spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 60

China Siap Jual Robot Humanoid Murah Setara Smartphone

Telko.id – Perusahaan asal China, Songyan Power sudah siap untuk meluncurkan robot humanoid canggih yang setara dengan smartphone flagship. Robot ini bernama Bumi dengan harga hanya 9.998 yuan atau sekitar US$1.400.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memperdalam rivalitas teknologi dengan Amerika Serikat dan membawa robotika ke ranah konsumen yang lebih luas.

Robot Bumi telah menjadi bahan perbincangan setelah Songyan Power menandatangani perjanjian dengan Huichen Technology untuk memasok 1.000 unit. Robot ringan ini diklaim mampu berjalan, berlari, menari dan merespons perintah suara.

Hal menarik lainnya, robot ini dirancang untuk deprogram dengan alat drag-and-drop yang sederhana, menjadikannya target ideal untuk edukasi anak-anak dan pembelajaran robotika bagi pemula. Rencananya, penjualan akan dimulai pada Januari 2026.

Kehadiran Bumi dengan harga yang terjangkau ini menciptakan kontras yang tajam dengan lanskap robotika global yang selama ini didominasi oleh produk-produk berharga premium dari AS.

Pergerakan China ini menandai dimulainya era baru di mana robot humanoid tidak lagi eksklusif untuk laboratorium riset atau operasi industri berat, tetapi mulai merambah ke ruang kelas dan rumah tangga.

Harga robot Bumi yang terjangkau menciptakan jurang yang sangat lebar dengan produk serupa dari perusahaan AS.

Sebagai perbandingan, Tesla Optimus diproyeksikan memiliki harga sekitar US$20.000 hingga US$30.000 ketika di produksi massal.

Sementara itu, Digit dari Agility Robotics, yang dirancang khusus untuk operasi logistik, dibanderol dengan harga fantastis sekitar US$250.000.

Baca juga:

Perbedaan harga ini mencerminkan filosofi dan strategi bisnis yang berbeda.

Pendekatan AS berfokus pada penciptaan nilai ekonomi yang jelas melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi di lingkungan industri, dengan model bisnis yang menargetkan pengembalian investasi yang terukur.

Di sisi lain, strategi China dengan Bumi tampak lebih agresif dalam hal disrupsi harga, beroperasi dengan margin keuntungan yang tipis untuk mencapai skala adopsi yang masif dan cepat.

Ini adalah permainan jangka panjang untuk mendominasi ekosistem dan membentuk standar platform, sebuah strategi yang telah terbukti sukses di industri smartphone dan kendaraan listrik.

Dengan membuat teknologi robotika menjadi terjangkau, China berpotensi membuka pasar yang sangat besar di sektor pendidikan dan konsumen awal, sekaligus mengumpulkan data berharga dari interaksi manusia-robot di berbagai scenario dunia nyata.

Anak Muda RI Jadi Pengguna Internet Mobile Tertinggi Dunia

Telko.id – Anak muda di Indonesia merupakan peringkat pertama pengguna internet melalui ponsel, berdasarkan catatan Digital 2025 Global Overview Report.
Warga RI berusia 16 tahun yang menggunakan ponsel untuk berselancar di dunia maya jumlahnya mencapai 98,7%, berada di atas Filipina dan Afrika Selatan dengan angka 98,5%.
Namun, pengguna internet berusia 16 ke atas tahun tanah air itu menghabiskan waktu 7 jam 22 menit, masih jauh di bawah Afrika Selatan dan Brasil yang berada di puncak daftar laporan itu. Kedua negara menghabiskan waktu lebih dari 9 jam sehari di dunia maya.
Secara keseluruhan, Digital 2025 Global Overview Report mencatat masyarakat Indonesia menghabiskan waktu 4 jam 38 menit untuk mengakses internet dengan ponsel. Angkanya di atas rata-rata global 3 jam 46 menit.
Pengguna lebih banyak yang menggunakan ponsel dibandingkan komputer atau laptop untuk berinternet. Penggunaan HP untuk mengakses internet mengalami peningkatan selama 10 tahun terakhir.
Pada kuartal III-2014, penggunaan komputer masih mendominasi sebanyak 66,9% berbanding 33,1%. Namun keadaan berbalik setelah 10 tahun berlalu, pada kuartal III-2024, ponsel cukup mendominasi sebanyak 56,8% dan 43,2% bagi pengguna non HP.
Di Indonesia sendiri penggunaan ponsel juga mendominasi di atas rata-rata global. Sebanyak 63% masyarakat menggunakan HP untuk berselancar di dunia maya, sementara pengguna komputer sebanyak 37%.
Di Indonesia, pengguna Internet di komputer setengah dari penggunaan ponsel yakni hanya 2 jam 43 menit. Catatan tersebut di bawah penggunaan global sebanyak 2 jam 52 menit.
Kebanyakan pengguna global yang menggunakan komputer mengakses internet berusia 25-34 tahun. Sementara kelompok usia 16-24 tahun lebih banyak menggunakan ponsel.
Perempuan juga kebanyakan menggunakan ponsel untuk berinternet. Wanita berusia 16-24 tahun menghabiskan waktu selama 4 jam 44 menit dan perempuan berusia 25-34 tahun selama 4 jam 17 menit.
Laki-laki terlihat lebih banyak yang menghabiskan waktu menggunakan internet dengan komputer. Usianya juga jauh lebih tua dibandingkan dengan pengguna ponsel, laki-laki berusia 25-34 tahun menggunakan internet selama 3 jam 9 menit dan 35-44 tahun selama 2 jam 58 menit.

Indosat, Arsari, dan Northstar Bentuk FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama konsorsium Arsari Group dan Northstar Group resmi membentuk perusahaan patungan (joint venture) untuk membangun platform serat optik digital terdepan di Indonesia.

Perusahaan baru yang disebut FiberCo ini bertujuan memperkuat tulang punggung digital nasional di tengah fase pertumbuhan krusial ekosistem digital Indonesia.

