Telko.id, Jakarta – Mitsubishi Heavy Industries memperkenalkan dua robot pemadam kebakaran baru bernama Water Cannon Robot dan Hose Extension Robot. Keduanya didesain untuk membantu para petugas pemadam kebakaran dalam memadamkan api yang dianggap terlalu berbahaya bagi manusia.
Kedua robot ini merupakan spesialis kebakaran di pabrik kimia. Menurut Slashgear, dikutip Telko.id, Kamis (28/03/2019), Mitsubishi Heavy Industries melakukan demonstrasi secara terbuka terhadap dua robot baru itu di Tokyo, Jepang pada minggu lalu.
Seperti namanya, Water Cannon Robot adalah sebuah mesin otonom yang dilengkapi sarana penyemprot air bertenaga kuat untuk memadamkan api besar.
{Baca juga: Peneliti Ciptakan Kulit Elektronik yang Bisa Sembuh Sendiri}
Bagaimana dengan Hose Extension Robot? Hose Extension Robot merupakan selang sepanjang 300 meter yang berfungsi menyuplai air ke Water Cannon Robot. Keduanya saling melengkapi.
Water Cannon Robot dan Hose Extension Robot bekerja sama dengan robot pengawas yang bisa dioperasikan di darat dan di udara. Ketiganya saling terhubung berkat sistem komando utama.
Saat dibutuhkan, mesin-mesin itu akan menjadi Firefighting Robot System. Informasi menyebut, Firefighting Robot System merupakan proyek Badan Manajemen Bencana dan Kebakaran Jepang.
Kabar terbaru menyatakan, Institut Penelitian Kebakaran dan Bencana Nasional Tokyo telah melakukan demonstrasi robot-robot buatan Mitsubishi Heavy Industries pada 22 Maret 2019 lalu.
{Baca juga: “Gak Pake Lama”, Robot Ini Bisa Masak Ribuan Makanan Jepang}
Ada berbagai teknologi yang ditanamkan di robot tersebut, termasuk sensor laser, GPS, dan penyemprot air. Water Cannon Robot juga bisa menyemburkan air bertekanan 1.0MPa per menit. (SN/FHP)


MacMillan menjabat sebagai chairman, presiden, dan CEO Hologic sejak Desember 2013. Hologic sendiri merupakan produsen alat kesehatan dan diagnostik yang berbasis di Marlborough, Massachusetts. Tahun 2018 kemarin, lulusan Harvard Business School ini mendapat gaji sebesar U$42.04 juta atau setara Rp 598 miliar.
Richard B. “Rich” Handler adalah seorang pebisnis AS yang saat ini menjabat sebagai presiden dan CEO Jefferies Group, sebuah perusahaan investasi dan perbankan yang berbasis di New York, AS. Tahun 2018 lalu, alumni Stanford University ini mendapat gaji US$44.67 juta atau sekitar Rp 635 miliar.
Robert A. “Bob” Iger menjabat sebagai pimpinan tertinggi di The Walt Disney Company sejak tahun 2000. Iger terlibat dalam pengambilan alih Pixar pada tahun 2006 setelah periode ketegangan dengan studio animasi tersebut. Tahun 2018 lalu, Iger mendapatkan gaji sebesar US$65.65 juta atau sekitar Rp 934 miliar.
David M. Zaslav adalah presiden sekaligus CEO Discovery Inc., Ia menduduki posisi ini sejak Januari 2007, dengan raihan salah satunya mengakuisisi Scripps Networks Interactive. Tahun 2018 lalu, mantan eksekutif NBC Universal ini mengantongi gaji US$129 juta atau sekitar Rp 1,8 Triliun.