spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1257

Review Huawei P30 Lite: Versi Murah, Kualitas Menengah

Telko.idHuawei secara resmi sudah meluncurkan keluarga smartphone terbarunya Huawei P30 series, termasuk seri murahnya yang dijuluki Huawei P30 Lite. Smartphone versi murah ini ditawarkan bersamaan dengan dua saudaranya yang lain, yakni Huawei P30 dan Huawei P30 Pro.

Seperti namanya, P30 Lite akan menjadi varian murah dari keluarga seri P30. Itu sebabnya, Huawei membuang beberapa fitur utama dari seri kelas atasnya. Meski begitu, ponsel ini tetap ingin mempertahankan desain premium dan fitur kamera yang mumpuni.

Secara keseluruhan ponsel ini dibekali dengan fitur dan spesifikasi khas smartphone masa kini mulai dari layar lapang dengan tambahan poni mungil di atasnya, tiga kamera belakang dengan fungsionalitas yang berbeda hingga kinerja yang menjamin semua kebutuhan pengguna.

{Baca juga : Review Huawei P30 Pro: Kamera Masih Jadi Andalan}

Sesuai dengan target pasar yang dituju, Huawei P30 Lite hadir dengan banderol harga yang lebih murah, yakni Rp 4.299.000. Apakah dengan harga yang lebih murah, spesifikasi serta fitur yang ditanamkan membuat ponsel ini menjadi murahan? Kita akan mengulasnya dalam review P30 Lita yang dilakukan tim Telko.id ini.

Desain

Foto : Helmi/Telko.id

Dari segi desain, P30 Lite tidak jauh berbeda dari P30 dan P30 Pro. Layarnya yang mungkin sedikit lebih besar, dan bezel pada P30 Lite juga nampak lebih jelas dan sedikit tebal, terutama di sekitar dagu. Ada lekukan kecil yang terletak di bagian atas layar, dan di situlah kamera selfie berada. Tepat di atas yang merupakan lubang suara dan tersembunyi di dalamnya adalah notifikasi LED.

Bagian belakangnya berbentuk melengkung dengan material kaca 3D yang membuatnya lebih nyaman di tangan Anda, meski jujur kami bukan penggemar ponsel dengan material yang mengkilap. Lalu bagian belakang ada juga pemindai sidik jari dan pengaturan tiga kamera, sedikit menonjol dari tubuh perangkat. Tiga kameranya ditumpuk bersama, yakni kamera utama 24MP, kamera ultrawide 8MP, dan kamera bokeh 2MP.

Untuk tombol volume dan tombol power tersimpan di sebelah kanan. Di bagian bawahnya, Anda akan menemukan port USB-C dan satu speaker mono. Dan yang terakhir, tentunya jack headphone 3,5mm di mana Anda dapat mencolokkan headphone dengan kabel.

Kebetulan warna yang kami gunakan untuk review adalah hitam. Memang sih, salah satu yang paling mencolok tentang desain di bagian belakang adalah yang berkilau ketika menangkap beberapa cahaya, sehingga membuat ponsel terlihat lebih premium. Tetapi seperti halnya dengan sebagian besar smartphone yang memiliki desain kaca, dipastikan akan meninggalkan bekas sidik jari dan noda.

Layar

Foto : Helmi/Telko.id

Huawei P30 Lite hadir dengan layar FHD+ 6,15 inci dengan resolusi 2312 x 1080. Layar poni sedikit mengganggu saat menonton dalam layar penuh dan sekali lagi, ini cukup umum untuk semua smartphone yang memiliki poni, besar atau kecil.

Layarnya memberikan kontras yang bagus, dengan warna-warna cerah yang keluar mencolok dan kulit hitam menampilkan lebih tajam. Detailnya juga layak, berkat tampilan FHD+.