Penandatanganan perjanjian investasi dilakukan pada 23 Desember 2025. Kemitraan strategis ini dirancang untuk memperkuat konektivitas nasional, menghadirkan layanan digital berstandar global, dan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia secara berkelanjutan.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan kolaborasi ini berangkat dari visi jangka panjang yang sejalan.

“Memberdayakan Indonesia membutuhkan kolaborasi yang kuat serta ambisi jangka panjang dalam membangun infrastruktur digital,” ujar Vikram dalam pernyataan resminya.

Vikram menjelaskan bahwa melalui pendekatan yang agile dan asset-light, kemitraan ini memungkinkan Indosat membangun platform serat optik independen bernilai tambah yang lebih tangguh dan siap menghadapi kebutuhan layanan digital masa depan.

oplus_145752064

Vikram menambahkan, inisiatif ini mendukung transformasi Indosat menuju perusahaan berbasis AI. “FiberCo akan berperan sebagai pemain infrastruktur AI yang berbeda, sekaligus menjadi katalis bagi kemajuan Indonesia sebagai bangsa digital,” tegasnya.

Nilai Strategis dan Struktur Kepemilikan

Bagi Indosat dan para pemegang sahamnya, transaksi ini menghadirkan nilai strategis yang signifikan. Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun.

Transaksi tersebut memungkinkan Indosat memonetisasi aset sekaligus mempertahankan sekitar 45% kepemilikan di perusahaan patungan baru itu.

Langkah strategis ini dinilai penting bagi pertumbuhan bisnis Indosat di masa depan. Dana hasil transaksi akan dialokasikan untuk pengembangan jaringan 5G serta memperkuat fondasi AI Indosat.

Hal ini sekaligus menegaskan fokus Indosat pada bisnis intinya sebagai operator telekomunikasi terdepan yang berorientasi pada peningkatan pengalaman pelanggan dan pengembangan solusi digital yang lebih luas.

Dampak bagi Pembangunan Nasional dan Infrastruktur Digital

Bagi Indonesia, inisiatif ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan ambisi digital nasional melalui peningkatan kualitas layanan telekomunikasi dan ketersediaan jaringan.

Kemitraan bertujuan memperluas jangkauan serat optik domestik serta memperkuat tulang punggung digital nasional melalui kepemilikan bersama dan tata kelola jangka panjang.

Upaya ini diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi berbasis AI, sejalan dengan visi Indonesia Emas.

Kemitraan juga diharapkan memperluas konektivitas bagi masyarakat dan pelaku usaha melalui model jaringan open-access. Aryo P.S. Djojohadikusumo, Deputy CEO and COO Arsari Group, menegaskan komitmen jangka panjang grupnya dalam pembangunan nasional.

“Melalui kolaborasi dengan Northstar dan Indosat, Arsari Group berkomitmen untuk menjadi bagian dari tulang punggung fisik pada fase pertumbuhan Indonesia berikutnya,” kata Aryo.

Aryo menjelaskan bahwa infrastruktur digital akan mendukung produktivitas sektor usaha, memperluas inklusi digital, meningkatkan layanan publik, serta mendorong munculnya aktivitas ekonomi berbasis AI.

Aryo menambahkan, kemitraan ini menandai perluasan portofolio Arsari Group ke sektor infrastruktur digital. Keyakinannya, konektivitas kini sama fundamentalnya bagi ketahanan ekonomi seperti halnya energi dan logistik fisik.

Partisipasi aktif sektor swasta seperti ini dianggap kunci untuk menjembatani kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan perdesaan, melengkapi upaya pemerintah dalam transformasi digital nasional.

Skala Jaringan dan Model Operasi Open-Access

Dari sisi implementasi, FiberCo akan mengoperasikan jaringan serat optik yang komprehensif dan terintegrasi sepanjang lebih dari 86 ribu kilometer.

Jaringan ini mencakup backbone, kabel laut domestik, serta akses infrastruktur yang menghubungkan menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.

Komposisi jaringan menunjukkan sekitar 45% berada di Pulau Jawa dan 55% di luar Jawa. Distribusi ini memberi peran strategis bagi platform dalam mendorong konektivitas digital yang lebih merata di seluruh Indonesia. Sebagai entitas independen, FiberCo akan beroperasi dengan model open-access.

Model tersebut menyediakan akses terbuka bagi berbagai penyedia layanan telekomunikasi untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat inklusi digital nasional dengan menciptakan lingkungan yang lebih kompetitif dan efisien.

Penguatan infrastruktur semacam ini sejalan dengan upaya lain dalam ekosistem, seperti yang dilakukan melalui neuCentrIX Pontianak untuk memperkuat ekosistem digital di IKN.

Kemitraan strategis ini menandai awal kolaborasi jangka panjang antara Indosat, Arsari Group, dan Northstar Group. Infrastruktur serat optik dipandang sebagai fondasi utama bagi layanan digital masa depan, termasuk untuk mendukung perkembangan teknologi seperti Edge AI dan cloud-native infrastructure.

Pembentukan perusahaan patungan ini diharapkan dapat meningkatkan kelincahan operasional, fleksibilitas finansial, serta potensi pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Efisiensi biaya dan standar layanan yang tinggi juga akan dijaga dalam operasional FiberCo ke depan.

Melalui kolaborasi ini, ketiga kelompok usaha berkomitmen mendorong inklusi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta mempercepat pengembangan ekonomi dan teknologi Indonesia.

Pembangunan infrastruktur digital kelas dunia melalui kemitraan berkelanjutan menjadi fokus utama. Untuk transaksi pembentukan perusahaan patungan ini, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat, sementara Goldman Sachs menjadi penasihat keuangan eksklusif bagi Northstar Group. (Icha)

Samsung Pamerkan Lini AI-Connected Living Terbaru di CES 2026

0

Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan rangkaian perangkat rumah tangga bertenaga kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang akan dipamerkan dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Nevada, pada 6-9 Januari mendatang.

Inovasi ini diperkenalkan untuk menghadirkan gaya hidup yang lebih cerdas dengan fokus pada peningkatan pengalaman perawatan kain, pendinginan udara, dan pembersihan rumah.

