spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1379

Bocah 13 Tahun Diciduk Polisi Gara-gara “Curhat” ke Siri

0

Telko.id, Jakarta – Seorang bocah 13 tahun diciduk pihak kepolisian gara-gara “curhat” ke Siri. Masalahnya, sang bocah tersebut mengatakan kepada asisten digital berbasis teknologi AI (Artificial Intelligence) milik Apple itu bahwa dia ingin menembaki sekolah.

Menurut laporan New York Post, seperti dilansir Telko.id pada Senin (04/02/2019), Kepolisian Valparaiso Amerika Serikat mendapat laporan tersebut pada hari Jumat (01/02) kemarin, waktu setempat.

Bocah ini dikabarkan memberi tahu kepada Siri bahwa dirinya ingin menembak sebuah sekolah. Siri pun langsung menanggapi permintaan ucapan bocah tersebut dengan memberikan beberapa sekolah di daerah Valparaiso, Indiana, Amerika Serikat.

{Baca juga: Pengisi Suara Siri Gugat Apple}

Ketika mengungkapkan keinginannya, salah satu temannya mengetahui tindakannya tersebut. Alhasil temannya langsung memanggil polisi demi mencegah kejadian buruk terjadi.

Akhirnya, bocah yang masih berstatus pelajar di sekolah menengah Chesterton itu langsung ditahan di Pusat Penahanan Remaja wilayah Porter, Amerika Serikat atas tuduhan intimidasi.

Kepada media, polisi tidak percaya bahwa sang bocah serius ingin melakukan penembakan. Sebab, ia sama sekali tidak membuat ancaman khusus yang berbahaya kepada seseorang ataupun ke sekolah incarannya.

{Baca juga: Pria Ini Selamat dari Kecelakaan di Gurun Berkat Siri}

“Ancaman itu tidak dipercayai kredibel saat ini. Namun, jenis komunikasi ini ditangani dengan sangat serius oleh Departemen Kepolisian Valparaiso dan komunitas kami,” kata polisi.

“Kami terus bekerja dengan Sekolah Komunitas Valparaiso untuk memastikan keamanan para siswa dan staf,” lanjut mereka.

Hingga kini, insiden itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. Siri memang menjadi asisten digital andalan Apple untuk memanjakan para pengguna.

{Baca juga: Biar Makin Pintar Bicara, Apple Sematkan AI untuk Siri}

Sejak 2017 Apple dikabarkan telah meningkatkan kemampuan asisten digital tersebut untuk menandingi Google Asistant. Untuk itu, Apple akan menambahkan beberapa kemampuan tambahan berbasis teknologi AI ke dalamnya.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi suara asisten digital yang masih terdengar seperti suara robot. Apple akan merekam audio berkualitas tinggi dengan total 20 jam waktu perekaman sampel audio. Mereka menyewa seorang pengisi suara profesional dengan hasil 1 hingga 2 juta segmen audio untuk dipasangkan di Siri.

Untuk melakukan trik tersebut, Apple merekam audio berkualitas tinggi dengan total 20 jam waktu perekaman sampel audio. Mereka menyewa seorang pengisi suara profesional dengan hasil 1 hingga 2 juta segmen audio untuk dipasangkan di Siri.

Audio inilah nantinya yang akan digabungkan dengan AI untuk menciptakan suara yang lebih mirip dengan suara manusia, bukan terdengar seperti robot.

[Baca juga: Wow, Nomor Telepon ini Dijual Seharga Rp 26 Miliar]

Selain membuat Siri terdengar lebih seperti manusia, hal ini pun dilakukan untuk meningkatkan performa dari perangkat itu sendiri. Hal ini dikarenakan penggunaan AI ini akan memperingan kinerja dari prosesor.

Para pengguna akan segera dapat merasakan perbedaan antara Siri yang lama dengan versi Siri yang baru pada iOS 11 yang akan dikeluarkan sebentar lagi. (NM/FHP)

Tingkatkan Penjualan, Apple Adakan Program Diskon iPhone

0

Telko.id, Jakarta – Penjualan iPhone kabarnya mengalami kenaikan secara signifikan. Pemicunya tak lain, adalah program diskon iPhone yang diberlakukan oleh Apple bagi konsumen di China.

Program diskon tersebut diberikan oleh Apple untuk distributor pihak ketiga, agar dapat mengambil produk iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR serta generasi sebelumnya dengan harga lebih murah.

Seperti dikutip Telko.id dari MacRumors, Senin (04/02/2019), melalui strategi potongan harga, iPhone di distributor pihak ketiga menjadi lebih murah daripada yang dijual di Apple Online Store regional China.

