spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1277

Keren, Tas Ini Dilengkapi Pemindai Sidik Jari

Telko.id, Jakarta – Fitur pemindai sidik jari di smartphone sudah biasa. Perusahaan tas ransel memiliki ide baru untuk meningkatkan keamanan barang penggunannya selama perjalanan dengan menggunakan pemindai sidik jari, layaknya di smartphone.

Mereka menambahkan pemindai sidik jari pada tas ransel. Agazzi, startup yang akan memproduksi tas ini sedang mengkampanyekan proyek mereka di Kickstarter.

Fingerprint scanner yang dipasang pada tas punggung ini memungkinkan hanya penggunanya yang dapat membuka resleting tas.

Selain itu, tas berteknologi tinggi ini juga dilengkapi lampu merah yang dapat dinyalakan ketika Anda sedang bersepeda dan juga lampu putih yang akan memudahkan ketika anda sedang mencari barang di dalamnya.

{Baca juga: Canggih! Ilmuwan Berhasil Ciptakan Baterai dari Kertas}

Tim yang berada di balik proyek pembuatan tas ini mengatakan tas ini sudah sekitar 95 persen rampung. Rencananya, tas ini akan mulai dapat dikirim pada Oktober, tahun ini kepada para pendukung Kickstarter.

Harga tas ini berkisar  £ 189 atau sekitar Rp 3,5 juta. Tas ini memiliki berat 1,45kg dan memiliki kapasitas 23 liter dan memiliki desain yang keren.

Untuk dapat menyalakan lampu dan memfungsikan fitur ini pemindai, Anda harus menyediakan powerbank. Selain itu, tas ini juga memiliki strip reflektif yang membantu pengguna ketika sedang bersepeda dalam kegelapan.

{Baca juga: Keren! Casing Smartphone Ini Bisa Jadi Drone}

Jadi, menurut Anda, apakah kita benar-benar membutuhkan tas yang dilengkapi dengan pemindai sidik jari? Mungkin tidak, tapi tetap saja itu ide yang keren. [BA/HBS]

Sumber: Metro.co.u

Asus TUF Gaming FX505DY, Laptop Gaming Ringkas tapi Tangguh

Telko.id, Jakarta – Selain menghadirkan ROG Zephyrus S terbaru, Asus juga memperkenalkan sebuah laptop mainstream baru untuk gamer di Indonesia, yaitu Asus TUF Gaming FX505DY.

Berbeda dengan seri TUF Gaming yang sudah dirilis sebelumnya, TUF Gaming FX505DY menggunakan kombinasi prosesor AMD Ryzen 5 dan chip grafis Radeon RX560.

“Gaming adalah untuk semua dan TUF Gaming  FX505DY merupakan jawaban ASUS untuk semua gamer,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Ia menyebutkan, bahwa tidak hanya tampil dengan performa kencang, TUF Gaming  FX505DY juga merupakan laptop yang sangat tangguh dan sudah mengantongi sertifikasi ketahanan berstandar militer.

Laptop ini dilengkapi layar IPS-level berukuran 15,6 inci yang sudah memiliki resolusi Full HD (1920 x 1080 pixel). Layar tersebut juga sudah menggunakan teknologi NanoEdge Display sehingga hadir dengan ukuran bezel yang sangat tipis, yaitu hanya 6,5 milimeter.

{Baca juga: Asus Kuasai 60% Pasar Laptop Gaming Indonesia}

Dengan bezel yang sangat tipis tersebut, TUF Gaming  FX505DY dapat tampil dengan bodi yang lebih ringkas dibandingkan dengan laptop 15 inci lainnya.

Soal performa, TUF Gaming  FX505DY ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 5 3550H, yang memiliki konfigurasi 4 core dan 8 thread dengan kecepatan pemrosesan hingga 3,7GHz. Prosesor tersebut didukung oleh GPU AMD Radeon RX560 yang memiliki VRAM sebesar 4GB.

Yang menarik adalah kombinasi hardware tersebut ternyata tidak hanya powerful untuk menjalankan berbagai macam game modern saat ini, tetapi juga dapat digunakan sebagai penunjang kebutuhan para kreator konten.

Prosesor Ryzen 5 3550H memiliki kemampuan multitasking yang sangat baik berkat jumlah core dan thread yang diusungnya. Prosesor tersebut juga cocok digunakan untuk menjalankan aplikasi profesional seperti video atau photo editor.