Lini produk yang diberi nama Bespoke AI ini mencakup beberapa model unggulan, yaitu Bespoke AI AirDresser, Bespoke AI Laundry Combo, WindFree Air Conditioner, serta robot vakum Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra yang telah diperbarui.

Menurut Jeong Seung Moon, Executive Vice President dan Head of the R&D Team Digital Appliances (DA) Business Samsung Electronics, pengembangan produk terbaru ini mengintegrasikan masukan berharga dari konsumen dan keahlian penelitian dan pengembangan (R&D) perusahaan selama bertahun-tahun.

“Melalui inovasi berkelanjutan ini, kami terus meningkatkan cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Peluncuran ini melanjutkan komitmen Samsung dalam membangun ekosistem rumah pintar yang terintegrasi. Sebelumnya, Samsung juga telah meluncurkan solusi rumah sehat dengan Bespoke AI sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka.

Content image for article: Samsung Perkenalkan Lini AI-Connected Living Terbaru di CES 2026

Bespoke AI Laundry Combo: Cuci Lebih Cepat, Kering Lebih Optimal

Setelah debutnya pada 2024, Bespoke AI Laundry Combo edisi 2026 hadir dengan berbagai penyempurnaan yang bertujuan mempercepat siklus cuci hingga kering sekaligus meningkatkan kinerja pengeringan.

Teknologi Super Speed memanfaatkan semprotan bertekanan tinggi (Speed Spray) untuk membantu deterjen meresap lebih optimal dan meningkatkan efisiensi proses pembilasan.

Untuk pengeringan yang lebih baik, perangkat ini dilengkapi dengan Booster Heat Exchanger. Fitur Auto Open Door+ tidak hanya membuka pintu secara otomatis setelah siklus selesai, tetapi juga mengaktifkan sirkulasi udara di dalam tabung untuk mencegah kelembapan dan bau apek pada pakaian.

AI Wash & Dry+ yang ditingkatkan menggunakan berbagai sensor untuk mendeteksi berat cucian, mengenali lima jenis kain—termasuk Outdoor dan Denim—serta memantau tingkat kotoran secara real-time guna mengoptimalkan penggunaan air dan deterjen.

Dari sisi perawatan, Wide Lint Filter terbaru hadir dengan desain satu sentuhan untuk pembersihan yang mudah, serta area penangkapan serat yang lebih luas.

Samsung juga memperkenalkan varian yang lebih terjangkau dengan layar LCD 2,8 inci dan jog dial, selain model dengan layar LCD 7 inci, untuk menjangkau segmen pasar yang lebih beragam.

Content image for article: Samsung Perkenalkan Lini AI-Connected Living Terbaru di CES 2026

AirDresser Terbaru dengan Perawatan Kerutan dan Sinergi Cerdas

Bespoke AI AirDresser generasi terbaru hadir setelah tiga tahun, membawa peningkatan performa dan kenyamanan. Fitur baru Auto Wrinkle Care memanfaatkan sistem Dual AirWash dan Dual JetSteam yang ditingkatkan untuk merapikan kerutan dengan cepat, cocok untuk rutinitas pagi yang padat.

Content image for article: Samsung Perkenalkan Lini AI-Connected Living Terbaru di CES 2026

Sistem Dual JetSteam juga berfungsi menjaga kesegaran pakaian dengan menyalurkan panas bertekanan tinggi hingga ke dalam serat kain, yang diklaim mampu mengurangi 99,9% virus dan bakteri tertentu serta 99% bau tidak sedap.

Perangkat ini dilengkapi program pengeringan cerdas yang secara otomatis menyesuaikan durasi berdasarkan jumlah muatan pakaian.

Keunggulan signifikan terletak pada sinerginya dengan Bespoke AI Laundry Combo. Melalui fitur Auto Cycle Link, AirDresser akan merekomendasikan program pengeringan yang sesuai secara otomatis setelah siklus pencucian di Laundry Combo selesai.

Ketika pengguna memilih siklus perawatan khusus seperti Blouse Cycle di mesin cuci, opsi yang sama akan langsung diterapkan di AirDresser, menciptakan alur perawatan yang berkelanjutan.

Content image for article: Samsung Perkenalkan Lini AI-Connected Living Terbaru di CES 2026

Inovasi di segmen perawatan rumah dan pakaian ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat di pasar smart home. Perusahaan seperti Xiaomi juga terus memperkuat posisinya tidak hanya melalui produk, tetapi juga dengan layanan purna jual yang komprehensif.

WindFree Pro AC: Mode Angin Dipersonalisasi dengan AI

Bespoke AI WindFree Pro Air Conditioner tahun ini menjawab permintaan konsumen akan fleksibilitas mode aliran angin. Jumlah bilah angin ditingkatkan dari satu menjadi tiga (Triple Motion Wings), memungkinkan tujuh mode angin yang dapat disesuaikan.

Mode-mode tersebut termasuk Max Wind untuk pendinginan instan 15% lebih cepat, Surround Wind untuk penyebaran udara merata, Long Reach Wind yang menjangkau dua kali lebih jauh, dan Down Wind untuk mendistribusikan udara dingin dengan cepat.

AC ini dilengkapi AI Direct dan Indirect Wind berbasis radar yang dapat mendeteksi keberadaan pengguna dan secara otomatis mengarahkan atau mengalihkan aliran udara.

AI Fast & Comfort Cooling menganalisis suhu, kelembapan, dan ukuran ruangan untuk mengaktifkan pendinginan optimal secara otomatis, memilih antara Fast Cooling, WindFree comfort, atau Dry Comfort. Selain itu, AI Energy Mode memantau pola penggunaan dan kondisi eksternal untuk meminimalkan fluktuasi kompresor, yang diklaim dapat membantu mengurangi konsumsi energi hingga 30%.

Jet Bot Steam Ultra: Navigasi Lebih Cerdas dengan Pengenalan Objek

Robot vakum flagship Samsung, Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra, diperbarui dengan teknologi pengenalan canggih untuk meminimalkan intervensi pengguna.

