spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1383

Smartphone Android Q Bakal Secanggih iPhone XS?

0

Telko.id, Jakarta – Smartphone dengan sistem operasi Android Q dikabarkan akan memiliki kecanggihan seperti iPhone XS. Sebab, smartphone tersebut bakal memiliki sistem keamanan berbasis pengenalan wajah yang secanggih Face ID ala iPhone.

Saat ini, kebanyakan smartphone Android hanya menggunakan sistem pengenalan wajah bernama Trusted Face. Sementara Face ID di iPhone, memindai wajah pengguna berdasarkan proyeksi titik kontur, iluminator, dan kamera infra merah.

Beberapa brand smartphone seperti Samsung dan OnePlus memang telah mengembangkan teknologi pengenalan wajah sendiri.

{Baca juga: Selain Suara, Google Assistant Bisa Pindah Wajah Pengguna}

Namun brand asli seperti Google, baru akan menerapkan teknologi serupa pada peluncuran sistem operasi anyar nanti bernama Android Q.

Menurut Engadget, seperti dilansir Telko.id pada Selasa (29/01/2019), bocoran tersebut muncul setelah ada pesan error yang dilihat seorang pengembang, dan mengungkapkannya di situs XDA Developer. Pesan itu menunjukkan bahwa Android Q akan memiliki dukungan sensor pengenal wajah.

{Baca juga: Pekerja Bergaji “Ngepas” di Provinsi Ini Bisa Cepat Beli iPhone XS}

Seperti sistem keamanan pada umumnya, pengguna juga dapat memperkuat sistem pengenalan wajah di Android dengan menggunakan PIN, password ataupun pattern. Kode yang sama ditemukan juga di Android 9 Pie.

Bedanya, di sistem operasi tersebut, sistem pengenalan biometrik juga bisa digunakan untuk melakukan pembelian. (BA/FHP)

Dirut Indosat: Qatar Cukup  Puas Dengan Pertumbuhan Indosat Ooredoo

0

Telko.id – Pemilik Indosat Ooredoo, Qatar Telecom, ternyata cukup puas dengan kinerja perusahaan milik nya di Indonesia ini. Hal ini disampaikan oleh Chris Kanter, President Director & CEO Indosat Ooredoo pada acara Kumpul Media dengan judul “100 Hari Pertama Kepemimpinan Chris Kanter”, di Jogjakarta hari ini.

“Qatar cukup puas dengan pertumbuhan Indosat. Walaupun saya tidak bisa membuka berapa nya, tetapi mereka cukup puas. Memang belum tajam pertumbuhannya. Jadi ‘janji’ untuk memberikan Rp.30 triliun masih terbuka. Terbuka nya seperti apa, saya juga tetap buka opsih-opsih yang memungkinkan,” ujarnya.

Chris Kanter, President Director & CEO Indosat Ooredoo (Icha/Telko.id)

Ya, itulah optimisme Chris Kanter tentang perusahaan yang dipimpinnya ini akan terus maju pada tahun 2019 ini.

Menurut Chris, pertumbuhan dari bulan ke bulan sampai sekarang diatas industri telko. Dulu, dibawah industri selama beberapa tahun.

Dalam memimpinnya, Chris yang juga mantan komisaris di Indosat Ooredoo ini juga kerap ‘mencambuk’ para karyawan nya dengan target-target yang cukup tinggi. Karena dia yakin bahwa ‘people’ ini menjadi kunci untuk perusahaannya untuk maju dan memberikan performance ‘kinclong’ buat para stake holder nya.

Apalagi, Chris melihat tahun 2019 ini menjadi tahun yang penuh tantangan sekaligus tahun yang menjanjikan untuk Indosat Ooredoo.

“Kami meyakini bahwa perusahaan dan industri telekomunikasi secara umum akan bertumbuh sehat di tahun 2019.  Kami menyadari bahwa situasi industri memang menurun akhir-akhir ini, namun pada saat yang sama kami memanfaatkannya untuk mengambil momentum ini melakukan transformasi secara menyeluruh, men-set up strategi bisnis, memperkuat pondasi perusahaan kembali serta mendapatkan komitmen baru dari pemegang saham untuk mendapatkan dukungan penuh untuk tahun bisnis 2019 ini”.

