spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1438

Pemerintah Bakal Buat Zona Khusus Industri Berteknologi Kekinian

0

Telko.id – Pemerintah saat ini sedang menggodok pembuatan zona khusus bagi kalangan industri dengan dukungan teknologi kekinian. Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Perindustrian. Hal ini diungkapkan oleh Rudiantara, Menkominfo di Jakarta (15/08).

“Kami sedang menggodok untuk membuat kawasan khusus untuk kalangan industri dengan dukungan teknologi terkini,” ujar Rudiantara menjelaskan.

Rudiantara menambahkan, jika ada pihak industri yang menggunakan zona khusus ini maka aka nada insentif. Namun, insentif nya seperti apa masih harus dibicarakan lebih lanjut dengan berbagai pihak yang terkait.

Ide ini dicetuskan oleh Menkominfo saat melakukan uji coba 5G di kawasan Gelora Bung Karno. Di mana, menurut Rudiantara, 5G ini akan sangat bermanfaat bagi kalangan industri ketimbang masyarakat umum. “Industri akan menjadi lebih efektif jika memanfaatkan 5G ini. Namun, jangan ditanya kapan 5G akan tersedia di Indonesia. Atau bahkan model bisnis nya nanti akan seperti apa,” ujar Rudiantara.

Namun, dengan adanya kawasan khusus ini maka industri pun diharapkan mampu berkembang dan tumbuh sesuai dengan program pemerintah yakni Making Indonesia 4.0. Di mana industri diharapkan sudah menerapkan digitalisasi dalam pengoperasian nya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyatakan ada lima sektor manufaktur yang sudah siap atau akan menjadi fokus pemerintah dalam mewujudkan Making Indonesia 4.0 ini yang juga menjadi percontohan untuk memperkuat fundamental struktur industri tanah air untuk memasuki Industry 4.0.

Adapun kelima sektor tersebut, yaitu Industri Makanan dan Minuman, Industri Otomotif, Industri Elektronik, Industri Kimia, serta Industri Tekstil. “Melalui komitmen dan partisipasi aktif dari pemerintah, swasta dan publik melalui kemitraan yang tepat sasaran, kita semua yakin bahwa Industry 4.0 akan membawa manfaat bagi bangsa dan Negara,” terangnya. (Icha)

 

 

 

Trend Berubah, XL pun Membuat Pusat Monitoring Terpadu

0

Telko.id – Pada era digital, mengelola bisnis juga ikut berubah.  Tidak bisa seperti yang biasa. Tidak bisa ‘Old Fashion”. Begitu XL Axiata menyebut nya. Itu sebabnya, operator ini mengubah cara monitoring layanannya. Semua nya terpadu dalam pusat monitoring kualitas layanan yang baru bernama “Customer Experience & Service Operation Center” (CE & SOC) di di Gedung XL Axiata Tower, Jakarta Selatan.

Strategi ini dilakukan untuk semakin memudahkan XL Axiata dalam memantau dinamika layanan terkait semakin berkembangnya layanan data/Internet, termasuk perilaku penggunaan layanan oleh pelanggan pada suatu layanan.

Apalagi, wilayah yang sudah tersedia layanan data, juga semakin meluas. Kini sudah lebih dari 380 kota/kabupaten yang terjangkau 4G LTE dan lebih dari 460 kota terjangkau 3G, dan ini tentunya juga akan terus bertambah. Untuk memastikan semua pelanggan mendapatkan layanan terbaik, XL membutuhkan pusat komando yang mampu memonitor secara terus menerus kondisi layanan secara menyeluruh.

Saat ini, pelanggan XL terus bertumbuh, demikian juga dengan trafik pemakaian terutama untuk layanan data. “Sekitar 79% dari total pelanggan merupakan pelanggan data. Untuk voice call lewat switch saja, kini sudah semakin turun angka nya. Tinggal 25% saja. Kenaikan tajam terjadi pada voice call via OTT yang kini mencapai 75%. Bahkan terhadap revenue perusahaan juga meningkat 20%,” kata Dian Siswarini, President Direktur XL Axiata menjelaskan saat membuka Customer Experience & Service Operation Center.

Keberagaman dari para pelanggannya dalam mengakses data ini juga perlu diperhatikan karena akan sangat berpengaruh erat pada kualitas layanan serta kepuasan pemakainya. XL sebagai operator penyedia layanan, harus sigap memenuhi harapan pelanggan untuk bisa menikmati secara nyaman apapun jenis layanan data yang mereka akses.

CE & SOC yang diresmikan terdiri dari ruang monitoring yang terintegrasi untuk 4 NOC (Network Operation Center) yang berbeda, yaitu Jaringan Telco, IT Infrastructure, IT Apps, dan Billing. Melalui fasilitas canggih ini, XL Axiata akan memiliki visibilitas yang lebih baik dan spesifik dalam memastikan kualitas layanan layanan, misalnya terkait layanan game, media sosial, streaming, broadband baik perumahan maupun bergerak, juga bisnis enterprise.

