Telko.id – Jaringan XL Axiata, baik untuk telekomunikasi maupun data, telah disiapkan guna menghadapi masa libur panjang Lebaran tahun ini. Apa yang dipersiapkan?
Dalam masa liburan sekira satu pekan tersebut, XL Axiata telah melakukan persiapan jaringan meliputi antara lain meningkatkan kapasitas hingga 2x dari kondisi hari normal, optimisasi di area pemukiman serta lokasi tujuan wisata. Peningkatan kualitas jaringan juga dilakukan di sepanjang jalur transprortasi darat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi.
Selain itu, skenario rekayasa jaringan juga telah disiapkan jika terjadi kepadatan trafik di suatu lokasi. Termasuk dalam persiapan ini adalah pengerahan sekitar 40 unit Mobile BTS (MBTS) di berbagai lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik,
“Jauh-jauh hari kami sudah menyiapkan secara cermat jaringan telekomunikasi dan data untuk kebutuhan Lebaran ini. Meskipun ada larangan mudik, namun trafik kemungkinan tetap akan naik secara signifikan seperti Lebaran tahun lalu. Kami memperkirakan trafik akan meningkat sekitar 20% di layanan data. Layanan streaming video/musik, instant messenger, gim, dan media sosial akan mendominasi. Selain itu, layanan video conference dan video call akan naik sebagai saranan bersilaturahmi karena banyak pelanggan yang tidak bisa mudik dan berkunjung ke sanak family,” ungkap I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata.
Gede menambahkan, persiapan jaringan lainnya adalah berupa pengaturan trafik internet ke arah upstream arah Malaysia dan Australia menjadi 1,5x dan menggunakan 2 exchange Singapura dan Australia.
Selanjutnya, tim XL Axiata juga telah mengidentifikasi sekitar 800 titik lokasi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat antara lain pusat perbelanjaan dan lokasi wisata serta tempat ibadah. Meski ada larangan mudik, optimisasi jaringan juga tetap dilakukan di sepanjang jalur tol Jawa dan Sumatera, bandar udara, terminal bus antarkota, pelabuhan penyeberangan, stasiun kereta.
Selain itu, XL Axiata tetap memastikan kualitas jaringan di semua wilayah layanan, termasuk di berbagai kota dan area yang selama ini dikenal sebagai tujuan utama mudik. Meskipun kemungkinan tidak akan seramai saat lebaran sebelum pandemi, namun XL Axiata tetap melakukan antisipasi agar setiap kebutuhan pelanggan atas layanan telekomunikasi dan data tetap terpenuhi secara maksimal.
Bahkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik tetap disiapkan manakala terjadi kepadatan di suatu area. Dengan demikian, lonjakan trafik di suatu lokasi tidak akan menyebabkan congestion yang bisa menurunkan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Kami juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi accident yang tidak terduga, seperti misalnya banjir, gempa bumi, dan sebagainya yang sifatnya bencana alam atau juga karena factor teknis, yang berpotensi menyebabkan terputusnya jaringan. Untuk itu, tim kami di lapangan akan stanby 24 jam selama masa libur ini, selain juga ada tim yang terus memantau kondisi jaringan di seluruh wilayah layanan XL Axiata melalui pusat monitoring kualitas layanan XL Axiata – Customer Experience and Service Operation Center (CE&SOC) yang berada di kantor pusat di Jakarta,” tambah Gede.
Pada tahun lalu, libur Lebaran telah meningkatkan penggunaan layanan telekomunikasi dan data yang cukup signifikan, yaitu rata-rata meningkat sekitar 25%. Dari jenis layanan, kenaikan trafik tertinggi ada pada akses ke layanan instant messaging, video call atau video conference, social network service, dan streaming (gim, video, musik, film).
Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak 56,02 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 147 ribu BTS, termasuk lebih dari 57 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 458 kota/ kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (Icha)
Telko.id – IDCamp 2021 atau Indosat Ooredoo Digital Camp kembali diselenggarakan. Ajang ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi di bidang digital khususnya yang memiliki sertifikat keahlian dan diakui secara global yang kini kian meningkat.
Peningkatan tersebut tidak lepas dari kondisi perekonomian global yang mengalami disrupsi signifikan dengan adanya pandemi Covid-19 dimana hampir semua aktivitas harus bisa dilakukan dari jarak jauh secara daring.
Lewat IDCamp 2021 ini, Indosat Ooredoo membagikan puluhan ribu beasiswa belajar coding secara daring yang sepenuhnya gratis dan inklusif, untuk melahirkan talenta digital baru Indonesia yang siap langsung bekerja.
Pandemi telah mendorong percepatan pemanfaatan teknologi digital di Indonesia, diantaranya pada sektor Pendidikan, Kesehatan, Perdagangan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Hampir semua orang kini merasa nyaman bekerja, belajar, dan mencari hiburan dari rumah.
Berbagai perusahaan pun seakan berpacu dengan waktu untuk segera meluncurkan solusi digital mereka agar keberlangsungan bisnis dapat terus terjaga. Melalui kurikulum pelatihannya yang didesain sesuai kebutuhan industri global, IDCamp siap menyuplai kebutuhan talenta digital baru yang sangat dibutuhkan Indonesia saat ini, seperti developer mobile application, front-end, back-end, dan machine learning.
Dukungan terhadap visi dan misi IDCamp turut diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.
“Berbagai lowongan pekerjaan pada bidang programmer atau developer semakin mendominasi situs pencari kerja. Diperkirakan pada 2025 akan ada lebih dari 6 juta potensi lapangan pekerjaan dari industri digital. Saat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah, swasta, asosiasi, dan komunitas untuk memenuhi kebutuhan talenta digital Indonesia. Satu semangat dengan Kemenparekraf sebagai salah satu upaya untuk mencetak talenta digital pada bidang programming yang berdaya saing di tingkat global, Indosat Ooredoo sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia diharapkan dapat mengambil peran mencetak para talenta digital di Indonesia yang siap bersaing secara global,” ungkap Sandiaga.
Dalam kesempatan yang sama, President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan, “Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Indosat Ooredoo selalu berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dalam membangkitkan perekonomian nasional melalui pemanfaatan teknologi terbaru dan penguasaan keterampilan bahasa masa depan. Untuk menjawab tantangan itu, kami kembali meluncurkan IDCamp sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan di pilar Pendidikan Digital. Kami percaya lulusan IDCamp akan menguasai hard skill coding berstandar global yang ditunjang dengan soft skill etos kerja yang sangat dibutuhkan dalam berkarir di industri digital saat ini.”
Dalam 2 tahun pertama penyelenggaraannya, IDCamp berhasil mendapatkan animo yang sangat luar biasa dari anak muda Indonesia. Dari target awal sebanyak 10 ribu peserta per tahun, tercatat sudah ada 64.710 peserta yang mengikuti kelas pelatihan IDCamp secara daring pada tahun 2019 dan 2020, atau lebih dari 3 kali lipat dari yang ditargetkan. Sebanyak 1.318 diantaranya merupakan developer dengan disabilitas dan 22.9% diantaranya adalah developer perempuan.
Kini IDCamp kembali hadir dengan tambahan 2 alur belajar developer dan 1 kelas khusus Augmented Reality (AR) Creator. Peserta IDCamp 2021 bisa mendapatkan sertifikat global dengan 5 level keahlian mulai dari tingkat dasar, pemula, menengah, ahli, dan profesional di 7 bidang pemrograman, yaitu Android, Front-End Web, iOS, Machine Learning, Back-End, Multi Apps Platform, dan AR Creator.
Batas waktu pendaftaran beasiswa adalah mulai 7 Mei sampai dengan 21 Juli 2021. Setelah sukses terdaftar, peserta bisa langsung memulai pelatihan tingkat dasar dan pemula secara online sampai dengan 28 Juli 2021. Sementara itu, untuk pelatihan online tingkat menengah sampai profesional akan dimulai sejak 4 Agustus 2021 sampai dengan 11 Mei 2022.