Ditenagai prosesor Qualcomm Dragonwing™, perangkat ini memiliki AI Object Recognition berbasis deep learning yang mampu mendeteksi manusia, hewan peliharaan (kucing dan anjing), serta hambatan seperti kabel atau karpet.

Fitur baru AI Liquid Recognition memungkinkan robot mengenali tumpahan cairan dan memutuskan apakah area tersebut perlu dibersihkan atau dihindari, sesuai pengaturan pengguna.

Teknologi Easy Pass Wheel yang ditingkatkan memungkinkan bodi robot terangkat dan roda diturunkan untuk melewati ambang batas atau perbedaan ketinggian lantai hingga 2,4 inci, sehingga navigasi di dalam rumah menjadi lebih mulus.

Kehadiran lini produk AI-connected living ini menegaskan fokus Samsung pada ekosistem rumah pintar yang terintegrasi, sebuah langkah strategis di tengah pertumbuhan pasar yang pesat.

Kesuksesan dalam mengembangkan ekosistem serupa juga terlihat pada kinerja perusahaan teknologi lain, seperti yang ditunjukkan oleh laporan keuangan Xiaomi yang menunjukkan lonjakan laba bersih didorong oleh diversifikasi bisnisnya.

Pengunjung CES 2026 dapat mengalami langsung inovasi terbaru Samsung dalam ekosistem AI-connected living ini di showroom perusahaan yang berlokasi di Wynn Las Vegas. Informasi lebih lanjut mengenai partisipasi Samsung di CES 2026 dapat diakses melalui laman khusus yang disediakan. (Icha)

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

0

Telko.id – Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025 yang mengungkap tren olahraga dan kebugaran pengguna di Indonesia.

Laporan ini menunjukkan olahraga lari masih mendominasi sebagai aktivitas paling populer, sementara padel muncul sebagai fenomena dengan pertumbuhan aktivitas luar biasa mencapai 1.684% dibandingkan tahun sebelumnya.

Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, mengatakan, “Garmin Connect Data Report 2025 memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat Indonesia semakin aktif dan beragam dalam memilih aktivitas kebugaran”.

Chandrawidhi menambahkan bahwa melalui data dan insight yang dihadirkan, Garmin berharap dapat membantu pengguna memahami aktivitas dan kebugaran mereka dengan lebih menyeluruh, sebagai bagian dari upaya membangun gaya hidup yang lebih sehat.

Berdasarkan data yang direkam, tiga olahraga terpopuler di Indonesia terdiri dari lari, jalan kaki, dan latihan kekuatan. Aktivitas lari mencatat angka tertinggi dengan 10.622.601 sesi, diikuti jalan kaki (4.755.561 sesi) dan latihan kekuatan (2.367.843 sesi).

Pertumbuhan latihan kekuatan di Indonesia mencapai 65%, menandakan meningkatnya kesadaran untuk membangun fondasi kekuatan tubuh.

Rata-rata langkah harian pengguna Garmin di Indonesia tercatat sebesar 5.818, meningkat 8,24% dari tahun lalu. Secara global, lebih dari setengah pengguna Garmin mencatat rata-rata lebih dari 8.000 langkah per hari, dengan 28% di antaranya melampaui 10.000 langkah.

Hong Kong menjadi negara dengan rata-rata langkah harian tertinggi (10.663), disusul Korea Selatan dan Spanyol.

Content image for article: Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Lonjakan popularitas padel menjadi sorotan utama laporan tahun ini. Olahraga ini mencatat pertumbuhan aktivitas pengguna Garmin sebesar 1.684%, menjadikannya olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia pada 2025. Peningkatan ini jauh melampaui pertumbuhan aktivitas lari di trek (124%) dan tenis (113%).

Fenomena padel didukung oleh ekspansi fasilitas dan komunitas yang masif. Data Indonesia Padel Report 2025 menunjukkan jumlah klub padel di Indonesia meningkat 295% pada tahun ini. Sekitar 1.580 lapangan padel baru dibangun di seluruh Indonesia, atau rata-rata 3,8 lapangan baru per hari.

Jakarta, Banten, dan Bali menjadi wilayah utama pengembangan olahraga ini. Ketersediaan fasilitas di kawasan urban mendorong adopsi padel sebagai bagian dari gaya hidup aktif sekaligus sarana interaksi sosial.

Garmin juga memperkenalkan Garmin Connect Rundown sebagai bagian dari layanan Garmin Connect+. Fitur ini menyajikan ringkasan tahunan personal yang mencakup insight fisiologis seperti aktivitas tahunan, langkah harian, skor tidur, olahraga teratas, serta tren kebiasaan.

Tujuannya adalah membantu pengguna melihat perkembangan secara menyeluruh, membandingkan performa bulanan, dan memahami pola melalui visualisasi data.

Content image for article: Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Layanan premium Connect+ dilengkapi fitur Active Intelligence yang memberikan rekomendasi personal berdasarkan data jangka panjang, serta Live Activity untuk pemantauan real-time detak jantung, pace, dan aktivitas indoor langsung dari smartphone.

Teknologi ini terintegrasi dengan rangkaian smartwatch terbaru Garmin seperti Venu 4 dan fēnix 8 Pro, yang memungkinkan pelacakan aktivitas harian dan analisis data kebugaran yang komprehensif. Perangkat ini tersinkronisasi mulus dengan Garmin Connect untuk pengalaman yang konsisten.

Insight kesehatan dari fitur-fitur tersebut diharapkan dapat membantu pengguna menetapkan tujuan kebugaran untuk tahun 2026, baik untuk meningkatkan kualitas tidur, membangun kekuatan, maupun menjelajahi petualangan outdoor.

Garmin menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman kebugaran yang lebih personal dan berbasis data, membantu setiap individu memahami tubuhnya dengan lebih baik. Seperti yang juga terlihat dalam Garmin Fitness Report 2024, pendekatan berbasis data terus menjadi fokus utama.