{Baca juga : Kelebihan 10 Smartphone Android Terkencang, Huawei P30 Pro Masih “Kedodoran”}

Smartphone ini memililiki kualitas layar yang baik untuk beragam aktivitas pengguna, menonton video dan melihat konten di layar sejauh ini merupakan pengalaman yang baik. Layarnya luar biasa untuk ponsel kelas menengah, meski kalah teknologi dengan Samsung Galaxy A50 yang sudah menggunakan teknologi Super AMOLED.

Performa

Foto : Maul / Telko.id

P30 Lite menggunakan prosesor Kirin 710 milik Huawei sendiri, ditambah dengan GPU Mali-G51. Ada 6GB RAM dan 128GB penyimpanan internal, dapat diperluas hingga 512GB. Pengenalan wajah, input kode sandi, dan pemindaian sidik jari relatif cepat dan akurat.

Meskipun prosesor ini bukan barang baru untuk lini menengah Huawei, tapi masih merupakan perangkat keras yang layak yang dapat memainkan game berat, karena dibekali CPU: 4 x Cortex-A73 2,2 GHz + 4 x Cortex-A53 1,7 GHz.

Asphalt dan Mobile Legends, misalnya, keduanya bekerja dengan baik pada pengaturan detail tertinggi. PUBG Mobile tetap dapat dimainkan saat grafik disetel ke sedang, meskipun itu akan berubah saat Anda memasuki pertempuran yang membutuhkan performa grafik. Namun, sebagian besar game tidak akan membuat Anda kesulitan dan dapat memainkannya dengan lancar, dengan asumsi Anda bukan seorang gamer hardcore.

Tugas-tugas seperti browsing, transfer file, streaming video, dan sejenisnya berjalan dengan lancar juga. Aplikasi terbuka dan beralih dengan cepat, bergerak dengan mulus di seluruh sistem operasi EMUI 9 berbasis Android Pie, dan respon sentuh juga bagus. Jujur kami belum menemukan hambatan signifikan saat penggunaan.

Berbicara tentang tolok ukur performanya dengan menggunakan AnTuTu yang kami lakukan mendapatkan skor 129.565 poin, sebanding dengan performa Asus Zenfone Max Pro M2 dengan skor 130251 dan juga Realme 3 dengan skor 132851.

Daya Tahan Baterai

P30 Lite memiliki baterai dengan kapasitas 3,340mAh di dalamnya, yang layak dan masih cukup untuk memberikan sebagian besar penggunaan sehari penuh. Kirin 710 telah dirancang dengan mempertimbangkan kinerja dan masa pakai baterai dan merupakan prosesor yang efisien saat menjalankan tugas yang tidak terlalu banyak menuntut.

Dalam pengujian  menggunakan AccuBattery, ponsel ini berhasil bertahan sehari dengan penggunaan normal sebelum perlu pengisi daya dicolokkan ke port USB-C-nya. Pengisian baterai dari 2% hingga 97% memakan waktu sekitar 1 jam 50 menit. Sedangkan untuk screen on time sekitar 5 jam 30 menit.

Kamera

Foto : Helmi/Telko.id

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, P30 Lite dilengkapi dengan tiga kamera belakang, yang terdiri dari kamera utama 24MP utama, ultrawide 8MP, dan kamera bokeh 2MP. Sementara di bagian depan ada kamera selfie 32MP.

Pertama, mari kita lihat kamera selfie-nya. Hasil test yang dilakukan memperlihatkan kamera selfie cukup bagus, dengan atau tanpa mode kecantikan AI. Meskipun, post-processing bisa menjadi sedikit terlalu berlebihan bagi sebagian orang. Ponsel ini juga bisa memanfaatkan lensa depan untuk mengambil foto dengan latar belakang buram. Ada juga berbagai pilihan bokeh jika Anda ingin mengaburkan latar belakangnya.