Selain menggunakan konsep pelatihan daring, tahun ini IDCamp juga akan memberikan beasiswa belajar coding khusus melalui pelatihan tatap muka secara virtual. Guru SMA/SMK dan developer dengan disabilitas terpilih akan diajarkan materi pemrograman Front-End Web oleh master trainer yang sudah memiliki sertifikat developer tingkat ahli. Rencananya pelatihan beasiswa khusus tersebut akan digelar pada bulan November dan Desember 2021.
“Banyak dari lulusan IDCamp yang bisa langsung merasakan manfat dari beasiswa ini. Salah satunya adalah lebih percaya diri dalam melamar pekerjaan dengan bermodalkan sertifikat keahlian yang mereka miliki. Kami percaya bahwa para lulusan IDCamp nantinya dapat menjadi talenta-talenta muda digital terbaik Indonesia yang siap bersaing secara global,” tutup Ahmad.
Pendaftaran IDCamp 2021 dapat dilakukan melalui situs web resmi idcamp.indosatooredoo.com. Informasi terbaru juga bisa diperoleh melalui media sosial Instagram @idcamp, Facebook IDCamp Indosat Ooredoo, dan Twitter @idcamp_indosat. Peserta juga dapat menghubungi alamat email resmi idcamp@indosatooredoo.com untuk bertanya lebih lanjut terkait IDCamp 2021. (Icha)
Telko.id – Spesifikasi Oppo K9 bertumpu pada Snapdragon 768G 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, May 06 ini dibekali sistem operasi Android 11, ColorOS 11.1 dan layar berukuran 6.43″ Inch.
Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo K9. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.
Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Aurora) dan memiliki body berdimensi 159.1 x 73.4 x 7.9 mm (6.26 x 2.89 x 0.31 in) dengan berat 172 g (6.07 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).
Spesifikasi Oppo K9
Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 768G 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.8 GHz Kryo 475 Prime & 1×2.4 GHz Kryo 475 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 475 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 620. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4300 mAh.
Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.43″ Inch dengan jenis Super AMOLED, 90Hz, 430 nits (typ), 750 nits (peak). Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.
Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo K9 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .
Kamera Oppo K9
Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo K9 :
Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?
Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.4, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.
Telko.id – Spesifikasi Infinix Hot 10T bertumpu pada Helio G70, 4 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, May 04 ini dibekali sistem operasi Android 11, XOS 7.6 dan layar berukuran 6.82″ Inch.
Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix Hot 10T. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.
Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Purple, Morandi Green, Heart of Ocean) dan memiliki body berdimensi 171.5 x 77.5 x 9.2 mm (6.75 x 3.05 x 0.36 in) dengan berat -. Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).
Spesifikasi Infinix Hot 10T
Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Helio G70 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A75 & 6×1.7 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 2EEMC2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.
Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.82″ Inch dengan jenis IPS LCD. Resolusi layarnya 720×1640 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.
Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix Hot 10T sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .
Kamera Infinix Hot 10T
Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix Hot 10T :
48 MP, (wide), PDAF
2 MP
Third, unknown camera.
Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?
Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual-LED flash dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.
Telko.id – Hutchison 3 Indonesia (Tri) terus menghadirkan jaringan 4.5G pro terbaik kepada pelanggan. Kami melakukan uji jaringan di beberapa kota di Pulau Jawa untuk mengetahui kualitas jaringan Tri Indonesia.
Uji jaringan Tri ini dilakukan di 4 kota yaitu Cirebon, Semarang, Solo dan Yogyakarta. Kami memilih keempat kota tersebut karena keempat mewakili kota-kota besar di wilayah Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Selain itu uji jaringan juga dilakukan di beberapa jalur tol seperti Tol Cikopo – Palimanan, Tol Semarang – Batang, Tol Semarang – Solo dan Tol Pejagan – Pemalang.
Keempat jalur tol tersebut merupakan jalur yang sering dilalui oleh masyarakat yang ingin berkunjung ke Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta serta kota-kota lain di Pulau Jawa.
Uji jaringan dilakukan sejak tanggal 20 April 2021 hingga 22 April 2021. Pengujian jaringan Tri Indonesia menggunakan perangkat Samsung Galaxy S21 dan aplikasi uji jaringan pendukung seperti Speedtest, Network Cell Info dan OpenSignal.
Adapun mekanisme uji jaringan dilakukan dalam 2 cara. Pertama melakukan uji jaringan menggunakan aplikasi dan kedua dengan simulasi bermain game PUBG Mobile, streaming video dan streaming audio.
Lantas, bagaimana hasil uji jaringan Tri Indonesia di beberapa kota di Pulau Jawa. Berikut ini hasilnya:
Uji Jaringan di Jalan Tol
Ketika mengunjungi beberapa kota di pulau Jawa, tim Telset melewati beberapa jalur tol yang biasanya dilalui saat kalian ingin berkunjung ke beberapa kota di Jawa seperti Cirebon, Semarang, Solo ataupun Yogyakarta.
Kami melewati jalur Tol Cikopo – Palimanan, Tol Semarang – Batang, Tol Semarang – Solo dan Tol Pejagan – Pemalang. Di jalur tol tersebut kami melakukan uji jaringan menggunakan aplikasi serta serta pengalaman streaming video dan bermain mobile game.
Pengujian ini dilakukan karena selama perjalanan, kalian sering mengakses jaringan internet untuk streaming video atau bermain game menjadi obat untuk melawan bosan. Lalu bagaimana hasil uji jaringan Tri Indonesia di jalan tol?
Saat melintasi jalur Tol Cikopo – Palimanan berdasarkan uji jaringan menggunakan Speedtest kecepatan unduh Tri mencapai 11 Mbps dan kecepatan unggahnya mencapai 6,19 Mbps. Hasil berbeda terjadi saat menggunakan OpenSignal dimana kecepatan unduh Tri sekitar 15,5 Mbps, kecepatan unggah 6,25 Mbps dengan latensi 31 miliseconds (ms).
Masih menggunakan aplikasi OpenSignal, hasil uji video menunjukan bahwa pemuatan video mencapai 0,9 second atau detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran 95% sangat baik untuk video. Adapun hasil uji jaringan menggunakan Network Cell Info kecepatan unggah mencapai 34,2 Mbps dan unduh 10,8 Mbps.
Uji jaringan selanjutnya adalah Jalan Tol Semarang – Solo. Jalan bebas hambatan ini sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin berkunjung ke Kota Solo, Yogyakarta ataupun Salatiga. Di Semarang – Solo kami melakukan uji jaringan menggunakan Speedtest, Network Cell Info dan OpenSignal.
Hasil pengujian menggunakan Speedtest menunjukan kecepatan unduh Tri terbilang tinggi yakni mencapai 63,7 Mbps dan kecepatan unggahnya mencapai 2,87 Mbps. Hasil kecepatan unduh dan unggah berdasarkan Network Cell Info sekitar 34,2 Mbps dan 10,8 Mbps.
Hasil serupa juga ditunjukan saat kami menggunakan OpenSignal dimana kecepatan unduh mencapai 11,3 Mbps, kecepatan unggah 7,62 Mbps dengan latensi 48 ms. Masih di aplikasi OpenSignal hasil kecepatan pemuatan adalah 0,7 detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran sangat baik atau 96%.
Terakhir adalah Tol Pejagan – Pemalang. Di jalur tol ini hasil uji jaringan menggunakan Speedtest menunjukan kecepatan unduh Tri mencapai 24,1 Mbps dan kecepatan unggah mencapai 18,8 Mbps.
Hasil yang tidak jauh berbeda saat melakukan uji jaringan menggunakan Network Cell Info. Kecepatan unduh Tri mencapai 17,8 Mbps dan kecepatan unggah 20,6 Mbps. Terakhir saat menggunakan aplikasi OpenSignal, kecepatan unduh mencapai 29,1 Mbps dan kecepatan unggah 17,7 Mbps.
