spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 746

Ini Dia Pemenang E-Wallet User Research Challenge 2021!

0

Telko.id – E-Wallet User Research Challenge 2021, program yang digelar oleh Indosat Ooredoo baru saja usai. Para pemenang nya pun sudah diumumkan.

E-Wallet User Research Challenge 2021 ini merupakan program open innovation berbentuk kompetisi riset pengguna (user research) yang bertujuan memberdayakan talenta digital terbaik bangsa dalam menemukan ide dan solusi terbaik yang valid dan aplikatif untuk inovasi fitur e-wallet.

Dan Pemenangnya untuk katagori Ide Terbaik adalah Juara 1: Tim Berproses Bersama, Juara 2: Tim Pennyworth dan Juara 3: Tim VYT. Sedangkan untuk katagori Ide Terfavorit adalah Juara 1: Tim A2F Markethink, Juara 2: Tim 3Musketeers danJuara 3: Tim Achamad.

Indosat Ooredoo mengangkat tentang e-Wallet ini karena merujuk data Bank Indonesia, nilai transaksi uang elektronik di Indonesia mencapai Rp 201 triliun (US$ 13,95 miliar) pada tahun 2020, tumbuh 38,62% dari Rp 145 triliun (US$ 10,07 miliar) pada tahun 2019.

Bank Indonesia juga memperkirakan serapan transaksi digital akan terus berlanjut dengan pertumbuhan e-commerce dan e-payment masing- masing sebesar 33,2% dan 32,3% pada tahun 2021. Mendukung peningkatan transaksi digital di Indonesia tersebut, Indosat Ooredoo berinisiatif untuk membuka kesempatan bagi para talenta bangsa untuk berkontribusi dalam mencari solusi yang semakin memudahkan dan menyederhanakan proses transaksi digital untuk pengalaman pengguna e-wallet yang lebih baik.

“E-Wallet User Research Challenge 2021 hadir dengan tujuan untuk mengasah kompetensi generasi muda dalam menciptakan solusi pembayaran digital yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat luas,” ungkap Arief Musta’in, Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo menjelaskan.

Dalam program ini, peserta juga memiliki kesempatan untuk belajar dari para ahli pada masing-masing tahap, mulai dari ‘empathize’ dimana peserta dilatih untuk memahami perilaku, permasalahan, dan kebutuhan pengguna, ‘validation’ dimana peserta dilatih untuk menguji ide secara langsung terhadap pengguna, hingga ‘pitching’ dimana peserta dilatih untuk membuat model bisnis untuk dipresentasikan langsung kepada para juri.

E-Wallet User Research Challenge 2021 yang dibuka sejak Juli 2021 lalu telah mengumpulkan 235 ide inovasi dari 766 peserta dari seluruh tanah air. Ide-ide yang terpilih sebagai pemenang telah melalui sesi penjurian ketat dan dinilai berdasarkan beberapa kriteria, seperti metode riset, keunikan atau kreativitas, solusi dan kontribusi yang ditawarkan, model bisnis, serta kemungkinan untuk diimplementasikan di kehidupan sehari-hari.

Juri-juri yang terlibat antara lain Arief Musta’in, Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo; Fahroni Arifin, SVP-Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo; Pridesta Yudha, SVP-Head of Business Innovation Indosat Ooredoo; Mira Kania Sabariah, Head of Software Engineering Undergraduate Program Telkom University; dan Seterhen Akbar Suriadinata, Founder & CEO Labtek Indie.

Acara pengumuman pemenang E-Wallet User Research Challenge 2021 yang digelar secara virtual tersebut turut dihadiri oleh Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya, SVP-Head of Business Innovation Indosat Ooredoo, Pridesta Yudha, Founder & CEO Corporate Innovation Indonesia (CIAS), Indrawan Nugroho, dan Ex DesignOps Director Gojek, Borrys Hasian.

Indosat Ooredoo secara konsisten mendorong inovasi digital bagi kemajuan industri telekomunikasi Indonesia. Lewat kerja sama strategis dengan mitra lokal dan global, Indosat Ooredoo membawa pengalaman terbaik yang bisa diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital pelangan.

Baru-baru ini, Indosat Ooredoo mengumumkan kerja sama strategis dengan Cisco untuk berkolaborasi dalam pengembangan solusi konektivitas next-generation di semua jenis bisnis. Kemitraan ini juga hadir seiring Indonesia menyambut lebih banyak peluncuran komersial layanan 5G di tanah air. (Icha)

5G Privat, Samsung Siap Bantu Bangun Lho!

0

Telko.id –5G Privat merupakan skenario industri untuk memenuhi tujuan bisnis dan permintaan layanan. Samsung Electronics pun siap membantu untuk mengimplementasikan. Hal ini disampaikan oleh perusahaan dalam laporan resmi edisi kedua tentang jaringan 5G privatnya.

Dalam laporan tersebut menyoroti struktur, fitur, dan manfaat jaringan 5G privat untuk berbagai skenario industri — seperti pabrik pintar, rumah sakit pintar, logistik pintar, transportasi pintar, dan lainnya.

Dengan meningkatnya minat pada jaringan privat, Samsung mengeksplorasi bagaimana perusahaan dapat sukses menjalankan jaringan 5G privat untuk memenuhi tujuan bisnis dan permintaan layanan.