Dari sisi bisnis, Chris Kanter telah berhasil membuat tren revenue secara stabil menguat dalam beberapa kuartal terakhir, perbaikan pada sistem distribusi layanan serta peluncuran beberapa produk baru yang lebih mengutamakan “pull factor”. Sudah tidak lagi melakukan push factor pada distributor nya.

Pembangunan infrastruktur jaringan juga dipercepatan sejak awal kepemimpinannya, khususnya percepatan pembangunan 4G di seluruh Indonesia. Hanya dalam waktu 4 bulan, jangkauan layanan 4G telah mencapai ~80% terhadap populasi nasional. Hal ini juga diikuti dengan peningkatan kualitas layanan Data untuk meningkatkan kualitas pelanggan dalam penggunaan video.

Dari Rp.2 triliun yang dihasilkan dari obligasi sukuk yang baru saja dilakukannya, adalah salah satu opsih pembiayaan yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo untuk membangun jaringan. Setidaknya, 80% dari dana yang terkumpul itu akan digunakan untuk bangun jaringan. Baik untuk memperkuat kualitas dan kapasitas di jaringan yang sudah ada maupun membangun di wilayah-wilayah yang belum ada jaringan.

Intinya, adalah membangun jaringan untuk bisa memberikan layanan yang terbaik pada pelanggannya. Jaringan juga jadi kunci.

Saat ini, Chris mengaku bisa membangun 10 ribuan BTS sampai akhir 2018. Desember pada minggu III saja bisa membangun 900 BTS. Lalu, pada Minggu ke 4 bisa mencapai 1880.  Dan itu sudah BTS 4G semua.

Optimisme di tahun 2019

Meyakini bahwa industri telekomunikasi di tahun 2019 akan menguat dan tumbuh dengan sehat sejalan dengan ekspektasi pasar, Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus meningkatkan penetrasi di pasar luar Jawa yang mana ini akan membantu pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.

Perusahaan memprediksi bahwa permintaan terhadap jaringan video-grade 4G akan tetap tinggi di tahun 2019, menggantikan penurunan layanan voice dan sms. Sementara kompetisi akan tetap agresif tetapi dengan adanya peraturan pemerintah yang membatasi kepemilikan SIM untuk setiap pelanggan akan merubah dinamika industry ke arah yang lebih baik.

Jadi, pada kuartal I 4G, Chris janji bahwa pada kuartal 1 2019 nanti jaringan Indosat Ooredoo sudah akan 4G overlay. Dan selama 2019 akan membangun 4300 site. Sedangkan pada tahun 2020 akan menambah 5000-6000 site. (Icha)

Asus ROG G703GX, Laptop Gaming Pertama dengan GeForce RTX 2080

0

Telko.id, Jakarta  –  Asus akan akan meluncurkan tiga laptop gaming berbasis NVIDIA GeForce RTX pada Selasa besok 29 Januari 2019. Menariknya, salah satu laptop yang akan diluncurkan, yakni Asus ROG G703GX akan menjadi laptop gaming pertama dengan GPU GeForce RTX 2080 di Indonesia.

Seperti diketahui, GeForce RTX merupakan GPU gaming terbaru dari NVIDIA. GPU yang menggunakan arsitektur Turing tersebut hadir dengan CUDA Core serta RT Core yang diklaim dapat menghadirkan kualitas visual luar biasa berkat dukungan teknologi ray tracing. GeForce RTX juga sudah dilengkapi Tensor Core yang dapat mengakselerasi performa AI.

GeForce RTX 2080 merupakan lini premium dari keluarga GPU Turing. GPU ini mampu menghadirkan performa luar biasa serta dapat melahap semua game berat yang ada saat ini dengan tampilan visual terbaik.

Asus menjadi brand pertama di Indonesia yang menghadirkan laptop dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 2080 setelah pengumuman perdananya di ajang CES 2019. Adapun laptop yang akan mengusung GPU powerful GeForce RTX 2080 adalah Asus ROG G703GX.

Selain itu pabrikan asal Taiwan ini juga akan memperkenalkan dua laptop berbasis GeForce RTX, yaitu ROG Strix GL504GW Scar II dan GL704GV Scar II. Keduanya merupakan generasi terbaru dari GL504 dan GL704 yang sangat populer.

{Baca juga: Asus ROG Zephyrus S GX701, Ringkas tapi Powerful}

Khusus untuk ROG G703GX, laptop ini akan menjadi yang pertama di Indonesia menggunakan GeForce RTX 2080. Laptop ini juga hadir dengan prosesor ultra-kencang yaitu Intel Core i9 versi factory overclocked, dan juga memiliki sistem pendingin sehingga memastikan performa lebih stabil.