Untuk melihat bagaimana hasil jepretan kamera selfie-nya, berikut ini kami tunjukkan beberapa foto selfie yang kami ambil dengan P30 Lite:

Sedangkan untuk kamera utama 24MP, kualitas dan detail foto keluar cukup mengesankan. Saya bisa tersenyum lebar melihat hasilnya, karena warna berubah dalam kondisi cahaya alami. Namun, ceritanya ternyata sedikit berbeda di bawah kondisi cahaya rendah, dengan detail terlihat ada noise.

Sedangkan kamera ultrawide-nya, mungkin tidak terlalu mengesankan jika dibandingkan dua saudaranya yang lebih premium di jajaran P30. Meski begitum tetap saja gambarnya masih tampak hebat dengan jangkauan 120 derajat. Detailnya pun masih cukup tajam, dan terlihat bahkan dengan jangkauan luas yang ditangkapnya.

Kamera Utama
Fitur UltraWide

Untuk Mode Malam, smartphone ini butuh waktu empat detik untuk menyelesaikan pemrosesan bidikan yang diambil dalam Mode Malam. Anda harus memastikan tangan atau lengan Anda stabil karena gerakan sekecil apa pun dapat menghasilkan bidikan Night Mode terlihat buram. Noise juga terlihat pada foto Mode Malam, dan warnanya juga tampak pudar.

P30 Lite juga menawarkan berbagai mode pemotretan di aplikasi kamera default, termasuk HDR, Portrait, Panorama, dan AR Lens. Sebagian besar cukup jelas, seperti Night dan Portrait, sedangkan fitur lensa AR menggunakan kamera menghadap ke depan untuk menangkap ekspresi wajah real-time untuk menjalankan model 3D.

Baik kamera belakang dan depan memiliki fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk pengenalan pemandangan yang mengoptimalkan pengaturan kamera berdasarkan apa yang ditunjukkan oleh kamera dan juga tempat Anda memotret. Hal itu untuk membuat objek seperti bunga dan bangunan tampak lebih terang dan lebih berwarna. Kami menemukan AI sangat berguna, terutama ketika kami mencoba untuk mengambil gambar sesuatu secepat mungkin.

Ketika datang ke perekaman video, perangkat dapat merekam hingga 60fps. Untuk menjaga kamera tetap focus pada objek bergerak, P30 Lite memiliki fasilitas ‘Object Tracking’. Akan tetapi stabilisasi tetap sangat dibutuhkan. Jadi Anda perlu tangan yang stabil atau tripod jika ingin mengambil video yang layak.

Sistem Operasi

Mirip dengan anggota yang lebih premium, P30 Lite berjalan pada EMUI 9.0.1 dengan Android 9.0 Pie, sebagai sistem operasinya. Aplikasi diatur dalam beberapa layar secara default, tetapi Anda dapat mengubahnya menjadi gaya satu layar di pengaturan. Sedangkan untuk navigasi, ini juga dapat diubah dalam pengaturan juga. Jangan ragu untuk menggunakan navigasi tiga tombol tradisional atau memilih pengaturan berbasis gesture sebagai gantinya.

Aplikasi pra-instal di P30 Lite termasuk aplikasi Kesehatan, HiCare, dan aplikasi Phone Clone yang sangat berguna ketika Anda ingin mentransfer konten dari ponsel Huawei lama Anda ke yang baru ini. Fitur lain termasuk App Twin, Ruang Pribadi, Huawei Share, Proyeksi Nirkabel, dan Bantuan Cerdas. Seperti biasa, aplikasi dari Google juga sudah diinstal sebelumnya.

Ada ruang penyimpanan 128GB di P30 Lite, memiliki pra-instal aplikasi tidak banyak masalah. Masih ada banyak ruang untuk aplikasi yang ingin saya instal, dan jika saya kehabisan penyimpanan, P30 Lite dapat mengakomodasi lebih banyak melalui ekspansi microSD.