Laporan resmi tersebut menguraikan berbagai opsi struktur untuk membangun jaringan privat yang mampu mencakup layanan 5G — seperti Enhanced Mobile Broadband (eMBB), Ultra-Reliable Low Latency Communications (URLLC), dan Massive Machine Type Communications (mMTC) — yang dapat membawa inovasi baru ke berbagai bidang dari sektor-sektor yang secara cepat bertransisi ke Industri 4.0.

Laporan ini menyoroti rangkaian solusi lengkap jaringan 5G privat Samsung, yang memungkinkan perusahaan menyederhanakan penyebaran dan operasi jaringan. Dengan portofolio dan kemampuan untuk membangun jaringan 5G privat yang sangat andal, Samsung menawarkan solusi untuk perusahaan skala kecil, menengah, hingga besar.

Rangkaian solusi jaringan 5G privat end-to-end yang komprehensif mencakup Radio Access Network (RAN), inti dari semua scale, sistem manajemen intuitif, solusi dan aplikasi analitik berbasis AI/ML, untuk berbagai layanan.

Secara khusus, portofolio RAN — mencakup pita frekuensi rendah, menengah, dan tinggi — yang terdiri dari baseband, radio termasuk Massive MIMO, mmWave, dan sel kecil, cocok untuk berbagai lingkungan bisnis.

Solusi ini dirancang untuk memenuhi permintaan tinggi yang dihadapi jaringan privat dalam memastikan tingkat kinerja dan reliabilitas tertinggi serta latensi rendah — yang diperlukan untuk mendukung kasus penggunaan tingkat lanjut seperti pemantauan pabrik dari jarak jauh, pembelajaran secara virtual, AR/VR, drone dan kendaraan auto-pilot.

Samsung sendiri telah mempelopori keberhasilan penyebaran solusi infrastruktur 5G end-to-end termasuk chipset, radio, dan core. Melalui penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan, Samsung mendorong industri untuk memajukan jaringan 5G dengan portofolio produknya yang terdepan di pasar, mulai dari RAN dan Core yang sepenuhnya tervirtualisasi hingga solusi jaringan privat dan alat otomatisasi bertenaga AI. (Icha)

Erajaya Optimis, 4 Outlet Urban Republic pun Dibuka Serentak!

0

Telko.id – Erajaya sangat opimis dengan bisnis Internet of Things di Indonesia. Tak heran, distributor besar ini pun ‘rajin’ buka outlet baru. Dibawah naungan Erajaya Active Lifestyle (EAL), 4 outlet Urban Republic pun dibuka serentak.

Ke 4 outlet Urban Republic itu berlokasi dalam pusat perbelanjaan yang berada di pusat kegiatan bisnis, keempat outlet terbaru ini merupakan yang pertama di kota Surabaya, Malang, Depok dan Makassar.

Outlet UR yang berada di Makassar sekaligus merupakan outlet UR pertama di pulau Sulawesi. Dengan diresmikannya ke-4 outlet ini, jaringan ritel Urban Republic telah mencapai 16 outlet yang tersebar di 9 kota.

Minat masyarakat Indonesia akan produk Internet of Things (IoT) dan ekosistemnya terus meningkat. Perluasan jaringan 5G dipercaya akan pula mengakselerasi adopsi perangkat IoT dan nilainya di proyeksikan akan mencapai nilai USD$40 milyar di tahun 2025, menurut riset Asosiasi IoT Indonesia.

Urban Republic memiliki posisi unik karena menawarkan koleksi produk terlengkap dan terkini dari 6 kategori utama: wearables, gaming, smarthome, camera, audio dan electrical, dengan pendekatan immersive retail experience.

Dengan pembukaan outlet- outlet ini, kami menjemput bola dan membawa konsep ritel ini ke 4 kota baru, termasuk lokasi di luar pulau Jawa, sebagai bagian dari strategi perluasan footprint dan bentuk keyakinan kami akan bisnis ritel modern dan produk IoT,” ungkap Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.

Optimisme EAL ini tergambar dari kenaikan permintaan pada produk IoT pada masa pandemic ini. Sayang, tidak dirinci seberapa besar kenaikannya, tetapi inilah yang menjadi salah satu alasan, pembukaan outlet Urban Republic ini sangat gencar.

“Dengan banyak bekerja di rumah, sekolah di rumah, ini membuat kebutuhan akan perangkat yang mendukung pun meningkat penjualannya. Bahkan termasuk juga perangkat smart home,” ungkap Andre Tan, Director – Deputy CEO of Erajaya Active Lifestyle.

Tak heran, dalam tahun ini saja sudah ada 6 outlet Urban Republic baru yang dibuka. Sebelum di 4 kota ini, EAL sudah membuka di 2 kota lain yakni di Bekasi dan Medan. Pembukaanya pun serentak agresif kan!

Uniknya, di outlet Urban Republic ini, produk yang dapat di pegang, dicoba, di-test secara langsung, dengan dipandu oleh staf yang telah mendapatkan training mendalam untuk memberikan penjelasan produk dan keunggulannya dengan akurat dan layanan customer service yang prima. (Icha)

Tanda Tangan Elektronik, Solusi Ampuh Berantas Fintech Ilegal?

0

Telko.id – Tanda tangan elektronik atau TTE dapat dijadikan solusi yang ampuh untuk meminimalisasi peluang penyalahgunaan data pribadi karena mampu melakukan verifikasi data pengguna secara aman. Dalam jangka panjang, identitas digital yang aman dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap fintech dan optimisme terhadap ekonomi digital nasional.