ROG G703GX menggunakan layar dengan panel IPS-level yang memiliki refresh rate hingga 144Hz, 3ms grey-to-grey (GTG) response time, serta dukungan teknologi NVIDIA G-SYNC.

ROG G703GX juga hadir dengan teknologi penyimpanan HyperDrive Extreme yang mengkombinasikan tiga NVMe PCIe SSD pada konfigurasi RAID 0, sehingga bisa menghadirkan kecepatan baca hingga 8700MB/s, tercepat di antara semua laptop gaming.

{Baca juga: Asus Rilis Laptop Gaming Khusus Gamers MOBA dan FPS}

Meski masih menggunakan desain laptop gaming tradisional, ROG G703GX tetap bisa diandalkan sebagai perangkat bergerak. Laptop ini tetap bisa digunakan di atas pangkuan penggunanya dan tetap tampil layaknya sebuah laptop. Di sisi lain, ROG G703GX merupakan laptop gaming dengan performa kelas desktop yang dapat melahap semua game terkini tanpa kompromi.

Laptop gaming berikutnya yanga akan diluncurkan Asus adalah ROG Strix GL504GW Scar II. Laptop ini merupakan generasi terbaru dari lini ROG Strix GL504 Scar II yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2017.

Bedanya, kali ini ROG Strix GL504GW Scar II tampil dengan salah satu GPU terbaru NVIDIA yaitu GeForce RTX 2070, yang membuatnya semakin kencang.

Laptop ini didukung sistem pendingin khusus dengan teknologi Anti-Dust Cooling, layar 15 inci 144Hz dengan response time 3ms (grey-to-grey) dan dilengkapi teknologi NanoEdge Display, hingga desain khas ROG dengan RGB LED pada keyboard dan bodinya.

Laptop gaming ini tetap mengandalkan prosesor Intel Core generasi ke-8 serta dibekali dengan RAM DDR4 berkecepatan 2666MHz yang memiliki kapasitas sebesar 16GB. Untuk penyimpanannya, ROG Strix GL504GW Scar II menggunakan M.2 NVMe PCIe SSD berkapasitas 512GB yang sangat kencang.

Selanjutnya ada ROG Strix GL704GV Scar II, yang mengandalkan layar lebih besar dan performa lebih powerful. Bagi gamer yang menginginkan laptop gaming terbaik dengan layar 17 inci, ROG Strix GL704GV Scar II adalah jawabannya.

{Baca juga: Asus TUF FX505, Laptop Gaming Terjangkau Berstandar Militer}

Laptop gaming berlayar lebar ini hadir dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 2060 yang menjanjikan peningkatan performa dari generasi sebelumnya ditambah dengan fitur real-time ray-tracing yang saat ini hanya tersedia pada lini GPU GeForce RTX.

ROG Strix GL704GV Scar II juga mengandalkan prosesor Intel Core generasi ke-8 serta dibekali dengan RAM DDR4 berkecepatan 2666MHz yang memiliki kapasitas sebesar 16GB. Agar performanya lebih optimal, laptop gaming ini juga dibekali dengan M.2 NVMe PCIe SSD serta sistem pendingin khusus agar setiap komponen dapat berkerja sempurna. [HBS]

 

Nokia 2 Bakal Dapat Pembaruan ke Android Oreo?

0

Telko.id, Jakarta – HMD Global berencana akan menggulirkan update terbaru sistem operasi Android Oreo ke ponsel keluaran lamanya, Nokia 2. Sebelumnya, perusahaan asal China ini berencana meluncurkan pembaruan serupa ke delapan model ponsel lain Nokia pada awal kuartal dua 2019.

Perangkat tersebut termasuk ponsel kelas entry-level Nokia 1, yang berbekal RAM 1 GB dan ruang penyimpanan internal berkapasitas 8 GB. Namun, kala itu, Nokia 2 belum termasuk dalam daftar perangkat yang menerima pembaruan sistem operasi Android.

Meluncur secara resmi pada musim gugur 2017 lalu, Nokia 2 berbekal layar berukuran lima inci. Ukuran tersebut jauh lebih besar ketimbang layar milik Nokia 1. Meski demikian, Nokia 2 masih saja menerapkan sistem operasi lama, yakni Android 7.0 Nougat.