{Baca juga: Penjualan Melambat, Pendapatan Apple Turun 15 Persen}

Seperti untuk iPhone XR misalnya. Dalam program diskon distributor pihak ketiga, dijual mulai 6.099 yuan atau sekitar USD 899 atau Rp 12,5 jutaan. Sementara di Apple Online Store, produk itu dijual seharga 6.199 yuan atau sekitar USD 914 atau Rp 12,7 jutaan.

Karenanya menurut informasi, beberapa layanan e-commerce di China melihat fakta tentang pertumbuhan penjualan produk iPhone sejak program diskon Apple diberlakukan. Satu di antaranya adalah Alibaba.

Alibaba mencatat peningkatan penjualan produk iPhone hingga 73 persen. Sementara Suning, mengalami peningkatan penjualan iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone XR hingga sekitar 83 persen.

{Baca juga: Hore! Bos Apple Turunkan Harga iPhone}

Sebelumnya diberitakan bahwa pendapatan Apple dari iPhone turun 15 persen sepanjang tahun 2018, jika dibandingkan dengan tahun 2017. Melihat hasil buruk tersebut, bos Apple, Tim Cook pun langsung bertindak dengan mempertimbangkan untuk menurunkan harga iPhone.

Alasannya, pelemahan mata uang beberapa negara terhadap dolar Amerika Serikat mengakibatkan harga iPhone naik secara drastis di negara tersebut. Cook mengemukakan, kebijakan itu untuk mendorong angka penjualan iPhone di negara-negara tersebut. Ia juga mengakui bahwa harga iPhone memang terbilang mahal di banyak negara. (SN/FHP)

Bos Xiaomi Gak Sengaja Bocorkan Desain Xiaomi Mi 9

0

Telko.id, Jakarta – Bocoran smartphone flagship terbaru dari Xiaomi yang diperkirakan akan meluncur tahun ini, Xiaomi Mi 9 muncul ke permukaan. Dari bocoran yang beredar, Xiaomi Mi 9 memiliki tiga kamera utama di bagian belakangnya.

Bocoran tersebut disebarkan oleh Xiaomi Product Manager, Wang Teng Thomas melalui akun Weibo-nya. Namun selang beberapa saat, unggahan itu langsung ia hapus.

Beruntung, situs Slashleaks, sempat mengambil screenshot unggahan Thomas sebelum dihapus. Tiga kamera utama Mi 9 disusun secara vertikal, seperti smartphone pendahulunya, Xiaomi Mi 8.

{Baca juga: Punya Tiga Kamera, Ini Bocoran dari Xiaomi Mi 9 dan Mi Mix 4}

Perbedaannya, lampu LED di Mi 9 berada di luar frame kamera, tidak seperti Xiaomi Mi 8. Jika dilihat, ketiga kamera tersebut ditempatkan pada frame yang hampir menyerupai frame kamera belakang milik Huawei P20 Pro.

Dilansir Telko.id dari phoneArena, pada Senin (04/02/2019), satu kamera Xiaomi Mi 9 beresolusi 48 MP dengan sensor Sony IMX586. Sementara kamera lainnya, beresolusi 12 MP dan lensa 3D Time of Flight (ToF). Untuk kamera depan, terdapat kamera dengan resolusi 24 MP dengan sensor Sony IMX576.

Xiaomi Mi 9 sendiri dirumorkan mengusung layar berukuran 6,4 inci dengan jenis AMOLED beresolusi Full HD+ (1080 x 2220 piksel). Di sektor dapur pacunya, terdapat prosesor Snapdragon 855, RAM 6 GB/8 GB, ROM 128 GB/256 GB, dan baterai berkapasitas 3,500 mAh.

Sama halnya seperti Mi 8, smartphone tersebut juga dipastikan akan memiliki versi premium, Explorer Edition. Menurut Presiden Xiaomi, Lin Bin, nantinya Xiaomi Mi 9 Explorer Edition akan memiliki body transparan dengan fitur-fitur canggih yang tidak ada di versi standar.

{Baca juga: Kamera Mirip P20 Pro, Ini Bocoran Lengkap Xiaomi Mi 9}

Sebelumnya dikabarkan, smartphone tersebut bakal ditopang oleh baterai berkapasitas 3,500 mAh yang sudah mendukung teknologi fast charging 32W. Sayang, tidak seperti Samsung Galaxy Note 9, iPhone XS, ataupun Huawei Mate 20 Pro, smartphone ini belum memiliki teknologi wireless charging di dalamnya.