“Praktek penyalahgunaan data pribadi konsumen oleh fintech ilegal menjadi sumber berbagai masalah identity fraud, mulai dari kerugian materiil hingga berkurangnya rasa percaya masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang legal. Disinilah layanan identitas digital yang aman memainkan peran kunci untuk mengembalikan dan bahkan memperkuat kepercayaan masyarakat,” ungkap Ardi Sutedja, Ketua dan Pendiri Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) dalam Media Clinic VIDA x ICSF Eps 2 mengenai Peran Identitas Digital yang Aman dalam Meningkatkan Kepercayaan pada Fintech yang diadakan pada Kamis (4/10/2021) secara virtual.

Ardi menambahkan bahwa para fintech dapat memanfaatkan layanan TTE tersertifikasi, proses e-KYC (Know Your Customer) atau verifikasi data terhadap penggunanya menggunakan sistem verifikasi biometrik berdasarkan data kependudukan dan deteksi kehidupan (liveness detection).

Hal ini dapat diperkuat dengan penerbitan sertifikat elektronik sebagai bukti dari identitas digital terverifikasi yang sah dan dapat digunakan untuk melakukan tanda tangan elektronik.

Hal senada juga disampaikan oleh Sati Rasuanto – CEO dan Co-founder VIDA, Deputy Secretary General IV & Head of The Personal Data Protection Task Force at the Indonesian Fintech Association (AFTECH).

“Dengan kemampuan memverifikasi data pengguna fintech, melakukan autentikasi dan tanda tangan secara digital, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik atau PSrE seperti VIDA memiliki peran strategis sebagai trusted layer yang tidak hanya memberi rasa terlindungi saat bertransaksi secara digital, namun juga membantu pengguna berperilaku secara aman di dunia digital,” ujar Sati.

Rasa aman ini menjadi hal krusial dalam membangun ekosistem ekonomi digital di mana setiap pemainnya memiliki rasa saling percaya. Apalagi mengingat bahwa aktivitas dalam fintech bersifat nirbatas dan tanpa tatap muka secara fisik.

Sati menambahkan, di samping kepatuhan pada regulasi, prinsip digital trust dalam melindungi privasi dan keamanan data pengguna ini harus menjadi kesadaran bersama. Hal ini mengingat perlindungan data kini telah menjadi concern dari masyarakat pengguna platform digital, termasuk fintech.

Untuk itu, edukasi tentang identitas digital yang aman perlu terus digalakkan baik oleh semua pihak, agar resiko-resiko yang terjadi seperti identity fraud dapat dimitigasi.

Perilaku tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh fintech ilegal memang berdampak besar. Terutama pada menurunnya rasa percaya masyarakat terhadap fintech. Padahal, fintech membawa potensi yang sangat besar baik bagi penggunanya maupun untuk pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

“Di sinilah pentingnya layanan identitas digital berperan kuat dalam membangun rasa percaya masyarakat. Keamanan digital merupakan investasi jangka panjang karena mampu memberikan akuntabilitas dan kredibilitas kepada fintech, dan dalam skala yang lebih besar ikut meningkatkan keyakinan, rasa percaya, serta optimisme masyarakat terhadap layanan keuangan digital,” ujar

Laporan McKinsey Global Institute pada tahun 2019 sudah pernah memperkirakan bahwa identitas digital dapat menghidupkan 50-70 persen potensi ekonomi di negara-negara berkembang, dengan kondisi tingkat adaptasi mencapai sekitar 70 persen. Bahkan, pemanfaatan identitas digital juga diperkirakan dapat menciptakan nilai ekonomi setara dengan 3-13 persen PDB di tahun 2030.

Salah satu pemain Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) adalah VIDA. Saat ini VIDA merupakan PSrE pertama di Indonesia yang juga memperoleh akreditasi WebTrust global untuk penerapan standar keamanan internet, dan menerapkan biometrik wajah dalam melakukan verifikasi dan autentikasi untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna.

“TTE VIDA juga satu-satunya yang diakui di lebih dari 40 negara, karena VIDA merupakan PSrE pertama dari Indonesia yang masuk dalam Adobe Approved Trust List (AATL) atau daftar rekan terpercaya Adobe. Dalam hal memberikan layanan verifikasi identitas, VIDA juga telah tercatat sebagai penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD) Tercatat Klaster e-KYC di OJK maupun regulatory sandbox di OJK dan Bank Indonesia, ujar Gajendran.

Dengan posisinya saat ini, VIDA memainkan peran strategis dalam memaksimalkan transformasi digital Indonesia, terutama dalam hal keamanan informasi dan privasi dengan memanfaatkan identitas bersertifikat digital yang aman dan terpercaya. (Icha)

Oppo Gallery, Punya Wajah Baru Berkonsep ‘Find Deeper’

0

Telko.id – Oppo Gallery, hari ini resmi punya wajah baru. Konsep yang diangkat adalah ‘Find Deeper’ yang terinspirasi dari keindahan dan kekayaan biota laut Indonesia yang menakjubkan.

Melalui Oppo Gallery ‘Find Deeper’, Oppo Indonesia mengajak pecinta Oppo untuk lebih menghargai alam, serta mengeksplorasi kemungkinan yang tidak terbatas dengan kecanggihan teknologi yang terdapat dalam perangkat Oppo Find X3 Pro 5G.