Kabar terbaru, via akun Twitter, Chief Product Officer HMD Global, Juho Sarvikas, menyebut  bahwa sebelum peluncuran inisiatif Google Android Go, Nokia 2 masih berpeluang untuk menerima pembaruan ke sistem operasi generasi yang lebih baru.

{Baca juga: Sah! Ini Tanggal Peluncuran Nokia 9 PureView}

Tapi, menurut laporan Gizmochina, dikutip Telko.id pada Senin (28/1/2019), mengubah sistem operasi dari versi Android standar ke program Android Go minim kemungkinan. Pengguna Nokia 2 pun punya opsi untuk beralih ke Android terbaru atau tidak.

Kabarnya, HMD Global akan mendistribusikan Android Oreo ke ponsel Nokia keluaran lawas melalui opsi unduh di halaman situs khusus. Pengguna wajib mengunduhnya secara manual, bukan melalui over-the-air. Sayang, belum ada detail waktu penerapannya.

{Baca juga: Horee! 5 Smartphone Nokia Ini dapat Update ke Android Pie}

Sebelumnya, HMD Global dikabarkan juga bersiap untuk mendistribusikan pembaruan ke sistem operasi Android Pie untuk 5 smartphone Nokia. Pembaruan sistem operasi ke Android Pie diproyeksikan disebar sebelum akhir semester pertama tahun ini.

Sumber: Gizmochina

Samsung Stop Kemasan Plastik untuk Bungkus Ponsel

0

Telko.id, Jakarta – Perusahaan teknologi luar negeri mulai menerapkan kebijakan anti-kantong plastik. Samsung, misalnya, akan berhenti memakai kemasan plastik untuk produk-produk yang dijual. Tujuannya untuk mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.

Dilansir Mashable, seperti dikutip Telko.id pada Senin (28/1/2019), nantinya ponsel Samsung dibungkus menggunakan kertas daur ulang dan kemasan berbasis bio. Samsung mengumumkan kebijakan bernama Zero Waste tersebut pada Minggu (27/1/2019) lalu.

Samsung bahkan tak hanya memberlakukan kebijakan itu untuk produk ponsel, tetapi juga tablet, dan lainnya. Nantinya, kemasan produk-produk tersebut terbuat dari bahan yang bisa dipakai ulang. Kardus ponsel berbahan plastik akan diganti dengan cetakan pulp.

Aksesori ponsel pun akan dibungkus menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Pengisi daya ponsel Samsung turut berubah dari lapisan mengilap ke matte. Dengan demikian, Samsung  tidak lagi perlu menggunakan film perlindungan yang terbuat dari plastik.

{Baca juga: Duh.. Asia Penyumbang Sampah Elektronik Terbesar}

Bagaimana dengan produk seperti TV, lemari es, mesin cuci, dan peralatan dapur? Samsung bakal tidak lagi menggunakan kantong plastik standar. Perusahaan memutuskan untuk memakai tas yang terbuat dari plastik daur ulang dan bioplastik sehingga ramah lingkungan.

Bahan-bahan pembungkus tersebut berasal dari bahan biomassa seperti lemak nabati, tepung jagung, atau tebu. Menurut informasi, perubahan kemasan akan dimulai oleh Samsung pada paruh kedua tahun ini. Pengadaan kertas baru akan dilakukan pada 2020.

Sebelumnya, pada 2017, Apple menyusun rencana untuk sumber kertas dan plastik. Apple memeriksa ulang bahan kemasan pada 2015. Bahkan, pada 2012, kemasan iPod terbuat dari biodegradable guna meminimalisasi penumpukan sampah plastik.

Apple diakui sebagai salah satu perusahaan teknologi paling ‘hijau’ di dunia. Namun Apple mengakui, di seluruh produk yang mereka jual masih terdapat komponen yang tidak ramah lingkungan.

{Baca juga: Apple Berencana Bikin Ponsel dari Bahan Daur Ulang}

Hal ini dikarenakan beberapa material yang digunakan masih harus digali dalam tanah, alias mereka masih harus menambang untuk mendapatkan material tersebut.

Oleh karena itu, dalam laporan tahunan mereka yang bertajuk Apple’s 2017 Environment Responsibility Report, mereka kini sedang mencari cara untuk menghentikan kegiatan yang merusak lingkungan tersebut untuk mendapatkan material yang diinginkan.

