spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1385

Jadi Youtuber, Ahok Ancam Atta Halilintar dkk

0

Telko.id, Jakarta – Masuknya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke dunia YouTube, bisa menjadi ancaman baru bagi para Youtuber di Indonesia. Bagaimana tidak, pria yang kini lebih suka dipanggil BTP itu langsung mengantongi ratusan ribu subscriber hanya dengan bermodalkan satu video saja. Ahok akan menjadi “ancaman serius” bagi Atta Halilintar dkk.

Selepas dari penjara, Ahok meluncurkan kanal YouTube dengan nama Panggil Saya BTP pada Kamis (24/1) kemarin. Hebatnya, hanya dengan satu video, Ahok sudah berhasil mengantongi ratusan ribu subscriber.

Seperti diketahui, Ahok telah mengunggah video pertama dengan judul BTP Vlog #1-Pulang. Menurut pantauan Tim Telko.id, video tersebut diunggah pada Jumat (25/01/2019) sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung ditonton oleh banyak netizen.

Terbukti hingga pukul 19.03 WIB, video tersebut sudah ditonton hingga 519.953 kali. Video mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mendapat 105.000 tanda likes dan 13.542 komentar dari netizen.

Selain itu peningkatan jumlah subscriber juga terbilang cepat. Pada pantauan Tim Telko.id pada Kamis kemarin (25/01/2019) ketika Ahok belum mengunggah video apapun jumlah subscriber sekitar 25 ribu subscriber.

Tetapi ketika sudah ada video pertama berjudul BTP Vlog #1-Pulang, jumlah pengikutnya langsung melonjak hingga 660.468 subscriber. Tentu hasil itu bisa “mengguncang” popularitas dari ‘King of YouTube’ Indonesia, Atta Halilintar.

{Baca juga: Keluar dari Penjara, Ahok Langsung Bikin Vlog}

Bukan tidak mungkin pria asli Bangka itu bisa menjadi Youtuber terkenal dengan jumlah subscriber hingga jutaan. Karena dalam video pertamanya, Ahok mengatakan bahwa akan rutin untuk mengunggah video di kanal YouTube-nya.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada Youtuber Indonesia yang sangat populer dengan banyak pengikut. Di tahun 2018 kemarin, tercatat ada 5 Kanal YouTube Indonesia dengan jumlah subscriber di atas 1 juta pengikut.

Di posisi kelima adalah channel keluarga Halilintar dengan subcribers 4,8 juta, kemudian disusul posisi keempat adalah channel milik Raditya Dika. Youtuber yang juga pernah menulis buku dan membuat film ini memiliki subscriber hingga 5,3 juta di tahun 2018.

Kemudian pada posisi ketiga dan kedua ada kanal Youtube Calon Sarjana dengan subscriber 6,7 juta dan Ria Ricis dengan 7,5 juta subscribers. Sedangkan di posisi pemuncak adalah channel milik Atta Halilintar dengan jumlah subscriber mencapai 8 juta.

{Baca juga: Sambut Ahok Bebas, Tagar #WelcomeBackBTP Menggema}

Jika melihat besarnya antusias netizen pada channel YouTube milik Ahok, bukan tak mungkin pria yang kini minta dipanggil BTP itu akan menjadi rising star, dan bisa menggeser posisi Youtuber Indonesia yang kini berkuasa. Apakah Ahok mampu jadi ‘King of YouTube’ Indonesia yang baru? Patut kita nantikan. [NM/HBS]

Smartphone Berponi Samsung Galaxy M Lolos TKDN

0

Telko.id, Jakarta – Salah satu smartphone yang paling ditunggu oleh para penikmat gadget di Tanah Air, yakni Samsung Galaxy M tampaknya akan segera hadir di Indonesia. Pasalnya, smartphone berponi yang akan dibanderol murah itu sudah lolos mendapatkan sertifikat TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Dilansir Telko.id dari situs Kemeperin pada Jumat (25/01/2019), Galaxy M telah mengantongi sertifikat TKDN sejak 23 Januri 2019 lalu. Ponsel dengan nomor sertifikat 51/ILMATE/TKDN/1/2019 Kemenperin ini memiliki nilai kandungan lokal atau TKDN sebesar 31,10% .