Oppo Gallery ‘Find Deeper’ terbagi menjadi 4 instalasi dan terbuka untuk umum mulai 6 November 2021 di Plaza Indonesia Level 2.

“Alam selalu menginspirasi kita dengan berbagai cara, mulai dari menciptakan desain yang organik dan mengalir, membangun teknologi yang mulus dan terkoneksi secara natural, hingga merancang cerita yang menggerakkan orang lain. Kami sangat bangga dapat menghadirkan instalasi terbaru Oppo Gallery ‘Find Deeper’ sebagai wujud penghargaan terhadap alam sebagai sumber inspirasi,” ungkap Patrick Owen, Chief Creative Officer Oppo Indonesia menjelaskan.

Lebih lanjut Patrick berkata, “Melalui Oppo Gallery ‘Find Deeper’, kami berharap pecinta Oppo terinspirasi untuk mengeksplorasi passion dan tantangan baru dengan teknologi yang terdapat dalam perangkat Oppo Find X3 Pro 5G. Selain itu, pengunjung juga dapat mempelajari lebih dalam desain dan teknologi Oppo di Oppo Gallery ‘Find Deeper’ yang terbagi menjadi 4 instalasi, yaitu A Whale New World, Metamorphosea, Wider and Wilder, dan Exposea Area.”

#1 A Whale New World

Saat memasuki instalasi A Whale New World, pengunjung akan langsung disambut oleh sepasang induk dan bayi paus bungkuk (humpback whale) yang sedang berenang menuju samudera luas. Kehadiran dua paus berukuran raksasa ini mewakili perjalanan panjang manusia dalam mengekplorasi dunia baru yang penuh tantangan.

Dengan Oppo Find X3 Pro 5G yang dilengkapi dengan teknologi mumpuni dari segala aspek (water resistance, big processor, big memory, big performance), pengguna dapat mewujudkan berbagai gagasan dan buah pemikiran menjadi suatu karya yang cemerlang. OPPO Find X3 Pro juga sudah mengantongi sertifikat IP68 yang artinya tahan terhadap debu dan air di kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. 

#2 Metamorphosea

Instalasi kedua adalah Metamorphosea di mana pengunjung disambut dengan sekawanan ikan laut berwarna-warni, ubur-ubur, dan ikan hiu yang diprogram untuk  berinteraksi dan mengikuti arahan pengunjung.

Kemampuan hewan-hewan laut ini dalam berinteraksi mewakili teknologi ultra smooth 120Hz refresh rate Oppo Find X3 Pro 5G yang didesain untuk mengerti kebutuhan pengguna dan membantu interaksi secara mulus, sehingga membuat hidup menjadi lebih mudah.

#3 Wider and Wilder

Wider and Wilder adalah instalasi ketiga dengan layar LED raksasa yang menampilkan aneka ubur-ubur berwarna-warni. Layar LED dalam instalasi ini merepresentasikan layar Oppo Find X3 Pro 5G yang lebar dengan fitur 1 Billion Colour yang mampu menangkap dan menyajikan warna-warna secara sempurna senyata aslinya di layar smartphone.

#4  Exposea Area

Instalasi terakhir adalah Exposea Area dengan terumbu karang dan sekumpulan ikan berwarna perak yang menarik perhatian. Di area ini pengunjung diajak untuk mengamati lebih dekat detail terumbu karang menggunakan teknologi dual primary camera dan microlens yang terdapat dalam Oppo Find X3 Pro 5G. Tak hanya itu, instalasi ini juga menyimbolisasikan beragam ekosistem IoT Oppo seperti Enco X, Oppo Band, Oppo Watch yang memudahkan aktivitas sehari-hari.

Dalam rangka peresmian Oppo Gallery ‘Find Deeper’, Oppo Indonesia mengajak pengunjung berbagi cerita tentang pengalaman mengunjungi Oppo Gallery ‘Find Deeper’. Unggah cerita dan foto instalasi ‘A Whale New World’ di Instagram Feed dengan hashtag #OPPOFindX3Pro5G #FindTheFuture #FindDeeper.

Jangan lupa follow, tag dan mention @OPPOIndonesia @OPPOGallery, serta ajak 3 teman untuk unggah cerita yang sama.  Kompetisi ini berlangsung mulai 6 November – 6 Desember 2021. Tiga orang dengan unggahan terbaik berkesempatan memenangkan Oppo Band senilai 599.000,-.

Oppo Gallery adalah showroom pertama yang mengedepankan eksplorasi teknologi di atas layanan transaksi dan purna jual produk. Dengan tagline Find The Future, Oppo Gallery dibangun untuk layanan dan showroom produk Oppo, sambil berkreasi dan berinovasi lewat teknologi dan human connectivity yang terintegrasi melalui kecanggihan produk-produk Oppo dan instalasi seni yang didedikasikan untuk menginspirasi para pecinta Oppo hasil kolaborasi Oppo dengan para seniman terkemuka. (Icha)

Smartfren Bakal Bangun Data Center 1000 MegaWatt, Siapa Investor nya?

Telko.id – Data center sangat penting karena akan menjadi tulang punggung perkembangan industri digital di Indonesia. Tak heran, Smartfren pun mengincar bisnis ini. Tak tanggung-tanggung, operator ini akan bangun data center dengan kapasitas 1000 MegaWatt (MW).

