur telekomunikasi di Asia. Bahkan, Edgepoint dapat mengumpulkan 20.000 hingga 50.000 menara dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.

Digital Colony adalah anak perusahaan Colony Capital Inc yang didirikan oleh Tom Barrack. Kini mulai beralih dengan berinvestasi di infrastruktur komunikasi global dari real estate tradisional. Setidaknya, perusahaan ini yang kini dipimpin oleh Marc Ganzi, sebagai Chief Executive Officer Colony menargetkan dana sebesar $ 6 miliar untuk belanjar infrastruktur.

Dana tersebut akan disalurkan melalui tiga platform investasi yang dibentuknya. Termasuk satu yang dijuluki Edgepoint yang berfokus pada akuisisi menara Asia Pasifik yang dipimpin oleh mantan CEO Edotco Group Sdn Bhd. Suresh Sidhu. (Icha)

Telkomsel Gandeng Lionsgate Play Hadirkan Konten Video Premium

0

Telko.id – Telkomsel Gandeng Lionsgate Play untuk hadirkan konten video premium. Hal ini merupakan kelanjutan dari pengumuman yang pernah disampaikan Januari lalu di mana Lionsgate Play bersama STARZ, platform streaming dan berlangganan konten global premium yang berbasis di Asia Selatan, telah menjalin kemitraan strategis dengan Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, yang diumumkan secara resmi pada 26 Maret 2021 lalu.

Dengan Telkomsel gandeng Lionsgate Play ini, pelanggan Telkomsel dapat segera menikmati akses terhadap rangkaian film Lionsgate kenamaan seperti “The Hunger Games”, “The Twilight Saga”, dan “Now You See Me”, serial televisi populer dari Lionsgate dan STARZ seperti “Mad Men”, “Power”, dan “The Spanish Princess”, film-film pemenang Academy Award® dari berbagai studio film lainnya seperti “The Aviator” dan “Babel”, serta serial orisinal pertama di Indonesia, yang seluruhnya dapat dinikmati melalui beragam opsi pembayaran.

Mulai dari Data Pack Linked Access dan Premium Data Bundle hingga Direct Carrier Billing. Khusus untuk Premium Data Bundle, penawaran pilihan tersebut akan disertai kuota data dari Telkomsel, dengan tetap menawarkan harga yang terjangkau. Pelanggan Telkomsel dapat menikmati penawaran premium ini dalam waktu dekat.

Menariknya, pelanggan Telkomsel dapat melihat koleksi film Lionsgate Play melalui MAXstream, layanan streaming video terdepan dari Telkomsel. MAXstream sendiri terus memantapkan posisinya sebagai platform video terbesar di Indonesia, sekaligus menjadi ujung tombak bagi Telkomsel sebagai “The Home of Entertainment” untuk seluruh lapisan masyarakat.

Pelanggan Telkomsel pun dimungkinkan untuk menonton lebih banyak tayangan #sinemaspektakuler dengan ragam pilihan paket data, seperti paket data Add-On MAXstream, MAXstream Gala, dan GigaMAX, yang dapat diaktifkan secara langsung di aplikasi MyTelkomsel dengan harga mulai dari Rp15.000.

Managing Director of South Asia and Networks – Emerging Markets Asia Rohit Jain mengatakan, “Kami merasa senang dapat berkolaborasi bersama Telkomsel yang merupakan perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan jangkauan jaringan dan distribusi konten yang begitu luas, sehingga dapat mengembangkan penawaran dari Lionsgate Play akan konten premium yang menarik dan telah dikurasi sedemikian rupa untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan bersama kami. Kemitraan ini pun semakin menegaskan peran penting dari perusahaan telekomunikasi dalam membentuk era konten digital. 

Nirwan Lesmana, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, turut menyambut kolaborasi bersama Lionsgate Play dengan gembira. “Kami sangat antusias akan kolaborasi ini. Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel terus berkomitmen untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup digital dengan secara konsisten menghadirkan layanan berbasis digital yang customer-centric, sekaligus memperkuat peran Telkomsel sebagai The Home of Entertainment bagi masyarakat Indonesia, yang terus bergerak maju membuka lebih banyak akses terhadap hiburan digital berkualitas dunia”.

Nirwan juga menambahkan bahwa sejumlah film kenamaan dari Lionsgate Play akan mengakomodasi kebutuhan dan permintaan dari pelanggan lebih jauh lagi, serta meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menikmati konten #sinemaspektakuler melalui platform MAXstream, yang didukung dengan konektivitas digital terdepan yang secara berkelanjutan terus memperkuat ekosistem layanan digital dari Telkomsel.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman menonton terbaik bagi pelanggan di Indonesia melalui beragam pilihan akses untuk menonton, dan tidak ada cara yang lebih baik untuk mewujudkannya selain dengan berkolaborasi bersama mitra sekelas Telkomsel yang benar-benar memahami pelanggan Indonesia,” ucap Guntur Siboro, General Manager, Lionsgate Play Indonesia.

Guntur juga menambahkan bawha Kolaborasi ini baru permulaan, yang nantinya akan diikuti oleh lebih banyak perkembangan menarik yang telah kami rencanakan untuk beberapa bulan ke depan. Stay tuned! (Icha)