Pertumbuhan olahraga seperti padel dan lari juga didukung oleh inovasi perangkat wearable. Smartwatch Garmin tidak hanya melacak aktivitas tradisional tetapi juga mendukung olahraga spesifik dengan fitur khusus, sebagaimana terlihat pada dukungan untuk olahraga golf di Garmin Approach R50.

Hal ini sejalan dengan meningkatnya diversifikasi pilihan olahraga masyarakat Indonesia yang tercermin dalam data laporan terbaru ini.

Rilis Garmin Connect Data Report 2025 ini menegaskan transformasi gaya hidup aktif di Indonesia yang semakin beragam. Dominasi lari dan jalan kaki menunjukkan fondasi kebugaran yang kuat, sementara ledakan padel mencerminkan dinamika baru dalam preferensi olahraga sosial dan kompetitif.

Data yang dihadirkan Garmin menjadi alat penting bagi pengguna untuk mengevaluasi dan merencanakan perjalanan kebugaran mereka ke depan. (Icha)

Acer Perkuat Ekosistem Esports Indonesia Sepanjang 2025

0

Telko.id – Sepanjang tahun 2025, Acer melalui Predator Gaming Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai salah satu penggerak utama ekosistem esports nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui hadirnya teknologi gaming mutakhir, penyelenggaraan kompetisi berskala internasional, serta dukungan berkelanjutan terhadap komunitas pengembang gim lokal.

Leny Ng, President Director Acer Indonesia, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Predator Gaming Indonesia.

“Melalui dukungan teknologi, pengembangan komunitas, penyelenggaraan dan partisipasi dalam berbagai kompetisi, serta pembinaan talenta dan kreator gim lokal, Predator Gaming berkomitmen membangun fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan esports Indonesia,” ujar Leny Ng.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Predator Gaming Indonesia telah menggelar Road to APAC Predator League 2026 yang diselenggarakan di 13 kota di seluruh Indonesia.

Dari rangkaian kompetisi nasional ini, empat tim terbaik berhasil lolos sebagai wakil resmi Indonesia ke Grand Final APAC Predator League 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, dengan total hadiah mencapai Rp6,6 miliar.

Tim RRQ dan BOOM Esports dari kategori Valorant, serta Rekonix dan Veroja dari kategori DOTA 2, akan membawa nama Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia Pasifik.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat partisipasi tertinggi di kawasan, dengan total 2.951 peserta terdaftar pada Indonesian Series APAC Predator League 2026. Jumlah pendaftar tim Valorant bahkan meningkat hingga 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Komitmen Acer dalam mendukung industri esports juga diperkuat melalui kemitraan strategis Predator Gaming sebagai Mitra Resmi Valorant Champions Tour (VCT) Pacific.

Ajang internasional ini mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Pasifik dan menjadi platform penting untuk menghadirkan teknologi gaming Predator yang berperforma tinggi.

Dukungan untuk Pengembang Gim Lokal

Di sisi pengembangan industri kreatif, Predator Gaming Indonesia menghadirkan Indonesia Game Showcase sebagai wadah apresiasi bagi pengembang gim lokal.

Enam judul gim karya anak bangsa, Luxman Moonlit Market, Snakehaus, The Blue Cut Hook, Grim Trials, Pamali Roblox, dan Broomstick Exorcist, ditampilkan dalam rangkaian Road to APAC Predator League 2026.

Kehadiran gim-gim tersebut mencerminkan perpaduan kreativitas, nilai budaya, serta inovasi gameplay yang menunjukkan potensi industri gim Indonesia.

Acer juga terus berperan aktif dalam memperkuat komunitas pengembang gim melalui dukungan terhadap Global Game Jam 2025, yang diselenggarakan di berbagai kota dengan Bandung sebagai salah satu pusat kegiatan utama.

Dalam ajang kolaboratif yang menantang kreator untuk mengembangkan gim dalam waktu 48 jam ini, Predator Gaming menyediakan dukungan berupa perangkat teknologi, fasilitas turnamen mini, serta apresiasi bagi para peserta.

Partisipasi ini menegaskan komitmen Acer dalam mendorong pertumbuhan komunitas developer dan memperluas ekosistem kreatif nasional.

Inovasi Produk Laptop Gaming AI dan Ultra-Tipis

Sepanjang 2025, Predator Gaming Indonesia menghadirkan berbagai inovasi produk melalui peluncuran jajaran laptop gaming terbaru dengan desain yang semakin tipis, performa tinggi, dan didukung dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Salah satu terobosan terbesar hadir melalui lini Predator Triton, yang menjadi laptop gaming pertama di industri dengan menggunakan Graphene Thermal Interface Material.

Material ini memberikan efisiensi pembuangan panas hingga 14,5% lebih tinggi dibandingkan pasta termal konvensional. Rangkaian laptop Predator terbaru dirancang untuk memenuhi kebutuhan gamer kompetitif, kreator konten, streamer, hingga profesional dengan kebutuhan komputasi berat seperti rendering.

Leny Ng menambahkan, ke depan, Acer akan terus menghadirkan wadah dan dukungan yang relevan agar talenta Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global.

Dengan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari kompetisi, dukungan komunitas, hingga inovasi produk, Predator Gaming berupaya membangun ekosistem esports yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat terus mengakselerasi perkembangan industri esports dan kreatif digital tanah air. (icha)

Samsung Perkenalkan AI Vision dengan Google Gemini di CES 2026

0

Telko.id – Samsung Electronics akan memamerkan lini perangkat dapur terbaru yang dilengkapi dengan teknologi AI Vision generasi terbaru yang didukung oleh Google Gemini di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026.

Pengumuman ini menandai langkah signifikan dalam integrasi kecerdasan buatan ke dalam perangkat rumah tangga, dengan fokus pada penyederhanaan aktivitas harian dan peningkatan pengalaman pengguna di dapur.

Jeong Seung Moon, Executive Vice President dan Head of R&D Team Digital Appliances Business Samsung Electronics, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Google Cloud akan membawa tingkat inovasi yang lebih tinggi.