Pusat komando dan monitoring CE & SOC ini juga dirancang guna mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan monitoring di masa depan. Hal ini tidak terlepas dari rencana pengembangan jaringan dan adopsi teknologi terbaru di masa depan, termasuk kemungkinan mengaplikasikan teknologi 5G, IoT, dan M2M sesuai dengan semakin berkembangnya pemanfaatan teknologi digital untuk berbagai upaya meningkatkan produktivitas usaha dan bisnis.

Selanjutnya, melalui CE & SOC ini juga akan bisa dilakukan pemantauan atas kondisi jaringan secara real time di seluruh wilayah layanan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Dari fasilitas ini juga akan bisa dipantau kondisi komponen-komponen dalam jaringan.

Di lokasi pusat komando monitoring tersebut juga tersedia sejumlah fasilitas ruangan untuk berkoordinasi yang disertai dengan berbagai fasilitas yang juga canggih untuk mempermudah koordinasi dalam mengatasi potensi permasalahan terkait dengan performa jaringan dan kualitas layanan.  Kegiatan pemantauan dilakukan oleh tim siaga setiap hari selama 24 jam / 7 hari dalam sepekan guna memastikan XL Axiata dapat memberikan layanan yang terbaik bagi lebih dari 52 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika RI dalam peresmian pusat monitoring tersebut menyampaikan, dengan berfokus pada user experience dan penggunaan machine learning diharapkan pengembangan produk dan layanan XL bisa lebih tajam sesuai segmentasi pelanggannya.

Rudiantara juga menyebutkan bahwa bisnis semua operator Indonesia ini sudah kalah dengan unicorn yang mengadopsi digital life style. “Jadi, operator tidak bisa berbisnis hanya mengandalkan pipa saja, harus mengembangkan layanan lain, beyond telecommunication karena value industry selular ada di sana”. (Icha)

 

 

 

 

Menkominfo ‘Jajal’ Mobil Tanpa Awak Di GBK

0

Telko.id – Menkominfo, Rudiantara hari ini sempat ‘jalan-jalan’ menggunakan Autonomous Car atau mobil tanpa awak. Kendaraan seperti ini yang digadang-gadang bakal menjadi salah satu yang dapat mendorong 5G sukses karena dapat bergerak tanpa awak dan tidak akan menabrak karena sudah dilengkapi juga dengan sensor.

Hendra Wiradi – Telset

Telkomsel adalah operator yang memamerkan kendaraan tanpa awak ini dalam Telkomsel 5G Experience Center yang diadakan di Gelora Bung Karno selama Asian games 2018 berlangsung. Berdasarkan pengamatan Telko.id, kendaraan berbentuk bus tanpa sopir itu memiliki delapan kursi dan tergantung empat pasang pegangan untuk penumpang yang akan ikut naik kendaraan ini sambil berdiri.

Hendra Wiradi – Telset

Dibagian tengah terdapat terlihat monitor ukuran besar yang akan menampilkan video yang ditayangkan oleh Telkomsel. Nantinya, kendaraan ini akan berkeliling GBK selama Asian Games 2018 sambil membawa pengunjung yang akan mencoba.

Selain bus tanpa sopir, pengalaman 5G dari Telkomsel ini bisa diimplementasikan melalui teknologi Live Streaming, Football 2020, Future Driving, Cycling Everywhere, dan Autonomous Bus yang dapat dijajal langsung masyarakat.

Dalam uji coba 5G ini, Telkomsel menggunakan spektrum yang ditawarkan Kemkominfo, yakni 2.8GHz. “Spektrum ini merupakan standard yang dikeluarkan oleh International Telecommunication Union ( ITU). Selain itu, spectrum yang akan diperuntukan untuk 5G ini adalah 3.5GHz, tapi masih banyak dipakai untuk satelit,” ucap Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika di GBK, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Telkomsel 5G Experince Center yang digelar pada area Asian Games 2018 ini demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi bangsa sejalan dengan upaya pemerintah menuju Indonesia 4.0. Melalui teknologi 5G, Telkomsel akan menghadirkan berbagai revolusi industri yang akan memperkuat Indonesia dalam berbagai bidang.

“Mengetahui bahwa teknologi ini merupakan sebuah revolusi yang akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas, Telkomsel memperkenalkan teknologi ini untuk pertama kalinya di Telkomsel 5G Experience Center guna memberikan ilustrasi seperti apa implementasi teknologi 5G di masa depan, selama perhelatan Asian Games 2018, di Jakarta”, ungkap Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel saat peresmian Telkomsel 5G Experience Center. (Icha)

 

 

Telkomsel Buat 5G Experience Center Demi Dukung Indonesia 4.0

0

Telko.id – Asian Games 2018 bukan sekedar ajang olah raga bergengsi saja bagi Indonesia. Tapi dijadikan momen penting untuk ‘pamer’ teknologi revolusioner 5G. Telkomsel sebagai official broadband partner lah yang mengaplikasikan nya dalam Telkomsel 5G Experience Center di area Gelora Bung Karno.

