spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 413

Keamanan Siber Strategi Kunci Hypernet Technologies di 2024

0

Telko.id – Keamanan siber menjadi strategi kunci Hypernet Technologies pada tahun 2024 mendatang. Pasalnya, ditengah ekonomi digital di Indonesia yang mengalami peningkatan pesat sepanjang 2023 dan masih akan terus tumbuh di tahun 2024, keamanan siber pun harus menjadi perhatian penting.

Apalagi, di sisi lain, masih ada beberapa hambatan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi digital guna menunjang performa serta efisiensi bisnis.

Penyedia layanan terkelola atau managed services provider (MSP) memainkan penting guna memastikan bahwa pelaku usaha mendapatkan akses yang sama terhadap teknologi mumpuni.

Hal ini ditegaskan pada sesi media briefing yang menghadirkan Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Law and Economic Studies (Celios); Sudianto Oei, CEO Hypernet Technologies; serta Sudino Oei, Chief Technology Officer Hypernet Technologies, Jumat (8/12).

Baca juga : Indosat dan Cisco, Bakal Latih 200 Ribu Orang Terampil Keamanan Siber

Sudianto Oei, CEO Hypernet Technologies mengatakan bahwa capaian-capaian perusahaan sepanjang 2023 selaras dengan fakta pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Tercatat pada 2023, Hypernet telah melayani lebih dari 4.000 pelanggan dari beragam sektor industri serta skala bisnis, dari UMKM hingga korporasi, dan kami akan meneruskan komitmen kami terhadap pemberdayaan ekonomi digital Indonesia pada 2024 mendatang,” kata Sudianto.

Ia pun menyebtukan bahwa sesuai dengan slogan nya ‘Terima Beres,’ perusahaannya akan memampukan para pelaku usaha untuk fokus penuh kepada urusan bisnis sementara Hypernet yang menyelesaikan semua urusan terkait TIK.

Selain itu, memasuki 2024, Hypernet Technologies berencana menghadirkan layanan managed services di daerah, termasuk Medan di Pulau Sumatera, NTT dan Lombok di Bali, Manado di Pulau Sulawesi, serta Banjarmasin di Pulau Kalimantan.

Berdasarkan Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital yang diterbitkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, diketahui bahwa ekosistem regulasi dan kebijakan yang berorientasi pada perlindungan konsumen dan keamanan nasional merupakan salah satu pilar transformasi yang perlu dijalankan.

Di sini, sektor swasta dapat turut memainkan peran kritikal lewat penerapan arsitektur keamanan siber yang mutakhir.

“Mengingat keamanan siber masih menjadi salah satu kendala bagi pelaku usaha di Indonesia, Hypernet Technologies pun memberikan dukungannya kepada agenda transformasi digital nasional dengan menjadikan keamanan siber sebagai komitmen besar kami pada 2024,” Sudino Oei menambahkan.

Ia pun menyebutkan bahwa layanan keamanan terkelola atau managed security services yang disediakan oleh Hypernet Technologies bersifat menyeluruh alias end-to-end dan didasarkan pada kebutuhan maupun tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

Berpedoman kepada National Institute of Standards and Technology (NIST) Framework, Hypernet Technologies membantu pelaku usaha untuk mendapatkan layanan identifikasi, proteksi, deteksi, respons, hingga pemulihan dalam satu tempat.

Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Celios menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia antara lain didukung penetrasi internet dan adopsi digital yang cukup meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Meski demikian, kesenjangan infrastruktur, SDM yang belum optimal, hingga keamanan siber menjadi sejumlah tantangan utama yang menghambat adopsi teknologi oleh pelaku usaha dari berbagai industri maupun skala bisnis,” ujarnya.

Beberapa elemen keamanan siber yang masih harus ditingkatkan, menurut Nailul, meliputi proteksi pada layanan-layanan digital yang banyak dinikmati masyarakat serta kontribusi terhadap ekosistem keamanan global.

Nailul menambahkan, pelaku MSP termasuk Hypernet Technologies dapat memberikan kontribusi yang krusial bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia kelak.

“Alih-alih melakukannya sendiri, pelaku usaha yang terkendala dari segi anggaran maupun SDM, seperti UMKM, dapat memilih untuk bermitra dengan penyedia layanan terkelola atau MSP yang dapat menawarkan sumber daya teknologi dan keamanan siber yang mumpuni rangka melangsungkan transformasi digitalnya,” pungkas Nailul. (Icha)

Uji Coba Satria-1 Sukses, Internet Pun Sudah terhubung

0

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi hadir dalam pelaksanaan uji coba integrasi dan aktivasi SATRIA-1 sukses yang berlangsung pada 6 lokasi yaitu di Kota Manokwari, Kota Jayapura, Kota Ambon, Kota Batam, Kota Kupang, dan Kota Banjarbaru.

“Dari Jayapura bagaimana sinyalnya oke? Terus dari daerah mana lagi? Dari Jayapura bagus ya zoomnya? Dari Kupang? Mana lagi yang jauh, dari pulau-pulau? Dari Manokwari bagaimana? Ini masih tes ya bu Indah, bu Dirut?” Kata Menteri Kominfo dalam konferensi video melalui zoom pada Kamis, 7 Desember 2023.

SATRIA-1 telah berhasil terkoneksi dengan internet dalam pelaksanaan tahapan uji coba integrasi dan aktivasi yang berlangsung pada Kamis, 7 Desember sekitar pukul 13.30 WIB.

Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso dan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo, Fadhilah Mathar turut hadir bersama Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam pelaksanaan tahapan uji coba integrasi untuk kesiapan aktivasi SATRIA-1.