Sumber: Mashable

Drone Diterjunkan Basmi Hama Tikus di Kepulauan Galapagos

0

Telko.id, Jakarta – Ekuador melakukan uji coba pembasmian hama tikus di salah satu Kepulauan Galapagos menggunakan pesawat tak berawak atau drone, dalam upaya melindungi spesies langka. Termasuk di antaranya, satu-satunya burung camar nokturnal yang hidup di taman nasional tersebut.

Dalam percobaan ini, sebanyak 3.000 kg racun tikus didistribusikan menggunakan drone. Meski demikian, ada beberapa racun yang disebarkan secara manual oleh penjaga.

“Penggunaan drone lebih akurat, itu juga meningkatkan kelayakan dan mengurangi biaya pemberantasan hama pengerat invasif di pulau-pulau kecil dan menengah,” kata Direktur Organisasi Konservasi Pulau, Karl Campbell, yang mendukung program tersebut.

{Baca juga: Drone Ini Bisa Angkut Beban 9 Kg Sejauh 800 Km}

Kehadiran hama tikus, spesies invasif, telah mempengaruhi ekosistem unik di daerah ini yang menjadi tempat berkembang biak bagi berbagai burung laut seperti burung frigat dan burung camar earwig,” tulis pengelola taman nasional, dalam sebuah pernyataan.

Masih menurut keterangan dari pihak pengelola taman nasional, bahwa ada dua jenis tikus yang menjadi sasaran dalam pembasmian hama ini, yaitu tikus hitam dan tikus Norwegia.

Kepulauan Galapagos yang terletak sekitar 1.000 km di lepas pantai Ekuador, dikenal memiliki sejumlah spesies endemik, termasuk kura-kura raksasa.

{Baca juga: Kolombia Pakai Drone untuk Hancurkan Ladang Kokain}

Kepulauan ini memiliki salah satu ekosistem paling rapuh di dunia dan Unesco menominasikan sebagai situs warisan dunia biosfer atau World Heritage Site pada tahun 1978. [BA/HBS]

Sumber: NY Post

Redmi Note 7 “Dihajar” Durian dan Semangka, Bisa Selamat?

0

Telko.id, Jakarta – Redmi Note 7 diklaim sebagai salah satu smartphone paling terjangkau saat ini. Bagaimana tidak, dibanderol dengan harga mulai dari USD 150 atau Rp 2,1 jutaan, smartphone ini menawarkan banyak hal kepada konsumennya, termasuk daya tahan smartphone.

Hal ini dibuktikan langsung oleh CEO Redmi, Lu Weibing. Ia menjatuhkan durian berukuran besar ke Redmi Note 7 dari ketinggian yang terbilang cukup tinggi.

Hasilnya, smartphone tersebut mampu bertahan dan tidak mengalami kerusakan yang berarti.

{Baca juga: Pamer Kekuatan, Bos Xiaomi Pecahkan Kenari Pakai Redmi Note 7}

Tak puas, Lu Weibing juga mencoba menghancurkan semangka berukuran besar menggunakan smartphone pertama Redmi setelah berpisah dari Xiaomi tersebut.

Hasilnya sama, Note 7 mampu menghancurkan buah semangka tanpa mengalami kerusakan sedikitpun. Uji coba ekstrem oleh Weibing untuk smartphone terbaru itu memunculkan anggapan, bahwa Redmi Note 7 merupakan salah satu smartphone “tahan banting” yang ada saat ini.

Sebelumnya, salah satu bos Xiaomi, Lin Bin juga memamerkan ketangguhan Redmi Note 7 dengan cara menghancurkan biji kenari yang dikenal keras.

{Baca juga: Andalkan Kamera 48MP, Harga Redmi Note 7 Cukup Mengejutkan}

Dalam video yang diambil dalam 960 frame per second (fps) melalui Mi 8 memperlihatkan gerakan lambat dari tindakan Lin Bin dengan Redmi Note 7 yang dia genggam. Pada gerakan lambat terlihat bahwa kacang kenari tersebut hancur berkeping-keping.

Redmi Note 7 sendiri mengusung layar berukuran besar, tepatnya 6,3 inci berjenis IPS LCD dengan resolusi Full HD+. Bezel yang mengelilingi layar tersebut cukup tipis, sehingga aspek rasio layar terhadap body-nya mencapai 84%.