Tidak hanya pamer, target Telkomsel adalah memberikan pengalaman 5G pada masyarakat Indonesia dan pengunjung Asian Games 2018 serta untuk mendukung dukungan atas roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0 atau jadikan Indonesia 4.0.

Di sela-sela peluncuran Telkomsel 5G Experience Center, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, “Sebagai pemimpin dalam bisnis nirkabel dan digital, Telkomsel akan terus berupaya tanpa henti untuk membangun Indonesia dengan berinvestasi menghadirkan teknologi 5G demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi bangsa sejalan dengan upaya pemerintah menuju Indonesia 4.0”.

Ririek menambahkan, “Melalui teknologi 5G, Telkomsel akan menghadirkan berbagai revolusi industri yang akan memperkuat Indonesia dalam berbagai bidang.”

“Tidak perlu bertanya bisnis model saat 5G itu seperti apa dan kapan akan dikomersialkan di Indonesia. Yang penting, uji coba dulu saja. Pemerintah pun mendukung dengan memberikan frekuensi 28 MHz untuk uji coba itu dengan gratis selama setahun. Jika kurang bisa diperpanjang,” ujar Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informasi saat peluncuran Telkomsel 5G Experience Center di Jakarta (15/08).

Teknologi 5G ini sendiri diyakini akan mengubah cara kerja dengan tidak menggunakan manusia sebagai komponen utama. Implementasi teknologi 5G akan lebih optimal bila digunakan mesin dalam menghadirkan layanan IoT. Kemajuan teknologi 5G akan memunculkan berbagai macam teknologi revolusioner.

Sektor industri nasional memerlukan inovasi terutama dalam aspek penguasaan teknologi yang menjadi kunci penentu daya saing di era Industri 4.0. Adapun lima teknologi utama yang menopang pembangunan sistem Industry 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing.

Adapun contoh yang merupakan bentuk di berbagai industri yang dapat diciptakan seperti remote surgery dalam bidang medis, autonomous car dalam bidang transportasi, serta robotic manufacturing dalam bidang manufaktur.

“Mengetahui bahwa teknologi ini merupakan sebuah revolusi yang akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas, Telkomsel memperkenalkan teknologi ini untuk pertama kalinya di Telkomsel 5G Experience Center guna memberikan ilustrasi seperti apa implementasi teknologi 5G di masa depan, selama perhelatan Asian Games 2018, di Jakarta”, ungkap Ririek.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa 5G sangat dibutuhkan untuk merealisasikan Indonesia 4.0. Apalagi, pemerintah akan memfokuskan 5 sektro industry untuk mendukung program tersebut. “Kelima sektor tersebut adalah  industri makanan dan minuman, industri otomotif, industri elektronik, industri kimia serta industri tekstil dan produk tekstil,” ujar Airlangga menjelaskan.

Telkomsel 5G Experience Center akan dibuka untuk publik selama perhelatan olahraga akbar Asian Games 2018, sejak 18 Agustus hingga 2 September 2018. Telkomsel 5G Experience Center berisi berberapa aplikasi penggunaan seperti Live Streaming, Cycling Everywhere, Football 2022, Beat the Robot, Future Driving dan Autonomous Electric Vehicle yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Untuk menghadirkan teknologi berbasis 5G yang berada di fasilitas Telkomsel 5G Experience Center ini, operator anak perusahaan plat merah ini setidaknya mengeluarkan anggara lebih dari USD 1 juta atau setara Rp 14 miliar.

“Kami mengajak para masyarakat terutama yang nantinya menonton perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta untuk dapat menikmati pengalaman teknologi 5G di Telkomsel 5G Experience Center. Mari kita menangkan hari ini, demi kemajuan bangsa Indonesia!” tutup Ririek. (Icha)

 

Sembilan Keunggulan Honor 10 Yang Jadi Booster Untuk Masuk Pasar

0

Telko.id – Honor 10 boleh dibilang cukup memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kompetitornya di pasar yang sudah memiliki nama besar dan terkenal dengan sebagai pencetus teknologi baru di industry smartphone. Sebut saja Samsung dan iPhone. Namun, Honor yakin bahwa Honor 10 ini bakal mampu diterima oleh pasar dengan baik.

Fitur unggulan pertama adalah teknologi AI 2.0 yang disematkan pada kamera berlensa ganda ponsel pintar ini. Sedangkan fitur unggulan kedua yaitu desain CMF atau Color, Manufacturing, Finish (CMF) dengan kaca 3D di bodi belakang yang dilengkapi dengan lapisan optik berskala nano yang terdiri dari 15 lapisan warna yang berkilauan, yang dirancang oleh The Paris Aesthetics Center.