Operator ini ternyata tidak sendirian. Dibaliknya ada investor dari Abu Dhabi yakni Group 42 (G42). Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing.

Selain itu juga ada Amara Padma Sehati (APS) yang akan berperan sebagai salah satu rekanan lokal yang memiliki kekuatan dalam ekosistem bisnis dan teknologi. Langkah strategi ini berlaku 31 Oktober 2021, sejak ditandatangani nya Memorandum of Understanding (MoU).

“Smartfren memahami pentingnya pusat data sebagai tulang punggung perkembangan industri digital di Indonesia. Kami optimis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia,” ungkap Franky Oesman Widjaja, Chairman & CEO, Sinar Mas Telecommunications & Technology menjelaskan.

Selain itu, Franky juga menyebutkan bahwa berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air.

Sebelum nya, G42 ini baru saja melakukan penggabungan bisnis pusat data nya dengan Etisalat untuk menciptakan penyedia pusat data terbesar di UEA dengan kapasitas sekitar 300MW. Yang sedang dalam proses pembangunan. Berbekal kemampuannya itulah, kenapa G42 di pinang oleh Smartfren untuk membangun data center berkapasitas 1000 Megawatt.

“Dengan kemampuan kami dalam hal Cloud Computing, kami di G42 senang dan siap bekerja sama dengan Smartfren serta mitranya untuk mendukung pengembangan strategis infrastruktur digital Indonesia sesuai dengan standar internasional tertinggi untuk desain fasilitas, operasi, serta privasi dan keamanan data,” ungkap Peng Xiao, CEO G42.

Pertukaran dokumen perjanjian tersebut dilakukan antara Chairman dan CEO Sinar Mas Telecommunication and Technology, Franky Oesman Widjaja dan CEO G42, Peng Xiao dalam sebuah acara yang digelar di Expo Dubai, Kamis, 4 November 2021 dan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Perdana Menteri UEA dan Ruler of Dubai, HH Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Smartfren dan perusahaan afiliasinya Moratel yang bergerak di penyedia konektivitas berbasis fiber optic, akan berkolaborasi dengan APS dan G42 yang akan berperan sebagai mitra strategis. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, kolaborasi ini diharapkan akan meningkatkan ketahanan, keamanan dan kedaulatan data nasional.

Saat ini kebutuhan pusat data di Indonesia berkembang sangat pesat. Pembangunan infrastruktur pusat data di dalam negeri yang memadai menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan.

Dengan menggunakan pusat data yang berada di dalam negeri akan memberi kemampuan untuk akses data yang lebih mudah, cepat dan aman dan akan melengkapi serta memperkuat ekosistem digital untuk mendukung pengembangan ekonomi digital yang sangat pesat serta menciptakan lapangan kerja yang besar dibidang digitalisasi dan industri 4.0.

“Hal ini, merupakan kunci perwujudan ketahanan, keamanan dan kedaulatan data nasional menuju ekonomi digital Indonesia,” tambah Franky. (Icha)

Smartfren Kokreasi dengan UN1TY dan Acara TV Dari Jendela SMP

0

Telko.id – Smartfren berkokreasi dengan grup musik populer UN1TY dan salah satu acara TV populer Indonesia, “Dari Jendela SMP” untuk menghadirkan inovasi program dengan tema UN1TY FrenZone Challenge.

Program ini merupakan wujud keseriusan Smartfren untuk lebih dekat ke industri kreatif dan masyarakat khususnya generasi muda yang merupakan salah satu kontributor terbesar bagi industri telekomunikasi. Melalui program ini, Smartfren menjadi brand yang membuka peluang industri kreatif dan mengajak seluruh masyarakat dan generasi muda Indonesia agar dapat ikut serta dalam mengembangkan industri kreatif khususnya musik dan acara televisi di Indonesia.

Melalui kokreasi inovatif ini, Smartfren bersama UN1TY dan “Dari Jendela SMP” membuka peluang menarik bagi para penggemar dan masyarakat luas untuk menjadi bagian dari peluncuran original soundtrack  sinetron tersebut. Semua bisa mengikuti UN1TY FrenZone Challenge, yang dibagi jadi Duet FrenZone Challenge & Dance FrenZone Challenge.

Cukup buat video yang menunjukan kekompakan FrenZone dengan teman-teman terdekat dan gunakan original soundtrack “Dari Jendela SMP”. Unggah video pertemanan tersebut ke platform Instagram Reels maupun TikTok untuk ikut serta menularkan pertemanan positif di lingkungan anak muda Indonesia.

Video pertemanan terbaik yang menunjukan semangat positif akan diumumkan melalui program WOW Talks bersama Rey Bong dan Sandrinna Michelle, kemudian pemenang akan mendapatkan kesempatan ikut serta dalam proses pembuatan acara televisi Dari Jendela SMP.

“Smartfren konsisten sebagai operator yang selalu menjadi teman buka peluang untuk masyarakat luas. Kokreasi ini mewakili semangat yang kita bawa saat meluncurkan produk, seperti Smartfren GOKIL MAX dan Smartfren Unlimited,” ungkap Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren.

Dimulai dari wadah WOW Labs yang mewujudkan kokreasi dengan kreator – kreator lokal berbakat dan Teman Kreasi Indonesia yang mengembangkan UMKM di tanah air. Smartfren ingin lebih mendekatkan diri dengan mereka yang kreatif dan penuh dengan ide – ide positif.