Kesimpulan

Foto : Helmi / Telko.id

Satu seri dengan berbagai macam varian sepertinya sedang menjadi trend. Tidak cuma Samsung dengan Galaxy S10 series-nya, Huawei pun kini mengeluarkan P30 series dengan tiga varian, salah satunya adalah P30 Lite. Varian ini memang sangat berbeda mulai dari desain, performa bahkan fitur kamera-nya. Selain itu, tentu saja harganya juga lebih murah dibandingkan dua saudaranya.

Untuk performa, baik saat pemakaian normal maupun ketika bermain game, ponsel ini dapat menanganinya dengan cukup baik. Anda juga dapat menggunakannya seharian, dan bisa mengisi baterainya dengan relatif cepat, berkat fitur pengisi daya cepat yang disertakan.

Secara keseluruhan, P30 Lite cuma memakai embel-embel “P30”, namun secara fitur sangat jauh berbeda. Apalagi kamera yang digadang-gadang menjadi nilai terbaik dari P30 series, tidak nampak pada ponsel ini. Padahal, harusnya kamera P30 Lite bisa lebih baik. Tapi bagi Anda yang mencari ponsel dengan harga murah meriah, P30 Lite bisa jadi pertimbangan.

 

Kelebihan Kekurangan
  • Desain simple
  • Layar FHD +
  • Port audio 3,5mm
  • Kamera sudut lebar
  • Kamera selfie
  • Bekas Sidik jari dan noda ada bodi
  • Mode malam tidak begitu mengesankan
  • Tidak ada NFC

 

 

 

Game Baru Naruto Slugfest Hadir di Android

Telko.id, Jakarta – Naruto sudah memiliki hampir lima judul game di platfrom mobile. Sebut saja Naruto x Boruto Ninja Voltage, Naruto Shippunden: Ultimate Blazing, dan Naruto OL.

Ke depan,  ada lagi game terbaru Naruto yang akan memiliki judul resmi Naruto Slugfest. Game garapan GameSamba itu bisa dibilang menjadi game terbaik Naruto di platfrom Mobile.

Alasannya, game tersebut mengusung genre Action MMORPG dengan tampilan yang memukau dan didukung berbagai fitur menarik. Bagi yang tertarik, bisa mengunduhnya melalui ApkPure.

{Baca juga: Ubisoft Rilis Game Baru Watch Dog 3? Ini Bocorannya

Hal yang membuat Naruto Slugfest menjadi game menarik adalah kualitas tampilan yang di atas rata-rata game Android pada umumnya. Penggambarannya begitu indah dan hidup.

Menurut Enduins,  game Naruto Slugfest mengusung genre baru dan berbeda ketimbang game-game Naruto sebelumnya yang ada di platfrom Andorid. Naruto Slugfest merupakan game Action MMORPG.

Naruto Slugfest menyajikan real-time battle system. Pemain bebas untuk bergerak dan menyerang musuh dengan berbagai skill. Naruto Slugfest menawarkan kebebasan kustomisasi karakter.

{Baca juga: Gearbox Software Pamer Cuplikan Game Borderlands 3}

Naruto Slugfest juga menawarkan eksplorasi, grinding, serta berbagai quest yang bisa diselesaikan secara party. Kendati demikian, Naruto Slugfest tetap akan menghadirkan berbagai karakter dan cerita dari Franchise Naruto. [BA/HBS]

Sumber: Enduins

Pamer Foto di Instagram, Bintang TV Ini Panen Cemoohan

Telko.id, Jakarta – Bintang TV asal Inggris, Charlotte Crosby, menjadi bahan cemoohan netizen. Artis reality show tersebut tiba-tiba mengubah penampilan. Wajahnya malah jadi tampak “berantakan” gara-gara dampak oplas alias operasi kecantikan.

Menurut laporan The Sun, Crosby terlalu banyak melakukan suntik (filler) dan botox. Penampilannya kini berubah drastis ketimbang saat kali pertama kali membintangi acara televisi Geordie Shore pada 2011. Ia tak lagi cantik seperti dulu.