Mengenai hasil uji video, kecepatan pemuatan Tri adalah 1,5 detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran juga sangat baik.
Hasil pengujian yang dilakukan di berbagai jalur tol tersebut juga dilakukan lewat mekanisme simulasi bermain game dan streaming video di YouTube. Hasilnya proses bermain game seperti PUBG Mobile dan streaming video sangat lancar dan tidak buffering atau ngelag.
Kami dapat menyelesaikan game dan video dengan nyaman karena tidak ada gangguan selama melakukan 2 aktivitas tersebut.
Uji Jaringan di Kota Cirebon
Cirebon adalah salah satu kota terkenal di Jawa Barat. Secara geografis Cirebon memiliki luas wilayah 37,36 km² dengan penduduk sekitar 316.277 jiwa jika merujuk pada hasil sensus BPS di tahun 2018.
Wilayah yang berjuluk “Kota Udang” ini memiliki beberapa Point of Interest (POI) yang merupakan tempat wisata atau area publik seperti Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon, Keraton Kasepuhan Cirebon, Taman Wisata Goa Sunyaragi Cirebon, Pantai Kejawan, Stasiun Kejaksaan Cirebon dan lain sebagainya.
Dari sekian POI yang ada, Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon menjadi salah satu POI yang banyak dikunjungi oleh masyarakat disana. Alun-alun ini beralamat di Jalan RA Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.
Luas Alun-Alun Kota Cirebon sekitar 1 hektar dan menjadi tempat favorit masyarakat untuk berkumpul karena tempatnya yang cukup sejuk dan strategis. Alun-alun ini dekat dengan Masjid Raya At Taqwa, Balai Kota Cirebon, Stasiun Cirebon dan Pusat Grosir Cirebon.
Di Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon, kami melakukan uji jaringan Tri Indonesia menggunakan aplikasi Speedtest, OpenSignal dan Network Cell Info. Selain itu kami juga melakukan streaming video dan bermain game di area publik tersebut.
Hasil uji jaringan menggunakan Speedtest menunjukan kecepatan unduh Tri mencapai 11,5 Mbps dan kecepatan unggah mencapai 18,1 Mbps. Hasil serupa juga ditunjukan oleh aplikasi Network Cell Info yang mencatat bahwa kecepatan unduh Tri mencapai 11,3 Mbps dan kecepatan unggah 22 Mbps.
Sedangkan saat menggunakan OpenSignal hasilnya kecepatan unduh Tri sekitar 13,4 Mbps, kecepatan unggah 12,8 Mbps dengan latensi 30 ms. Hasil uji video di OpenSignal juga menunjukan bahwa kecepatan pemuatan 1 detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran sangat baik di angka 94%.
Hasil uji jaringan ini sejalan dengan pengalaman maksimal saat kami melakukan simulasi bermain game dan streaming video di tempat tersebut. Semua berjalan dengan baik dan kami tidak mengalami buffering atau ngelag.
Uji Jaringan di Kota Semarang
Semarang merupakan salah satu kota besar di pulau Jawa. Semarang adalah ibu kota Provinsi Jawa Tengah yang memiliki luas wilayah 373,8 km² dan merujuk pada data BPS tahun 2019 jumlah penduduk di Semarang mencapai 1.786.113 jiwa.
Kota Semarang memiliki POI seperti Alun-Alun Semarang, Simpang Lima, Lawang Sewu, Tugu Muda Semarang, dan Stasiun Semarang Tawang, Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Lama Semarang dan lain sebagainya.
Salah satu tempat yang menjadi kawasan favorit masyarakat adalah kawasan sekitar Tugu Muda dan Lawang Sewu Semarang. Kawasan yang terletak di Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang ini menjadi destinasi favorit karena letaknya yang terletak di tengah-tengah kota Semarang.
Sebagai tempat favorit masyarakat untuk itu kami melakukan uji jaringan Tri Indonesia menggunakan aplikasi Speedtest, OpenSignal dan Network Cell Info. Selain itu kami juga melakukan streaming video dan bermain game di area publik tersebut.
Hasil uji jaringan menggunakan Speedtest menunjukan bahwa kecepatan unduh Tri mencapai kecepatan unduh 39,1 Mbps dan unggah 15,1 Mbps. Lalu hasil uji jaringan menggunakan Network Cell Info menunjukan kecepatan unduh Tri 13 Mbps dan kecepatan unggah 13,1 Mbps.
Sedangkan berdasarkan hasil uji jaringan menggunakan OpenSignal, kecepatan unduhnya 28,1 Mbps, kecepatan unggah 12,1 Mbps dengan latensi 42 ms. Adapun hasil uji video adalah kecepatan pemuatan 1,2 detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran sangat baik dengan angka 93%.
Hasil uji jaringan ini sesuai dengan pengalaman bermain game PUBG Mobile dan streaming video di kawasan tersebut. Semua proses berjalan dengan lancar tanpa buffering atau gangguan jaringan lainnya.
Di Semarang, kami juga melakukan uji jaringan di sekitar Jalan Pandanaran Semarang yang juga merupakan salah satu jalan yang sering dilalui oleh wisatawan atau warga lokal Semarang, karena disana banyak sekali penginapan dan pusat oleh-oleh seperti Bandeng Presto Juwana.
Hasil uji jaringan menggunakan Speedtest menunjukan bahwa kecepatan unduh Tri mencapai 21,5 Mbps dan kecepatan unggah 15,1 Mbps. Hasil yang tidak jauh berbeda juga ditunjukan oleh aplikasi Network Cell Info dengan kecepatan unduh 10 Mbps dan kecepatan unggah 11,7 Mbps.
Saat menggunakan OpenSignal kecepatan unduh sekitar 12,5 Mbps, kecepatan unggah 13,8 Mbps dengan latensi 40 ms. Hasil ini sejalan dengan uji video dimana hasil kecepatan pemuatan sekitar 0,8 detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran video sangat baik sekitar 96%.
Uji Jaringan di Kota Solo
Kota selanjutnya adalah Surakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Solo. Kota yang menjadi tempat kelahiran Presiden Joko Widodo ini merupakan kota dengan luas 44,04 km² dengan jumlah penduduk mencapai 575.230 merujuk pada sensus BPS 2019.
Di Solo terdapat beberapa POI yang memiliki trafik tinggi seperti Alun-Alun Kidul Surakarta, Kampung Batik Laweyan, Taman Balekambang, Stasiun Solo Balapan, Stadion Manahan Solo dan lain sebagainya.
Dari beberapa POI tersebut kami memilih Stasiun Solo Balapan yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi No. 112, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjasari, Kota Solo.
Stasiun Solo Balapan menjadi salah satu stasiun yang tersibuk karena menjadi stasiun yang dilalui KRL Jogja-Solo dan kereta jarak jauh.
Melalui Network Cell Info tercatat kecepatan unduh Tri adalah 11 Mbps dan kecepatan unggah 7,2 Mbps. Sedangkan merujuk pada OpenSignal, kecepatan unduhnya sekitar 10,4 Mbps dan kecepatan unggahnya 7,6 Mbps dengan latensi 28 Ms.
Kemudian hasil uji video OpenSignal adalah pemuatan 0,9 detik, tanpa buffering dan pemutaran sangat baik sekitar 95%. Selain itu kami juga melakukan streaming video dan bermain game PUBG Mobile di area publik tersebut.
Hasilnya kami tidak menemukan kendala seperti buffering atau ngelag saat mengakses jaringan dari Tri Indonesia.
Tempat selanjutnya untuk melakukan uji jaringan adalah Stadion Manahan Solo yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto No.1, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Stadion Manahan Solo adalah tempat favorit masyarakat Solo untuk olahraga dan berkumpul.
Sebagai tempat olahraga dan area untuk berkumpul, kami pun melakukan uji jaringan di Stadion Manahan Solo menggunakan aplikasi Speedtest, OpenSignal dan Network Cell Info.