Jika melihat kode perangkat yang dicatat di situs Kemenperin, model Galaxy M yang sudah lolos TKDN dan akan resmi dipasarkan di Indonesia adalah seri Samsung Galaxy M20.

Pasalnya, menurut bocoran yang Telko.id kutip dari Sammobile, kode Samsung SM-M205G kemingkinan besar adalah kode untuk tipe Galaxy M20. Sedangkan untuk Galaxy M30 memiliki kode SM-M305F.

Walaupun sudah lolos TKDN, tetapi Anda harus bersabar karena Galaxy M kabarnya baru akan diluncurkan pada akhir Januari 2019 ini. Lewat sebuah poster, Samsung mengumumkan akan merilis Galaxy M pada 28 Januari 2019.

{Baca juga: Ponsel Berponi Pertama Samsung Hadir 28 Januari}

Selain nama baru, Galaxy M juga mengusung desain baru berupa layar berponi atau notch. Ponsel tersebut akan didukung kamera ganda dengan susunan vertikal dan lensa Ultra Wide.

Samsung Galaxy M20 kabarnya memiliki layar berukuran 6,1 inci berjenis IPS LCD, dan telah menggunakan prosesor Samsung Exynos 7885, yang sama dengan kepunyaan Samsung Galaxy A7 (2018).

Smartphone berponi ini memiliki RAM 3 GB dan ROM 64 GB, dengan baterai dengan teknologi fast charging. Di sektor kamera, Galaxy M20 mengusung kamera ganda belakang dengan konfigurasi 12MP+5MP dan kamera depan 8MP.

{Baca juga: Duo Samsung Galaxy M Siap Hadang Xiaomi di India}

Terakhir diprediksi Samsung Galaxy M20 akan dijual dengan harga berkisar USD 200 atau sekitar Rp 2,8 juta. Tetapi ini baru rumor karena pihak Samsung belum memberikan keterangan resmi terkait Samsung Galaxy M20. [NM/HBS]

 

Akun YouTube Ahok Banyak Bermunculan, Mana yang Asli?

0

Telko.id, Jakarta – Di tengah eforia Ahok bebas pada hari Kamis (24/1) kemarin, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meresmikan akun YouTube resminya yang bernama “Panggil Saya BTP”. Tapi nyatanya warganet justru dibuat bingung, karena akun YouTube Ahok “Panggil Saya BTP” banyak bermunculan di Internet. Lalu, manakah yang asli?

Pasca pembebasannya kemarin, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan akun YouTube-nya dengan menggunakan panggilan barunya, yakni ‘Panggil Saya BTP’.

Berdasarkan pantauan tim Telko.id pada Jumat (25/01/2019), muncul banyak akun yang menggunakan nama serupa (Panggil Saya BTP) di Youtube, yang jumlahnya mencapai 8 akun.

Akun Youtube tersebut ada yang sudah mengunggah video dan ada juga yang masih kosong. Lalu, mana sebenarnya akun YouTube BTP yang asli?

Untuk mengetahui akun YouTube yang asli, Anda bisa melihat akun Twitter dan Instagram resmi Ahok yang bernama @basuki_btp.

{Baca juga: Sambut Ahok Bebas, Tagar #WelcomeBackBTP Menggema}

Akun yang sudah berstatus “telah terverifikasi” tersebut menautkan alamat dari kanal resmi Ahok di YouTube. Sedangkan di Twitter, Ahok membuat Tweet pada Rabu (23/01/2019), yang menuliskan terkait akun YouTube barunya itu.

“Jangan lupa subscribe akun BTP,” tulis Tweet tersebut.

Selain itu, ketika Anda menuju tautan tersebut maka Anda akan menuju akun YouTube yang bernama “Panggil Saya BTP“. Kata BTP merupakan singkatan dari Basuki Tjahaja Purnama.