Xiaomi Mi 9 sendiri diperkirakan akan dipamerkan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 pada Februari mendatang. Namun untuk penjualan perdananya, Xiaomi bakal menggelarnya pada bulan Maret. (BA/FHP)

Bocah 13 Tahun Diciduk Usai “Curhat” ke Siri

0

Telko.id, Jakarta – Seorang bocah 13 tahun ditangkap pihak kepolisian gara-gara mengatakan keinginannya kepada asisten pribadi berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Apple, Siri bahwa ia ingin menembaki sekolah.

Menurut laporan New York Post, seperti dilansir Telko.id pada Senin (04/02/2019), Kepolisian Valparaiso Amerika Serikat mendapat laporan tersebut pada hari Jumat (01/02) kemarin, waktu setempat.

Bocah ini dikabarkan memberi tahu kepada Siri bahwa dirinya ingin menembak sebuah sekolah. Siri pun langsung menanggapi permintaan ucapan bocah tersebut dengan memberikan beberapa sekolah di daerah Valparaiso, Indiana, Amerika Serikat.

{Baca juga: Pengisi Suara Siri Gugat Apple}

Ketika mengungkapkan keinginannya, salah satu temannya mengetahui tindakannya tersebut. Alhasil temannya langsung memanggil polisi demi mencegah kejadian buruk terjadi.

Akhirnya, bocah yang masih berstatus pelajar di sekolah menengah Chesterton itu langsung ditahan di Pusat Penahanan Remaja wilayah Porter, Amerika Serikat atas tuduhan intimidasi.

Kepada media, polisi tidak percaya bahwa sang bocah serius ingin melakukan penembakan. Sebab, ia sama sekali tidak membuat ancaman khusus yang berbahaya kepada seseorang ataupun ke sekolah incarannya.

{Baca juga: Pria Ini Selamat dari Kecelakaan di Gurun Berkat Siri}

“Ancaman itu tidak dipercayai kredibel saat ini. Namun, jenis komunikasi ini ditangani dengan sangat serius oleh Departemen Kepolisian Valparaiso dan komunitas kami,” kata polisi.

“Kami terus bekerja dengan Sekolah Komunitas Valparaiso untuk memastikan keamanan para siswa dan staf,” lanjut mereka.

Hingga kini, insiden itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. Siri memang menjadi asisten pintar andalan Apple untuk memanjakan para pengguna.

{Baca juga: Biar Makin Pintar Bicara, Apple Sematkan AI untuk Siri}

Sejak 2017 Apple dikabarkan telah meningkatkan kemampuan asisten tersebut untuk menandingi Google Asistant. Untuk itu, Apple akan menambahkan beberapa kemampuan tambahan berbasis AI ke dalamnya.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi suara asisten digital yang masih terdengar seperti suara robot. Apple akan merekam audio berkualitas tinggi dengan total 20 jam waktu perekaman sampel audio. Mereka menyewa seorang pengisi suara profesional dengan hasil 1 hingga 2 juta segmen audio untuk dipasangkan di Siri. (NM/FHP)

5 Fakta Redmi Note 7, Nomor 4 Paling “Greget”

0

Telko.id – Xiaomi mengawali awal tahun 2019 lalu dengan kabar cukup mengejutkan. Mereka resmi berpisah dengan Redmi yang menjadi brand tersendiri, seperti Pocophone. Setelah resmi berpisah, Redmi pun langsung tancap gas dengan merilis smartphone pertamanya, yakni Redmi Note 7.

Perlu diketahui, berpisahnya Redmi dari Xiaomi akhirnya membuat Xiaomi memiliki tiga merek dengan segmen yang berbeda. Xiaomi Mi yang fokus ke kelas high-end dan flagship, Redmi untuk kelas menengah, dan Pocophone untuk kelas flagship dengan harga terjangkau.

Redmi Note 7 sendiri ketika diluncurkan langsung menjadi perhatian utama publik yang menantinya. Bagaimana tidak, saat dirilis di India, smartphone ini hanya dibanderol dengan harga kurang dari Rp 3 jutaan saja.

{Baca juga: Kamera Mirip P20 Pro, Ini Bocoran Lengkap Xiaomi Mi 9}

Apakah spesifikasi serta fiturnya jadi serba terbatas karena harganya yang murah? Belum tentu. Sebab, Redmi memberikan sejumlah teknologi dan fitur menarik untuk smartphone ini yang menjadi daya tarik serta keunggulannya.