Seperti pendahulunya, TUF Gaming  FX505DY juga sudah mengantongi sertifikasi ketahanan berstandar militer MIL-STD 810G.

Sertifikasi ketahanan tersebut membuktikan TUF Gaming  FX505DY telah lolos berbagai pengujian ekstrem seperti uji jatuh dan gertaran, uji temperatur, uji kelembapan, hingga uji radiasi sinar matahari.

Agar lebih tangguh, Asus menghadirkan sistem pendingin khusus yang menggunakan Hypercool Technology. Teknologi pendingin tersebut terdiri dari dua kipas berperforma tinggi serta sistem Anti-Dust Cooling sehingga debu tidak akan menumpuk pada heatsink yang dapat menghambat performa pendinginan.

Kombinasi sistem pendingin tersebut membuat komponen pada TUF Gaming  FX505DY tidak mudah panas dan memiliki umur penggunaan yang lebih panjang.

TUF Gaming  FX505DY juga telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 yang merupakan sistem operasi terbaik untuk PC gaming.

Selain didukung oleh berbagai pengembang game terkemuka, Windows 10 juga hadir dengan fitur penunjang kegiatan bermain game seperti Game Mode yang membuat game dapat berjalan lebih lancar.

Windows 10 juga mendukung API grafis modern seperti DirectX 12 yang dapat menghadirkan pengalaman visual lebih baik ketika bermain game.

{Baca juga: Duo ROG Zephyrus S, Bodi Super Tipis dengan GeForce RTX}

Terdapat juga XBOX App yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat gaming dan tempat berkumpulnya komunitas gamer, tetapi juga dapat digunakan sebagai aplikasi untuk melakukan perekaman dan live streaming ketika bermain game.

Windows 10 sangat fleksibel dan memiliki dukungan terhadap berbagai aksesori gaming, mulai dari beragam controller hingga HOTAS. Ditambah dengan sistem keamanan modern, gamer akan lebih terlindungi dari berbagai ancaman keamanan. [HBS]

 

Baru Sebulan, Xiaomi Redmi Note 7 Terjual Sejuta Unit

0

Telko.id, Jakarta Redmi Note 7 dan Redmi Note 7 Pro mulai dijual di India pada 13 Maret 2019 lalu. Dalam sebulan, Xiaomi mengklaim bahwa dua ponsel tersebut sudah laku terjual lebih dari satu juta unit.

Klaim penjualan kedua ponsel ini melampaui satu juta unit di India hanya dalam sebulan diucapkan oleh Raghu Reddy, pimpinan divisi penjualan Xiaomi India, seperti dilansir Android Central.

“Dengan kerendahan hati, kami senang melihat kecintaan Mi Fans terhadap seri tersebut. Ponsel itu memang sudah menjadi kelas tersendiri di segmennya,” katanya, seperti dikutip Telko.id, Kamis (11/4/2019).

{Baca juga: Review Redmi Note 7: Ketahanan Bodi dan Baterai Jempolan}

Reddy menyatakan, capaian penjualan kedua ponsel ini menginspirasi Xiaomi untuk terus menambah persediaan serta membantu Mi Fans kami agar bisa lebih mudah dalam mendapatkannya.

Ponsel ini memang diperkirakan menjadi ponsel populer. Maret 2019 lalu, Xiaomi sempat merilis ponsel tersebut di India lewat program flash sale. Menurut Xiaomi, program tersebut berakhir dengan sukses besar.

Sebanyak 200 ribu unit terjual hanya dalam hitungan menit. Padahal, ponsel ini untuk pasar India berbeda dengan di China. Untuk varian di India, punya kamera belakang ganda 12MP dan 2 MP.

{Baca juga: 5 Fakta Redmi Note 7, Nomor 4 Paling “Greget”}

Harga terendahnya 9.999 Rupee atau sekira Rp 2 juta untuk varian 3/32GB. Sementara varian 4/64GB, dijual dengan harga 11.999 Rupee atau lebih kurang Rp 2,4 juta. Warnanya pun hanya Onyx Black, Sapphire Blue, dan Ruby Red. [SN/HBS]

Sumber: Android Central

 

 

 

Ilmuwan Ungkap Foto ‘Black Hole’ untuk Pertama Kalinya

Telko.id, Jakarta – Untuk pertama kalinya foto “tampang” black hole atau lubang hitam diperlihatkan kepada publik. Foto ini merupakan prestasi yang ditorehkan oleh jaringan ilmuwan teleskop radio yang tergabung dalam Event Horizon Telescope.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (11/04/2019), para astronom mampu menangkap gambar nyata dari black hole serta bayangan yang menyertainya.