Karena itu Smartfren berkokreasi dengan UN1TY dan “Dari Jendela SMP” yang menjadi idola untuk generasi saat ini. Tema FrenZone yang kami usung dalam kokreasi ini diharapkan mewakili semangat pertemanan positif anak-anak muda yang kreatif, digital dan saling mendukung. Karena lingkungan pertemanan yang positif dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Dari Jendela SMP adalah sinetron Indonesia yang merupakan hasil adaptasi dari novel karya Mira W., kini menjadi salah satu acara televisi yang digandrungi oleh anak muda di Indonesia. Sedangkan grup musik UN1TY merupakan grup yang terbentuk dari pertemanan positif, yang kemudian sukses membuat karya dan sangat populer di kalangan anak muda tanah air.

Smartfren kemudian berkokreasi dengan UN1TY untuk membuat dan merilis original soundtrack sekaligus video musikresmi untuk sinetron “Dari Jendela SMP”. Video musik spesial inimenghadirkan bintang utama “Dari Jendela SMP”, yakni Rey Bong, pemeran tokoh Joko dan Sandrinna Michelle, pemeran tokoh Wulan.

Tema FrenZone menyajikan pesan mengenai pentingnya menjalin pertemanan yang sehat dan positif. Sebab pertemanan positif, berpengaruh dalam menghasilkan sesuatu yang positif juga. Teman adalah salah satu esensi Smartfren. Dengan menjadi teman, maka layanan yang diberikan Smartfren selalu bisa diandalkan, kapanpun, dimanapun dan apapun momennya. Smartfren selama ini selalu menjadi teman bagi pelanggan dalam menyediakan layanan telekomunikasi yang terbaik.

Untuk bisa menjadi teman bagi masyarakat dan generasi muda saat ini, Smartfren berinovasi dengan menghadirkan produk-produk seperti Smartfren Gokil Max dan Smartfren Unlimited. Smartfren Gokil Max adalah paket kartu perdana dan paket data dengan kuota sultan, besarnya hingga 36 GB dan unggul karena bisa digunakan untuk internetan di aplikasi apapun dari pagi sampai di tengah malam.

Pelanggan bisa mendapatkan kuota GOKIL MAX dengan harga teman, mulai dari Rp30.000 sampai dengan Rp80.000. Sementara itu, Smartfren Unlimited yang juga sudah diluncurkan di tahun ini, merupakan salah satu upaya Smartfren dalam mendukung kreativitas generasi muda Indonesia.

Smartfren Unlimited memberikan keuntungan dan kenyamanan penuh karena bisa digunakan 24 jam di semua aplikasi. Pelanggan bisa memperoleh Smartfren Unlimited mulai dari Rp22,500 sampai dengan Rp100.000. Kedua produk ini sangat bermanfaat untuk anak-anak muda, generasi Z yang digital native dan tidak ingin akses internetnya dibatasi hanya untuk aplikasi tertentu.

Jangan lupa ikuti Instagram @smartfrenworld dan dapatkan informasi seru mengenai FrenZone, kokreasi Smartfren, UN1TY dan “Dari Jendela SMP”, juga untuk mendapatkan berbagai informasi terkini mengenai Smartfren. (Icha)

Bisnis IoT, Potensial Revenue Baru Operator, Seberapa Besar?

0

Telko.id – Bisnis IoT atau Internet of Things di Indonesia memiliki potensi sangat besar. Bahkan diprediksi akan menjadi penyumbang revenue baru yang cukup menggiurkan bagi operator. Terlebih penetrasinya bisa ke berbagai sektor industri seperti manufaktur, kesehatan, agrikultur, retail, sektor publik, dan lain sebagainya, termasuk sector telekomunikasi dan media.

Ditunjang juga dengan kondisi pasar aplikasi dan platform IoT di Indonesia juga terus berkembang. Kebutuhan setiap tahunnya meningkat signifikan dan berpotensi naik hingga 78% di tahun 2025.

Implementasi IoT juga memiliki potensi yang besar pada efisiensi biaya, jaminan pertumbuhan pendapatan, mempermudah quality control sesuai standar yang ditetapkan, keamanan lebih tinggi dan keselamatan yang lebih terjaga.

Bisnis IoT sendiri menduduki urutan pertama dari 4 industri teknologi teratas selain Artificial intelligence, Cloud Infrastructure, dan Big Data / Analytics yang memberi dampak berdasarkan survei dari Deloitte. Industri ini bahkan tidak terpengaruh oleh pandemi yang terjadi sekarang. Melihat potensi dan perkembangannya ke depan, dapat dikatakan bahwa IoT berpeluang cukup tinggi sebagai salah satu pemasok pendapatan bagi operator.

“Konsolidasi Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri Indonesia tentu akan memperkuat mereka untuk bertarung di bisnis IoT. Dengan semua infrastruktur yang dimiliki paling tidak mereka berada di urutan kedua teratas,” ungkap Teguh Prasetya, Founder Asosiasi IoT Indonesia pada Diskusi Masa Depan Industri Telekomunikasi Indonesia yang digelar oleh Indonesia Technology Forum (ITF) pada Rabu, 3 Novermber 2021.