Nah, dalam tulisan kali ini tim Telko.id mau merangkum 5 fakta menarik yang ada di Redmi Note 7. Agar Anda yang ingin meminangnya apabila dirilis di Indonesia nanti, mengetahui apa saja fitur atau teknologi baru yang jadi daya tarik smartphone ini. Yuk simak!

Layar Waterdrop

Redmi Note 7 memang masuk ke rentang harga di kelas menengah ke bawah, karena harganya di bawah Rp 3 jutaan. Meski demikian, smartphone ini dikemas dengan desain yang kekinian, karena memiliki layar memanjang yang dipercantik dengan adanya notch atau poni di bagian atasnya.

{Baca juga: Bos Xiaomi Pamer Logo Redmi yang “Kelewat Minimalis”}

Poninya berbentuk waterdrop atau tetesan air, yang sedikit terinspirasi dari smartphone lainnya yakni Oppo F9, Vivo V11 Pro, Oppo R17 Pro, dan lainnya. Sementara untuk layarnya, berukuran 6,3 inci berjenis IPS LCD dengan resolusi Full HD+.

Bezel yang mengelilingi layar tersebut, kecuali bagian bawah terbilang cukup tipis, sehingga aspek rasio layar terhadap body-nya mencapai 84%.

Snapdragon 660 dan Fast Charging

Harga Redmi Note 7

Smartphone ini ditopang oleh dapur pacu mumpuni untuk sebuah smartphone kelas menengah. Redmi Note 7 ditenagai oleh prosesor yang sama dengan Xiaomi Mi 8 Lite, yakni prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 660. Didukung juga oleh tiga varian RAM dan ROM, masing-masing 3/32 GB, 4/64 GB, dan 6/64 GB.

Nah, sektor baterainya, Note 7 disematkan oleh baterai berkapasitas besar yakni 4,000 mAh. Selain diklaim tahan lama, pengisia baterainya pun sudah didukung oleh teknologi pengisian cepat dari Qualcomm.

Smartphone tersebut telah disisipkan fitur fast charging Qualcomm Quick Charge 4 dengan input maksimum mencapai 9V/2A. Tapi sayang, Redmi hanya menyertakan charger 5V/2A saja dalam kotak pembelian, sehingga pengguna perlu membeli charger yang mendukung agar pengisian baterai menjadi cepat.

Kamera 48 MP

Apabila smartphone di bawah Rp 3 jutaan lainnya hanya mengandalkan kamera ganda dengan konfigurasi 13 MP dan 5 MP atau 2 MP sebagai lensa bokeh, berbeda sekali dengan Redmi Note 7. Selain spesifikasinya yang memang mumpuni, Redmi Note 7 sebenarnya mengandalkan kamera 48MP di bagian belakang sebagai daya tarik utamanya.

Kamera tersebut ditemani oleh kamera sekunder beresolusi 5MP untuk keperluan mode Portrait yang didukung oleh teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di dalamnya. Disematkan juga fitur HDR, yang bisa meningkatkan kualitas foto yang ditangkap.

{Baca juga: Andalkan Kamera 48MP, Harga Redmi Note 7 Cukup Mengejutkan}

Sementara kamera depannya, terdapat kamera dengan resolusi 13 MP. Kamera depan tersebut telah dibantu oleh sejumlah fitur, seperti HDR, AI Beauty, Portrait, dan lainnya.

Tahan Banting

Redmi Note 7

Selain tahan air dan debu, smartphone ini juga tahan banting. Ya, Xiaomi maupun Redmi seolah ingin membuktikan bahwa “smartphone murah” tersebut pun dibangun berdasarkan build quality yang bagus dan mampu tahan digunakan pengguna di berbagai kondisi ekstrem.

Sebagai contoh, beberapa waktu lalu, Lin Bin, salah satu bos Xiaomi memamerkan ketangguhan Redmi Note 7 dengan cara menghancurkan biji kenari yang dikenal keras. Dalam video, Lin Bin menghancurkan biji kenari dengan mudahnya menggunakan body belakang Redmi Note 7.

{Baca juga: Pamer Kekuatan, Bos Xiaomi Pecahkan Kenari Pakai Redmi Note 7}

Selain itu, CEO Redmi, Lu Weibing juga ikut-ikutan menguji kekuatan dari smartphone terbarunya. Ia menjatuhkan durian berukuran besar ke Redmi Note 7 dari ketinggian yang terbilang cukup tinggi. Hasilnya, smartphone tersebut mampu bertahan dan tidak mengalami kerusakan yang berarti.