Fitur unggulan ketiga adalah GPU Turbo, sebuah akselerasi pemrosesan grafis yang revolusioner dengan menggabungkan perangkat lunak dan keras secara canggih yang mampu meningkatkan efisiensi pemrosesan grafis ponsel pintar secara signifikan, sehingga dapat memberikan pengalaman menggunakan ponsel pintar yang lebih lancar dan cepat kepada pengguna.

“Kami percaya bahwa kiat untuk mencapai kesuksesan itu sederhana: menghadirkan produk yang benar-benar bagus kepada konsumen! Hal itulah yang berusaha kami coba capai di Honor,” ujar James Yang, Presiden Honor Indonesia optimis produknya bakal diterima pasar.

James mengakui juga bahwa “Kami tidak hanya membuat produk yang bagus saja, kami juga ingin turut menciptakan gaya hidup baru bersama para generasi muda di seluruh dunia. Inspirasi kami dari generasi muda”.

Keunggulan apa lagi yang dimiliki oleh Honor 10? Berikut fütur-fitur utama dari Honor 10

Kamera AI 2.0

Kamera Belakang 24MP + 16MP

Honor 10 dilengkapi dengan kamera berteknologi AI dengan lensa ganda 24MP+16MP yang dikembangkan dan didukung oleh prosesor Neural Processing Unit (NPU) dalam chipset Kirin 970, yang berarti bahwa kamera ini dapat mengenali lebih dari 500 skenario dalam 22 kategori secara real-time. Kamera ini dapat mengenali garis bentuk berbagai objek sekitar, seperti langit, tanaman, orang atau bahkan air terjun, serta mengidentifikasi lokasi mereka secara instan.

Fitur ini didukung dengan teknologi Sematic Image Segmentation pertama di industri ponsel pintar, yang memungkinkan Honor 10 untuk mengidentifikasi banyak obyek dalam sebuah gambar. Teknologi inilah yang menjadikan Honor 10 berbeda dari ponsel pintar lainnya. Fitur-fitur yang pertama kali dipergunakan di industri ponsel pintar yang terdapat dalam Honor 10 menggunakan parameter yang khas untuk setiap keadaan foto secara real-time ketika mengambil foto, sehingga membuat setiap foto yang diambil tampak seperti hasil bidikan profesional hanya dengan satu klik saja.

Kamera Depan 24MP

Teknologi AI 2.0 pada Honor 10 tidak hanya disematkan di kamera belakang saja, namun juga pada  kamera depan beresolusi 24MP, sehingga menjadikan perangkat ini seperti teman swafoto pintar bagi para penggunanya. Fitur ini juga mendukung pengenalan wajah (face recognition) 3D, yang mampu mengoptimalkan detail wajah dan mendeteksi lebih dari seratus titik wajah untuk akurasi piksel.

Kamera depan Honor 10 juga mempunyai efek pencahayaan studio dengan berbagai kondisi pencahayaan. Fitur pengenalan wajah yang canggih dan tepat menjamin akurasi bokeh, dan dapat menangkap fitur halus dari setiap wajah, bahkan dalam foto ‘groufie’.

Automatic Image Stabilization (AIS)

Honor 10 akan mendapatkan peningkatan perangkat lunak AIS, sebuah perbaikan gambar yang dapat meminimalisir keburaman pada saat foto maupun video dibidik atau direkam dengan keadaan ponsel yang tergoncang. Dalam 0,2 detik saja dan dengan akurasi 98%, perangkat lunak ini dapat mendeteksi bahwa ponsel dipegang manual oleh tangan dan secara otomatis menetapkan eksposur dan framing  dengan menggunakan mode pengenalan gambar AI.

Desain Avant-garde

Proses untuk mencapai hasil minimalis Honor 10 tidaklah sederhana, hal ini merupakan hasil dari serangkaian teknik industri kelas dunia dan proses teknik yang canggih, yang memerlukan ketepatan tinggi dan penanganan terbaik. Desain kaca Honor 10 terbuat dari 15 lapisan kaca 3D di bagian belakang, dan desain ini menghasilkan banyak warna di bodi bagian belakang.

Dirancang oleh The Paris Aesthetics Center

Kaya akan sejarah seni dan dunia digital, Honor 10 menghadirkan kombinasi warna yang menakjubkan bagi konsumen – Phantom Blue dan Phantom Green. Kedua warna ikonis dan inovatif ini diciptakan oleh The Paris Aesthetics Center, tempat di mana kreativitas dan antusiasme para insinyur dan perancang Honor diwujudkan.

Sensor Sidik Jari Ultrasonik dan Full View FHD

Honor 10 dilengkapi dengan sensor sidik jari ultrasonik yang terdapat di bawah kaca, dan layar 5,84 inci FullView FHD+ dengan tampilan layar tanpa bingkai 19:9 dan rasio layar terhadap bodi (screen-to-body) sebesar 86%.