Teguh mengungkapkan bahwa pada tahun 2019, baru sekitar 1,5 juta rumah di Indonesia yang berstatus smarthome. Artinya rumah-rumah ini telah memiliki akses internet dan berbagai aktivitas di rumah telah menggunakan digital. Situasi pandemic Covid-19 mendongkrakkan jumlah smarthome menjadi sekitar 6,5 juta.

Menurut ICT Expert yang juga paham tentang marketing industry telco dan digital ini, tahun 2021 bukan tidak mungkin akan mencapai 12,5 juta smarthome. Potensi IoT di rumah-rumah juga masih sangat besar. Ia melihat masih ada 60 juta rumah lagi yang potensial.

Teguh berpendapat bahwa pasca-merger membuat operator akan berbenah. Paling tidak ada tiga aspek yang akan dilakukan oleh operator konsolidasi untuk bersiap di industri IoT, antara lain;

Konsolidasi alat produksi, mulai BTS dan infrastruktur lain sehingga operator dapat menyajukan jaringan dan gateway yang dibutuhkan untuk solusi IoT.

Optimalisasi solusi dan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis (korporasi) dan non-bisnis (retail), di mana hadir beragam pilihan.

Pengelolaan platform yang terdiri dari manajemen perangkat, sistem keamanan bagi user maupun korporat, kemampuan analitik dan sebagainya.

Dan, beberapa hal inilah tulang punggung dari terlaksananya IoT yang dianggap mampu menjadi motor dari transformasi digital di Indonesia. (Icha)

realme GT Neo2, Resmi Hadir Di Indonesia Harga Rp.6,5 Juta

0

Telko.id – realme GT Neo2 resmi dihadirkan oleh realme Indonesia dengan tagline Most Disrupting 5G Flagship Killer dalam acara Neo Born Disruptor. Kehadirannya juga bersamaan dengan realme narzo 50 Series dan realme Band 2.

“Peluncuran Neo Born Disruptor merupakan awal baru dalam seri GT. Kami bermaksud menghadirkan everything in NEO dan menyatukan setiap hal hebat di dunia NEO untuk menginspirasi anak muda agar menjadi tech trendsetter,” ujar Palson Yi, Marketing Director realme Indonesia.

Apa saja keunggulannya dari realme GT Neo2? Yuk kita bedah!

realme GT Neo2 hadir dengan slogan Everything in NEO. Banyak terobosan yang dibenamkan pada produk ini. Mulai dari prosesor, sistem pendingin, layar dan proses desain dengan warna neon segar yang melambangkan jiwa anak muda.

Mengusung Trendsetting Design, warna NEO Green pada perangkat ini dirancang khusus oleh realme Design Studio dan merupakan yang pertama di industri smartphone sehingga menciptakan tren warna baru di industri ini.

realme Design Studio yang didirikan pada tahun 2019, saat ini dikelola bersama oleh dua desainer terkenal di industri ini, Paco dan Sire. realme Design Studio telah mengumpulkan lebih dari 40 desainer bertalenta dan menciptakan lebih dari 100 karya menakjubkan. Warna pertama yang dibuat di realme Design Studio Color System adalah NEO Green, yang diterapkan pada realme GT Neo2.

Berdasarkan konsep unik yang menggabungkan teknologi dan vitalitas, realme Design Studio menciptakan warna yang dianggap paling mewakili kepribadian Gen Z. Warna trendsetter baru ini disebut rm-gt.

Selain itu, realme Design Studio juga memperkenalkan tiga kriteria untuk kategori HAZE (keburaman), F/A (rasio warna fluoresen) dan RA (tekstur kesat) untuk memperkaya warna. Untuk menghadirkan warna NEO Green, realme Design Studio mencampur warna hijau neon dan hitam pekat dengan rasio perbandingan 7:3.

Kemudian tekstur kesat warna hijau neon ini dipoles lagi sehingga warna terlihat lebih cerah. Pada saat yang sama, proses pemolesan ini memberikan kesan sentuh yang halus seperti sutra.

Sedangkan warna NEO Blue mampu menampilkan 8 gradasi warna yang berbeda dari setiap sisinya. Dengan bobot kurang dari 200gr dan tebal hanya 8.6mm, perangkat ini menghadirkan layar AMOLED E4 terbaik untuk kelas flagship dengan refresh rate 120Hz dan Touch Sampling Rate hingga 600Hz serta tingkat kecerahan hingga 1300nits.

Berkat prosesor Snapdragon 870 5G yang dibangun dengan proses 7nm hemat daya, prosesor tingkat unggulan ini membawa kinerja dan efisiensi ke tingkat yang lebih tinggi. Dipasangkan dengan 3.2GHz A77 Prime Core dan 670MHz GPU Clock Speed, memastikan perangkat ini dapat menghadirkan performa flagship dengan lancar.

Trendsetting teknologi lain yang bisa ditemukan adalah sistem pendingin realme GT Neo2. Ini disebut Stainless Steel Vapour Cooling Plus yang memiliki area sistem pendinginan terbesar, yaitu 4129mm yang dirangkai dalam struktur graphit 8 lapis dengan Diamond Thermal Gel pada CPU. Partikel berlian berukuran 40-50um dijadikan bahan untuk membuat gel, untuk mempercepat proses pendinginan sehingga efektif dan efisien.

Bagi yang ingin mendongkrak performa gaming, realme GT Neo2 dilengkapi dengan Mode GT 2.0 yang telah ditingkatkan. realme juga menyematkan teknologi Dynamic RAM Expansion (DRE) yang mampu menambah RAM 12GB menjadi 19GB secara virtual.