Tak puas, Lu Weibing juga mencoba menghancurkan semangka berukuran besar menggunakan smartphone pertama Redmi setelah berpisah dari Xiaomi tersebut. Hasilnya sama, Note 7 mampu menghancurkan buah semangka tanpa mengalami kerusakan sedikitpun.

Tahan Air dan Debu

Apakah smartphone ini sudah mengantongi sertifikat IP67 atau IP68? Tentu saja tidak. Tapi, Redmi Note 7 punya fitur tahan air dan tahan debu, karena telah disematkan segel kedap air di dalamnya.

Hal ini diungkapkan oleh CEO Xiaomi, Lei Jun yang menyatakan tim teknik Xiaomi telah berupaya untuk mengamankan titik terlemah di Redmi Note 7 dari air, seperti slot kartu SIM, port USB-C, jack audio 3,5mm, tombol, speaker, sampai modul kamera menggunakan segel kedap air.

{Baca juga: Pamer Kekuatan, Bos Xiaomi Pecahkan Kenari Pakai Redmi Note 7}

Sehingga, smartphone ini masih bisa bertahan dengan cukup baik apabila tidak sengaja terjatuh ke dalam air, sampai saat digunakan pada kondisi lingkungan yang basah atau berdebu.

Redmi Note 7 terbilang merupakan smartphone murah meriah yang lengkap dengan rentang harga di bawah Rp 3 jutaan. Spesifikasinya oke, fiturnya bagus, build quality-nya pun terjamin, serta desainnya secara keseluruhan juga patut untuk diapresiasi. Well, bagaimana menurut Anda? (FHP)

5 Fakta Menarik di Redmi Note 7, Nomor 4 Paling “Greget”

0

Telko.id – Xiaomi mengawali awal tahun 2019 lalu dengan kabar cukup mengejutkan. Mereka resmi berpisah dengan Redmi yang menjadi brand tersendiri, seperti Pocophone. Setelah resmi berpisah, Redmi pun langsung tancap gas dengan merilis smartphone pertamanya, yakni Redmi Note 7.

Perlu diketahui, berpisahnya Redmi dari Xiaomi akhirnya membuat Xiaomi memiliki tiga merek dengan segmen yang berbeda. Xiaomi Mi yang fokus ke kelas high-end dan flagship, Redmi untuk kelas menengah, dan Pocophone untuk kelas flagship dengan harga terjangkau.

Redmi Note 7 sendiri ketika diluncurkan langsung menjadi perhatian utama publik yang menantinya. Bagaimana tidak, saat dirilis di India, smartphone ini hanya dibanderol dengan harga kurang dari Rp 3 jutaan saja.

{Baca juga: Kamera Mirip P20 Pro, Ini Bocoran Lengkap Xiaomi Mi 9}

Apakah spesifikasi serta fiturnya jadi serba terbatas karena harganya yang murah? Belum tentu. Sebab, Redmi memberikan sejumlah teknologi dan fitur menarik untuk smartphone ini yang menjadi daya tarik serta keunggulannya.

Nah, dalam tulisan kali ini tim Telko.id mau merangkum 5 fakta menarik yang ada di Redmi Note 7. Agar Anda yang ingin meminangnya apabila dirilis di Indonesia nanti, mengetahui apa saja fitur atau teknologi baru yang jadi daya tarik smartphone ini. Yuk simak!

Layar Waterdrop

Redmi Note 7 memang masuk ke rentang harga di kelas menengah ke bawah, karena harganya di bawah Rp 3 jutaan. Meski demikian, smartphone ini dikemas dengan desain yang kekinian, karena memiliki layar memanjang yang dipercantik dengan adanya notch atau poni di bagian atasnya.

{Baca juga: Bos Xiaomi Pamer Logo Redmi yang “Kelewat Minimalis”}

Poninya berbentuk waterdrop atau tetesan air, yang sedikit terinspirasi dari smartphone lainnya yakni Oppo F9, Vivo V11 Pro, Oppo R17 Pro, dan lainnya. Sementara untuk layarnya, berukuran 6,3 inci berjenis IPS LCD dengan resolusi Full HD+.

Bezel yang mengelilingi layar tersebut, kecuali bagian bawah terbilang cukup tipis, sehingga aspek rasio layar terhadap body-nya mencapai 84%.

Snapdragon 660 dan Fast Charging

Harga Redmi Note 7

Smartphone ini ditopang oleh dapur pacu mumpuni untuk sebuah smartphone kelas menengah. Redmi Note 7 ditenagai oleh prosesor yang sama dengan Xiaomi Mi 8 Lite, yakni prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 660. Didukung juga oleh tiga varian RAM dan ROM, masing-masing 3/32 GB, 4/64 GB, dan 6/64 GB.