Baca juga : Satelit SATRIA-1 Berhasil Menempati Orbitnya, Selanjutnya?

Dirut PT PSN, Adi Rahman Adiwoso mengatakan bahwa pelaksanaan tahap uji coba SATRIA-1 ini merupakan sebagian tes dari uji layak operasi.

“Zoom ini menggunakan Satelit SATRIA-1 dan jaringan SATRIA-1. Bisa dibuktikan bahwa semuanya sudah mulai jalan,” kata Dirut PT PSN, Adi Rahman Adiwoso.

Dirut PT PSN, Adi Rahman Adiwoso juga berharap pelaksanaan tahap uji coba integrasi dan aktivasi satelit ini dapat segera selesai sebelum akhir Desember 2023.

“Kita harapkan ini bisa selesai minggu depan secara teknis, disusul dengan masalah administrasi dan semoga sebelum Natal ada hadiah Natal pak,” tutur Dirut PT PSN.

Tahapan uji coba integrasi ini dilakukan setelah suksesnya peluncuran satelit ini pada Juni 2023 lalu dan pada November 2023, satelit ini pun telah sampai di orbit 146 Bujur Timur (BT). (Icha)

PodjokSehat, Cara AdMedika Ajak Lansia Karanganyar Jaga Kesehatan

0

Telko.id – Program PodjokSehat merupakan cara AdMedika sebagai salah satu anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di industri kesehatan berkomitmen untuk turut serta dalam mewujudkan masyarakat sehat.

Program PodjokSehat kali ini dilaksanakan di Dusun Jetis, Desa Puspan Blulukan Colomadu, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Puskesmas Colomadu II yang dibuka langsung oleh CEO AdMedika, Dwi Sulistiani dan disaksikan oleh Komisaris Utama Admedika, Torkis Ropinda Sihombing beserta jajaran komisaris serta para senior leaders dan kader kesehatan Dusun Jetis, Sri.

Rangkaian kegiatan PodjokSehat menyasar para lansia dan diikuti oleh 50 peserta dengan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat dan konsultasi medis dengan dokter yang merupakan medical advisor AdMedika.

Baca juga : Telkom Fokus pada FMC dan Data Center

Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan paket alat kesehatan secara simbolis oleh Komisaris Utama Admedika, Torkis Ropinda Sihombing kepada Kader Kesehatan Dusun Jetis, Sri.

“Kegiatan ini menjadi wujud komitmen AdMedika untuk hadir langsung di tengah masyarakat dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan produktif. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat turut mendukung peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan guna terciptanya Indonesia sehat,” ujar CEO AdMedika, Dwi Sulistiani.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud tanggung jawab sosial perusahaan sesuai ketentuan good corporate governance (GCG) Telkom dalam bidang kesehatan, yang termasuk ke dalam implementasi ESG (Environmental, Social & Governance), sekaligus sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan tahun 2020- 2024, yaitu menciptakan manusia yang sehat, produktif, mandiri, dan berkeadilan.

Selain itu, diharapkan melalui program PodjokSehat ini dapat turut memperkuat citra AdMedika dan semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat baik atas keberadaan perusahaan di tengah-tengah masyarakat. (Icha)

Xiaomi Redmi 13C, Harga Rp1 jutaan dengan NFC dan Kamera 50MP

0

Telko.id – Xiaomi resmi memperkenalkan standar Baru melalui kehadiran Redmi 13C, yang membawa inovasi dalam teknologi smartphone entry-level.

Dengan harga mulai dari Rp1.499.000, Redmi 13C menawarkan ragam inovasi teknologi yang menjadikannya sebagai pilihan smartphone dengan pengalaman lebih lengkap, lebih lama, lebih besar dan lebih smooth.

Salah satu inovasi teknologi yang dibawa oleh Redmi 13C adalah fitur NFC. Untuk mengantisipasi kebutuhan pengguna yang terus berkembang, fitur NFC yang tersemat pada Redmi 13C memberikan solusi untuk mobilitas tinggi penggunanya dalam kategori smartphone entry level.

Fitur ini memberikan pengguna keuntungan dalam berbagai aspek, salah satunya adalah kemampuan untuk mengisi ulang kartu elektronik dengan praktis, memberikan kemudahan kepada pengguna yang mengandalkan kartu tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Baca juga : Xiaomi Redmi 13C, Perkenalkan Standar Baru, Apa Itu?

Tak hanya itu, Redmi 13C juga dilengkapi dengan 50MP main camera dan 2MP macro camera, mampu mengabadikan momen sehari-hari dengan detail yang luar biasa.

Kemampuan eksploratifnya tidak hanya terbatas pada objek-objek besar, tetapi juga mencakup fokus mendalam pada objek terkecil.

Dengan kombinasi kedua kamera tersebut, pengguna dapat mengeksplorasi kreativitas dalam fotografi, menghasilkan gambar yang menawan dengan tingkat detail yang memukau pada setiap objek, baik besar maupun kecil.

Dari sisi layar, Redmi 13C menampilkan layar 6.74 inci yang luas, didukung oleh refresh rate 90Hz untuk memberikan pengalaman visual yang lebih smooth.

Dengan tampilan imersif dari layar besar dan responsivitas luar biasa dari refresh rate tinggi, pengguna dapat menikmati konten multimedia, permainan, dan aktivitas sehari-hari dengan kualitas visual superior.