Kolaborasi banyak ilmuwan yang dibiayai oleh Amerika Serikat dan National Science Foundation ini cukup penting, karena menjelaskan ‘sosok’ black hole yang sebenarnya.

Lubang hitam adalah material padat dan memiliki daya gravitasi yang kuat. Lubang hitam tersebut memiliki titik yang bernama “Event Horizon” yang mampu menghisap semua benda sehingga sulit untuk mengambil gambar black hole.

Untuk mendapatkan foto ini tidaklah mudah. Ilmuwan membutuhkan 8 buah teleskop yang berada di bumi dan ketika digabung seolah-olah menjadi teleskop seukuran planet bumi.

{Baca juga: 10 April, Astronom untuk Pertama Kalinya akan Ungkap Foto Black Hole}

“Bertahun-tahun yang lalu, kami pikir kami harus membuat teleskop ruang angkasa yang sangat besar untuk menangkap lubang hitam dengan membuat teleskop radio di seluruh dunia bekerja dalam konser seperti satu instrumen,” jelas Paul Hertz, Direktur Divisi Astrofisika NASA, Amerika Serikat.

Gambar ini didapatkan di pusat galaksi Messier 87 yang berjarak sekitar 55 juta tahun cahaya dari Bumi. Tampak pada foto, lubang hitam dikelilingi bayangan kuning yang melingkar, dan memiliki massa 6,5 miliar kali lebih besar dari Matahari.

{Baca juga: Penelitian Hawking soal Black Hole Tersedia Secara Online}

Selain dengan teleskop, pencarian black hole ini juga dibantu oleh beberapa pesawat luar angkasa NASA. Dari Bumi, para astronom menggunakan data dari Satelit Chandra dan NuStar milik NASA untuk mengukur kecerahan sinar-X jet M87.

Penemuan ini adalah usaha besar untuk mendapatkan benda langit spektakuler dan menambah khazanah pengetahuan mengenai semesta yang berada di luar bumi kita. [NM/HBS]

Ubergizmo

Jepang Paling Ramah Lingkungan di Asia-Pasifik, Indonesia?

Telko.id, Jakarta Jepang bisa menjadi barometer untuk merancang sebuah negara yang lebih ramah lingkungan. Hal ini karena mereka berhasil menduduki peringkat pertama negara paling ramah lingkungan menurut survei ValueChampion. Bagaimana dengan Indonesia?

Baru-baru ini lembaga survei, ValueChampion merilis daftar negara yang paling ramah lingkungan di Asia-Pasifik. Hasilnya Jepang berada di urutan pertama.

Sedangkan Indonesia berada di urutan 9. Indonesia kalah bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Filipina yang berada di urutan 2, 7 dan 8.

Dilansir Telko.id dari Mashable pada Kamis (11/04/2019), survei tersebut juga memberikan skor terkait bagaimana negara-negara tersebut menghasilkan paling sedikit polusi udara, gas rumah kaca dan bagaimana cara mereka menangani limbah.

Secara nilai, Indonesia dan Malaysia serta Filipina sebenarnya tidak jauh berbeda dalam mengatasi masalah lingkungan di negara masing-masing.

{Baca juga: Turbin Bola Ini Bisa Hasilkan Energi Ramah Lingkungan}

Dibawah Jepang terdapat beberapa negara yang cukup menjadi sorotan karena kehandalan mereka untuk menjaga lingkungan. Singapura berada di urutan kedua karena tingkat polusi air dan udara yang rendah. Secara skor poin terkait penanganan energi dan sistem transportasi memiliki nilai yang tinggi.

Sementara itu, Australia dan Korea Selatan berada di bawah mereka. Kedua negara tersebut cukup memperhatikan kondisi lingkungan karena memiliki 60% wilayah hutan.

Sedangkan negara yang berada di peringkat bawah seperti Hong Kong, Filipina, Malaysia, Indonesia, China, India, Vietnam, dan Thailand, tampaknya harus bekerja ekstra untuk merawat lingkungan negara mereka demi dunia yang lebih baik.