Seperti dikutip Telko.id, Jumat (26/4/2019), awalnya wajah Crosby tampak natural dan anggun. Sayang, seiring waktu berjalan, perempuan 28 tahun ini justru terobsesi dengan dunia kecantikan, bahkan sampai berlebihan.

{Baca juga: Tak Sadar “Ditonton”, Reporter TV Ini Histeris Lihat Idolanya}

“Semula, saya hanya melakukan operasi payudara. Beberapa waktu kemudian, saya keterusan sehingga memutuskan melakukan suntik dan botox. Wajah saya pun jadi terasa kaku dan terlihat sangat tak alami,” terang Crosby.

Sekarang, wajah Crosby mendadak terlihat tua. Wajahnya amburadul tak beraturan. Hidung dan pipinya berbentuk aneh. Saat mengunggah foto terkini di Instagram, netizen langsung memberondong dengan komentar bernada cemoohan.

Crosby memang suka pamer foto di media sosial. Karenanya, ia cuek saja ketika mengunggah foto di Instagram dengan wajah hancur lebur gara-gara tindakan suntik dan botox. Komentar miring pun seolah tidak ia pedulikan.

{Baca juga: Wow, 5 Game Streamer Indonesia Ini Mirip Artis Korea Lho!}

Sekira 2016 silam, Crosby sempat membuat para pria ternganga. Ia memamerkan bagian tubuhnya dalam sebuah foto di Instagram. Ia memperlihatkan bagian perut hingga paha, tetapi dengan kondisi tanpa sehelai benang pun. [SN/HBS]

Sumber: The Sun

 

TikTok Travel Kampanyekan Destinasi 10 Bali Baru

Telko.id, Jakarta – TikTok dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan kerjasama untuk mengkampanyekan destinasi wisata di Indonesia. Mereka secara resmi meluncurkan kampanye global bertajuk “Tiktok Travel x Wonderful Indonesia”.

Kerjasama ini bertujuan untuk memperkenalkan aneka destinasi pariwisata di Indonesia, yang dikenal sebagai 10 Bali Baru.

Menurut Kepala Kebijakan Publik TikTok untuk Indonesia, Malaysia dan Filipina, Donny Eryastha tujuan kerjasama ini adalah untuk menghidupkan keindahan yang ditawarkan Indonesia melalui platform TikTok.

“TikTok mengajak penggunanya untuk mengabadikan momen perjalanan favorit mereka dengan teknologi canggih dan alat yang mudah digunakan dan diakses dari perangkat mobile mereka,” kata Donny di Jakarta, Jumat (26/04/2019)

Kampanye ini akan fokus pada 10 tempat di seluruh Indonesia atau yang lebih dikenal dengan “10 Bali Baru” sebagai destinasi wajib yang harus dikunjungi. Melalui kampanye ini TikTok ingin berkontribusi untuk memperkenalkan banyak destinasi tersebut.

“Ini adalah bentuk kontribusi kami, tanggungjawab kami untuk mendukung pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Indonesia,” tambah Donny.

{Baca juga: TikTok Hilang dari App Store dan Play Store di India}

Adapun destinasi pariwisata “10 Bali Baru” yang merupakan bagian dari kampanye adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Kepulauan Seribu di Jakarta, Tanjung Lesung di Banten, Candi Borobudur di Jawa Tengah dan Gunung Bromo di Jawa Timur.

Selain itu ada Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara dan Pulau Morotai di Maluku Utara.

Kampanye ini sendiri bisa diikuti oleh pengguna TikTok. Caranya pengguna dapat menggunakan stiker #WonderfulIndonesia di TikTok dan mengabadikan momen terbaik saat mengunjungi Gunung Bromo, berjemur di Kepulauan Seribu atau destinasi lain yang ada di Indonesia.

“Setelah merekam momen terbaik mereka, pengguna perlu memberi tag pada postingan dengan tagar #Wonderful Indonesia,” tutur Donny.