Smartphone ini tidak hanya menyuguhkan visual jernih, tetapi juga memberikan sensasi penggunaan yang seamless dan nyaman dalam setiap interaksi, menjadikannya pilihan hape kece untuk kebutuhan harian pengguna.

Demi memberikan pengalaman pengguna yang optimal, Redmi 13C memperkenalkan Pro-grade Eye Protection yang telah mendapatkan sertifikasi TÜV Low Blue Light/Flicker Free.

Melalui teknologi ini, Redmi 13C berhasil secara efektif mengurangi tingkat paparan cahaya biru yang dapat menyebabkan kelelahan mata dan mengganggu kualitas tidur.

Inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan kenyamanan visual, tetapi juga menunjukkan komitmen Xiaomi dalam mengutamakan penggunanya dengan menghadirkan fitur perlindungan yang canggih dan teruji.

Selain itu, untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih menyeluruh, Redmi 13C hadir dengan jaminan garansi selama 15 bulan ditambah 2 Android update dan 3 tahun security patch.

Pengguna juga tidak perlu khawatir karena layanan purna jual resmi Xiaomi Indonesia sangat luas dengan lebih dari 500 titik layanan service di seluruh Indonesia.

Redmi 13C hadir dengan Elemental design yang menawan, serta tiga (3) variasi warna menarik yaitu Glacier White, Clover Green, dan Midnight Black, yang memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan gaya dan preferensi pribadi.

Glacier White memberikan sentuhan elegan dan bersih, Clover Green menciptakan tampilan yang segar dan ceria, sementara Midnight Black menawarkan kesan klasik dan stylish.

Xiaomi Fans dan masyarakat umum bisa membeli Redmi 13C Standar Baru Hape Kece mulai tanggal 12 Desember 2023 di kanal penjualan resmi Xiaomi Indonesia baik secara online maupun offline.

Spesifikasi Lengkap Redmi 13C

Desain: Dimension: 168 mm x 78mm x 8.09mm;Weight: 192g; 6+128GB Midnight Black, Clover Gree; 8+256GB Midnight Black, Glacier White.

Layar: 6.74″ LCD Display with DC dimming; 1600 x 720, 260ppi;  Refresh Rate: Up to 90Hz; Touch Sampling Rate: 180Hz; Brightness: 450 nits (typ), 600 nits HBM; Contrast Ratio: 1500:1; Color Depth: 8-bi; Color Gamut: NTSC 70%; Pro-grade Eye Protection: TÜV Low Blue Light/Flicker Free certificate

Performa: Up to 8GB RAM + 8GB extended RAM; 6+128/8+256GB ; MediaTek Helio G85 processor; Expandable Storage up to 1TB; Software: MIUI 14 based on Android 13

Kamera: Rear Camera: 50MP main camera; 2MP macro camera; Auxiliary lens; Video recording 
○ Main: 1080P 1920×1080 30fps; 720P 1280×720 30fps ○ Macro: 720P 1280×720 30fps; Front Camera: 8MP camera; Video recording: 
○ 1080P 1920×1080 30fps ○ 720P 1280×720 30fps

Konektivitas: Dual SIM + microSD slot; Bands: GSM: 2/3/5/8
○ WCDMA: 1/5/8
○ LTE FDD: 1/3/5/7/8/20/28 ○ LTE TDD: 38/40/41

Baterai: Massive 5,000mAh (typ) battery;18W PD charging; USB-C

Fitur lain: Side fingerprint sensor; 3.5mm headphone jack

(Icha)

 

Ekonomi Digital, Jalan Keluar Jebakan Middle Income Trap Bagi Indonesia

0

Telko.id – Teknologi digital berperan penting mendukung berkembangnya ekonomi digital yang berpotensi menjadi jalan keluar Indonesia terlepas dari jebakan middle income trap.

Kementerian Kominfo pun mengajak semua pihak terus bekerja sama untuk mendorong adopsi teknologi digital di Indonesia.

“Adopsi teknologi digital dan pembentukan ekosistem digital yang dapat mendukung kegiatan usaha sangat penting. Oleh karena itu mari kita terus bekerja sama, berkolaborasi, berkoordinasi, bersinergi untuk mendorong adopsi teknologi digital di Indonesia,” ajak R. Wijaya Kusumawardhana, Staf Ahli Bidang Ekonomi Sosial dan Budaya Menteri Kominfo, saat mewakili Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi sebagai pembicara kunci di TOP Digital Awards 2023, di Jakarta, Senin, (4/12/2023).

“Semoga acara TOP Digital Awards dapat menghasilkan pemain-pemain yang dapat membangun ekosistem digital yang andal dan tangguh. Sehingga bersama kita membangun ekosistem digital Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Terkoneksi Makin Digital Makin Maju,” harapnya.

Baca juga : Telkom Perkuat Bisnis dan Ekonomi Digital Indonesia di ASEAN

Lebih lanjut, Wijaya Kusumawardhana memaparkan bahwa pada tahun 2030 proyeksi cakupan pasar global diperkirakan akan mencapai 8,92 triliun USD atau meningkat 4 kali lipat dari nilai di tahun 2022 yaitu 1,91 triliun USD.

Kemajuan teknologi digital ini diperkirakan turut berkontribusi dalam mendorong ekonomi di Asia Tenggara. Berdasarkan data yang dikutip dari Fortune Business Insight tahun 2023 dimana nilai transaksi ekonomi digital di tahun 2023 telah mencapai 218 miliar USD.

Di Indonesia, kemajuan tersebut meningkatkan kontribusi sektor ekonomi digital kepada PDB nasional sebesar 5,11 persen pada tahun 2022.