Di Stadion Manahan Solo, hasil uji jaringan menggunakan Speedtest menunjukan bahwa kecepatan unduh Tri adalah 48,8 Mbps dan kecepatan unggah 21,3 Mbps. Lalu menggunakan Network Cell Info kecepatan unduh sekitar 28,5 Mbps dan kecepatan unggau 26,8 Mbps.
Di area olahraga ini hasil jaringan menggunakan OpenSignal menunjukan bahwa kecepatan internet untuk proses pengunduhan mencapai 40,6 Mbps, kecepatan pengunggahan 15,1 Mbps dengan latensi 26 ms. Hasil uji video yaitu pemuatan 0,6 detik, tanpa buffering dan pemutaran sangat baik sekitar 96%.
Uji Jaringan di Kota Yogyakarta
Kota terakhir adalah Yogyakarta. Kota Yogyakarta memiliki luas wilayah 46 km² dengan jumlah populasi mencapai 427.498 jiwa jika merujuk pada data BPS tahun 2019. Kota Yogyakarta adalah kota padat khususnya saat akhir pekan.
Baik warga asli Yogyakarta ataupun warga yang tinggal di lokasi sekitar Yogya seperti Sleman, Bantul dan Magelang sering mengunjungi kota tersebut untuk berbelanja atau mengunjungi tempat wisata.
Yogyakarta memiliki beberapa titik POI seperti Jalan Malioboro, Keraton Yogyakarta, Kampung Wisata Taman Sari, Monumen Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Pasar Bringharjo dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak POI di Yogya kami memilih Jalan Malioboro dan Stasiun Tugu.
Jalan Malioboro dipilih karena menjadi tempat masyarakat untuk berbelanja atau menikmati suasana kota. Jalan Malioboro memiliki panjang 2 km dan sepanjan jalan terdapat banyak toko batik serta makanan khas Yogyakarta.
Di Malioboro kami melakukan uji jaringan Tri Indonesia menggunakan aplikasi Speedtest, OpenSignal dan Network Cell Info. Hasil uji jaringan menggunakan Speedtest adalah kecepetan unduh Tri adalah 20,2 Mbps dan kecepatan unggahnya 3 Mbps.
Sedangkan hasil lebih besar ditunjukan oleh Network Cell Info dimana kecepatan unduh Tri sekitar 12,4 Mbps dan kecepatan unggahnya mencapai 23,1 Mbps. Hasil yang tidak jauh berbeda juga ditunjukan oleh aplikasi OpenSignal.
Menurut uji jaringan dari aplikasi ini kecepatan unduh Tri mencapai 48,9 Mbps dengan kecepatan unggah 4,78 Mbps dan latensi 38 ms. Mengenai uji video kecepatan pemuatannya adalah 1,7 detik, tanpa buffering dengan kualitas pemutaran sangat baik.
Tempat selanjutnya adalah Stasiun Tugu Yogyakarta yang terletak di di Jalan Ps. Kembang No. 77, Kelurahan Sosromeduran, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta.
Stasiun ini merupakan stasiun yang cukup padat karena tempat pemberhentian KRL Yogya-Solo dan kereta api jarak jauh. Selain itu kawasan stasiun juga dekat dengan berbagai lokasi wisata seperti Taman Pintar Yogyakarta, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dan lain sebagainya.
Ketika berada di Stasiun Tugu kami pun melakukan uji jaringan Tri Indonesia menggunakan aplikasi Speedtest, OpenSignal dan Network Cell Info. Hasil uji jaringan menggunakan Speedtest adalah kecepatan unduh Tri mencapai 13 Mbps dan kecepatan unggahnya 13,1 Mbps.
Lebih lanjut berdasarkan hasil Network Cell Info kecepatan unduh Tri sekitar 7,9 Mbps dan kecepatan unggahnya 11,2 Mbps. Hasil tidak jauh berbeda ditunjukan OpenSignal dimana kecepatan unduh mencapai 10,3 Mbps, kecepatan unggah 7,54 Mbps dan latensi 47 ms.
Adapun mengenai uji video kecepatan pemuatan Tri sekitar 0,7 detik, tanpa buffering dan kualitas pemutaran sangat baik sekitar 96%. Hasil ini sesuai dengan hasil uji jaringan dengan cara bermain game PUBG Mobile dan streaming video.
Saat bermain PUBG Mobile dan streaming video di YouTube menggunakan jaringan Tri, kami bisa melakukan kedua aktivitas tersebut dengan maksimal.
Kesimpulan
Berdasarkan uji jaringan yang kami lakukan, Tri mampu menghadirkan jaringan internet 4.5G Pro kepada pelanggan mereka dengan baik. Tri Indonesia mampu memberikan pengalaman internet terbaik kepada pelanggan di banyak kota khusus di Pulau Jawa mulai dari Cirebon hingga Yogyakarta.
Jaringan 4.5G Pro dari Tri juga memudahkan pelanggan untuk melakukan berbagai aktivitas seperti mengakses internet, update di media sosial, streaming video, bermain mobile game dan masih banyak lagi.
Jaringan Tri juga tidak hanya berfokus kepada pelanggan di kawasan perkotaan saja. Mereka juga memberikan jaringan 4.5G Pro di jalur tol sehingga membantu pelanggan saat melakukan navigasi atau menikmati konten hiburan di YouTube atau aplikasi lainnya.
Kesimpulannya, Tri Indonesia bisa menjadi pilihan utama bagi kalian yang ingin mendapatkan jaringan 4.5G Pro yang stabil untuk aktivitas sehari-hari. Jangkauannya juga sudah mencakup lebih dari 37,000 desa dengan 40juta pelanggan. (Adv)
Telko.id – Jaringan Xl Axiata tetap dipersiapkan mengadapi hari Raya Idul Fitri. Baik yang diperumahan, maupun jalur mudik. Walaupun pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Namun, tetap saja XL Axiata mempersiapkan jaringannya untuk menghadapi masa libur lebaran ini. Bukan apa-apa, operator ini memprediksikan akan tetap ada kenaikan trafik juga pada masa itu.
Setidaknya akan meningkat hingga 10% selama Ramadan dibandingkan trafik di hari biasa, dan akan meningkat lagi hingga 20% saat masuk di masa libur Lebaran.
Semua itu belajar dari tahun lalu juga. Dimana, trafik penggunaan layanan sepanjang Ramadan dan Lebaran mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan saat pandemi berlangsung dan berlaku pembatasan pergerakan masyarakat.
Kondisi itu juga yang membuat Telset.id bersama tim coba menjajal jaringan XL Axiata. Terutama di sepanjang jalur Pantai Utara atau Pantura yang menjadi jalur favorit masyarakat untuk mudik karena memang sudah ada jalan tol yang mempersingkat perjalanan.
Ada pun kota-kota yang tim Telset.id lalui untuk pengujian jaringan operator ini adalah Cirebon, Semarang, Solo dan Yogyakarta. Kenapa ketiga kota ini? Alasan pertama, Crebon menjadi kota yang kemungkinan besar akan disambangi ketika jalur pantura ini padat. Masyarakat yang mudik, mungkin masih jauh untuk sampai tujuan mudiknya dan membutuhkan istirahat. Dan kota ini menjadi salah satu yang menjadi tempat beristirahat.
Semarang, ini adalah salah satu kota yang membelah arus masyarakat yang mudik. Ada yang melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur dan ada juga yang menyebar di Jawa Tengah sendiri. Jadi, jaringan di kota ini pun harus tetap optimal saat mudik.
Solo dan Yogyakarta, kedua kota ini banyak diminati para pemudik. Bukan hanya yang memang pulang kampung nya ke kedua kota ini, tetapi juga masyarakat yang wisata atau sekedar singgah dalam perjalanan mudiknya.