{Baca juga: Foto Sebelum Ahok Bebas di Twitter Disambut Ribuan Warganet}

Di kanal Youtube yang asli akan tertulis dalam biodata akun bahwa ini merupakan akun yang dikelola langsung oleh tim dari Ahok. “Akun Resmi Dari Basuki Tjahaja Purnama yang dikelola oleh Tim BTP,” tulis kanal tersebut.

Hingga kini kanal ini memiliki 56.554 subscriber dan video pertama yang diunduh adalah konten Video Blog (Vlog) saat Ahok dijemput oleh putera sulungnya Nicholas Sean dan berdialog di mobil.

Video yang diunggah pada Jumat (25/01/2019) sudah ditonton sampai 20 ribu kali oleh warganet. Perlu diketahui bahwa Ahok divonis 2 tahun penjara pada Mei 2017 kemarin.

{Baca juga: Selain Kabar Ahok Bebas, Ini 5 Smartphone Paling Ditunggu}

Ahok kala itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Selama menjalani pemidanaan, Ahok mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman total 3 bulan 15 hari sehingga dijadwalkan bebas karena telah selesai menjalani masa hukuman atas kasusnya tersebut. [NM/IF]

 

Keluar dari Penjara, Ahok Langsung Bikin Vlog

0

 

Telko.id, Jakarta – Setelah bebas, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tampaknya mulai mencoba untuk menjadi Youtuber. Lewat kanal Youtube “Panggil Saya BTP“, mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung membuat video blog (Vlog) bersama anaknya, Nicholas Sean.

Menurut pantauan Telko.id, video tersebut diunggah pada Jumat (25/01/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam video, Ahok menulis bahwa video tersebut dibuat saat sang anak menjemputnya dari Rutan Mako Brimob pada Kamis (24/01/2019) kemarin.

“Tanggal 24 Januari 2019 adalah hari kebebasan saya. Di hari kepulangan ini, saya dijemput oleh anak sulung saya, Nicho Sean,” tulis Ahok.

Video tersebut berdurasi sekitar 9 : 26 menit dan isinya adalah dialog antara Ahok dan Sean di dalam mobil. Ahok sempat melihat dari jendela mobil situasi Jakarta yang tak pernah dia lihat selama 1 tahun terakhir. Dirinya tampak kaget melihat banyak atribut kampanye yang berjajar di sudut kota Jakarta.

{Baca juga: Sambut Ahok Bebas, Tagar #WelcomeBackBTP Menggema}

“Wah banyak sekali ya, musim kampanye ya sekarang? foto-foto spanduk,” ucap Ahok.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan keinginannya untuk menonton film bersama Sean, khususnya film-film yang sudah tayang saat mantan orang nomor 1 di DKI Jakarta itu dipenjara. Ahok juga sempat memamerkan  sebuah cincin merah yang bisa menyala pada anaknya.

Di menit terakhir, Ahok berterimakasih atas status bebas yang dia terima saat ini. Ia juga mengatakan bahwa akan rutin untuk mengunggah video terbaru dan mengajak  warganet untuk subscribe akun miliknya.

“Tentu saya akan coba bagikan kalo sodara pengen tau banyak yang saya bagikan ya bisa subscribe sih,” ucap Ahok.

{Baca juga: Ahok Bebas, Warganet Beri Ucapan Selamat}

Hingga kini, video tersebut sudah ditonton sebanyak 40,941 kali dan banyak komentar dari warganet. Komentar yang ada saat ini adalah bentuk sambutan warganet atas kembalinya Ahok usai menjalani masa tahanan.

Ahok sendiri telah resmi bebas usai menjalani masa hukuman di Rutan Mako Brimob Depok pada Kamis kemarin.  Dirinya  divonis oleh hakim selama 2 tahun penjara. Ahok kala itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. [NM/IF]

Pasca Bebas, Akun Youtube Ahok Banyak Bermunculan

0

Telko.id, Jakarta – Ada kejadian menarik di dunia internet pasca bebasnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari penjara pada Kamis (24/01/2019). Di kanal YouTube bermunculan akun yang dianggap sebagai akun milik Ahok dengan nama “Panggil Saya BTP”. Lalu manakah yang asli?