“Sebagai pelopor dalam penerapan teknologi AI vision based, Samsung telah memimpin inovasi di pasar perangkat dapur,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kolaborasi dengan Google Cloud, Samsung akan mencapai tingkat inovasi yang lebih tinggi dan memanfaatkan inisiatif ini untuk terus menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen di tahun mendatang.

Inovasi ini melanjutkan komitmen Samsung dalam mengembangkan teknologi Samsung Vision AI yang sebelumnya telah diperkenalkan dalam berbagai produk, termasuk televisi pintar. Kini, teknologi tersebut berevolusi dengan dukungan model bahasa besar Google untuk aplikasi yang lebih spesifik di dapur.

Kulkas Bespoke AI dengan Kemampuan Identifikasi Makanan yang Lebih Cerdas

Di CES 2026, Samsung akan memperkenalkan Bespoke AI Refrigerator Family Hub terbaru yang dilengkapi dengan AI Vision versi terbaru. Peningkatan utama terletak pada integrasi Google Gemini, yang untuk pertama kalinya diterapkan langsung pada sebuah kulkas.

Sebelumnya, AI Vision mampu mengenali hingga 37 jenis bahan makanan segar dan 50 jenis makanan olahan yang telah didaftarkan sebelumnya secara on-device.

Versi terbaru dirancang untuk melampaui batasan tersebut dengan kemampuan mengenali lebih banyak jenis makanan. Rencananya, makanan olahan akan diakui tanpa perlu pendaftaran terpisah, dengan nama-nama mereka terdaftar secara otomatis untuk meningkatkan kenyamanan.

Samsung juga berencana memungkinkan deteksi item yang diberi label oleh pengguna, sehingga makanan dalam wadah pribadi dapat ditambahkan ke daftar.

Dengan identifikasi yang semakin akurat, pengelolaan daftar makanan menjadi lebih jelas dan mudah. Hal ini memperluas pengalaman pengguna dalam mengatur dan merencanakan konsumsi makanan, menuju visi dapur AI yang benar-benar personal.

Inovasi ini sejalan dengan upaya Samsung menghadirkan teknologi yang mengerti kebutuhan pengguna, sebagaimana terlihat pada Samsung TV 2025 dengan Vision AI yang merevolusi interaksi dengan konten.

Bespoke AI Wine Cellar: Manajemen Koleksi Wine yang Intuitif

Samsung juga akan memamerkan Bespoke AI Wine Cellar terbaru yang dirancang dengan AI Vision berbasis Google Gemini. Saat pengguna menyimpan atau mengambil botol wine, kamera di bagian atas unit akan mengenali label botol dan melacak pergerakannya, kemudian memperbarui data secara otomatis melalui SmartThings AI Wine Manager.

Sistem ini mampu mengidentifikasi rak dan kompartemen spesifik tempat setiap botol disimpan, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengetahui lokasi wine tanpa perlu mencarinya secara manual.

Melalui AI Wine Manager, pengguna dapat mengakses informasi wine dengan praktis serta menerima rekomendasi pairing makanan berdasarkan jenis wine dalam koleksi mereka. Fitur ini menghadirkan pengalaman kurasi wine yang lebih intuitif dan personal.

Peluncuran produk-produk AI ini terjadi dalam konteks pasar teknologi yang dinamis, di mana faktor seperti kenaikan harga RAM turut mempengaruhi prediksi pasar gadget global. Namun, Samsung tampaknya tetap fokus pada inovasi di segmen perangkat rumah pintar.

Pembaruan Desain untuk Estetika Dapur yang Menyatu

Selain inovasi AI, Samsung memperkenalkan pembaruan desain pada rangkaian perangkat dapurnya. Bespoke AI 3-Door French Door Refrigerator terbaru hadir dengan desain zero clearance fit, memungkinkan pemasangan dengan jarak samping sekitar 4 mm.

Kedalaman pintu telah dikurangi hingga 50 mm dibandingkan model konvensional, sehingga laci dan makanan tetap dapat diakses sepenuhnya saat pintu dibuka lebar. Fitur AutoView — pintu transparan — memudahkan pengguna melihat isi kulkas tanpa perlu membukanya.

Slide-in range terbaru hadir dengan desain yang sepenuhnya diperbarui, mengusung finishing stainless look pada panel kontrol, kenop, dan pintu. Produk ini dilengkapi gaya bar handle terbaru serta Precision Knob yang dirancang untuk meningkatkan aspek keamanan.

Samsung juga akan meluncurkan dua tipe microwave over-the-range (OTR), yaitu Air-Fry OTR dan DualVent OTR. Pembaruan signifikan terdapat pada struktur hood model DualVent.

Sistem dual vent terbaru mengatasi masalah penyerapan asap dengan menambahkan saluran ventilasi depan selain ventilasi bawah, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan penangkapan asap dibandingkan model sebelumnya.

Pengunjung booth Samsung di CES 2026 akan menjadi yang pertama melihat inovasi-inovasi terbaru ini. Kehadiran Samsung di ajang tersebut memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam menghadirkan teknologi AI vision based yang terintegrasi, sebuah langkah strategis yang telah dimulai dengan inovasi terbaru di CES First Look 2025. (Icha)

Axioo Class Program Raih Certified School Impact Award dari Intel

0

Telko.id – Axioo Class Program, divisi pendidikan PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo), meraih penghargaan global “Certified School Impact Award” dalam ajang 2025 Intel® Skills for Innovation (SFI) Partner Awards.

Penghargaan ini diberikan kepada mitra Intel yang dinilai berhasil menciptakan dampak nyata bagi komunitas dan sekolah melalui program SFI.

Axioo menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang bersanding dengan raksasa teknologi global seperti Lenovo, Acer, Classera, dan Dell Technologies dalam daftar penerima penghargaan tahun ini.

Pencapaian ini menegaskan posisi Axioo sebagai pemegang lisensi resmi dan pelaksana utama program Intel® SFI di Tanah Air.

Vice President of Business Development & Strategic Partnership PT Tera Data Indonusa Tbk, Timmy Theopelus, menyatakan penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dan dedikasi para guru di Indonesia.