Proses Uji Jaringan
Dalam uji jaringan XL Axiata ini, tim Telset.id menggunakan tiga aplikasi pendukung selain juga mencoba beberapa plaform yang kira nya banyak akan diakses oleh pemudik saat dalam perjalanan. Aplikasi pendukung itu adalah OpenSignal, Speed Test dan Network Cell Info. Sedangkan platform yang kami uji dalam perjalanan ini adalah nonton Youtube dan main game.
Sedangkan untuk perangkat yang digunakan dalam uji jaringan ini adalah Samsung Galaxy S21. Yang memiliki layar Dynamic AMOLED 2X FHD+ berukuran 6,2 inci dengan frame rate hingga 120Hz, RAM 8GB LPDDR5 dan baterai berkapasitas 4.000mAh. Masalah baterai ini penting karena dalam proses pengujian dilakukan seharian penuh. Dan akan sangat repot jika tidak didukung oleh baterai yang mumpuni. Selama pengujian, terbukti smartphone ini mampu bertahan dari pagi hari sampai malam hari dan tidak perlu repot mengisi baterai saat perjalanan.
Uji Jaringan di Jalan Tol
Untuk uji jaringan XL Axiata di jalan tol, yang pertama kali kami uji adalah jalur Cikopo Palimanan atau sering disebut dengan Tol Cipali. Hasil pengujian menggunakan aplikasi OpenSignal, untuk uji kecepatan, waktu unduh mencapai 39,2 Mbps, waktu unggah 12,0 Mbps dan Latensi nya 22ms. Sedangkan hasil uji video resolusi HD memiliki waktu 16,0 detik. Dengan pemuatannya 0.6 detik, tidak ada buffering dan pemutarannya 96,3%. Pencapaian ini sangat memuaskan.
Bagaimana dengan hasil uji menggunakan Aplikasi Speed Test dan Network Cell Info?
Untuk waktu unduh menggunakan aplikasi Speed test mencapai 20,7 Mbps dan waktu menggunggah mencapai 19,9 Mbps. Sedangkan pengujian menggunakan Network Cell Info waktu unduh atau download mencapai 4,5 Mbps dan waktu unggah mencapai 3,1 Mbps.
Selanjutnya untuk jalur Tol Trans Jawa ini, kami menguji juga di Rest Area KM 379 Jalan Tol Semarang Batang. Hasil uji coba menggunakan Aplikasi Opensignal, untuk kecepatan mengunduh mencapai 67,7 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 13,7 Mbps. Sedangkan untuk hasil uji video dengan resolusi HD pemuatannya hanya 0,6 detik saja, tanpa buffering dan pemutaran nya mencapai 96,1%.
Pengujian menggunakan aplikasi SpeedTest dan Network Cell Info, hasil nya juga tidak mengecewakan.
Untuk kecepatan mengunduh menggunakan SpeedTest mencapai 79,5 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 14,3 Mbps. Sedangkan, ketika diuji menggunakan Network Cell Info mencapai 41,1 Mbps dan mengunggahnya mencapai 11,0 Mbps.
Lanjut perjalanan melalui jalur Tol Semarang-Solo. Hasil uji coba menggunakan Aplikasi Opensignal, untuk kecepatan mengunduh mencapai 47,7 Mbps, kecepatan mengunggah mencapai 6,46 Mbps dan latensi nya 44 ms. Sedangkan untuk hasil uji video dengan resolusi HD pemuatannya hanya 0,6 detik saja, tanpa buffering dan pemutaran nya mencapai 96,2%.
Pada pengujian jaringan XL Axiata di Tol Semarang – Solo menggunakan aplikasi SpeedTest dan Network Cell Info, hasil nya juga tidak mengecewakan. Untuk kecepatan mengunduh menggunakan SpeedTest mencapai 41,6 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 20,8 Mbps. Sedangkan, ketika diuji menggunakan Network Cell Info mencapai 16,8 Mbps dan mengunggahnya mencapai 13,9 Mbps.
Nah, saat perjalanan pulang kearah Jakarta, kami mampir di Rest Area KM 260B Heritage-Banjaratma tepatnya di ruas Tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sekalian untuk istirahat dan membeli bahan bakar. Rest area ini layak dikunjungi karena unik, jadi kami menyakini juga area ini akan menjadi favorit para pemudik.
Rest Area KM 260B Heritage-Banjaratma
Kompleks seluas 10,6 hektar ini, dulu adalah Parbik Gula Banjaratma dengan bangunan utama seluas 1,4 hektar. Arsitektur asli nya banyak yang dipertahankan. Tumpukan batu bata berwarna merah yang menjadi dasar dinding bangunan membuat kesan artistic menjadi daya tarik sendiri. Baik pada bangunan utama maupun masjid yang ada di era itu. Instagramable deh.
Lalu, bagaimana kondisi jaringan XL Axiata diarea ini? Untuk pengujian menggunakan Opensignal, kecepatan mengunduh di area ini 3,32 Mbps, kecepatan mengunggah 12,7 Mbps dengan latensi 34 ms. Sedangkan untuk hasil uji video dengan kualitas HD, pemuatan hanya membutuhkan waktu 5,5 detik, tanpa buffering dan pemutaran 73,3%. Total durasi pengujian 20,9%.
Untuk hasil uji jaringan XL Axiata menggunakan aplikasi SpeedTest, kecepatan mengunduh mencapai 42,4 Mbps dan mengunggah mencapai 20,2 Mbps. Sedangkan pengujian menggunakan Network Cell Info, waktu mengunduh ata download mencapai 2,1 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 14,0 Mbps.
Saat digunakan untuk bermain games PUBG Mobile maupun memutar video streaming, semua nya berjalan lancar tanpa ada lag.
Uji Jaringan di Kota Cirebon
Kota Cirebon salah satu kota yang tim kami sambangi dalam uji jaringan kali ini. Kota dipesisir pantai yang berjarak sekitar 220,2 km dari Jakarta jika ditempuh menggunakan Tol Trans Jawa ini sering kali menjadi kota singgah bagi para pemudik. Maklum saja, jarang yang lumayan jauh itu, kalau tidak bawa supir cadangan akan terasa melelahkan juga.
Di kota Cirebon ini, kami menyempatkan bertandang ke Alun Alun Kejaksaan. Lapangan luas yang dulu nya hanya hamparan rumput saja, kini sudah selesai revitalisasinya dan akan semakin disempurnakan dengan spot-spot instagramable. Bangunan di area ini dibangun menggunakan batu bata merah yang terinspirasi dari gapura atau Candi Bentar.
Dengan wajah barunya ini, Alun Alun Kejaksaan kota Cirebon menjadi tempat masyarakat sekitar untuk melakukan ngabuburit sebelum berbuka puasa. Tempat yang nyaman dan bersih ini pun dilengkapi dengan warung-warung makanan yang berderet rapi disamping nya. Jika pun mau sholat, ada Masjid Raya At-Taqwa.
Sebagai pusat kegiatan masyarakat kota Cirebon, tentu jaringan yang ada di area ini harus optimal. Nah, hasil uji jaringan XL Axiata diarea ini menggunakan aplikasi Opensignal menunjukan bahwa kecepatan mengunduh mencapai 59,5 Mbps, kecepatan mengunggah16,3 Mbps dengan latensi 52 ms. Sedangkan untuk video berkualitas HD, waktu mengunggah nya 1,2 detik tanpa bafering dan pemutarannya 92,5%.
Bagaimana dengan hasil uji jaringan menggunakan Speedtest dan Network Cell Info? Untuk Speedtest kecepatan mengunduh mencapai 31,9 Mbps dan mengunggah mencapai 19,3 Mbps. Sedangkan pengujian menggunakan Network Cell Info, waktu mengunduh ata download mencapai 19,7 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 21,7 Mbps.
Dengan hasil uji coba itu, sesuai dengan ketika tim kami langsung memutar video maupun memainkan games PUBG Mobile. Semua nya lancar tanpa ada lag sama sekali.