Redmi Note 7 ditenagai oleh prosesor yang sama dengan Xiaomi Mi 8 Lite, yakni prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 660. Didukung juga oleh tiga varian RAM dan ROM, masing-masing 3/32 GB, 4/64 GB, dan 6/64 GB. (FHP)

Sah! Ini Tanggal Peluncuran Nokia 9 PureView

0

Telko.id, Jakarta – Smartphone flagship terbaru, Nokia 9 PureView diprediksi kuat bakal melenggang secara resmi tak lama lagi. Hal ini dipastikan oleh kicauan teaser dari Chief Product Officer HMD Global, Juho Sarvikas melalui akun Twitter pribadinya.

Ia menyatakan, Nokia akan meramaikan acara Mobile World Congress (MWC) 2019 pada 24 Februari mendatang, dengan merilis produk atau smartphone terbaru.

“Kami benar-benar ingin Anda mengikuti showdown MWC Barcelona kami pada tanggal 24 Februari,” katanya.

Smartphone yang dimaksud Sarvikas bisa jadi adalah Nokia 9 PureView, smartphone flagship sekaligus pertama yang menggunakan lima kamera utama di bagian belakangnya.

{Baca juga: Video Iklan Nokia 9 PureView Bocor, Segera Diluncurkan?}

Dilansir Telko.id dari GSMArena, Senin (28/01/2019), muncul sejumlah poster teaser yang mengungkapkan sedikit fitur unggulan dari Nokia 9 PureView yang dirilis pada 24 Februari mendatang.

Tentu saja, pada teaser itu diperlihatkan lima lubang kamera yang ditempatkan pada body bagian belakang. Lalu, ditampilkan juga sedikit bagian smartphone dengan adanya lubang kamera di bagian kiri atasnya, dan logo Nokia pada bagian bawah layar.

Sayang, pada teaser tidak diungkapkan spesifikasi dari Nokia 9 PureView. Namun berdasarkan bocoran yang beredar sebelumnya, Perangkat ini berjalan di atas sistem operasi Android Onne (Android 9 Pie), memiliki lima kamera dengan teknologi optik dari Zeiss, dan mengusung layar berukuran 5,99 inci dengan resolusi 2K dan mendukung teknologi HDR10 PureDisplay.

{Baca juga: Bocoran Beredar, Ini Spesifikasi Lengkap Nokia 9 PureView}

Nokia 9 PureView juga dilaporkan akan ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 845, RAM 6 GB dan ruang penyimpanan internal berkapasitas 128 GB. Perangkat ini juga disematkan teknologi yang kompatibel dengan Qi Wireless Charging. Well, kita nantikan kehadirannya ya! (FHP)

Unik! Robot Pembuat Kopi Menjamu Delegasi WEF 2019

0

Telko.id, Jakarta – Revolusi robot dinilai telah dimulai saat ini, karena teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) itu mulai menggantikan pekerjaan yang dilakukan manusia. Setidaknya itu yang ingin disampaikan oleh ABB, perusahaan multinasional Swedia-Swiss yang beroperasi di bidang teknologi yang memamerkan robot pembuat kopi.

Teknologi buatan perusahaan yang bermarkas di Bergamo, Italia ini dipamerkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2019, di Davos, Switzerland.

“Hai, saya ingin kopi, robot!,” kata seorang wanita peserta WEF di Davos, ketika dia tiba di Garden Lounge, di pusat kongres utama diselenggarakan.

{Baca juga: Sering Ganggu Tamu Hotel, Karyawan Robot Langsung Dipecat}

Di Garden Lounge, memang terdapat ruang untuk menikmati kopi. Ruangan ini didekorasi dengan perabot kayu putih dan berwarna terang, di mana para peserta berkumpul di antara sesi.

Pada sudut tempat pemesanan kopi, terdapat robot pembuat kopi bernama YuMi. Benoit Gerber, seorang manajer produk lokal ABB mengatakan kepada CNBC, seperti dikutup pada Senin (28/01/2019), bahwa YuMi berumur sekitar empat tahun, namun baru muncul di WEF untuk pertama kalinya.

Selama ini, YuMi telah digunakan di berbagai sektor dengan kemampuan presisi dan mobilitas lengannya. Gerber menyebutkan, selain mampu membuat kopi, YuMi juga mahir merakit ponsel, jam tangan dan juga produk dengan bahan kaca.