Berdasarkan pantauan tim Telko.id pada Jumat (25/01/2019) muncul banyak akun yang bernama “Panggil Saya BTP” di Youtube yang jumlahnya sekitar 8 akun. Akun Youtube tersebut ada yang sudah mengunggah video dan ada juga yang masih kosong.

{Baca juga: Sambut Ahok Bebas, Tagar #WelcomeBackBTP Menggema}

Lalu, mana sebenarnya akun Youtube Ahok yang asli?

Untuk mengetahui akun Youtube yang asli Anda bisa melihat akun Twitter dan Instagram resmi Ahok yang bernama @basuki_btp.

Akun yang sudah berstatus telah terverifikasi tersebut menautkan alamat dari kanal resmi Ahok di Youtube. Di Twitter, Ahok membuat Tweet pada Rabu (23/01/2019) yang menuliskan terkait akun Youtube-nya.

“Jangan lupa subscribe akun BTP,” tulis Tweet tersebut.

Selain itu, ketika Anda menuju tautan tersebut maka Anda akan menuju akun Youtube yang bernama “Panggil Saya BTP“. Kata BTP merupakan singkatan dari Basuki Tjahaja Purnama.

{Baca juga: Foto Sebelum Ahok Bebas di Twitter Disambut Ribuan Warganet}

Di kanal Youtube yang asli akan tertulis dalam biodata akun bahwa ini merupakan akun yang dikelola langsung oleh tim dari Ahok. “Akun Resmi Dari Basuki Tjahaja Purnama yang dikelola oleh Tim BTP,” tulis kanal tersebut.

Hingga kini kanal ini memiliki 56.554 subscriber dan video pertama yang diunduh adalah konten Video Blog (Vlog) saat Ahok dijemput oleh putera sulungnya Nicholas Sean dan berdialog di mobil.

Video yang diunggah pada Jumat (25/01/2019) sudah ditonton sampai 20 ribu kali oleh warganet. Perlu diketahui bahwa Ahok divonis 2 tahun penjara pada Mei 2017 kemarin.

{Baca juga: Selain Kabar Ahok Bebas, Ini 5 Smartphone Paling Ditunggu}

Ahok kala itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Selama menjalani pemidanaan, Ahok mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman total 3 bulan 15 hari sehingga dijadwalkan bebas karena telah selesai menjalani masa hukuman atas kasusnya tersebut. [NM/IF]

Apple Bakal Ganti Semua Layar iPhone 2020 ke OLED?  

0

Telko.id, Jakarta – Apple berencana untuk menghilangkan layar LCD dari seluruh jajaran iPhone pada 2020 mendatang. Sebagai gantinya, layar OLED pun akan dipilih perusahaan.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Apple berniat mengganti layar jajaran iPhone pada 2020 dengan OLED. Layar OLED sendiri disebut-sebut lebih baik dibanding LCD, yang hanya digunakan di perangkat Android mahal.

Apple merupakan salah satu produsen smartphone terbesar di dunia dan pembeli panel layar ponsel terbanyak. Perusahaan asal Cupertino ini bisa saja menegosiasikan penawaran yang lebih baik untuk hardware dibanding pemain yang lebih kecil.

{Baca iuga: Giliran Layar OLED iPhone X yang Bermasalah}

Menurut Android Authority, jika Apple benar-benar membuang seluruh panel LCD di iPhone 2020, artinya akan ada lebih banyak ponsel Android menggunakan OLED dengan harga yang lebih murah.

Langkah Apple menggunakan OLED tentu bisa membuat pembuat layar LCD ketar-ketir. Namun demikian, layar LCD tersebut bisa tertolong dengan adanya smartphone kelas entry-level.