{Baca juga: PBB Bahas Gagasan Kota Terapung, Seperti Apa?}

Konsep terkait ramah lingkungan sendiri terus dikembangkan secara global. Baru-baru ini rencana untuk membuat sebuah kota terapung yang ramah lingkungan dan tahan terhadap bencana tsunami serta badai telah diumumkan oleh PBB.

Proyek ini dianggap dapat membantu manusia bertahan hidup ketika terjadi perubahan iklim yang mengancam kehidupan di Bumi. Gagasan kota terapung ini telah dibahas di ruang rapat gedung PBB di New York, minggu ini. [NM/HBS]

Sumber: Mashable

Telkom Digisummit 2019 Pamerkan Inovasi Terbaru di Digital Edutainment

Telko.id – Telkom Indonesia kembali menggelar konferensi tahunan Telkom Digisummit 2019 dengan mengusung tema Embracing Digital Edutainment for Digital Indonesia. Event ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintahan, swasta, fintech, e-commerce, komunitas hingga akademisi.

Telkom Digisummit 2019 kali ini menyajikan produk-produk digital Telkom yang fokus pada inovasi untuk membangun ekosistem digital serta berbagai inisiatif perusahaan dalam melihat peluang bisnis di industri pendidikan digital, game, konten video, dan musik. Dalam acara ini, diadakan diskusi panel yang membahas lebih dalam tentang keempat industri tersebut.

Selain diskusi panel yang menghadirkan berbagai pembicara seperti Hari Sungkari dari Bekraf, Rene Suhardono dan Dian Sastrowardoyo, Telkom Digisummit tahun ini menjadi lebih semarak dengan peluncuran empat layanan dan inisiatif digital, yaitu Oolean (dalam inisiatif pengembangan industri game), gameQoo (on demand gaming platform yang menggunakan teknologi cloud gaming), OONA Max Stream (OONA TV yang diintegrasikan ke dalam platform Max Stream) dan OONA IndiHome (OONA TV yang diintegrasikan ke dalam platform Indihome berbasis android TV).

“Kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya generasi milenial akan akses internet kian cepat meningkat, khususnya di kalangan pengguna jasa industri musik, video, dan gaming. Industri-industri tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang perekonomian Indonesia lewat ekonomi digital,” ujar David Bangun, Direktur Digital & Strategic Portfolio Telkom sekaligus Chief Strategy Officer (CSO) TelkomGroup.

Hal di atas didukung dari riset Google dan Temasek yang menyatakan ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh empat kali lipat pada tahun 2025, mencapai angka 100 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.448 triliun). Di tahun 2018, data juga menyatakan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai 2.9% dari GDP dan merupakan yang terbesar ketiga di ASEAN setelah Singapura sebesar 3.3% dan Vietnam sebesar 4%

Ini artinya, Indonesia sedang menghadapi potensi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa sekali. Sehingga bagi pelaku industri seperti Telkom, penting untuk mulai mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk melayani kebutuhan pasar. Disamping infrastruktur, Telkom juga mengoptimalkan beberapa asset dan kapabilitasnya seperti big data dan jangkauan jaringan dan operasional yang bisa mendorong terbentuknya “user experience” terbaik dalam menikmati layanan-layanan digital.

David menambahkan, “Untuk mengantisipasi perubahan lifestyle yang makin mengarah ke digital, tentu juga diperlukan talent yang punya keahlian mumpuni. Inilah mengapa, kami menambahkan tema edukasi selain entertainment dengan menghadirkan tema Digital Edutainment untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan digital yang memberi experience terbaik dan menjadikan Telkom Group sebagai Digital Experience Champion”.

Disamping itu juga untuk mendorong industri digital entertainment agar bisa bersaing dengan pemain global khususnya di pasar Indonesia.

Lebih lanjut David menjelaskan, “Telkom bisa melihat pengaruh industri 4.0 dalam merevolusi cara distribusi setiap produk. Dari sisi pendidikan ramai dibahas tentang Education 4.0. Dari sisi konten video, kita gali bagaimana cara memenangkan future video market, baik dari sisi model distribusi konten yang baru maupun cara pembuatan kontennya”.

Sedangkan untuk musik, David menjelaskan bahwa akan mengulas soal potensi model bisnis untuk streaming dan peluang e-concert, dan di industri games akan bahas strategi agar para pemain games lokal bisa punya market share yang lebih besar. (Icha)

 

Anda Tidak Mudik? Tenang Rumah Akan Tetap Rapih Karena Aplikasi ini!