“Menerima ‘Certified School Impact Award’ dari Intel menegaskan bahwa visi kami untuk mencetak sekolah-sekolah berstandar global di Indonesia berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Theopelus menambahkan, Axioo berkomitmen untuk terus mendampingi lebih banyak sekolah dalam mengadopsi pembelajaran berbasis inovasi. Langkah ini dianggap krusial untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.

Penghargaan “Certified School Impact Award” secara khusus menyoroti keberhasilan Axioo dalam mendampingi sekolah-sekolah di Indonesia untuk meraih status Intel® SFI Certified School.

Status ini merupakan pengakuan bahwa suatu sekolah telah memenuhi standar internasional dalam adopsi teknologi, kesiapan infrastruktur perangkat, serta kompetensi guru yang mumpuni.

Content image for article: Axioo Class Program Raih Certified School Impact Award dari Intel

Sebagai mitra strategis, Axioo menjalankan peran penting dalam menjembatani kesenjangan teknologi di ruang kelas. Upaya yang dilakukan tidak hanya pada penyediaan perangkat teknologi berkualitas, tetapi juga pendampingan komprehensif bagi tenaga pendidik.

Fokus pada Pengembangan Kompetensi Guru

Program pendampingan yang dijalankan Axioo Class Program mencakup pelatihan intensif bagi guru untuk menguasai empat level pengembangan profesional dan delapan keterampilan inti (skill sets) yang disyaratkan oleh Intel.

Keterampilan ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum pembelajaran secara efektif.

Intel® Skills for Innovation (SFI) sendiri adalah inisiatif global yang bertujuan memberdayakan pendidik menjadi pemimpin pengalaman belajar yang efektif.

Program ini mengedepankan pengembangan pola pikir seperti Design Thinking dan Computational Thinking, serta keterampilan teknis mutakhir seperti Data Science dan Artificial Intelligence (AI).

Melalui kemitraan dengan Intel, Axioo memfasilitasi sekolah-sekolah untuk memenuhi kriteria ketat akreditasi.

Kriteria tersebut antara lain memastikan ketersediaan perangkat berbasis prosesor Intel dan memastikan guru-guru telah lulus pelatihan serta menerapkan Starter Pack pembelajaran di kelas secara nyata.

Keberhasilan ini sejalan dengan strategi ekspansi dan inovasi Axioo secara keseluruhan. Baru-baru ini, perusahaan juga meluncurkan layanan Drop Off & Pick Up Service bekerja sama dengan Indomaret untuk meningkatkan akses layanan bagi konsumen.

Inovasi produk terus dilakukan, seperti pada lini Axioo Pongo 725 v2 yang menawarkan performa gaming maksimal di kisaran harga terjangkau.

Dampak Jangka Panjang bagi Pendidikan Indonesia

Pencapaian Axioo Class Program ini bukan sekadar penghargaan simbolis. Ia merepresentasikan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

Dengan adanya lebih banyak sekolah bersertifikasi Intel SFI, diharapkan terjadi peningkatan standar pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri global.

Axioo Class Program merupakan program pendidikan yang berfokus pada penyiapan tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan industri.

Sebagai bagian dari Axioo, program ini mendapat dukungan penuh dari inovasi produk perusahaan, termasuk laptop tipis seperti Axioo Hype R X8 OLED yang ringan dan powerful, yang dapat mendukung aktivitas belajar-mengajar yang modern.

Penghargaan dari Intel ini diharapkan dapat memacu Axioo untuk terus memperluas jangkauan program pendampingannya. Upaya transformasi digital di sektor pendidikan menjadi semakin krusial untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif di era ekonomi digital.

Langkah Axioo ini juga memperkuat posisinya di pasar, mendukung target pertumbuhan penjualan dan ekspor perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan komitmen yang terus berlanjut, Axioo Class Program berpotensi menjadi katalisator percepatan adopsi teknologi dalam pendidikan nasional.

Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inklusif, inovatif, dan siap menghadapi masa depan. (Icha)

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series, Harga Mulai Rp1,8 Juta

0

Telko.id – Motorola Indonesia secara resmi meluncurkan Moto Pad 60 Series, lini tablet perdana mereka yang dirancang khusus untuk menemani momen liburan akhir tahun.

Tiga varian tablet ini hadir dengan fokus berbeda pada hiburan, eksplorasi konten, dan kreativitas, dengan harga mulai dari Rp1.839.000.

Peluncuran ini merupakan bagian dari kampanye #IniRuangMu yang mengajak konsumen menentukan ruang digital sesuai gaya liburan mereka.

Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia, menyatakan bahwa setiap orang memiliki cara berbeda menikmati waktu istirahat.

“Untuk itu kami hadirkan Moto Pad 60 Series dengan tiga varian yang punya fokus berbeda, jadi pengguna bisa pilih sesuai cara mereka menikmati waktu istirahat,” ujarnya.

Kehadiran Moto Pad 60 Series ini menandai ekspansi Motorola ke segmen tablet di Indonesia, melengkapi portofolio smartphone yang selama ini didominasi oleh seri G dan Edge. Langkah ini diambil dalam menghadapi persaingan pasar gadget yang semakin ketat.

Spesifikasi dan Harga Tiap Varian

Seri ini terdiri dari Moto Pad 60 Lite, Neo, dan Pro. Varian paling terjangkau, Moto Pad 60 Lite, dibanderol Rp1.839.000. Tablet ini ditujukan untuk hiburan personal dengan layar 10,1 inci bersertifikasi TÜV Low Blue Light, audio Dolby Atmos, dan baterai yang diklaim tahan hingga 9,5 jam untuk streaming YouTube.

Perangkat ini juga sudah termasuk case stand dan dilengkapi Google Kids Space dengan parental control untuk anak-anak.

Content image for article: Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series, Harga Mulai Rp1,8 Juta

Moto Pad 60 Neo hadir dengan harga Rp2.869.000. Tablet ini menawarkan layar 11 inci beresolusi 2,5K dengan refresh rate 90Hz untuk eksplorasi konten yang lebih smooth.