Prosesor NPU

Honor 10 ditenagai oleh prosesor NPU yang dibuat secara independen. RAM 4GB dan kapasitas penyimpanan sebesar 64GB/128GB ROM memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan semua momen menarik yang disimpan dalam galeri, aplikasi, maupun file. Honor 10 juga dilengkapi dengan Honor Super Charge 5V/4.5A dengan baterai 3.400 mAh yang dapat terisi sebanyak 50% dalam waktu 25 menit saja.

EMUI 8.0

Honor 10 menggunakan antarmuka pengguna EMUI 8.1 terbaru, yang fungsi dan kemampuan perangkat lunaknya telah ditingkatkan secara keseluruhan, khususnya untuk fitur Easy Talk, yang mampu mengurangi suara bising di tempat yang berangin ketika pengguna berbicara dengan menggunakan handsfree di jalan, fitur ini juga meningkatkan volume ketika pengguna berbisik atau berbincang dengan suara pelan.

GPU Turbo

GPU Turbo adalah teknologi akselerasi pemrosesan grafis dengan perangkat keras dan lunak yang terintegrasi. Teknologi ini merekonstruksi cara pemrosesan grafis tradisional di sistem lapisan yang lebih rendah, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna dengan sangat signifikan.

Inovasi teknologi ini merupakan hasil dari fokus Huawei dan Honor dalam penelitian dan pengembangan (R&D) pemrosesan grafis, dan hal ini dapat meningkatkan efisiensi pemrosesan grafis sebesar 60%, dan pada saat yang bersamaan mengurangi pemakaian energi sistem dalam chip (System on Chip/SoC) sebesar 30%.

Hasil tersebut melebihi batas keseimbangan antara kinerja ponsel pintar dan konsumsi energi. Sebagai tambahan, dengan kemampuan rendering yang lebih besar, perangkat Honor dapat mencapai kualitas grafis yang luar biasa dengan GPU Turbo, bahkan ketika aplikasi mobile game tidak didukung oleh pencitraan HDR (High Dynamic Range).  (Icha)

Honor ‘Pede’ Bakal Masuk Menjadi Top 3 Di Indonesia Tahun 2020

0

Telko.id – Honor sebagai pemain baru memang cukup menggemaskan. Berani memberikan teknologi terkini dalam produk-produk nya tetapi mampu menekan harga sehingga lebih terjangkau dibandingkan dengan kompetitornya. Tak heran, ‘anak’ dari Huawei ini pun pede bakal jadi top 3 tahun 2020.

Salah satu yang dijadikan ‘booster’ untuk menggaet perhatian pasar adalah Honor 10 yang baru saja diluncurkan. Bahkan, James Yang, President Honor Indonesia dengan gamblang memaparkan keunggulan Honor 10 ini dibandingkan kompetitor terdekatnya yakni Samsung S9 dan Apple X.

Ada berbagai strategi yang akan digencarkan oleh Honor untuk menjadi ‘perjuangannya’ menjadi top 3 itu. Pertama, akan melakukan pengenalan lebih jauh lagi pada masyarakat tentang Honor. Kedua, memperkuat lagi jaringan after sales service dan ketiga bakal terus mengeluarkan produk-produk yang memiliki teknologi tertinggi tetapi disesuaikan dengan segmentasi yang disasar.

Setidak nya sampai akhir tahun ini saja Honor akan mengeluarkan 4 produk lagi yang akan mengisi segmen tasi yang berbeda-beda, namun tetap menomor satukan kualitas produk. Sampai saat ini, di pasar sudah ada 4 seri honor yang beredar, Termasuk Honor 10 ini.

Sebagai pemain baru, Honor perlu nafas yang panjang untuk mencapai targetnya. Pasalnya, kompetitor yang saat ini ada di pasar punya ‘dana’ yang boleh dibilang tidak berseri dan mampu mengubah strategi masuk pasar yang mendobrak tradisi. Seperti yang dilakukan oleh Oppo dan diikuti oleh ‘saudara’nya Vivo. Samsung saja ‘galau’ mengikuti gerak-gerik kedua brand itu di pasar.

Sayang, james tidak mau terbuka tentang dana investasi yang ditanamkan di Indonesia ini. “Untuk jadi nomor tiga tidak hanya sekedar financial saja, tetapi produk yang bagus pun memiliki andil untuk maju,” ujar James mengkelit.

Padahal, seperti kita tahu, di Indonesia ini konsumen nya unik. Tidak semua produk dengan teknologi canggih mampu menembus pasar dengan baik bahkan dicari oleh konsumen. Samsung S9 jadi contoh nya, produk ini kurang direspon oleh pasar. Bahkan diakui oleh Samsung bahwa produk ini yang ‘mengerek’ ke bawah pendapatan Samsung pada semester pertama tahun ini karena tidak sesuai dengan ekspektasi awal.