Pada akhir 2018, terungkap penjualan iPhone jauh lebih rendah dari yang diharapkan. Jika perusahaan berencana untuk mengganti layar LCD pada 2020, artinya suksesor iPhone XR kemungkinan akan terlihat hampir sama.

Juli 2018 lalu, produsen layar LCD asal China, BOE Technology Group Co, berupaya untuk mendapatkan peluang agar dapat menjadi pembuat panel layar OLED untuk iPhone, iPad dan perangkat high-end buatan Apple.

Namun, usaha perusahaan tersebut akan cukup berat. Sebab, China bisa dibilang tertinggal dari Korea Selatan dan Jepang dalam urusan produksi layar canggih, khususnya OLED.

{Baca iuga: iPhone 2020 Pakai Layar OLED Buatan China}

Karenanya, BOE Technology pun langsung mendirikan pabrik baru di provinsi Sichuan dan mempekerjakan banyak insinyur untuk menyusul ketertinggalan.

Pemerintah China mengklaim bahwa para insinyur di pabrik BOE Technology benar-benar mampu merancang teknologi layar perangkat dengan kualitas setara atau melebihi buatan para pesaing mereka.

Usaha BOE Technology pun mendapatkan dukungan dari Apple. CEO Apple, Tim Cook, beserta kawan-kawan berharap perusahaan itu berhasil membuat layar bermutu tinggi. [BA/IF]

 

Motorola Razr “Reborn” Bisa Dilipat ke Arah Luar

0

Telko.id, Jakarta – Motorola sempat dikabarkan sedang melakukan pengembangan ponsel Motorola Razr klasik menjadi ponsel lipat. Rumor itu bahkan didukung oleh bocoran informasi paten yang didaftarkan oleh Motorola.

Namun, rumor terbaru menyebut bahwa ponsel lipat bukanlah satu-satunya perangkat yang tengah disiapkan oleh Motorola. Perusahaan asal Amerika Serikat ini dilaporkan telah mendaftarkan paten baru untuk perangkat ponsel lipat.

Namun berbeda dengan ponsel lipat pada umumnya, Motorola Razr versi baru ini memiliki desain unik, karena memiliki cara melipat ponsel  ke arah luar.

Gambar di dokumen paten menampilkan perangkat Motorola berukuran serupa tablet reguler. Perangkat itu bisa dilipat ke arah luar dan terlipat di bagian tengah sehingga menampilkan bagian layar berukuran lebih panjang.

{Baca juga: Inikah Paten Smartphone Lipat Motorola Razr Terbaru?}

Dalam mode lipat, perangkat akan berkemampuan menerima sentuhan di bagian layar yang menjadi bagian belakang. Bagian tersebut bisa diusap untuk mengendalikan tampilan. Ponsel itu akan memiliki dua kamera unik.

Menurut Gizchina, seperti dikutip Telko.id pada Jumat (25/1/2019), pengguna dapat memanfaatkannya sebagai kamera depan dan belakang saat ponsel dilipat. Software atau perangkat lunak lalu bakal memeriksa sensor.

{Baca juga: Paten Disetujui, Motorola Razr Reborn Segera Diluncurkan?}

Dalam proses itu, sensor akan mengetahui sisi yang digunakan pengguna sebagai bagian depan dan mengaktifkan sisi tersebut sebagai layar utama. Anehnya, ponsel baru Motorola punya mode lipat berbentuk menyerupai tenda.

Belum lama ini, beredar gambar paten ponsel lipat yang diklaim sebagai Motorola Razr terbaru. Perangkat memiliki bentuk clamshell dengan tampilan layar OLED yang dapat dilipat. Perawakannya tidak jauh berbeda dari Razr asli. [SN/HBS]

 

Horee! 5 Smartphone Nokia Ini dapat Update ke Android Pie

0

Telko.id, Jakarta – HMD Global bersiap untuk mendistribusikan pembaruan ke sistem operasi Android Pie untuk sejumlah smartphone NokiaUpdate ke Android Pie diproyeksikan akan disebar sebelum akhir semester pertama tahun 2019.