Dan pada tahun 2023 Indonesia menyumbang 40 persen dari nilai total transaksi ekonomi digital di Asean. Dan perkembangan sektor ekonomi digital ini dikuasai atau didominasi oleh 4 sektor yaitu e-commerce yang memiliki gross merchandise value sebesar 62 miliar USD.

Kemudian transportasi, dan makanan, serta media yang masing-masing senilai 7 miliar USD, dan terakhir adalah di bidang perjalanan atau travel dan wisata sebesar 6 miliar USD.

“Apabila kita melihat proyeksi ekonomi digital di masa depan, pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus menunjukan tren positif. Tahun 2023 nilainya meningkat 8 persen dari 76 miliar USD menjadi 82 miliar USD,” jelasnya.

Dan di tahun 2030 pertumbuhannya diprediksi meningkat hampir 4 kali lipatnya. Ekonomi digital bahkan diprediksi berkontribusi sebesar 20,7 persen bagi PDB Indonesia di tahun 2025.

Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Berkaca dari pengalaman Korea Selatan sebagai salah satu negara yang dapat keluar dari middle income trap, lanjutnya, Indonesia perlu melakukan industrialisasi berbasis teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas.

“Jika ingin melakukan langkah yang sama, Indonesia juga perlu melakukan efisiensi sistem pemerintahan dan kebijakan publik yang mendukung iklim inovasi. Hal ini sejalan dengan prediksi yang dilakukan oleh Asian Development Bank pada tahun lalu,” tutur  Wijaya.

Banyak negara yang sesungguhnya sudah lama masuk ke dalam negara berpendapatan menengah tetapi tidak pernah keluar menjadi negara maju.

Indonesia sendiri sudah sejak tahun 2010  sudah memasuki negara yang berpendapatan menengah. Tapi selama 13 tahun ini Indonesia masih bertahan di sana. Tapi pengalaman di banyak negara minimal harus melalui 15 sampai 20 tahun. Inilah kesempatan kita dengan adanya bonus demografi untuk memanfaatkan hal tersebut.

Menurut Wijaya Kusumawardhana ekonomi digital berpotensi menjadi jalan keluar bagi Indonesia untuk keluar dari middle income trap. Ekonomi digital dapat mendukung terciptanya inovasi dan industri baru serta merangsang pemerataan ekonomi masyarakat.

“Selain itu peluang bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM untuk saling berjejaring melalui platform digital agar terlibat dalam rantai pasok global juga terbuka terutama dalam ekosistem digital nasional. Sehingga ekonomi digital mampu mereformasi struktur ekonomi dan industrialisasi yang berbasis ekonomi dan inovasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Pemanfaatan jejaring ekonomi digital bagi pelaku UMKM dapat dilakukan mulai dari dari aspek produk, produksi atau operasionalnya hingga pemasaran.

Pada aspek produk digitalisasi dilakukan untuk menganalisis tren pasar dan interaksi dengan pelanggan untuk peningkatan pelayanan dan demand survey.

Sementara pada tingkat operasional saluran e-commerce dapat membantu dalam strategi pengadaan dan peningkatan efisiensi serta resiliency. Digitalisasi UMKM pun dapat membantu pembukaan akses pasar, penentuan harga yang kompetitif hingga ke sistem pembayarannya.

“Tentunya hal ini membutuhkan minimum kompetensi literasi digital baik mengenai pemahaman tentang platform, pengolahan data, hingga pengetahuan dasar transaksi finansial secara online,” kata Wijaya Kusumawardhana. (Icha)

Telkomsel Digital Creative Entrepreneurs Kembali Digelar, Daftar Yuk!

0

Telko.id – Telkomsel kembali menggelar program Digital Creative Entrepreneurs (DCE). Dimulai dengan gelaran Kick-Off sekaligus Open Call registrasi UKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (6/12), pelaksanaan tahun ketiga program DCE mengusung tema “Upgrade to Accelerate”.

Sebagai Small Medium Enterprise (SME) impact accelerator, program DCE merupakan upaya penciptaan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan Telkomsel yang mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).

Mengedepankan semangat kolaborasi, Telkomsel meningkatkan program DCE ke-3 tahun ini dengan kurikulum yang dikembangkan khusus untuk akselerasi pertumbuhan skala usaha UKM dan membuka peluang proposal kolaborasi dengan ekosistem digital Telkomsel.

Selain itu juga ada penyelenggaraan kelas intensif bersama mentor dan ahli secara offline, keterlibatan komunitas-komunitas pendukung UKM seperti Rumah BUMN, inkubator bisnis kampus, dan komunitas kreatif lokal, serta peningkatan peran alumni sebagai pendamping mentor.

Baca juga : Lima UKM Dari DCE 2.0 Ini Raih Modal Usaha Dari Telkomsel

Telkomsel membuka pendaftaran program DCE hingga 27 Februari 2024 bagi UKM dari empat kategori Accelerate SME Tracks, yaitu F&B, Fashion, Craft, dan Personal Care.

Dikutip dari studi BCG dan Telkom Indonesia pada 2022, 77% UKM Indonesia aktif mempekerjakan masyarakat setempat dan 67.5% di antaranya percaya bahwa mereka berdampak positif.

Dengan digitalisasi, pemberdayaan masyarakat akan berlipat ganda hingga 1,4x lipat, meningkatkan jangkauan pasar secara nasional hingga 2,1x lipat dan kemungkinan ekspor hingga 4,6x lipat.

“Program DCE kami hadirkan kembali dengan mengambil peran sebagai SME impact accelerator guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para entrepreneur dan brand owners UKM lokal,” ujar Saki Hamsat Bramono, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel.