Jadi, kelincahan bermain di pasar dengan strategi yang jitu harus dimiliki oleh Honor agar mampu menarik perhatian konsumen di Indonesia. Mendobrak tradisi di kalangan distributor, ‘pembantu’ untuk berjualan pun harus dilakukan. Bukan sekedar produk bagus saja. So, kita tunggu saja tiga tahun ke depan, akan kah benar Honor mampu menjadi top 3 di Indonesia? (Icha)

Pemerintah Cari Partner Untuk Bangun High Throughput Satellites

0

Telko.id – Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai menjalankan proyek satelit yang sudah memiliki kemampuan High Throughput Satellites (HTS) atau broadband dengan membuka prakualifikasi bagi badan hukum nasional maupun internasional.

Diawali dengan membuka Prakualifikasi untuk mengundang badan hukum nasional maupun internasional untuk mengikuti prakualifikasi pengadaan badan usaha pelaksana Proyek Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi Pemerintah (“Proyek”).

Proses Pengadaan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengadaan Badan Usaha Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur.

Seperti yang tercantum dalam pernyataan tertulis, nilai investasi dari proyek ini sebesar Rp 6.580.000.000.000,- (Enam Triliun Lima Ratus Delapan Puluh Miliar Rupiah). Dana tersebut untuk pembiayaan, perancangan, pengadaan, pembangunan, peluncuran, pengoperasian, dan pemeliharaan Satelit Multifungsi Pemerintah.

Proses prakualifikasi ini akan berlangsung dari 24 Juli sampai 20 Agustus mendatang.

Satelit Multifungsi Pemerintah ini sendiri nanti nya diharapkan akan dapat menjangkau 150 ribu titik di wilayah pelosok Indonesia yang tidak terjangkau oleh Base Transceiver Station (BTS).

Sebagai informasi, satelit multifungsi ini akan dimanfaatkan pemerintah di berbagai sektor bagi masyarakat, yakni 93.900 sektor pendidikan (SD, SMP, SMA), 47.900 pemerintahan (kelurahan, kecamatan), 3.900 pertahanan & keamanan (polres, polres, TNI AD-AU-AL), dan 3.700 kesehatan (puskesmas).

Untuk menjangkau titik-titik pelosok tersebut, solusi paling jitu bisa dilakukan melalui pemanfaatan satelit HTS. Bila menggunakan fiber optik, maka ongkosnya bisa mahal.

“Cost-nya cukup murah dibandingkan satelit sekarang, tapi saya sampaikan kalau setelit sekarang USd 1.600 dengan HTS nanti bisa sampai USD 300 dolar per Mbps,” kata Anang, seperti dikutip dari detik.com.

“Jadi, ini sebuah penghematan lima kali lebih murah. Harapannya dengan satelit HTS sudah meluncur jumlah site 4G lebih banyak walau menggunakan satelit,” ucapnya menambahkan.

Proses pengadaan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Penadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengadaan Badan Usaha Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur. (Icha)

Smartfren Targetkan Konsumen ‘Gila’ Internet Lewat Modem WiFi M6

0

Telko.id – Akses internet kini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat kebanyakan. Rasanya jika tidak ada akses internet seperti mati gaya. Tidak bisa update status, upload berbagai moment penting ke social media maupun urusan kerja. Smartfren yakin trend ini masih akan terus berkembang dan dengan modem WiFi M6 akan menjadi solusinya. Dan, konsumen ‘gila’ internet ini yang menjadi targetnya.

Sebelumnya, smartfren sudah menghadirkan sederet produk WiFi. Setidaknya, sudah ada 3 juta pelanggan yang diklaim oleh Smartfren sudah menggunakan layanan data melalui WiFi produknya.

Untuk menerukan kesuksesannya itu, Smartfren telecom kembali menghadirkan seri terbaru dari keluarga modem seri “M” yang diberi nama Modem WiFi M6. Meneruskan tradisi pendahulunya, Smartfren Modem WiFi M6 dilengkapi dengan kemampuan USB on the go,  storage sharing, power bank, serta baterai 3250mAH yang mampu bertahan selama 20 jam penuh.

Setiap seri terbaru tentunya harus menghadirkan suatu penyempurnaan, demikian juga Smartfren Modem WiFi M6 yang kali ini dilengkapi dengan layar LED. Layar ini dihadirkan Smartfren untuk mempermudah pengguna mendapatkan informasi seputar MiFi M6, seperti melihat kualitas signal, kuota paket internet, nomor pelanggan, dan lainnya.

“Sejak diluncurkan pertama kali tahun 2015, modem WiFi seri “M” dari Smartfren selalu mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Tidak tanggung tanggung sudah 3.000.000 unit modem seri “M” berada di tangan pengguna,” ujar Hendy Hartono, Head of Device Planning Smartfren.