Total ada empat smartphone yang Nokia yang akan menerima update ke Android Pie. Smartphone pertama adalah Nokia 5, yang dirilis pada bulan Juni tahun 2017 silam.

Kemudian, Nokia 3.1 Plus, yang juga merupakan “smartphone lawas” karena diluncurkan pada Oktober 2017. Keduanya diperkirakan akan mendapatkan update ke Pie secara OTA atau Over the Air pada akhir pekan ini.

{Baca juga: Masalah Baterai Mengintai Samsung Galaxy S9, Apa Sebabnya?}

Menurut laporan NDTV, seperti dikutip Telko.id pada Kamis (24/01/2019), HMD Global juga menargetkan untuk dapat menghadirkan pembaruan ke Android Pie untuk Nokia 6 dalam waktu satu hingga dua minggu mendatang.

Chief Product Office HMD Global, Juho Sarvikas menyebut perusahaan hampir menyelesaikan proses pengembangan fitur suara surround Dolby Atmos yang juga akan dihadirkan dalam update tersebut.

{Baca juga: Siap-siap, Semua Ponsel Nokia Bakal Hijrah ke Android Pie}

Dua smartphone terakhir yang akan menerima update sistem operasi Android Pie adalah Nokia 1 dan Nokia 3. Pendistribusian update untuk dua model perangkat itu akan dimulai semester dua tahun ini.

Distribusi update sistem operasi tersebut memang sesuai janji HMD pada tahun lalu. Saat itu, HMD Global membuat keputusan cepat seiring kehadiran sistem operasi baru Android 9.0 Pie. Perusahaan yang berbasis di Finlandia ini siap membenamkan sistem operasi baru tersebut di seluruh ponsel Nokia. (BA/FHP)

Lebih Canggih! 5 Smartphone Lipat yang akan Dirilis Tahun Ini

0

Telko.id – Selain tren smartphone dengan desain makin bezel-less, tren smartphone lipat juga akan populer di tahun 2019 ini. Hal tersebut dibuktikan dengan dikembangkannya smartphone dengan layar fleksibel oleh beberapa brand teknologi.

Samsung, Huawei, sampai brand teknologi bernama Royole pun diperkirakan merupakan segelintir brand yang siap merilis smartphone lipatnya di tahun ini.

Nah, saat ini tim Telko.id akan merangkum 5 smartphone lipat yang diprediksi akan dirilis di tahun ini.

{Baca juga: Selain Kabar Ahok Bebas, Ini 5 Smartphone Paling Ditunggu}

Memang, hampir semuanya masih berupa konsep, tapi ada kemungkinan seluruh smartphone tersebut benar-benar bakal diluncurkan di tahun ini dengan sejumlah teknologi dan fitur unggulan lainnya. Yuk simak!

Royole FlexPai

Royole FlexPai merupakan smartphone lipat pertama yang melakukan debutnya pada November tahun lalu. Bahkan, Royole juga telah mengadakan program pre-order untuk FlexPai dengan harga yang tentu saja sangat mahal.

Smartphone ini dibanderol dengan harga mulai dari USD 1.318 atau setara dengan Rp 18,6 jutaan. Royole FlexPai memiiki ukuran seperti tablet dengan layar 7,8 inci berjenis Super AMOLED dengan resolusi 1910 x 1440 piksel.

{Baca juga: Kenalkan FlexPai, Ponsel Lipat Pertama di Dunia dengan SD8150}

Untuk spesifikasinya, disematkan prosesor Snapdragon 855, RAM 8 GB, ROM 128 GB/256 GB/512 GB, punya dua kamera dengan resolusi masing-masing 16 MP dan 20 MP.

FlexPai berjalan di atas sistem operasi bernama Water OS, yang memungkinkan pengguna beralih dari layar penuh menjadi setengah dari layar, dan dapat menampilkan setengah wallpaper. Royole mengklaim, smartphone-nya didesain untuk dapat dilipat hingga lebih dari 200.000 kali.