Uji Jaringan di Kota Semarang
Kota Semarang adalah ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia sekaligus kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia. Kota ini juga menjadi kota yang akan memecah pemudik dari wilayah Jabodetabek maupun Jawa Barat ke Jawa Timur maupun berpencar ke kota lain di Jawa Tengah. Itu sebabnya, kami prediksikan, kota ini akan didatangi oleh banyak pemudik.
Di kota ini, Lawang Sewu menjadi landmark favorit karena memang arsitektur nya yang intagramable. Bangunan dulu adalah kantor pusat Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda ini memiliki banyak pintu. Itu sebabnya disebut dengan Lawang Sewu yang artinya adalah seribu pintu. Ini yang daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar maupun pemudik.
Apalagi, Lawang Sewu ini juga berdekatan dengan pusat oleh-oleh Pandanaran, banyak hotel berbintang serta berdekatan dengan kawasan Simpang Lima yang menjadi pusat pertemuan bagi masyaraka kala ngabuburit.
Sudah tentu, jaringan di wilayah ini juga harus optimal. Bagaimana dengan hasil uji jaringan XL Axiata dikawasan ini? Berdasarkan hasil uji jaringan menggunakan OpenSignal, di kawasan Pandanaran, tepat nya diseputaran Hotel Aston kecepatan waktu mengunduh 67,7 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 13,7 Mbps dan lantensi mencapai 35 ms.
Sedangkan untuk hasil uji video dengan kualitas HD, pemuatan hanya membutuhkan waktu 0,6 detik, tanpa buffering dan pemutaran 96,1%. Total durasi pengujian 16,0%.
Sedangkan berdasarkan hasil uji menggunakan SpeedTest, kecepatan mengunduh mencapai 79,5 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 14,3 Mbps. Hasil uji menggunakan aplikasi Network Cell Info, kecepatan mengunduh mencapai 41,1 Mbps dan kecepatan mengunggah mencapai 11 Mbps.
Geser sedikit, hasil uji jaringan di area Lawang Sewu menggunakan OpenSignal, kecepatan waktu mengunduh mencapai 13,1 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 4,28 Mbps dan lantensi mencapai 36 ms. Sedangkan untuk hasil uji video dengan kualitas HD, pemuatan hanya membutuhkan waktu 2,2 detik, tanpa buffering dan pemutaran 87,3%. Total durasi pengujian 17,7%.
Sedangkan untuk hasil uji menggunak SpeedTest, kecepatan mengunduh mencapai 56,6 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 8,85 Mbps dan lantensi mencapai 36 ms. Lalu, ketika diuji menggunakan Network Cell Info, kecepatan mengunduh mencapai 19,5 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 9,3 Mbps.
Uji Jaringan di Kota Solo
Kota selanjutnya yang kami sambangi adalah kota Solo. Di kota ini, area yang kami uji adalah Stasiun Balapan dan Stadion Manahan. Kedua area ini kami prediksikan akan terjadi lonjakan trafik karena banyak pemudik yang melakukan perjalanan menggunakan kereta dan berhenti di Stasiun Balapan. Sedangkan Stadion Manahan menjadi pusat berkumpul masyarakat setempat saat ngabuburit.
Untuk hasil uji jaringan XL Axiata di area Stasiun Balapan menggunakan OpenSignal, Kecepatan waktu mengunduh mencapai 22,4 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 9,61 Mbps dan lantensi mencapai 35 ms.Sedangkan untuk hasil uji video dengan kualitas HD, pemuatan hanya membutuhkan waktu 0,8 detik, tanpa buffering dan pemutaran 94,6%. Total durasi pengujian 16,3%.
Sedangkan untuk hasil uji menggunakan SpeedTest, kecepatan mengunduh mencapai 43,1 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 18,7 Mbps. Lalu, ketika diuji menggunakan Network Cell Info, kecepatan mengunduh mencapai 5,5 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 5,9 Mbps.
Uji Jaringan di Kota Yogyakarta
Kota selanjutnya yang kami sambangi untuk melakukan pengujian jaringan XL Axiata ini adalah Kota Yogyakarta. Kota yang sangat menarik perhatian bagi pemudik maupun para wisatawan lokal. Sebagai perwakilan dari kota ini, kami menguji di area Stasiun Tugu yang tidak jauh lokasi nya dengan Jalan Malioboro.
Untuk hasil uji jaringan XL Axiata di area Stasiun Tugu menggunakan OpenSignal, Kecepatan waktu mengunduh mencapai 35,6 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 20,4 Mbps dan lantensi mencapai 35 ms.Sedangkan untuk hasil uji video dengan kualitas HD, pemuatan hanya membutuhkan waktu 0,7 detik, tanpa buffering dan pemutaran 95,5%. Total durasi pengujian 16,2%.
Sedangkan untuk hasil uji menggunakan SpeedTest, kecepatan mengunduh mencapai 6,48 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 6,43 Mbps. Lalu, ketika diuji menggunakan Network Cell Info, kecepatan mengunduh mencapai 14,7 Mbps, kecepatan waktu mengunggah 25,1 Mbps.
Selama berada di area Stasiun Tugu, kami juga mencoba bermain game PUBG Mobile dan memutar video secara streaming. Hasilnya, semua nya berjalan lancar tanpa ada lag.
Kesimpulan
Berdasarkan uji jaringan yang kami lakukan, sepanjang jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta sampai Solo, kemudian dilajutkan ke beberapa kota diantaranya, semua jaringan XL Axiata manteng terus. Tidak ada keluhan selama perjalanan dan selama pengujian ini dilakukan. Artinya, jaringan operator ini siap menghadapi lonjakan trafik menghadapi masa mudik maupun selama bulan Ramadhan ini. (Icha)
Telko.id – Oppo Find X3 Pro diklaim sebagai smartphone satu-satu nya dengan fitur Microlens yang mampu memotret detail layaknya mikroskop. Bagaimana tidak, kemampuan memperbesar tampilan nya bisa sampai 30 kali lipat dengan optical zoom dan 60 kali lipat dengan hybrid zoom yang tentu saja mampu menghasilkan fotografi mikroskopis yang melampaui fotografi makro.
“Manusia memiliki rasa keingintahuan yang besar terutama pada dunia yang belum terjangkau hingga mendorong kita mampu menjelajah samudera terdalam atau berpetualang di luar angkasa. Hal inilah yang menginspirasi Oppo Find X3 Pro menjadi pionir dalam menghadirkan fitur kamera mikrolens, untuk memberikan pemahaman mikroskopis yang lebih baik dalam pengembangan teknologi fotografi smartphone,” ungkap Patrick Owen, Chief Creative Officer Oppo Indonesia menjelaskan.
“Warna, bentuk, ukuran, skala, semuanya terlihat berbeda. Melihat sebuah benda dalam ukuran mikroskopis dapat mengajarkan kita tentang dunia yang kita tinggali saat ini, tentang alam yang biasa kita sepelekan, dan tentang teknologi yang kita gunakan setiap hari. Pengambilan gambar bersudut ultra lebar dan fotografi mikroskopis dengan pembesaran 60 kali lipat bukanlah sesuatu yang mustahil. Dengan Mirkolens, ukuran takkan lagi membatasi kreativitas atau keingintahuan seseorang,” tambah Patrick Owen.
Membuat lensa kamera mikroskopis dengan pembesaran 60 kali lipat bukanlah sesuatu yang mudah. Lensa dengan kemampuan pembesaran tinggi sangat sensitif terhadap bintik putih dan partikel debu. Partikel kecil ini dapat menurunkan kualitas foto karena pada saat mengambil gambar dengan pembesaran tinggi, partikel ini akan terlihat besar pula.
Menghadapi tantangan ini, Oppo belajar dari produsen kaca safir, produsen light guide, dan produsen kamera untuk memanfaatkan larutan pembersih khusus sehingga lensa Microlens 10 kali lebih tahan terhadap bintik-bintik kecil dan partikel debu.
Mengembangkan kamera Microlens membutuhkan metode pemasangan yang berbeda saat proses pembuatan smartphone. Pada level struktural, Oppo memasang modul mikroskop pada cover belakang smartphone, bukan pada motherboard.