Saki pun berharap program DCE dapat terus secara relevan mengakselerasi perkembangan bisnis UKM agar dapat bergerak dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.

Untuk mendorong keikutsertaan dari para pegiat UKM dari seluruh Indonesia, Telkomsel melangsungkan 3rd DCE Open Call di Jakarta, Rabu (6/12), yang dihadiri oleh para ahli di bidang UKM seperti CEO Pijak Bumi Rowland Asfales, CEO Maicih Dimas Ginanjar, Co-Founder Callie Cotton Paola Yuktipada, serta Co-Founder Maharati sekaligus alumni program DCE Nirakatriena Pravitaswari.

Kemudian, Telkomsel akan melangsungkan kegiatan Roadshow DCE bersama komunitas UKM dan alumni program DCE di Medan (17 Januari 2024), Surabaya (31 Januari 2024), Balikpapan (7 Februari 2024), dan Bandung (21 Februari 2024).

Selanjutnya, upaya akselerasi pertumbuhan bisnis UKM dalam program DCE ke-3 akan dilakukan melalui kegiatan Onboarding bagi 300 peserta terseleksi dari seluruh pendaftar untuk mengenal lebih jauh ekosistem digital Telkomsel dan pemanfaatannya untuk pengembangan usaha, kegiatan Pitching Tracks bagi 32 peserta terpilih untuk penilaian business plan dan pemanfaatan digital dalam usahanya.

Kegiatan Academy bagi 12 peserta unggulan untuk membangun kapasitas bersama mentor dan ahli serta interaksi secara offline, serta kegiatan Awarding untuk final pitch dari 5 peserta terbaik.  (Icha)

Perkuat FBB dan FMC di Indonesia, Axiata Lakukan Transformasi

0

Telko.id – Axiata Group Berhad (“Axiata” atau “Grup”) mengumumkan transformasi struktural anak perusahaannya di Indonesia, PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”) dan PT Link Net Tbk (“Link Net”), untuk mempercepat perubahan strategis menjadi ServeCo dan FibreCo.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat posisi dalam mengoptimalkan peluang di pasar Fixed Broadband (“FBB”) dan Fixed Mobile Convergence (“FMC”) Indonesia yang masih rendah penetrasinya.

 XL Axiata dan Link Net telah mencapai kesepakatan yang tidak mengikat, meliputi pengalihan bisnis FBB Link Net termasuk 750.000 pelanggannya ke XL Axiata dan pembangunan jaringan baru 2 juta home passed oleh Link Net yang akan dimanfaatkan oleh XL Axiata untuk menyediakan layanan FBB dan FMC bagi pelanggan dan masyarakat yang lebih luas.

Setelah menyelesaikan tambahan 2 juta home passed tersebut, Link Net akan memiliki ketersediaan hingga 6,5 juta home passed sehingga menjadikannya sebagai FibreCo terdepan.

Baca juga : Polres Garut Bekuk Kawanan Petugas Gadungan XL Home 

XL Axiata dan Link Net akan melanjutkan dengan melakukan perjanjian mengikat yang nantinya akan dilakukan dengan tetap mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku termasuk di antaranya aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan transaksi afiliasi dan transaksi material.

Kesepakatan bersama ini menjadi tonggak penting bagi Axiata mendorong transformasi struktural XL Axiata dan Link Net di Indonesia menjadi semakin dekat untuk terwujud.

Pembangunan home passed baru dalam jumlah besar yang dilakukan oleh Link Net untuk mendukung XL Axiata akan memperkokoh posisinya sebagai FibreCo.

Selain itu, pengalihan pelanggan Link Net ke XL Axiata akan memperkuat posisi XL Axiata sebagai ServCo, serta mendorong pertumbuhan  layanan FBB dan FMC di seluruh Indonesia.

“Layanan konvergensi kami terus mendapat respon positif dari masyarakat. Peningkatan permintaan yang besar untuk layanan FBB dan FMC sangat menegaskan arah strategis kami,” kata Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata.

Dian pun percaya kolaborasi antara XL Axiata dan Link Net akan memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dan mendorong percepatan pertumbuhan layanan FBB dan FMC di Indonesia.

“Dengan memperluas infrastruktur jaringan dan layanan, kami akan lebih efektif menjangkau masyarakat Indonesia yang lebih luas, memenuhi kebutuhan dan preferensi konvergensi mereka yang terus berkembang untuk berbagai layanan fixed, mobile, dan konten,” sahut Dian optimis.

Dian menambahkan, pengalihan basis pelanggan Link Net, yang terdiri dari sekitar 750 ribu pelanggan ke XL Axiata menjadi tonggak penting bagi kami, karena akan memperluas basis pelanggan kami untuk FBB dan layanan home entertainment.

Alhasil, ini menjadikan XL Axiata menjadi penyedia FBB terbesar kedua di Indonesia dengan 1 juta pelanggan.

“Sejalan dengan strategi konvergensi kami, transisi ini memungkinkan XL Axiata untuk menawarkan kepada pelanggan baru berbagai produk dan layanan yang didukung oleh infrastruktur jaringan berkualitas tinggi yang terus berkembang semakin luas, sehingga bisa memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” kata Dian.

Selain itu, kami juga terus mengeksplorasi upaya membangun sendiri last-mile fiber home passed sehingga bisa meningkatkan utilisasi asset yang lebih baik selaras dengan strategi Light Asset.