Samsung Galaxy F

Sama seperti Royole, Samsung juga sebenarnya telah memamerkan smartphone lipatnya yang diprediksi akan diberinama Samsung Galaxy F di akhir tahun lalu. Galaxy F memiliki bentuk seperti tablet, dengan layar berukuran cukup besar 7,3 inci ketika dibentangkan.

Meski demikian, konsep Galaxy F juga seperti smartphone lipat pada umumnya karena ketika smartphone itu dilipat, ukurannya akan sama persis seperti smartphone pada umumnya. Ketika dilipat, layar yang bisa digunakan pengguna adalah panel layar bagian luar dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

{Baca juga: Mahal! Harga Samsung Galaxy F Capai Rp 36 Jutaan}

Belum ada bocoran informasi soal spesifikasi yang ditanamkan di dalamnya, namun diprediksi smartphone ini akan mengusung spesifikasi tinggi, termasuk memori internal yang jauh lebih besar dibandingkan smartphone flagship lainnya.

Samsung Galaxy F sendiri akan dirilis bersamaan dengan Samsung Galaxy S10 5G. Dengan harganya yang mencapai USD 2.500 atau Rp 36 jutaan, smartphone ini sepertinya ditujukan bagi konsumen yang ingin pertama kali merasakan konsep smartphone masa depan Samsung.

Huawei 5G Smartphone

Huawei tentu tak ingin ketinggalan oleh Samsung dalam hal pengembangan smartphone lipat. Makanya, brand asal China tersebut memastikan bahwa mereka pun bakal merilis smartphone dengan layar fleksibel di tahun ini.

Menurut laporan BGR, seperti dilansir Telko.id pada Jumat (25/01/2019), Huawei akan menyematkan teknologi berbeda pada produknya. Diperkirakan, brand itu nantinya akan merilis smartphone lipat pertama dengan teknologi 5G di tahun ini.

Smartphone tersebut akan ditenagai oleh prosesor Kirin HiSilicon versi terbaru dengan dukungan modem 5G yang baru saja diperkenalkan, yakni Balong 5000 5G. Perlu diketahui, modem itu merupakan pesaing dari chip model Qualcomm, yakni Snapdragon X50 5G.

Belum diketahui spesifikasi lengkap smartphone Huawei yang bisa dilipat tersebut. Namun, dipastikan smartphone ini akan diperkenalkan beberapa saat setelah Samsung meluncurkan Galaxy S10 dan Galaxy F.

Motorola Razr Reborn

Motorola Razr

Motorola memang sudah lama dikabarkan akan merilis kembali seri dari Motorola Razr dengan desain layar fleksibel yang dapat dilipat. Kabar ini akhirnya menjadi kenyataan, setelah Wall Street Journal melaporkan Motorola Razr terbaru akan diluncurkan tak lama lagi.

Smartphone lipat ini disebut-sebut akan dirilis pada Feburari mendatang, kemungkinan pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2019, di Barcelona, Spanyol.

Motorola Razr Reborn nantinya akan menggunakan layar touchscreen di bagian depan yang fleksibel dan dapat dilipat. Di bagian tengah body-nya, terdapat engsel yang membuat smartphone dapat dilipat dengan sempurna.

{Baca juga: Ini Bocoran Harga Motorola Razr Reborn Saat Dirilis}

Secara keseluruhan, desainnya sedikit mirip dengan seri Moto X. Itu dibuktikan lewat paten yang diajukan Motorola ke US Trademark Patent Office (USTPO) pada 31 Mei tahun lalu.

Motorola Razr memiliki frame kamera dengan berbentuk lingkaran di tengah atas, dan sensor sidik jari di bagian bawahnya. Bedanya dengan Moto X, terdapat seperti “sayap” di sisi kiri dan kanannya yang mungkin hanya menjadi “pemanis” dari desain smartphone lipat ini.