Nah, sektor baterainya, Note 7 disematkan oleh baterai berkapasitas besar yakni 4,000 mAh. Selain diklaim tahan lama, pengisia baterainya pun sudah didukung oleh teknologi pengisian cepat dari Qualcomm.

Smartphone tersebut telah disisipkan fitur fast charging Qualcomm Quick Charge 4 dengan input maksimum mencapai 9V/2A. Tapi sayang, Redmi hanya menyertakan charger 5V/2A saja dalam kotak pembelian, sehingga pengguna perlu membeli charger yang mendukung agar pengisian baterai menjadi cepat.

Kamera 48 MP

Apabila smartphone di bawah Rp 3 jutaan lainnya hanya mengandalkan kamera ganda dengan konfigurasi 13 MP dan 5 MP atau 2 MP sebagai lensa bokeh, berbeda sekali dengan Redmi Note 7. Selain spesifikasinya yang memang mumpuni, Redmi Note 7 sebenarnya mengandalkan kamera 48MP di bagian belakang sebagai daya tarik utamanya.

Kamera tersebut ditemani oleh kamera sekunder beresolusi 5MP untuk keperluan mode Portrait yang didukung oleh teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di dalamnya. Disematkan juga fitur HDR, yang bisa meningkatkan kualitas foto yang ditangkap.

{Baca juga: Andalkan Kamera 48MP, Harga Redmi Note 7 Cukup Mengejutkan}

Sementara kamera depannya, terdapat kamera dengan resolusi 13 MP. Kamera depan tersebut telah dibantu oleh sejumlah fitur, seperti HDR, AI Beauty, Portrait, dan lainnya.

Tahan Banting

Redmi Note 7

Selain tahan air dan debu, smartphone ini juga tahan banting. Ya, Xiaomi maupun Redmi seolah ingin membuktikan bahwa “smartphone murah” tersebut pun dibangun berdasarkan build quality yang bagus dan mampu tahan digunakan pengguna di berbagai kondisi ekstrem.

Sebagai contoh, beberapa waktu lalu, Lin Bin, salah satu bos Xiaomi memamerkan ketangguhan Redmi Note 7 dengan cara menghancurkan biji kenari yang dikenal keras. Dalam video, Lin Bin menghancurkan biji kenari dengan mudahnya menggunakan body belakang Redmi Note 7.

{Baca juga: Pamer Kekuatan, Bos Xiaomi Pecahkan Kenari Pakai Redmi Note 7}

Selain itu, CEO Redmi, Lu Weibing juga ikut-ikutan menguji kekuatan dari smartphone terbarunya. Ia menjatuhkan durian berukuran besar ke Redmi Note 7 dari ketinggian yang terbilang cukup tinggi. Hasilnya, smartphone tersebut mampu bertahan dan tidak mengalami kerusakan yang berarti.

Tak puas, Lu Weibing juga mencoba menghancurkan semangka berukuran besar menggunakan smartphone pertama Redmi setelah berpisah dari Xiaomi tersebut. Hasilnya sama, Note 7 mampu menghancurkan buah semangka tanpa mengalami kerusakan sedikitpun.

Tahan Air dan Debu

Apakah smartphone ini sudah mengantongi sertifikat IP67 atau IP68? Tentu saja tidak. Tapi, Redmi Note 7 punya fitur tahan air dan tahan debu, karena telah disematkan segel kedap air di dalamnya.

Hal ini diungkapkan oleh CEO Xiaomi, Lei Jun yang menyatakan tim teknik Xiaomi telah berupaya untuk mengamankan titik terlemah di Redmi Note 7 dari air, seperti slot kartu SIM, port USB-C, jack audio 3,5mm, tombol, speaker, sampai modul kamera menggunakan segel kedap air.

{Baca juga: Pamer Kekuatan, Bos Xiaomi Pecahkan Kenari Pakai Redmi Note 7}

Sehingga, smartphone ini masih bisa bertahan dengan cukup baik apabila tidak sengaja terjatuh ke dalam air, sampai saat digunakan pada kondisi lingkungan yang basah atau berdebu.

Redmi Note 7 terbilang merupakan smartphone murah meriah yang lengkap dengan rentang harga di bawah Rp 3 jutaan. Spesifikasinya oke, fiturnya bagus, build quality-nya pun terjamin, serta desainnya secara keseluruhan juga patut untuk diapresiasi. Well, bagaimana menurut Anda? (FHP)

Nintendo Switch Terbaru Bakal Lebih Murah?