“Kami memiliki komitmen yang sama dengan XL Axiata untuk menawarkan layanan FBB dan FMC terbaik kepada jutaan pelanggan sambil berupaya mentransformasi Link Net menjadi FiberCo terkemuka,” kata Kanishka Wickrama, Direktur & Plt CEO Link Net.

Menurut Kanishka, kesepakatan tidak mengikat untuk mengalihkan bisnis ritel Link Net ke XL Axiata akan memungkinkan Link Net untuk fokus pada kompetensi inti pengembangan jaringan, sehingga akan menjadikannya sebagai FiberCo yang diakui secara global.

Selain itu, komitmen XL Axiata untuk memanfaatkan penambahan 2 juta home passed akan mendorong pertumbuhan Link Net yang tinggi di masa mendatang.

“Selaras dengan komitmen kami dalam melakukan investasi jangka panjang, Axiata terdorong untuk terus terlibat dalam mendukung kesiapan digitalisasi di Indonesia, termasuk meletakkan pondasi yang kuat untuk turut memajukan ekonomi digital yang siap menghadapi masa depan, dengan memanfaatkan transformasi teknologi di Indonesia,” ujar Vivek Sood, Group CEO & Managing Director Axiata Group.

Menurut Viviek, strategi delayering yang kami lakukan memungkinkan kedua perusahaan untuk bisa mempercepat terwujudnya organizational agility, allow scalability, dan maximise value. Hal ini juga diharapkan akan mampu menarik para mitra bisnis yang relevan.

Dengan pendekatan strategis ini, baik XL Axiata maupun Link Net akan semakin mudah mengembangkan potensi pertumbuhan bisnisnya.

XL Axiata akan bisa mendapatkan manfaat dari semakin luasnya akses terhadap ketersediaan infrastruktur fiber optik dengan investasi yang minimum.

Sementara itu, Link Net akan fokus dalam upayanya melakukan perluasan infrastruktur untuk memenuhi permintaan pasar yang berkembang dan memposisikan diri untuk terus meningkatkan pasar secara signifikan.

“Sehingga pada saatnya, kami akan mengajak para investor untuk berkolaborasi bersama kami memanfaatkan peluang pertumbuhan tersebut,” sahut Viviek.

Viviek pun menambahkan bahwa selama dua tahun kedepan, Link Net akan menyediakan 6,5 juta home passed untuk dimanfaatkan XL Axiata termasuk untuk melayani 1 juta pelanggan yang sudah ada, dimana mayoritas akan mendapatkan penawaran layanan konvergensi.

“Dengan prioritas strategi yang telah disampaikan, Axiata akan mendorong peningkatan kinerja dan mempercepat pertumbuhan yang menguntungkan di seluruh Indonesia dan wilayah lainnya, dan juga menyediakan seluruh potensi layanan digital telco, bisnis digital serta infrastruktur yang ada, yang didukung dengan alokasi modal yang terfokus.” pungkas Vivek.

Kolaborasi ini akan memberikan kemudahan bagi ketersediaan layanan FBB berkualitas premium dan layanan konvergensi kelas satu, di mana masyarakat Indonesia ke depannya akan mendapatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Selain itu, juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong terwujudnya digitalisasi di masyarakat, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi dan transformasi digital di Indonesia. (Icha)

Telkomsel Optimalkan 233 Ribu BTS Sambut Natal Tahun Baru

0

Telko.id – Pada Natal 2023 dan Tahun 2024 kali ini, Telkomsel memproyeksikan akan terjadi lonjakan trafik broadband hingga sebesar 13% dibandingkan dengan hari biasa, atau 10,8% dibandingkan dengan periode NARU tahun sebelumnya.

Lonjakan trafik tersebut diperkirakan pada puncaknya akan mencapai 55,2 Petabyte, dan didorong oleh peningkatan akses media sosial sebanyak 15,6%, video streaming sebanyak 9,7%, layanan komunikasi sebanyak 31,9%, online gaming sebanyak 20,6%, hingga e-commerce sebanyak 19,1%.

“Telkomsel berkomitmen hadir bersiaga mendampingi para pelanggan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita, melalui kesiapan jaringan broadband terdepan dan terluas, ketersediaan ragam produk dan layanan bernilai tambah, serta program CSR untuk berbagi dengan sesama,” kata Nugroho, Direktur Network Telkomsel.

Untuk tu, Telkomsel pun terlah bersiap dengan jaringan broadband nya, setidaknya lebih dari 233 ribu BTS sudah siap menghadapi lonjakan trafik.

Baca juga : Jaringan Telkomsel Siap Sambut Natal dan Tahun Baru

Untuk mendukung kenyamanan pengalaman digital pelanggan di seluruh Indonesia selama periode NARU ini, Telkomsel telah melakukan optimalisasi jaringan di 427 lokasi khusus.

Terdiri dari 27 area residensial, 48 area transit transportasi (bandara, pelabuhan, stasiun), 321 area spesial (mal, alun-alun, pusat keramaian), 29 area di rute mudik (jalur mudik, rest area, SPBU), dan 2 gereja/rumah ibadah.

Optimalisasi tersebut di antaranya dilakukan dengan melakukan peningkatan kapasitas 21 unit BTS 4G/LTE, penambahan 53 unit BTS 4G/LTE baru, dan penambahan 55 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), sehingga menggenapi lebih 233 ribu BTS yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jangkauan hingga 97 persen wilayah populasi.

Untuk mengakomodasi lonjakan trafik, Telkomsel pun telah meningkatkan kapasitas GGSN (Gateway GPRS Support Node) hingga 13,21 Tbps dan kapasitas IX (Internet Experience) hingga 11,08 Tbps.