0

Telko.id – Bulan Ramadhan dan lebaran tinggal menghitung hari. Bagi ibu-ibu yang sudah terbiasa ada yang membantu di rumah pasti sudah mulai stress. Gegara asisten rumah tangga tidak lama lagi akan pulang kampung. Lalu, harus bagaimana? Tenang, ada Help Apps. Sebuah platform all- in-one yang dapat membantu kita untukmendapatkan layanan rumah tangga yang mudah dan cepat.

Help Apps ini menghadirkan segala kebutuhan rumah tangga; mulai dari perawat, supir, juru masak, shopper, house helper yang bisa diminta bantuannya untuk mencuci, menyetrika, membersihkan rumah, merawat taman hingga pekerja konstruksi untuk memperbaiki bangunan rumah.

Help Apps juga akan membantu kita untuk mencari jasa kebutuhan rumah tangga yang cepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka, membuat kegiatan sehari-hari penggunanya menjadi lebih mudah dan lebih nyaman.

Selain membantu kita untuk mendapatkan jasa kebutuhan rumah tangga dengan cepat dan memiliki kualitas yang baik, Help Apps juga membantu tenaga kerja terlatih dan tidak terlatih untuk mendapatkan kesempatan bekerja tanpa batas dan akses luas ke ratusan pengguna Help Apps di Jadetabek.

Dengan memberikan kesempatan bekerja yang luas, tenaga kerja terlatih dan tidak terlatih yang tergabung dalam platform Help Apps mampu meningkatkan penghasilan mereka sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Help Apps merupakan platfrom yang diciptakan berdasarkan pengalaman pribadi saya dan teman-teman ibu rumah tangga yang mendukung karir suami, mengurus anak, dan menjalankan bisnis. Tidak hanya membantu masyarakat urban dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, kami juga membawa misi sosial untuk memberikan kesempatan bekerja tanpa batas dan akses luas bagi mitra kami, tenaga kerja terlatih dan tidak terlatih ke ratusan pengguna Help Apps di Jadetabek,” kata Melia Lustojoputro, Founder & CEO Help Apps.

Layanan kebutuhan rumah tangga yang dihadirkan ke dalam Help Apps memiliki tarif yang bervariasi. Kita bisa mendapatkan layanan rumah tangga dari mitra Help Apps mulai dari harga Rp 35.000 hingga Rp 125.000 per jam-nya sesuai dengan keahlian masing-masing mitra. Help Apps juga memberikan fitur tambahan berupa kamera pengawas agar pengguna Help Apps dapat memantau secara real-time mitra Help Apps dalam menjalankan tugasnya.

Help Apps juga memiliki fitur Charity Corner dimana penggunanya dapat melakukan donasi kepada orang-orang yang membutuhkan. Pengguna Help Apps dapat memberikan donasi mulai dari Rp 20.000 dan donasi tersebut akan diberikan oleh tim Help Apps kepada orang-orang yang membutuhkan.

“Help Apps juga membantu masyarakat yang kurang beruntung dengan penghadirkan open platform bagi siapapun yang ingin berdonasi. Donasi Rp 20.000 yang telah diberikan oleh pengguna melalui Help Apps akan kami salurkan ke orang-orang yang membutuhkan dalam bentuk 2 porsi nasi bungkus dengan lauk-pauk bernutrisi lengkap,” tambah Melia.

Hingga saat ini, Help Apps telah digunakan lebih dari 292 pengguna dan diperkuat oleh 132 mitra yang tersebar di kawasan Jadetabek.

Kedepannya, Help Apps juga akan menghadirkan layanan panggilan dokter ke rumah serta layanan untuk mengurus dokumen-dokumen pribadi penggunanya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Help Apps, silakan kunjungi www.helpme.co.id atau unduh Help Apps untuk mendapatkan layanan rumah tangga berkualitas baik, cepat, dan mudah melalui Google PlayStore atau Apple AppStore. (Icha)

Duo ROG Zephyrus S, Bodi Super Tipis dengan GeForce RTX

Telko.id, Jakarta  –  ASUS memboyong dua laptop gaming tertipis di dunia, yaitu Asus ROG Zephyrus S GX701 dan GX531 ke Indonesia. Keduanya ditenagai oleh GPU NVIDIA GeForce RTX terbaru serta prosesor Intel Core i7 generasi ke-8.

Kedua laptop gaming ini juga dilengkapi berbagai fitur serta teknologi eksklusif seperti NanoEdge Display danROG Active Aerodynamic System (AAS).