Selain RAM, realme GT Neo2 juga memiliki kapasitas penyimpanan internal yang besar, yaitu 256GB. Dukungan 65W SuperDart Charge mempercepat proses pengisian daya dari kapasitas baterai 5,000mAh namun tetap aman untuk digunakan.

Perangkat ini juga menghadirkan 64MP Triple Camera yang didukung dengan lensa ultra-wide 119° dan lensa makro yang mampu mengabadikan setiap momen indah.

Untuk menginspirasi lebih banyak anak muda dalam mengabadikan momen sehari-hari, terdapat Mode Street Photography dengan fitur-fitur seperti DIS Snapshot, Fokus Instan, dan Fast Zoom untuk menghadirkan pengalaman street fotografi seluler yang mudah.

Sebagai pelengkap, realme menyematkan Dolby Atmos Dual Stereo Speakers pada realme GT Neo2. Oh iya, perangkat ini dibanderol dengan harga Rp 6,499,000. (Icha)

Indosat Ooredoo dan Cisco Kolaborasi Untuk Kembangkan Layanan 5G

0

Telko.id – Indosat Ooredoo dan Cisco hari ini mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengembangan solusi konektivitas next-generation di semua jenis bisnis.

Kemitraan ini bertujuan untuk mempercepat agenda digital Indonesia dengan menghadirkan manfaat dari solusi jaringan dan konektivitas yang unggul bagi semua jenis bisnis di berbagai industri. Secara khusus, kolaborasi akan berfokus pada pengembangan teknologi dan solusi yang tepat dengan mengembangkan aplikasi yang memungkinkan sejumlah layanan baru untuk mencapai tujuan kerja sama strategis bagi transformasi digital. 


Kemitraan ini hadir seiring Indonesia menyambut lebih banyak peluncuran komersial layanan 5G di tanah air. Keahlian dan pemahaman yang mendalam dari Indosat Ooredoo terhadap pasar domestik, digabungkan dengan kepemimpinan global Cisco dalam jaringan dan teknologi 5G, akan menciptakan sinergi yang tepat untuk keduanya memainkan peran penting dalam mewujudkan visi jangka panjang Indonesia terkait prioritas transformasi ekonomi dan digital.

MoU ditandatangani oleh Indosat Ooredoo dan Cisco di San Jose, California. Melalui MoU tersebut, Cisco akan bekerja sama dengan Indosat Ooredoo dalam melakukan transformasi arsitektur untuk membantu membuka potensi komersial dari solusi konektivitas yang aman dan agile untuk semua jenis bisnis. Selain itu, kemitraan ini akan memperkuat jaringan seluler dan fiber optic Indosat Ooredoo untuk peluncuran komersial layanan 5G dan konektivitas berkecepatan tinggi yang lebih banyak ke depannya.

Penguatan jaringan ini akan memungkinkan Indosat Ooredoo menghadirkan berbagai kapabilitas, seperti layanan teknologi low-latency, managed Wi-Fi, dan managed SD-WAN, yang akan memberi keunggulan atas penawaran dan posisi perusahaan di era 5G ini.

“Seiring bisnis perusahaan yang terus bertransformasi dan menggunakan solusi digital untuk penawaran mereka, kami bangga bermitra dengan Cisco untuk menghadirkan solusi konektivitas next-generation untuk semua jenis bisnis. Kami percaya kemitraan strategis ini akan berperan penting dalam mendukung Pemerintah mempercepat transformasi digital di Indonesia,” ujar Ahmad Al-Neama, President Director and CEO Indosat Ooredoo.

Transisi ke 5G merupakan hal yang fundamental bagi visi Indosat Ooredoo, karena 5G merupakan fondasi bagi solusi masa depan, termasuk smart city, Internet-of-Things (IoT), dan layanan vertikal lainnya. Virtualisasi dan otomatisasi jaringan akan memainkan peran penting dalam blueprint strategis penyedia layanan, menciptakan jaringan terukur yang mendukung lahirnya beragam layanan baru dengan cara yang paling cepat dan agile.

Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa setiap orang, bisnis, pemerintah, dan komunitas mengandalkan kekuatan koneksi untuk menjaga dunia tetap berjalan. Internet telah berubah dari yang harus dimiliki menjadi komponen kehidupan yang krusial seiring dunia berjuang menghadapi pandemi selama 18 bulan terakhir.

“Melihat masa depan pascapandemi, konektivitas akan memainkan peran yang lebih krusial dalam setiap aspek kehidupan kita. Kolaborasi kami dengan Indosat Ooredoo akan menggabungkan kapabilitas yang terbaik dari kedua perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur next-generation network yang didukung oleh jaringan fiber optic software-defined routed, yang akan memberikan manfaat kelincahan layanan dan nilai tambah digital bagi perusahaan kecil, menengah, dan besar di era 5G,” ujar Sanjay Kaul, President Asia Pacific and Japan, Service Provider Business, Cisco Systems.

Kedua perusahaan juga akan mengembangkan use case yang mempercepat penggelaran konektivitas next-generation network dan layanan 5G di berbagai segmen pelanggan.

Elemen kunci lainnya dari kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan 5G dalam mendukung komitmen Indosat Ooredoo menghadirkan pengalaman pelanggan yang aman dan terjamin di seluruh tanah air. (Icha)