Untuk menerangi bagian lensa mikroskop, Oppo Find X3 Pro dilengkapi dengan lensa safir dan ring light sebagai komponen eksterior kamera Microlens. Desainer Oppo harus mencari cara untuk tetap menjaga integritas struktural, estetika modul, dan tetap menghadirkan fungsi mikro-makro yang luar biasa.
Berbagai pertimbangan dalam mendesain modul Microlens harus benar-benar diperhatikan. Misalnya, eksterior smartphone harus berwarna hitam agar selaras dengan tampilan perangkat lainnya, tetapi ring light guide hitam dengan tingkat opasitas tinggi akan memengaruhi kemampuan lensa saat mengambil gambar pada jarak sangat dekat dengan tingkat pembesaran tinggi.
Dengan mengintegrasikan lensa besar dan light guide ganda tersembunyi, teknisi Oppo mampu mengatasi hambatan potensial dan mampu menyeimbangkan tampilan estetika smartphone dan kemampuan fotografi yang luar biasa.
Tinta semi-transparan digunakan pada light guide kamera sehingga perangkat tetap terlihat hitam dan memiliki kemampuan fotografi berkualitas. Membuat tinta yang digunakan pada Find X3 Pro tidaklah mudah. Tinta tersebut telah direvisi hingga 10 kali untuk menyempurnakan tingkat opasitasnya hingga sesuai dengan tampilan yang diinginkan.
Para teknisi pun telah mencoba lebih dari 20 desain berbeda ring light guide, sebelum akhirnya berhasil memutuskan desain ring light guide yang cocok dengan tampilan smartphone Find X3 Pro yang bernuansa luar angkasa dan telah menerima penghargaan berkat keindahannya yang memukau tersebut.
Mengapa ring light dan light guide sangat penting untuk Microlens pada Oppo Find X3 Pro? Kamera Microlens pada Find X3 Pro memiliki jarak fokus sekitar 3mm. Pada jarak fokus yang sangat rendah seperti ini, lensa akan menampung ambient light dalam jumlah besar yang kemudian diimbangi dengan light guide dan fill light, berbeda dengan kamera bersudut lebar.
Saat dipasangkan dengan ring light yang dirancang khusus, Microlens ini dapat menangkap gambar dengan terang, merata, memiliki keseimbangan warna yang akurat dan perspektif yang menakjubkan.
Ring light pada Find X3 Pro tidak menggunakan LED konvensional karena modul flash standar akan terlalu besar dan terang sehingga menghasilkan exposure yang tidak merata. Dengan menganalisa 50 skenario simulasi fotografi dengan fokus pada desain kamera dan pemilihan dua lampu LED, Oppo mampu memanipulasi dan menyesuaikan kisaran suhu warna dengan memasang ring light khusus pada Microlens untuk mencapai hasil pencahayaan yang tidak mungkin dihasilkan oleh LED tradisional.
“Dengan melihat kejernihan foto yang tak mungkin bisa ditangkap dengan kamera smartphone biasa, Find X3 Pro dapat menemani Anda menjelajahi dunia mikroskopis baru dan memotret kain, kulit, rambut, tanaman, hingga serangga kecil. Semua foto akan memiliki detil yang luar biasa dengan teknologi Mikrolens,” ujar Patrick.
Bahkan, jika dibandingkan dengan kamera andalan lainnya dalam hal fotografi wide dan ultra wide, tidak ada smartphone lain yang dapat menghadirkan pencitraan, kualitas, dan detil seperti Oppo Find X3 Pro.
So, tunggu kehadiran Oppo Find X3 Pro di Indonesia untuk merasakan sensasi dunia mikroskopis baru atau silakan kunjungi Oppo Gallery untuk mencoba fitur ini dan fitur unggulan lainnya. (Icha)
Telko.id – Sajadah Panjang, serial orisinal terbaru sepesial Ramadan yang baru saja dikeluarkan oleh MAXstream. Serial ini dibintangi oleh Donny Alamsyah, Cut Mini, Arbani Yasiz, Hasyakyla Utami, Raffi Sanjaya, Annisa Kaila, Ence Bagus dan Kiky Saputri. Serial tersebut akan tayang perdana pada 6 Mei 2021, eksklusif di aplikasi MAXstream setiap hari Senin dan Kamis.
“Kehadiran serial orisinal terbaru dari MAXstream ini menjadi bagian dari penguatan peran kami sebagai leading digital telco company untuk dapat memberikan konten hiburan digital yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pelanggan Telkomsel. Serial “Sajadah Panjang” kami produksi untuk mengajak penonton menggali lebih dalam makna keluarga yang sesungguhnya bertepatan dengan momen Ramadan & Idulfitri 1442 H,” ungkap Nirwan Lesmana, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel dalam peluncuran secara virtual hari ini (5/5/2021).
Sajadah Panjang bercerita tentang kisah Andhika (Donny Alamsyah) dengan keluarganya yang penuh cinta, yakni sang istri Aida (Cut Mini) serta tiga anaknya: Arya (Arbani Yasiz), Adinda (Hasyakila), dan Ariel (Rafi Sanjaya). Namun, kebahagiaan mereka berubah setelah Andhika memutuskan berhenti menjadi juru masak di kapal pesiar dan memulai bisnis, serta terungkapnya fakta bahwa ia memiliki istri kedua yang baru saja meninggal bernama Kartika.
Dari hasil pernikahannya dengan istri kedua, Andhika memiliki seorang anak bernama Aisyah (Annisa Kaila). Sebagai bapak yang bertanggung jawab, ia bersikeras untuk membawa Aisyah masuk ke dalam keluarga Aida dan anak-anaknya.
Lantas, apa yang dilakukan oleh Aida? Apakah keluarga ini dapat bertahan utuh dengan prahara yang datang? Temukan jawabannya dalam serial “Sajadah Panjang” dengan genre drama & family berjumlah 13 episode setiap hari Senin dan Kamis di aplikasi MAXstream.
“Sajadah Panjang” menjadi serial orisinal kedua dari MAXstream yang dirilis di 2021, setelah sebelumnya serial “20:21” tayang pada bulan Februari lalu.
Dalamproyek serial ini, Telkomsel berkolaborasi dengan rumah produksi OMG Metah Ganjil serta sineas muda Sondang Pratama sebagai sutradara. Serial ini merupakan salah satu program yang dihadirkan MAXstream untuk menyajikan keseruan nonton 1 hari 1 film bergenre religi selama 30 hari selama Ramadan.
Melengkapi serial ini, MAXstream juga meluncurkan original soundtrack berjudul “Sajadah Panjang” yang dibawakan oleh Yovie & Nuno bekerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia yang akan rilis terlebih dahulu di aplikasi Langit Musik yang di susul kemudian di seluruh platform music digital lainnya.
MAXstream terus memperkuat eksistensi dalam industri hiburan digital dengan konsisten menghadirkan konten hiburan yang berkualitas untuk seluruh pelanggan melalui produksi tayangan orisinal berupa serial, film maupun professional generated content.
Sejak 2018, MAXstream telah menghasilkan lebih dari 670 judul film dan serial orisinal, serta telah berkolaborasi dengan lebih dari 25 professional generated content untuk menyuguhkan beragam tayangan #sinemaspektakuler dan hiburan digital kelas dunia serta terus berkontribusi mendukung industri kreatif Indonesia.
“Kami berharap penayangan “Sajadah Panjang” ini dapat memberikan tontonan berkualitas, yang tidak hanya menghibur, namun juga memberikan nilai lebih bagi penontonnya. Melalui MAXstream, Telkomsel juga terus mempertegas komitmennya sebagai ‘The Home of Entertainment’ bagi pelanggan, seraya membuka kesempatan yang lebih luas bagi sineas lokal untuk berkarya dan menjadi wadah untuk mendukung kemajuan industri perfilman dan kreativitas anak bangsa,” tutup Nirwan. (Icha)
Telko.id – Inspirahub Web Station baru saja diperkenalkan. Ini merupakan solusi all in one dari online broadcast platform yang memungkinkan Anda untuk mengontrol sendiri. Tidak bercampur dengan entitas bisnis lain termasuk juga pesaing Anda.