Ketika diluncurkan nanti, harga Motorola Razr versi reborn akan mencapai USD 1.500 atau Rp 21,2 jutaan. Sangat mahal memang, namun di kisaran harga tersebut, Razr akan bersaing dengan Royole FlexPai yang dihargai USD 1.300 atau Rp 18,3 jutaan dan Samsung Galaxy F dengan harga USD 1.800 atau Rp 25,4 jutaan.

LG Foldable Phone

Tak mau kalah dengan produsen lainnya, LG juga dikabarkan akan memperkenalkan smartphone layar lipatnya di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 mendatang. Akan tetapi, konsep smartphone lipat LG akan sedikit berbeda.

Sebab dikabarkan, smartphone ini tidak akan dibekali layar yang fleksibel, melainkan menggunakan konsep seperti ZTE Axon M yang memisahkan dua layar dengan engsel atau bezel di bagian tengahnya. Namun, LG merancang bezel di layar smartphonenya berukuran lebih tipis, sehingga memberi kesan layar menyatu serupa layar berukuran besar.

Dengan konsep itu, smartphone LG pun dibanderol dengan harga terjangkau, di kisaran harga kurang dari USD 900 atau sekitar Rp 12,7 juta dan tidak mencapai USD 1.800 atau sekira Rp 25,5 juta.

Dilaporkan juga, smartphone tersebut akan berbekal input tanpa sentuhan, berkemampuan mengenali gestur tangan dari jarak 20 sentimeter hingga 30 sentimeter. Kemampuan itu diklaim memungkinkan pengguna mengoperasikannya di berbagai situasi. (FHP)

Di Masa Depan, Paket Amazon Dikirim Pakai “Robot Scout”

0

Telko.id, Jakarta – Amazon mulai berencana mengembangkan dan menggunakan robot untuk mengatasi persoalan logistik. Robot Scout, demikian raksasa e-commerce itu memanggilnya, akan digunakan untuk mengeksplorasi pengiriman barang menggunakan drone.

Menurut Gizmodo, seperti dikutip Telko.id pada Jumat (25/01/2019), masalah logistik menjadi bagian penting mengingat Amazon memasarkan produk secara nasional dan global. Mereka pun mulai melakukan uji coba robot Scout.

Enam robot Scout akan melakukan pengiriman barang di lingkungan Snohomish County, Washington, Amerika Serikat.

{Baca juga: Pertama di Dunia, “Robot AI” Jadi Pembaca Berita TV di China}

Robot Scout bisa memberi navigasi untuk dirinya sendiri, meski ada karyawan Amazon yang tetap mengawasinya.

Dalam hal efisiensi, robot Scout tidak perlu istirahat. Mereka dapat melakukan pengiriman tanpa henti sebanyak-banyaknya selama daya baterainya cukup. Meski demikian, belum diketahui bagaimana robot Scout memverifikasi pelanggan yang menerima paket.

Beberapa waktu lalu, Amazon menanamkan modal ke perusahaan teknologi asal Prancis, Balyo, yang bergerak di bidang forklift otonom. Amazon melakukan investasi itu untuk pemanfaatan teknologi forklift yang mampu bergerak sendiri di gudang.

Otomatisasi gudang dinilai menjadi elemen kunci untuk memotong biaya dan mempercepat pengiriman barang. Selama ini, Amazon menggunakan robot yang dikembangkan oleh Kiva Systems, yang dibeli seharga USD 775 juta atau Rp 10,9 triliun (kurs saat ini) pada 2012 silam.

{Baca juga: Gandeng Perusahaan Prancis, Amazon Siapkan Forklift Otonom}

“Perjanjian ini merupakan peluang baru bagi Balyo. Kerja sama kedua perusahaan merupakan suatu bentuk pengembangan bisnis sekaligus untuk menyempurnakan solusi robot perusahaan,” ujar Kepala Eksekutif Balyo, Fabien Bardinet.

Menurut ketentuan perjanjian kedua belah pihak, raksasa Amazon akan menerima penawaran saham gratis yang mewakili hingga 29 persen dari modal Balyo. Saham tersebut bisa digunakan, tetapi tergantung pesanan produk perusahaan. (SN/FHP)