Yang membedakan, varian ini sudah dilengkapi dengan Moto Pen dan fitur Circle to Search untuk memudahkan pencarian informasi langsung dari layar.

Varian tertinggi, Moto Pad 60 Pro, dipasarkan dengan harga Rp6.099.000. Tablet ini ditujukan untuk kebutuhan kreatif dengan layar terbesar 12,7 inci beresolusi 3K dan refresh rate 144Hz.

Perangkat ini dilengkapi Moto Pen Pro, audio quad speaker JBL dengan Dolby Atmos, baterai 10.200mAh, serta dukungan AI tools from Google untuk proses kreatif seperti sketching dan editing foto.

Bonus dan Layanan Purna Jual

Untuk melengkapi pengalaman hiburan, setiap pembelian ketiga tablet ini menyertakan langganan gratis layanan streaming Vidio selama 6 bulan. Konsumen dapat langsung mengakses ribuan konten hiburan di tablet baru mereka.

Motorola juga menyediakan layanan purna jual untuk ketiga varian Moto Pad 60 Series. Semua tablet dilengkapi garansi resmi selama 1 tahun.

Untuk klaim garansi atau servis, konsumen dapat mengunjungi layanan service center Lenovo Indonesia yang ditunjuk.

Kehadiran serangkaian tablet ini memperkaya pilihan tablet di pasar Indonesia, khususnya yang menawarkan paket lengkap dengan stylus dan layanan hiburan.

Produk ini akan bersaing dengan tablet dari merek lain yang juga gencar merilis produk baru, seperti yang terjadi pada segmen smartphone premium.

Perangkat ini kini sudah tersedia di seluruh Indonesia melalui toko retail resmi Motorola dan Lenovo, serta berbagai platform e-commerce.

Dengan strategi harga yang kompetitif dan penawaran bundle yang menarik, Motorola berharap dapat merebut perhatian konsumen yang mencari perangkat pendamping liburan akhir tahun. (Icha)

Indosat Berbagi Kasih untuk Anak Komunitas Rentan

0

Telko.id – Menjelang perayaan Natal 2025, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menghadirkan program Indosiat Berbagi Kasih.

Inisiatif sosial ini dirancang untuk menebarkan kehangatan dan sukacita bagi anak-anak dari komunitas rentan di berbagai wilayah Indonesia, memperluas jangkauan hingga ke daerah-daerah terpencil.

Program yang berjalan sepanjang Desember ini merupakan kelanjutan dari komitmen perusahaan di tahun sebelumnya.

Indosat memaknai keandalan tidak hanya dari kualitas layanan telekomunikasi, tetapi juga dari konsistensi hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya di momen-momen penting seperti Natal.

Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan filosofi perusahaan dalam pernyataannya.

“Bagi kami, keandalan tidak hanya diukur dari kualitas layanan, tetapi juga dari konsistensi untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Irsyad menambahkan bahwa melalui dukungan sederhana namun berarti bagi anak-anak dari komunitas rentan, Ia berharap dapat menambah hangat dan menghadirkan senyum di momen perayaan Natal.

Indosat Berbagi Kasih dijalankan melalui kolaborasi solid antara Sarana Kerohanian Kristen (SKK) Indosat dan ribuan karyawan yang disebut Hiro.

Semangat gotong royong ini menjadi penggerak utama dalam memperluas distribusi bantuan ke lebih banyak wilayah, terutama daerah yang jauh dari pusat kota.

Bentuk kontribusi nyata dari program ini berupa sumbangan barang baru maupun layak pakai. Barang-barang yang dikumpulkan mencakup perlengkapan sekolah, pakaian, hingga berbagai kebutuhan esensial lainnya bagi anak-anak.

Untuk memudahkan partisipasi dari seluruh elemen perusahaan, Indosat menyediakan beragam kanal donasi.

Content image for article: Indosat Berbagi Kasih, Tebar Hangat Natal untuk Anak Komunitas Rentan

Kanal tersebut termasuk penyediaan donation drop boxes di sejumlah titik strategis serta opsi pembelian hadiah melalui katalog dan transaksi digital. Pendekatan yang fleksibel ini memungkinkan partisipasi lebih luas dan inklusif.

Seluruh donasi yang terkumpul kemudian disalurkan secara langsung ke sejumlah panti asuhan di berbagai daerah. Program tahun ini secara khusus menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Indonesia Timur, seperti Nabire, Sentani, Jayapura, dan Timika.

Penyaluran ke daerah-daerah ini menunjukkan komitmen Indosat untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat dari perhatian.

Para Hiro tidak hanya berperan sebagai donatur, tetapi juga terlibat aktif dalam proses logistik. Mereka membantu mengelola hingga mendistribusikan bantuan, memastikan setiap paket sampai dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi penerimanya.

Keterlibatan langsung ini mencerminkan nilai kebersamaan dan pertumbuhan yang juga diusung dalam program lain perusahaan.

“Inisiatif ini mencerminkan penerapan nilai-nilai perusahaan secara nyata—Sepenuh Hati dalam memberi dukungan yang tulus, Bersinar melalui aksi yang membawa inspirasi, dan Bersama Lebih Baik karena kolaborasi selalu menghasilkan dampak yang lebih kuat,” tutup Irsyad Sahroni.

Program Indosat Berbagi Kasih sejalan dengan upaya perusahaan dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan dan peduli.

Inisiatif ini juga beriringan dengan komitmen Indosat untuk menjaga keandalan layanan dasar, termasuk di momen puncak seperti libur Natal dan Tahun Baru, serta terus meningkatkan kapasitas jaringan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Keberlanjutan program dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa kegiatan sosial telah menjadi bagian integral dari budaya perusahaan.

Indosat Berbagi Kasih tidak sekadar program charity musiman, tetapi wujud nyata dari komitmen jangka panjang Indosat Ooredoo Hutchison untuk berkontribusi positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi penerus bangsa dari kalangan yang membutuhkan. (Icha)