“Tidak dipungkiri era transformasi digital saat ini, konten digital adalah hal yang sangat penting menjadi komunikasi marketing untuk sebuah entitas bisnis dan individu, baik profit oriented maupun non profit oriented. Dengan semakin seringnya kita membuat konten Live Streaming ataupun Video on Demand ( VOD ), tentunya perlu dibuat secara professional bukan asal-asalan,” ungkap Sugianto Kolim, Founder – Inspirahub.
Untuk diketahui bahwa Inspirahub Web Station menyerupai sebuah website yang memiliki kemampuan sebagai Broadcast Station dimana pemilik Web Station bisa melakukan aktifitas broadcast atau menayangkan video dalam bentuk : Live Stream, Video on Demand (VOD ), PODcast dan Audio Book.
Yang menjadi poin penting di layanan Inspirahub Web Station, pemilik Web Station ( provider ) yang adalah sebagai pemilik konten. Provider memiliki kontrol penuh atas konten maupun layanan iklan yang tayang di Web Station, bahkan bisa menggunakan sistem ticketing yang tersedia di Inspirahub Web Station
Jika selama ini sebuah institusi bisnis atau non bisnis eksis di salah satu platform online broadcast sharing, yang memiliki konsep social media seperti Youtube, tampilan konten videonya tidak eksklusif karena bercampur dengan video dan iklan dari pihak lain bahkan dari kompetitor anda yang bertebaran. Begitu juga dengan link channel, tak akan muncul nama domain khusus serta sejumlah pembatasan yang membuat penggunanya tidak memiliki kontrol atas kontennya di Youtube.
Kita seringkali juga menggunakan meeting platform untuk menyiarkan konten video seperti peluncuran produk baru, konser musik atau konten video live stream lainnya, dimana peruntukan meeting platform tidak untuk broadcast sehingga kualitas video tidak di standar broadcast.
Dengan Web Station kita bisa men ‘create’ Landing page untuk memberikan informasi atas event yang akan kita selenggarakan, apakah peluncuran produk baru, training, konser musik atau aktifitas broadcast lainnya, sehingga calon peserta / calon penonton bisa mereview dan merekomendasikan ke pihak lain yang bersangkutan.
Lebih lanjut Sugianto mengatakan bahwa fasilitas Web Station di Inspirahub didukung oleh engine yang powerful memungkinkan provider untuk melakukan Online Broadcast secara terkontrol dalam bentuk Live Stream, Video on Demand, PodCast dan Audio Book.
“Engine Inspirahub dilengkapi server dengan kemampuan broadcast video High Resolution 720P bahkan 1080p dan bisa di setting sesuai keperluan dan standar pengguna internet di Indonesia. Hal ini memungkinkan penggunanya melakukan Live Stream dengan kapasitas penonton atau viewer yang besar secara bersamaan dengan jumlah ratusan, ribuan, bahkan jutaan viewer sesuai kebutuhan dan kapasitas yang diperlukan provider. Live Stream Inspirahub juga memiliki fitur Stream Chat, chatting yang bisa dilakukan oleh viewer dan provider, dan antar viewer real time saat Live Streaming,” papar Sugianto.
Layanan kami, lanjut Sugianto sangat cocok untuk perusahaan yang berorientasi profit, non profit seperti perguruan tinggi, komunitas hobi, atau bagi Anda content creator yang ingin membangun komunikasi marketing melalui digital konten secara serius menggunakan platform Online Broadcast.
Karena “Inspirahub Web Station” membuat penggunanya lebih leluasa mendevelop broadcast station-nya.
Misalnya untuk pemasangan Ads atau iklan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan, tersedia template banner ads di template Inspirahub Web Station. Sedangkan platform lain, Ads atau iklan dikontrol oleh platform, seperti online broadcast platform youtube dengan adanya fungsi suggest informasi konten sejenis, besar kemungkinan konten dari kompetitor akan muncul saat customer menonton konten anda.
Bagian penting lain atas Web Station ini adalah terintegrasinya fungsi ticketing / payment system. Hal ini memungkinkan pemilik station bisa menjual kontennya melalui fungsi pembayaran Gopay, Dana, BCA transfer, Credit Card dan lainnya.
Dan tersedia fasilitas untuk pemilik station men-create E-Coupon secara customized sebagai password untuk menonton tayangan konten di Web Station. Hal ini semua tidak bisa anda lakukan di Youtube.
Dengan Solusi All in One yang diberikan Inspirahub Web Station dan dengan bisa menggunakan domain website anda, link / tautan event broadcast anda akan semakin eksklusif pungkas Sugianto. (Icha)
Telko.id – Paket Bundling Smartfren dengan Realme C21 bakal dapat bonus kuota 384 GB, bahkan bisa dapat Smart TV juga maupun gadget merarik lainnya! Semua itu bisa diperoleh jika mengaktifkan paket bundling yang didalamnya terdapat kartu perdana Smartfren khusus Realme.
“Paket Bundling Smartfren ini mewakili semangat kami untuk terus memberikan paket internet terbaik untuk memaksimalkan smartphone andalan seluruh pelanggan. Dan kali ini kami menghadirkan lebih banyak bonus dan hadiah, dengan harapan kami paket bundling Smartfren terbaru ini bisa semakin memudahkan pelanggan memanfaatkan smartphone dan internet dalam membuka peluang baru, seperti menjadi pengusaha online, menjadi kreator konten, streaming drama Korea, hingga untuk belajar,” ungkap Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren.
Realme C21 merupakan smartphone dengan durabilitas tinggi yang mengusung baterai besar berkapasitas 5000mAh, 13MP Triple AI Kamera, Sertifikasi Ketahanan Tinggi dari TÜV Rheinland yang berisi 23 pengujian utama termasuk tes jatuh dan abrasi karena penggunaan. Dapur pacu realme C21 ditenagai oleh prosesor MediaTek Helio G35 dan dibalut apik dengan Geometric Crosshatch Design yang trendi yang dapat mendukung kegiatan pengguna untuk hiburan maupun belajar.
Kartu perdana khusus Realme bisa didapatkan secara gratis untuk pembelian Realme C21 di berbagai gerai Realme Offline Store. Bonus kuota dan hadiah bisa diperoleh dengan mudah oleh pelanggan setelah melakukan aktivasi kartu perdana tersebut.
Cukup isi ulang pulsa Rp50.000 maka akan secara otomatis mendapatkan bonus kuota 16 GB dengan rincian kuota 24 jam 1 GB, kuota chat 5 GB, kuota malam 10 GB, telepon 20 menit ke operator lain dan sepuasnya telepon ke semua nomor Smartfren.
Bonus ini diperoleh selama 24 bulan (total 384 GB), secara gratis tanpa memotong pulsa, sehingga pulsa yang diisikan bisa ditukarkan dengan pilihan paket data yang tersedia.
Pelanggan yang pertama kali install aplikasi MySmartfren otomatis mendapatkan bonus 5 GB. Melalui aplikasi MySmartfren, pelanggan juga mendapatkan satu kali kesempatan untuk mengubah nomor Smartfren sesuai keinginannya, selama nomor tersebut tersedia.
Lebih dari itu, setelah melakukan isi ulang tersebut, pelanggan juga berkesempatan mendapatkan salah satu dari hadiah berikut ini: Realme Smart TV, smartphone Realme C11, Realme Watch S, Realme Buds Air Pro, Realme Buds Q, Realme Band, atau paket data Kuota Nonstop 6 GB.
Jangan khawatir gagal. Jika pelanggan tidak berhasil mendapatkan hadiah tersebut, masih ada kesempatan lainnya dengan mengikuti program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil. (Icha)