Hendy menambahkan bahwa “modem WiFi M6 ini ada penyempurnaan dan juga dilengkapi paket data menarik yang kami yakin dapat memenuhi kebutuhan komunikasi pengguna”.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan Smartfren modem WiFi M6 ditawarkan dengan harga Rp. 499.000,-. Apabila pelanggan melakukan top up sebesar Rp 60.000,- maka pelanggan akan mendapatkan paket kuota internet full 4G 24 jam sebesar 22GB, terdiri dari bonus aktivasi 2GB, bonus top sebesar 4GB, kuota 4G 24 jam sebesar 8GB, dan kuota midnight juga sebesar 8GB. (Icha)

 

Net1 Indonesia Gandeng Matrix TV Kawinkan 4G LTE dan TV berbayar

0

Telko.id – Saat ini, berbisnis akan sulit untuk berjalan sendirian. Lebih baik mencari partner yang bisa berjalan bersama dan besar bersama. Itu juga yang mendasari Net1 Indonesia gandeng Matrix TV. Sama-sama memiliki target market di daerah rural dan bisa berkolaborasi yang menguntungkan dengan memberikan layanan 4G LTE dan siaran TV berbayar pada pelanggannya.

Melalui penandatanganan kerja sama bisnis ini, Matrix TV dapat memanfaatkan layanan dan perangkat 4G LTE dari Net1 Indonesia untuk dipasarkan sebagai paket internet dan TV prabayar kepada pelanggannya.

Dalam kerja sama ini, Matrix TV akan menawarkan koneksi internet nirkabel berbasis 4G LTE berfrekuensi 450MHz dengan menggunakan fixed wireless router tipe LOG-U270 dan tipe TUBE-R02 dari Net1 Indonesia kepada calon pelanggannya. Skema pembayaran paket internet tersebut tidak jauh beda dengan layanan reguler yang selama ini telah berlaku untuk pelanggan Net1 Indonesia.

“Skema bisnis kerjasama dengan stasiun TV berbayar seperti Matrix TV merupakan sesuatu yang baru bagi Net1 Indonesia. Kami berharap kerja sama ini bisa saling menguntungkan satu sama lain utamanya dalam memperluas cakupan pelanggan. Secara teknis tidak ada kendala dalam penyediaan akses 4G LTE dan kuota data untuk pelanggan mereka, sama halnya yang telah berlaku untuk pelanggan kami,” tutur Larry Ridwan, Chief Executive Officer, Net1 Indonesia.

Menurut Larry, kerja sama awal dengan Matrix TV akan berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang apabila memiliki prospek bisnis yang baik di masa mendatang. Net1 Indonesia akan memberikan program promosi untuk produk Matrix TV prabayar dengan penawaran yang setara atau lebih baik dibandingkan dengan program promosi produk reguler prabayar Net1.

Di sisi lain, Net1 Indonesia akan melakukan migrasi produk internet Matrix TV prabayar ke produk regular prabayar Net1 untuk perangkat yang belum diaktivasi dan yang sudah diaktivasi, jika perjanjian kerja sama berakhir nantinya. Untuk mempermudah sistem payment atau pembayaran, Net1 dan Matrix TV akan menggandeng pihak ketiga.

“Kerja sama dengan Net1 Indonesia merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. Di era sekarang, kebutuhan terhadap koneksi data internet cukup tinggi, sehingga kami merasa perlu untuk memberikan paket bundle siaran TV dan internet sekaligus,” ungkap Andrian Sidharta, General Manager Garuda Media Nusantara, perusahaan pemilik layanan TV berbayar Matrix.

Adrian menambahkan bahwa “layanan 4G LTE Net1 Indonesia yang jangkauannya di daerah rural dan cukup luas menjadi salah satu pertimbangan kami dalam memutuskan untuk bekerjasama”.

Namun demikian, perjanjian kerja sama ini tidak bersifat eksklusif dan tidak membatasi keduanya untuk melaksanakan perjanjian kerja sama dengan pihak lainnya. Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan sepakat untuk meningkatan value produk masing-masing guna meningkatkan potensi bisnis bersama.

“Untuk pembelian pulsa internet bagi pelanggan Matrix TV, Net1 Indonesia menyediakan pilihan nominal masing-masing Rp50.000,00 dengan masa waktu aktif 30 hari; pulsa nominal Rp100.000,00 dengan masa waktu aktif 60 hari; dan pulsa nominal Rp200.000,00 dengan masa waktu aktif 90 hari. Net1 Indonesia juga akan menyiapkan nomor call center khusus untuk pelanggan internet Matrix TV prabayar apabila memiliki problem koneksi jaringan,” tambah Rudolpus Rio Bagus Budi Prasetio, Head of Wholesale Business Net1 Indonesia untuk. (Icha)

 

Fujitsu Gandeng SMI Demi Perluas Penetrasi Ke Small Medium Enteprise

0

Telko.id – Fujitsu memang sudah ada lama di Indonesia. Namun, kini Fujitsu semakin menyadari bahwa untuk memperluas pasar tidak bisa sendirian. Itu sebabnya, Fujitsu Indonesia menunjukan Synnex Metrodata Indonesia (SMI) untuk menjadi mitra dalam pengembangan bisnis dalam bidang IT Solution.