{Baca juga: Wow! TikTok Saingi Facebook dengan 1 Miliar Unduhan}

Pemerintah pun menyambut baik kampanye ini. Ketua II Tim Co-Branding Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata RI Priyantono Rudito menilai jika kerjasama dengan TikTok bisa membuat pariwisata Indonesia semakin dikenal masyarakat dunia.

“10 Bali Baru hanyalah sebagian dari keindahan yang ada di Indonesia dan kami berharap para wisatawan dapat berkunjung sendiri ke tujuan wisata tersebut,” kata Priyantono. [NM/HBS]

Catat! Ini Tanggal Peluncuran Duo Oppo Reno di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Oppo Reno dan Oppo Reno 10x Lossless Zoom dipastikan akan diluncurkan di Indonesia. Namun, belum diketahui kapan persisnya kedua smartphone ini diperkenalkan ke konsumen di Tanah Air.

Ketika disodorkan pertanyaan tersebut, PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto memberikan bocoran tanggalnya.

Untuk Oppo Reno, smartphone itu akan diluncurkan pada awal kuartal II-2019 atau sekitar bulan Mei hingga Juni 2019.

{Baca juga: Baru Dirilis, Oppo Reno Langsung “Ngegas” di AnTuTu Benchmark}

“Reno duluan diluncurkan, perkiraan Mei – Juni atau awal kuartal II,” katanya saat ditemui tim Telko.id usai Oppo Reno 10x Lossless Zoom Experience Event di Jakarta, Jumat (26/04/2019).

Sementara untuk Oppo Reno 10x Lossless Zoom, Oppo Indonesia  sebenarnya ingin meluncurkan smartphone flagship itu secepat mungkin ke Indonesia. Tapi gara-gara alasan tertentu, hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Penyebabnya, Oppo Reno 10x Lossless Zoom baru saja diperkenalkan di China pada pertengahan Mei, sementara secara global baru tanggal 24 April.

Sehingga tidak mungkin pada bulan Mei smartphone ini dirilis di Indonesia karena harus melalui berbagai macam proses, termasuk TKDN.

“Pertengahan Mei di China dijual resmi. Secara global 24 April kemarin, jadi tidak mungkin bulan Mei tiba-tiba ada (di Indonesia) Bisa jadi akhir Mei atau Juni,” jelasnya.

Oppo Reno sendiri merupakan versi standar dengan spesifikasi kelas menengah atas. Smartphone ini mengusung layar berjenis OLED berukuran 6,4 inci beresolusi Full HD+ dengan dukungan sensor sidik jari di dalamnya.

Reno ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710, RAM 6GB/8GB, ROM 128GB/256GB, dan baterai berkapasitas 3,765 mAh yang didukung teknologi VOOC 3.0.

Smartphone ini hadir dengan kamera ganda dengan sensor 48MP sebagai lensa utama dan 5 MP. Sementara kamera depannya mengusung pivot rising camera 16 MP.

{Baca juga: Berkualitas! Ini Hasil Foto Malam dari Kamera Oppo Reno}

Sedangkan Reno 10x Lossless Zoom, punya layar OLED 6,6 inci beresolusi Full HD+ dengan dukungan sensor sidik jari di dalam layarnya.

Digunakanproses flagship Qualcomm Snapdragon 855, RAM 6GB/8GB, ROM 128GB/256GB, serta baterai berkapasitas 4,065 mAh dengan VOOC 3.0.

Ada tiga kamera belakang di smartphone ini, masing-masing konfigurasinya adalah lensa utama 48MP Sony IMX586, lensa wide-angle 8MP, dan lensa telephoto 13MP yang bisa memperbesar gambar 5x optical-zoom dan 10x hybrid-zoom. (FHP)

Pria Ini Kirim Abu Kremasi Kucing Kesayangannya ke Orbit Bumi

Telko.id, Jakarta – Steve Munt begitu sayang kepada hewan peliharaannya. Belum lama ini, kucing kesayangannya mati, ia sangat sedih. Steve pun berencana membuat pemakaman bersejarah untuk Pikachu, nama sang kucing.