0

 Telko.id, JakartaNintendo dikabarkan akan mengembangkan konsol Nintendo Switch baru. Mitra dan pengembang game telah menyarankan model Nintendo Switch berikutnya untuk menjadi miniatur.

Sistem yang ditawarkan oleh Nintendo lebih ke arah portabilitas. Nintendo akan memotong fitur tertentu untuk menurunkan harga. Informasi menyebut, fitur yang bakal lenyap adalah bundle Switch TV Dock.

Dikutip Telko.id dari TechRadar, Minggu (3/2/2019), Nintendo juga akan memangkas kombinasi chipset, cetakan plastik, dan peningkatan ukuran. Berat kotak akan pula berkurang guna mengurangi harga konsol.

{Baca juga: Siap-siap! YouTube akan Ada di Nintendo Switch}

Nintendo Switch adalah konsol yang menyelamatkan Nintendo dari situasi buruk setelah penjualan Nintendo Wii U tidak sesuai ekspektasi. Namun, sempat tersiar kabar bahwa konsol game tidak akan jadi fokus Nintendo.

“Saat ini, kami menawarkan Nintendo Switch yang dikembangkan secara unik.  Itulah yang mendasari bagaimana kami menghadirkan Nintendo experience,” terang presiden baru Nintendo, Shuntaro Furukawa.

Ia melanjutkan, Nintendo ingin melihat peningkatan pemasukan lewat game di ponsel. Nintendo juga menargetkan perjanjian lisensi untuk karakter sehingga bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

{Baca juga: Nintendo Switch, Konsol Game Terakhir dari Nintendo?}

Meski demikian, Nintendo belum secara gamblang mengumumkan akan berhenti mengembangkan konsol game. Sebab, Nintendo telah sukses menjual sebanyak 22,8 juta Nintendo Switch sejak September 2018. [SN/HBS]

Sumber: Techradar

iFixit Masih Jual Baterai iPhone Harga Promo

0

Telko.id, Jakarta – Sepanjang 2018 lalu, Apple membuat program ganti baterai iPhone dengan biaya lebih murah, yakni hanya USD 29. Memasuki tahun 2019, program promo tersebut telah dihentikan, alias harganya kembali normal. Namun untungnya, iFixit masih memberlakukan harga promo itu.

Kebijakan harga promo diberlakukan sebagai wujud tanggung jawab Apple terkait kasus Throttling CPU. Nah, memasuki 2019, biaya ganti baterai di iPhone Service Pricing kembali normal, yakni berkisar USD $49 hingga USD 79.

Namun fans iPhone bisa bernafas lega, karena iFixit sebagai situs tutorial elektronik dan suku cadang masih memberlakukan harga promo itu.

Seperti dikutip Telko.id dari 9to5mac, Minggu (3/2/2019), iFixit masih menjual Battery Replacement Kit alias paket dengan harga promo seharga USD 29,99. Bahkan, iFixit memberi bonus tambahan bagi konsumen.

Baca juga: Apple Ganti Rugi Biaya Service Baterai iPhone

Oleh iFixit, konsumen akan diberi baterai plus seperangkat alat untuk mengganti komponen perangkat keras secara manual. Panduannya pun tersedia di laman resmi iFixit sesuai dengan jenis iPhone yang konsumen gunakan.

Paket baterai dari iFixit tersedia mulai produk iPhone 4s hingga iPhone 8 Plus. Semuanya dibanderol dengan harga USD 29,99, kecuali untuk paket baterai iPhone 4s yang mendapatkan harga paling murah, yaitu USDH 16,99.

Konsumen bakal mendapatkan perlengkapan untuk melakukan prosedur ganti baterai secara personal. Ada obeng, penjepit, alat pembuka, kop kaca, karet pelindung untuk teknologi tahan air, serta baterai bergaransi setahun.

Baca juga: Baterai iPhone Jadi Boros setelah Update iOS 11.4

Sekadar informasi, program baterai murah iPhone menjadi penyebab Apple merugi. Apple memprediksi bakal kehilangan pendapatan USD 9 miliar atau Rp 129,9 triliun pada tahun fiskal 2019 kuartal pertama 29 Desember. [SN/HBS]

Sumber: 9to5mac

Energizer Siapkan 26 Model Ponsel, Apa Kelebihannya?

0

Telko.id, Jakarta – Setelah tahun lalu  meluncurkan ponsel dengan baterai berdaya 16.000 mAh, Energizer disebut-sebut akan kembali memperkenalkan 26 model baru ponsel pada gelaran Mobile World Congress (MWC). Apa saja kelebihannya?