“Kerjasama ini akan memperluas coverage dari Fujitsu di Indonesia. Terlebih dengan menyatukan portfolio Fujitsu dan Synnex maka diharapkan pertumbuhan dapat mencapai double digit hingga akhir tahun ini. Terlebih, masih banyak pasar yang saat ini belum di touch terutama private. Kemarin Fujitsu masih banyak bermain dipemerintahan,” ujar  Odi susilo handoko, Managing Director of PT Fujitsu Indonesia usai penandatangan kerjasama dengan Synnex Metrodata Indonesia (1/8) di Jakarta.

Bagi Synnex Metrodata Indonesia, kerjasama ini merupakan jawaban dari kebutuhan ICT di Indonesia. Berdasarkan perolehan SMI di tahun 2017 lalu saja, Synnex mampu memperoleh pendapatan 9 Triliun.

“Lebih tepatnya 8.6 Triliun pada 2017 lalu. Tahun ini, pada triwulan pertama saja, kami sudah tumbuh 30% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Artinya, Indonesia saat ini memang membutuhkan,” ujar Agus Honggo Widodo, President Dircetor Synnex Metrodata Indonesia menjelaskan.

Agus menambahkan, bahwa “saat ini kebutuhan solusi lengkap itu bukan hanya di Jakarta saja. Memang dua tahun lalu, Jakarta menguasai 50% pangsa pasar. Kini tidak lagi, Jakarta hanya 30%, sisanya adalah di luar Jakarta,”

Agus juga menggambarkan bahwa pertumbuhan Small Medium Enteprise itu tumbuh sangat besar sekali. Terutama di ibu kota kabupaten yang kini sudah mulai menggunakan computer. Artinya, kebutuhan akan solusi yang lengkap itu juga dibutuhkan. Memang, kalau untuk commercial masih dikuasai di Jakarta karena menandatangan kerjasama biasanya di Jakarta, tetapi distribusinya sudah bisa dipastikan ke daerah-daerah juga.

Dengan kekuatan SMI yang memiliki hampir 2000 partner dalam pendistribusian tentu ini juga menjadi kekuatan baru bagi Fujitsu menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.

SMI sendiri memiliki sentra distribusi yang tersebar di tujuh kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar, bisa menjadi penunjang kedua pihak untuk melebarkan lini bisnisnya, ditambah dukungan kantor logistik dan sales force SMI yang tersebar di  seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Dalam kerjasama ini, SMI sebagai distributor akan memasarkan tiga produk yang menjadi andalan bisnis Fujitsu Indonesian untuk kelas Enterprise, yakni Fujitsu Server, Fujitsu Storage, dan Fujitsu Solution.

“Dengan portofolio produk yang dimiliki Fujitsu, kami optimis dapat memperluas pilihan business partner melalui ragam pilihan produk dan solusi, memperluas bisnis serta memberikan end to end solution bagi business partner yang disiapkan oleh SMI sebagai distributor-khususnya dalam lini bisnis komersial,” ujar Agus.

Dalam kerjasama  antara Fujitsu Indonesia dan SMI akan menawarkan keuntungan bagi para customer, partner bisnis atas produk dan solusi yang ditawarkan, diantaranya dapat mengurangi biaya infrastruktur solusi yang dibutuhkan, serta garansi ketersediaan system dalam satu solusi. Salah satu yang diandalkan oleh Fujitsu Indonesia dan SMI adalah Fujitsu Eternus all flash storage yakni seri AF250S2 dan AF650S2.

Dua varian ini adalah storage dengan performa terbaik di kelasnya (berdasarkan benchmark SPC-1 Storage Performance Council). Storage Fujitsu ETERNUS AF250 merupakan solusi yang ditawarkan kepada perusahaan skala menengah yang membutuhkan solusi storage dengan performa tinggi namun dengan kapasitas kecil atau menengah.

Disisi lain, Fujitsu Indonesia juga menawarkan Fujitsu Primeflex, yang merupakan system dengan kategori Hyper Converged Infrastructure (HCI). Melalui teknologi ini, infrastruktur IT yang dibutuhkan oleh perusahaan, disediakan dengan lengkap namun sederhana.

Hal ini sejalan dengan tujuan kerjasama antara Fujitsu Indonesia dengan SMI, yakni menyasar kebutuhan solusi di kalangan perusahaan Small Medium Enterprise (SME).

Fujitsu Indonesia dan SMI menyasar project runrate dan IoT initiatives dari sektor Government dan SME. Apalagi dalam hal strategi dan pemasaran, SMI memiliki tenaga penjualan yang kuat, mejamin pelanggannya dengan jasa layanan yang baik, dilengkapi portofolio produk, solusi-solusi, yang bisa membantu untuk meningkatkan dari sisi bisnis kedua belah pihak.” tutur Managing Director Fujitsu Indonesia, Odi Susilo Handoko. (Icha)