Dilansir laman Space, Steve akan memakamkam jasad Pikachu ke luar angkasa, tepatnya di orbit Bumi. Maklum, selama ini, ia memang dikenal sebagai seorang pemerhati antariksa. Ia kini sedang menggalang dana pemakaman.

“Pikachu akan mendapat perpisahan terakhir. Perpisahan yang istimewa bagi seekor kucing. Ia akan dikremasi. Kemudian, abunya bakal saya kirim ke luar angkasa,” tulis Steve di laman GoFundMe, situs penggalaman dana.

{Baca juga: NASA Bawa 20 Tikus ke Luar Angkasa, Untuk Apa?}

Dikutip Telko.id, Jumat (26/4/2019), keinginan Steve sepertinya akan terwujud.  Sebuah perusahaan bernama Celestis secara terang-terangan menawarkan bantuan. Selama ini, Celestis sudah biasa melakukannya untuk manusia.

Steve mengatakan, abu kremasi Pikachu bakal dikirim ke luar angkasa menggunakan sebuah satelit. Pengiriman abu kremasi dilakukan dalam sebuah acara peluncuran yang diagendakan berlangsung pada 18 bulan mendatang.

Penggalangan dana untuk mengirim abu kremasi Pikachu ke orbit Bumi sudah dilakukan oleh Steve sejak dua bulan lalu di GoFundMe. Sampai 25 April 2019, ia sudah berhasil mengumpulkan USD 1.535 dari target USD 5.000.

{Baca juga: Teleskop Hubble Tangkap Bintik Hitam Raksasa di Neptunus}

Jumlah sebesar itu merupakan biaya jasa Celestis untuk menebar abu kremasi Pikachu ke luar angkasa. Celestis menyebut, abu kremasi Pikachu akan ditempatkan di orbit Bumi untuk memasuki atmosfer dan perlahan sirna.

https://www.space.com/first-cat-space-burial-celestis.html

Ini Tarif Sewa Jaringan Palapa Ring Tengah

Telko.id, Jakarta – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo telah menetapkan tarif penggunaan jaringan serat optik pake Palapa Ring Tengah. Penetapan tarif tersebut karena jaringan ini telah beroperasi sejak Desember 2018 dan sudah melalui masa uji coba komersial.

BAKTI, seperti dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo, Jumat (26/04/2019), menetapkan dua tarif penggunaan Palapa Ring Tengah, yaitu tarif penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwith, dan tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fibre.

“Setiap pengguna jasa penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwith hanya dapat menggunakan maksimal 10 Gbps,” kata Plt. Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu.

Masing-masing tarif pun dibedakan berdasarkan cakupan daerah dan penggunaan bandwith. Harga sewanya pun bisa sekitar Rp 9 juta hingga Rp 96 juta setiap bulannya.

{Baca juga: Palapa Ring akan Samakan Skema Tarif Internet di Indonesia}

“Adapun tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark ditetapkan berdasar pertimbangan biaya per unit layanan dengan memerhatikan nilai investasi, harga pasar, dan panjang kabel,” tambah Ferdinandus.

Terdapat skema diskon yang telah ditetapkan untuk empat pelanggan pertama Palapa Ring Tengah perhitungan 1/(n+1). Dimana untuk pengguna jasa pertama akan diberikan diskon 50%, dan pengguna jasa kedua akan diberikan diskon 33% yang berlaku selama 12 bulan dan untuk pengguna jasa kelima akan diberikan harga normal.

{Baca juga: Palapa Ring Paket Timur Hampir Rampung, Ini Pesan Menkominfo}

Sehubungan dengan hal tersebut, BAKTI mengajak seluruh penyelenggara jaringan untuk dapat memanfaatkan Palapa Ring paket Tengah. BAKTI merupakan unit organisasi keuangan Badan Layanan Umum, yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Kominfo Rudiantara.