Guna menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik dan lebih cepat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, Telkomsel pun telah bertransformasi menjadi penyedia layanan konvergensi terbesar pertama yang mengimplementasikan standar arsitektur jaringan Open Digital Architecture (ODA) dengan Autonomous Network di Indonesia.

Dengan demikian jika ada gangguan, operator ini pun dapat memberikan kecepatan dan stabilitas layanan jaringan melalui skema zero touch self-assurance berbasis AI untuk mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi jaringan secara mandiri dan otomatis. (Icha)

Indosat Hadirkan Web Series Kalau Jodoh Takkan Kemana Season 2

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menghadirkan konten serial atau web series berjudul ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana (KJTK)’ Season 2.

Tayangan yang digarap bersama Ernest Prakasa dan Imajinari production house ini dapat ditonton lewat kanal YouTube Indosat mulai tanggal 6 Desember 2023. 

Serialini terdiri dari delapan episode dan diracik oleh sutradara muda berbakat, Naya Anindita yang memberikan sentuhan berbeda di Season 2.

Baca juga : Kalau Jodoh Takkan Kemana, Kolaborasi IOH dan Ernest Perkasa

Tiap episodenya hadir dengan cerita yang segar dan menghibur dengan alur cerita yang secara sengaja dikemas untuk membuat penonton penasaran. 

Konten serial Kalau Jodoh Takkan Kemana Season 2 dihadirkan kembali karena tingginya animo penonton. Di season pertama, konten serial ini telah ditonton oleh lebih dari dua juta penonton.

“Konten serial ini merupakan bentuk dukungan Indosat Ooredoo Hutchison terhadap industri kreatif Tanah Air khususnya dunia perfilman, serta komitmen untuk menyediakan layanan konten digital kelas dunia bagi seluruh pelanggan,” kata Steve Saerang, SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison.

Kisah yang disajikan dalam konten serial KJKTK Season 2 ini juga menggambarkan nilai-nilai, budaya, dan lingkungan kerja di Indosat yang progresif, inklusif, serta dinamis.

“Harapannya, konten serial ini dapat mempertegas posisi Indosat sebagai salah satu digital trendsetter di industry,” ujar Steve menegaskan.

Penayangan sitkom web series ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana (KJTK)’ Season 2 ini diharapkan dapat merangkul segmen penonton yang lebih luas.SerialKJTK Season 2 bertujuan sebagai medium omnichannel dari Indosat dalam mempromosikan serangkaian program terbaru ataupun yang sedang berjalan kepada masyarakat luas melalui saluran yang mudah dipahami secara masif.

Menduduki kursi Executive Producer, Manajemen Indosat turut memberikan ide dan masukan dalam penyusunan cerita agar visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan bisa disajikan dalam sebuah karya audio visual yang diapresiasi penonton. 

Ernest Prakasa selaku Produser sekaligus pemilik Imajinari Production House yang menaungi dari KJTK Season 1 menyampaikan kegembiraannya.

“Saya berterima kasih kepada Indosat Ooredoo Hutchison, atas kepercayaan dan dukungannya hingga kami sampai di produksi KJTK Season 2 ini,” kata Ernest.

Dalam rangka perayaan ulang tahun Indosat yang ke-56 tahun, Ernest pun melakukan inovasi dengan mengubah KJTK dari komedi romantis menjadi sitkom.

“Dengan perubahan ini, kami ingin menghadirkan kolaborasi yang unik dan menghibur antara Indosat dan Imajinari. Kami berharap penonton menikmati format baru ini,” ujar Ernest menambahkan.

Meneruskan keseruan di season pertama, KJTK Season 2 mengisahkan kehidupan percintaan dan tantangan Satha di posisi barunya. Di balik jabatan serta tugas di kantor yang semakin menyenangkan, ada tanggung jawab bisnis yang membuat Satha sulit untuk mengatur waktu dengan Trio.

Penonton juga diperkenalkan dengan beberapa karakter baru di dunia Satha, seperti pacar Bams bernama Miza yang penyayang sekaligus pencemburu, dan Rasya sebagai staf Satha yang pendiam karena malu memiliki aksen bahasa yang mencolok, tetapi sering mengoceh ketika dia marah, serta Stevie, anak magang yang sering muncul dengan ide-ide out of box.

Selain menampilkan karakter lama dari Season 1 seperti Trio (Chicco Kurniawan), Satha (Nadine Alexandra), Bams (Ge Pamungkas), Mail (Yono Bakrie), Laras (Leyla Aderina), dan Dre (Lukas Octavianus), beberapa karakter baru akan diperkenalkan di Season 2.

Deretan pemain yang sudah dikenal lainnya seperti Valen Rewah, Boah Sartika, Desy Genoveva, dan Kezia Aletheia akan menambah keseruan. Jangan lewatkan tawa dan romansa dari KJTK Season 2 di saluran resmi YouTube Indosat Ooredoo Hutchison dan ikuti seluruh akun resmi media sosial Indosat lainnya. (Icha)

Sharp AQUOS R8s Pro, Dibekali Sensor kamera 1 inch

0

Telko.id – Sharp kembali meluncurkan produk terbarunya di kelas flagship yakni AQUOS R8s series yang terdiri dari AQUOS R8s dan AQUOS R8s pro.

Kedua smartphone ini tergolong sukses di Jepang hingga dibawalah ke Indonesia tanpa memiliki perbedaan sama sekali, baik dari spesifikasi dan fitur maupun desain dengan produk di Jepang.