“ROG Zephyrus S terbaru merupakan bukti bahwa Asus sangat berkomitmen menciptakan pengalaman gaming terbaik untuk para gamer melalui inovasi dan teknologi terbaik,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia.

ROG Zephyrus S terbaru juga dilengkapi dengan layar kelas gaming dengan resfresh rate hingga 144Hz dan response 3ms. Tidak hanya itu, layar kedua laptop ini juga memiliki tingkat reproduksi warna pada color space sRGB yang mencapai 100%, serta telah mengantongi sertifikasi kalibrasi warna dari Pantone.

Dengan demikian, lini ROG Zephyrus S terbaru tidak hanya untuk para gamer, tetapi juga bisa digunakan oleh para profesional kreatif.

{Baca juga: Asus ROG G703GX, Laptop Gaming Pertama dengan GeForce RTX 2080}

ROG Zephyrus S GX701 dan GX503 terbaru merupakan laptop gaming dengan form-factor ultra-tipis dan memiliki ketebalan di bawah 2cm, sehingga sudah memenuhi salah satu persyaratan untuk masuk ke dalam kategori ultrabook versi Intel.

Dibandingkan dengan laptop gaming tradisional sekelasnya, ROG Zephyrus S terbaru memiliki dimensi hingga 40% lebih tipis dan 23% lebih kecil. Meski tipis dan ringkas, keduanya merupakan mesin gaming dengan performa ultra-kencang yang dapat menyaingi PC desktop.Asus

ROG Zephyrus S GX701 dan GX531 hadir dengan GPU NVIDIA GeForce RTX. GPU dengan arsitektur Turing terbaru tersebut kini sudah bisa digunakan secara mobile dan Asus ROG merupakan yang pertama dalam mengadopsi teknologi baru tersebut. Laptop gaming ROG RTX ini juga tampil dengan beragam fitur eksklusif.

GeForce RTX juga sudah dilengkapi Tensor Core yang dapat mengakselerasi performa AI. Gabungan teknologi terbaru tersebut membuat jajaran laptop terbaru ROG mampu menghadirkan sajian visual lebih nyata sekaligus menetapkan standar baru di industri laptop gaming.

Selain ditenagai GPU yang powerful, keduanya juga didukung oleh prosesor Intel Core i7-8750H yang telah menggunakan konfigurasi 6 core dan 12 thread. Prosesor ini mampu tampil dengan kecepatan hingga 4,1GHz.

Selain itu, ROG Zephyrus S GX701 dan GX531 telah didukung oleh RAM DDR4 dengan kapasitas hingga 24GB.

{Baca juga: Asus ROG Zephyrus S GX701, Ringkas tapi Powerful}

Performa yang powerful tentu akan menghasilkan panas, untuk itulah ROG Zephyrus S terbaru dilengkapi dengan teknologi pendingin Active Aerocooling System (AAS). Teknologi pendingin khusus ini hadir dengan mekanisme yang sangat unik.

Bagian bawah ROG Zephyrus S terbaru akan terbuka dan keseluruhan bodi laptop akan terangkat. Mekanisme tersebut membuat laptop ini memiliki rongga udara ekstra di bagian pendinginnya sehingga pendinginan dapat berjalan lebih optimal.

ROG Zephyrus S GX701 dan GX503 juga dibekali dengan layar berkualitas tinggi dengan bezel ultra-tipis sehingga memiliki screen-to-body ratio yang sangat besar, yaitu mencapai 81%. Bezel ultra-tipis tersebut juga merupakan kunci mengapa kedua laptop ini memiliki bodi yang sangat ringkas. [HBS]

 

Monster Hunter Online “Mati” pada Akhir 2019, Kenapa?

Telko.id, Jakarta – Pasar yang begitu besar dan potensial membuat banyak developer dan publisher berjuang keras untuk masuk ke pasar China. Namun, kebijakan ketat di negara tersebut membuat mereka kerepotan.

Developer dan publisher pun mengambil banyak strategi. Satu yang paling sering mereka lakukan adalah dengan bekerja dengan perusahaan raksasa lokal untuk bertindak sebagai publisher.

Terkadang, developer juga melepas sebuah versi berbeda yang dirilis hanya untuk pasar China. Namun, dengan cara itu, game biasanya berakhir jadi game online dengan format free to play.