{Baca juga: Robot Rp 7 Jutaan Ini Bisa Bersihkan Toilet Sampai Kinclong}

“CEO kami menginginkan sesuatu yang menyenangkan,” kata Gerber saat ditanya mengapa robot itu digunakan untuk membuat kopi.

Dalam waktu kurang dari 90 detik, YuMi dapat mengoperasikan mesin kopi Nespresso untuk membuat secangkir kopi yang dipesan. Para delegasi WEF pun dibuat terpukau sekaligus sadar bahwa perubahan dan revolusi robot sudah dekat. (BA/FHP)

Menjajal SuperVOOC Flash Charge di R17 Pro, Beneran Cepat?

0

Telko.id, Jakarta – Ketika Oppo R17 Pro resmi diperkenalkan di Indonesia, Oppo mengatakan bahwa smartphone ini disematkan teknologi pengisian daya super cepat bernama SuperVOOC Flash Charge.

Teknologi itu diklaim, mampu mengisi 40% baterai R17 Pro yang berkapasitas 3,700 mAh selama 10 menit atau mengisi baterai hingga penuh dalam waktu 35 menit. Tapi, benarkah?

Perlu diketahui sebelumnya, SuperVOOC Flash Charge merupakan teknologi pengisian baterai dengan daya 10V/5A. Teknologi ini juga terdapat pada Oppo Find X Lamborghini Edition, yang dibanderol dengan harga Rp 27 juta sampai Rp 30 jutaan.

{Baca juga: 3 Prediksi Tren Smartphone Tahun Ini Menurut Oppo, Apa Saja?}

Sehingga, keputusan yang sangat tepat dari Oppo untuk memasukkan teknologi tersebut ke smartphone yang beredar di Indonesia, yakni Oppo R17 Pro.

Well, sekarang tim Telko.id bakal membuktikan apakah klaim Oppo atas teknologi SuperVOOC Flash Charge itu benar, atau hanya gimmick saja. Kami membuktikannya dengan menggunakan fitur Battery Wear Test di aplikasi AnTuTu Benchmark versi 7.

Berdasarkan pengujian kami secara langsung, mengisi baterai dari 65% sampai 100%, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Sementara dari 4% hingga 100%, dibutuhkan waktu selama 35 menit.

{Baca juga: Hands-on Oppo R17 Pro: Flagship Menarik di Awal Tahun Ini}

Catatan tersebut jauh lebih cepat dibandingkan teknologi fast charging pada smartphone lainnya, sekaligus membuktikan bahwa klaim Oppo terhadap teknologi SuperVOOC Flash Charge memang benar adanya. 

Ada yang “cukup aneh” dari catatan aplikasi AnTuTu. Hal aneh tersebut adalah, Battery Health Level yang terindikasi hanya 47% atau disebut dengan “Poor”.

Menurut kami, catatan itu karena R17 Pro sebenarnya memiliki dua baterai bi-cell (2 x 1850 mAH). Aplikasi kemungkinan besar hanya mampu mendeteksi satu baterai saja, bukan dua baterai untuk menampilkan catatan Battery Health Level.

Lantas, apakah keunggulan teknologi sebatas mampu mengisi baterai dengan cepat saja? Tentu tidak. Teknologi ini juga diklaim jauh lebih aman dibandingkan teknologi pengisian baterai cepat lainnya yang ada saat ini untuk smartphone.

{Baca juga: Mencoba Kemampuan Portrait Mode pada Kamera Oppo R17 Pro}

Sebab, SuperVOOC secara inovatif dapat mengurangi voltase pada baterai bi-cell dengan level voltase seperti pada penggunaan baterai tunggal. SuperVOOC juga mengadopsi teknologi 5 tingkatan perlindungan, mulai dari adapter, baterai, lubang pengisian daya terdapat 5 chip yang berfungsi untuk melindungi pengisian daya.

Oppo R17 Pro sendiri menjadi salah satu smartphone pertama yang ditenagai oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710. Didukung juga dengan RAM 8 GB, ROM 128 GB, serta sistem operasi ColorOS 5.2 berbasis Android 8.1 Oreo.

Secara keseluruhan, memang Oppo R17 Pro mengusung dapur pacu khas smartphone menengah, dengan menggunakan Snapdragon 710. Tapi perlu diingat, kecanggihan dari prosesor bukan ditentukan dari angka saja, dan dasar utama yang menentukan smartphone tersebut canggih atau tidak pun bukan tergantung pada tipe prosesor saja. (FHP)