Energizer akan melengkapi ponsel buatannya dengan berbagai fitur premium, seperti kamera yang bisa keluar dari bodi ponsel, layar yang bisa dilipat, dan baterai berdaya 18.000 mAh. Fitur itu akan tertanam di beberapa tipe ponsel.

Menurut The Verge, 26 ponsel Energizer bakal terbagi dalam empat lini, yakni Power Max, Ultimate, Energy, dan Hardcase. Kebanyakan ponsel yang akan diluncurkan merupakan bagian dari lini Energy dan Hardcase yang  berjenis feature phone.

{Baca iuga: Energizer akan Rilis Ponsel dengan Baterai Super Jumbo}

Lini Power Max akan menyertakan ponsel dengan baterai berdaya 18.000 mAh. Ponsel tersebut bakal menjadi yang berdaya baterai terbesar di dunia. Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh Power Max P16K Pro, ponsel berdaya 16.000 mAh dari Energizer.

Terakhir, lini Ultimate akan menyertakan ponsel dengan kamera pop-up dan layar dengan poni berbentuk air. Sayang, belum banyak informasi yang beredar tentang semua ponsel Energizer. Namun, ada bocoran tentang lini Ultimate.

Menurut informasi, lini Ultimate merupakan lini yang lebih premium. GSM Arena bahkan melaporkan, Energizer Ultimate U620S Pop dan U630S Pop akan menggunakan prosesor jenis MediaTek Helio P70 dan P22.

{Baca juga: Energizer Ikut Luncurkan Smartphone, Desainnya Kekinian}

Kedua ponsel itu akan memiliki dua kamera bermotor yang dapat muncul keluar dari bodi ponsel. Lensa kamera ponsel tersebut beresolusi 16MP sebagai lensa utama dan  2MP untuk menghitung kedalaman.

Sementara U620S Pop, memiliki tiga kamera di bagian belakang dengan resolusi 16MP, 5MP, dan 2MP dan RAM 6GB serta memori 64GB. Kabarnya, ponsel tersebut akan mulai tersedia pada Juni 2019 mendatang. [BA/IF]

 

Meizu M9 Note Muncul di TENAA, Bawa Kamera 48 MP

0

Telko.id, Jakarta – Tak lama setelah sang CEO mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang mengerjakan smartphone baru, sebuah perangkat besutan Meizu dilaporkan telah menampakkan diri di TENAA. Datang dengan nomor model M923Q, smartphone ini diduga sebagai Meizu M9 Note.

Menurut laporan, seperti dilansir Telko.id dari GSMArena, Minggu (3/2/2019), perangkat dibekali baterai 4.000 mAh, kamera utama 48MP dan chipset Snapdragon 675. Daftar TENAA ini secara tidak langsung mengkonfirmasi beberapa rumor yang beredar sebelumnya.

Sebelumnya, bocoran menyebutkan bahwa Meizu M9 Note akan menjadi smartphone pertama perusahaan yang memiliki poni tetesan air alias waterdrop notch. Dan sama seperti perangkat lain yang dibekali fitur ini, lapor mysmartprice, Meizu M9 Note juga akan menawarkan aspek rasio 19.5:9. Tentu saja, disamping kamera utama dengan resolusi 48 MP dan layar berukuran 6,2 inci.

{Baca juga: Aneh, Meizu Zero Diperkenalkan Tanpa Lubang dan Tombol}

Dalam hal performa, Meizu M9 Note akan ditenagai Snapdragon 6150, yang dibuat dengan proses yang sama seperti halnya Snapdragon 675. Ini diharapkan bekerja lebih baik ketimbang Snapdragon 632 yang mentenagai sang pendahulu, Meizu M8 Note. Tak hanya itu, akan Ada pemindai sidik jari juga di bagian sisi perangkat.

Di Indonesia, Meizu terakhir kali unjuk gigi sekitar Oktober tahun lalu. Kala itu perusahaan memperkenalkan 3 perangkat sekaligus, yakni Meizu 16th, M6T,  dan C9.

{Baca juga: Meizu Luncurkan 3 Smartphone Sekaligus}

Meizu menegaskan kalau ketiga smartphone ini menyasar segmen yang berbeda. Meizu C9 ada di kelas entry-level dengan harga Rp 999.000, Meizu M6T punya spesifikasi yang lebih tinggi dari C9 dengan banderol mulai Rp 1.499.000, sedangkan Meizu 16th merupakan smartphone flagship Meizu yang ditawarkan seharga Rp 7.999.000.