“Kami memboyong produk ini ke Indonesia karena kami melihat tingginya minat penduduk Indonesia terhadap dunia fotografi dan videografi”, ungkap Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.

Menggunakan sistem operasi android terbaru, yaitu android 13 atau yang dikenal dengan kode android Tiramisu.  SHARP AQUOS R8s series memiliki beragam kelebihan, seperti :

Tampilan Prima

Pada ponsel AQUOS R8s Pro dibenamkan layar Pro IGZO OLED 6,6 inci dengan resolusi 2.730 x 1.260 piksel. Layar R8s Pro mendukung kecepatan refresh variabel mulai dari 1 Hz hingga 240 Hz yang mengesankan.

Ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 2, AQUOS R8s pro memiliki memori LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.0 256 GB.

Sedangkan pada R8s mengusung layar Pro IGZO OLED 6,4 inci, dengan resolusi 2.340 x 1.080 piksel dan mendukung kecepatan refresh variabel 1 Hz hingga 240 Hz.

Make it Pro dalam Fotografi dan Videografi

Tangkap dan abadikan berbagai objek foto dan video untuk hasil yang sempurna dengan menggunakan Sharp AQUOS R8s Series.

Kamera utama AQUOS R8s Pro memiliki resolusi 47 MP (f/1.9), dengan depth sensor resolusi 1,9 MP.  Dibekali Sensor kamera 1 inch AQUOS R8s Pro dapat menangkap gradasi warna, cahaya, lebih sedikit distorsi dan gambar yang lebih nyata. 

Sedangkan pada R8s dibekali kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 13 MP.  Selain itu Sharp AQUOS R8s Pro dibenamkan sensor spectrum 14ch saluran yang dapat mendeteksi lebih dari 600 sumber cahaya yang berbeda, sehingga mengabadikan di dalam pencahayaan yang minim hasil foto akan tertangkap lebih terang.

Performa Sempurna

Dapur pacu dari Sharp AQUOS R8s series menggunakan CPU berkinerja tinggi Snapdragon 8 Gen 2 Mobile Platform serta dibekali memori penyimpanan berkapasitas 256 GB.

Untuk variant AQUOS R8s Pro didukung dengan RAM 12GB sedangkan variant AQUOS R8s didukung dengan RAM 8GB, sehingga bermain game, browsing internet, nonton video atau hal produktif lainnya dapat dilakukan secara bersamaan sepuasnya namun tetap nyaman bagi pengguna.

Sharp AQUOS R8s series bersertifikat IP68 waterproof yang anti terhadap debu dan air, bahkan dapat digunakan di dalam air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit.  

Agar kenyamanan tidak terganggu saat bermain games, AQUOS R8s Pro terpasang baterai 5.000 mAh. sedangkan pada AQUOS R8s terpasang baterai 4.570 mAh.

New Heat Radiation Design

Kedua ponsel ini dilengkapi dengan cincin kamera terbuat dari material logam yang dapat menyerap dan mengantarkan panas sehingga pengguna dapat 3 kali lebih lama bermain game ataupun 2X  lebih lama menggunakan kamera untuk menangkap gambar ataupun merekam objek bila dibandingkan dengan smartphone lain.

Aksesoris

Membidik taburan cahaya bintang, gemerlap kota Jakarta pada malam hari ataupun pesta kembang api saat perayaan tahun baru nanti akan lebih sempurna dengan lensa filter tambahan pada Sharp AQUOS R8s Pro.

Yang dilengkapi dengan multi layer – coating filter yang mampu menghasilkan gambar cahaya lebih berkilau.  Aksesoris ini bisa didapatkan secara terpisah dari paket utama smartphone.

Ketersediaan

Sharp AQUOS R8s Series akan mulai tersedia dipasar Indonesia pada tanggal 12 Desember 2023. Tersedia dengan satu pilihan warna hitam, AQUOS R8s Pro dibanderol harga IDR 15.999.000.

Sedangkan untuk Sharp AQUOS R8s tersedia dua pilihan yaitu warna biru dan krem dilempar kepasasaran dengan harga IDR 12.999.000.

Pembelian secara pre- order dapat dilakukan mulai tanggal 6 Des – 12 Desember 2023. Selama masa pre-order Sharp Indonesia memberikan penawaran menarik berupa :

Setiap pembelian Sharp AQUOS R8s Pro di Erafone ataupun toko resmi akan mendapatkan voucher Traveloka senilai IDR 3.000.000 ditambah voucher gopay senilai IDR 1.000.000 dan mendapatkan clear case dan filter lensa untuk 100 pembeli pertama.

Sedangkan pembelian melalui Cocoro life atau e-commerce lain akan mendapatkan voucher Traveloka senilai Rp 3.000.000 dan voucher Gopay senilai IDR 500.000 dan cashback senilai IDR 500.000

Setiap pembelian Sharp AQUOS R8s di Erafone ataupun toko resmi akan mendapatkan voucher Traveloka senilai IDR 2.000.000 ditambah dengan voucher Gopay senilai IDR 500.0000.

Sedangkan pembelian melalui Cocoro life atau  Ecommerce lain akan mendapatkan voucher gopay senilai IDR 300.000 dan cashback sejumlah IDR 200.000.  

Shigeru Kobayashi selaku President of Mobile Communication Business Unit, Sharp Corporation, mengatakan, “Kami berharap ponsel cerdas Sharp dapat menjawab kebutuhan akan sebuah smartphone yang memiliki performa tinggi, fitur cerdas dan kualitas Jepang yang terkenal kokoh dan tahan lama”, tutupnya. (Icha)