Salah satunya datang dari Capcom yang sempat menawarkan Monster Hunter Online di pasar China. Eksis sejak tahun 2015 dan tersedia hanya di pasar China, Monster Hunter Online dipastikan akan mati pada akhir tahun 2019.

{Baca juga: 16 April, Ubisoft Rilis Game Anno 1800, Ini Spesifikasinya

Menurut Massivelypo, setelah eksis selama empat tahun dengan animo yang cukup besar dari gamer lokal, game yang hadir dengan visualisasi lebih baik dari Monster Hunter Frontier ini akan resmi ditutup pada 31 Desember 2019 nanti.

Alasannya, kontrak antara Tencent dan Capcom dikabarkan sudah berakhir dan tidak diperpanjang. Tencent tidak memiliki opsi lain selain mematikannya. Monster Hunter Online pun diputuskan mati pada akhir tahun 2019.

{Baca juga: Gearbox Software Pamer Cuplikan Game Borderlands 3}

Mengingat kondisi ini, Tencent tidak lagi menerima registrasi pemain baru untuk Monster Hunter Online. Sayang, tidak ada informasi lebih mendetail apakah ini memang pemutusan hubungan kerja sama permanen atau persiapan untuk kemungkinan rilis Monster Hunter Online dengan versi lebih baru.

Sumber: Massivelyop

Sebaiknya Jangan Pesan Hotel secara Online

Telko.id, Jakarta – Bagi Anda yang senang traveling, wajib tahu informasi penting ini. Menurut hasil penelitian perusahaan software, Symantec Corp yang baru saja dirilis belum lama ini, sebaiknya jangan memesan hotel secara online.

Sebab, menurut hasil penelitian, dua dari tiga website hotel secara tidak sengaja membocorkan detail pemesanan tamu dan data pribadi kepada situs pihak ketiga.

Itu sudah termasuk pengiklan dan perusahaan analisis, menurut penelitian yang dirilis oleh Symantec Corp pada hari Rabu.

Penelitian ini mengamati lebih dari 1.500 website hotel di 54 negara mulai hotel bintang dua hingga bintang lima. Penelitian ini muncul beberapa bulan setelah Marriott International mengungkapkan salah satu pelanggaran data terburuk dalam sejarah.

{Baca juga: Hotel Futuristik Alibaba Gunakan Robot Layani Tamu}

Meski demikian, Symantec mengatakan Marriott tidak termasuk dalam penelitian mereka. Symantec mengatakan, informasi pribadi yang dikompromikam meliputi nama lengkap, alamat email, detail kartu kredit, dan nomor paspor tamu.

Informasi rahasia ini dapat digunakan penjahat cyber yang tertarik untuk mengamati pergerakan para pebisnis profesional yang berpengaruh dan juga pegawai pemerintah.

“Meski bukan rahasia lagi bahwa pengiklan melacak kebiasaan penelusuran pengguna, dalam hal ini, informasi yang dibagikan dapat memungkinkan layanan pihak ketiga ini masuk ke reservasi, melihat detail pribadi, dan bahkan membatalkan pemesanan,” kata Candid Wueest, peneliti utama dalam penelitian ini.

Penelitian menunjukkan, kompromi biasanya terjadi ketika website hotel mengirim email konfirmasi dengan tautan yang memiliki informasi pemesanan langsung. Kode referensi yang dilampirkan pada tautan dapat dibagikan ke lebih dari 30 penyedia layanan yang berbeda, termasuk jaringan sosial, mesin pencari, jasa periklanan dan analitik.

Wueest mengatakan, 25 persen petugas privasi data webiste hotel yang terkena dampak tidak membalas Symantec dalam waktu enam minggu setelag diberitahu tentang masalah ini. Sementara, mereka yang merasa membutuhkan rata-rata baru merespons 10 hari setelahnya.

{Baca juga: Di Masa Depan, Paket Amazon Dikirim Pakai “Robot Scout”}

“Beberapa mengakui bahwa mereka masih memperbarui sistem mereka agar sepenuhnya sesuai dengan GDPR,” kata Wueest.

Pentingnya keamanan informasi ini merujuk pada undang-undang privasi baru Eropa, atau Peraturan Perlindungan Data Umum, yang diberlakukan sekitar setahun yang lalu. Undang-undang atau peraturan ini mengatur secara ketat tentang bagaimana organisasi seharusnya mengatasi masalah kebocoran data.

Sumber: NY Post