Perusahaan ini memiliki tugas melaksanakan pengelolaan pembiayaan Kewajiban Pelayanan Universal dan penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi dan informatika.

Program yang dilakukan BAKTI antara lain Palapa Ring (BAKTI Paring), Penyediaan Akses Internet (BAKTI Aksi), Penyediaan BTS (BAKTI Sinyal) dan Satelit Multifungsi (BAKTI Satria). [NM/HBS]

Sony RX0 II, Kamera Ringkas Buat Vlogging

0

Telko.id, Jakarta – Sony hari ini memperkenalkan kamera ringkas premium yang diklaim paling kecil dan ringan di dunia yakni Sony RX0 II. Kamera kecil ini menawarkan perekaman video internal 4K, layar LCD yang dapat ditekuk hingga 180 derajat yang cocok buat aktifitas video blog atau Vlogging.

Menurut President Director PT. Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama, kamera terbarunya ini memang bertujuan menjadi perangkat untuk aktivitas vlogging dan aktivitas luar ruangan lainnya.

“RX0 II adalah kamera ideal untuk tipe perjalanan apa pun dan akan bekerja dengan baik sebagai kamera foto maupun video untuk jangkauan skenario pengambilan foto dan vlog yang sangat luas,” kata Kazuteru Makiyama,” kata Kazuteru di Jakarta Jumat (26/04/2019)

Kamera ini memang terbilang ringan. Menurut Head of Digital Imaging Product Marketing PT. Sony Indonesia, Takatsugu Yamamoto, ukuran kamera ini hanya 59mm x 40,5mm x 35mm dengan berat 132 gram saja.

“Ini menjadikan kamera RX0 II bisa dibawa kemana pun, kapan pun dan dimana pun,” kata Takatsugu.

RX0 II memiliki sensor gambar bertumpuk tipe 1.0  dengan 15,3 megapiksel dengan prosesor BIONZ X. Selain itu RX0 II mengedepankan lensa wide-angle fixed ZEISS Tessar T 24mm yang memberikan reproduksi warna indah.

“Dengan prosesor BIONZ X yang terbaru memberikan kualitas foto maupun video dengan sensitivitas luas yaitu ISO 8011 sampai 12800,” ujar Takatsugu.

Terkait kualitas video Sony RX0 II memiliki perekaman video internal berkualitas 30p 4K dengan pixel yang mampu mengumpulkan sekitar 1,7 kali jumlah data dengan stabilitasi yang bagus. Kamera ini  mengedepankan Anti-distortion Shutter hingga 1/32000 detik dan dapat mengambil gambar hingga 16 fps, untuk menangkap momen emosi pada wajah subjek.

“Sony RX0 II memiliki autofokus dengan akurasi yang tinggi dan cepat,” tambahnya.

Daya tahan kamera ini juga bagus. Sony RX0 II tahan air hingga kedalaman 10 meter, tahan ketika jauh dengan ketinggian maksimal 2 mter serta tahan tindihan hingga tekanan 200 kg, sehingga tidak perlu khawatir jika pengguna mengalami sedikit insiden ketika beraktifitas.

“Kamaera ini tahan air, tahan banting dan tahan terhadap tekanan hingga 200 kg,” tutur Takatsugu.

Terakhir terkait harga, Sony RX0 II akan tersedia di Indonesia pada akhir bulan Mei dengan harga Rp 9.990.000. Adapun jika Anda berminat maka pihak Sony membuka pre-order dari tanggal 27 April 2019 hingga 12 Mei 2019 di retail dan website resmi Sony. [NM/HBS]

Nepal Batalkan Pemblokiran PUBG Mobile

Telko.id, Jakarta – Gamer di Nepal kini bisa bernafas lega, karena pemerintah negara tersebut telah membatalkan rencana pemblokiran PUBG Mobile. Kabarnya, pembatalan dilakukan secara langsung oleh Mahkamah Agung Nepal.

Seperti diketahui, pada awal April 2019, pemerintah Nepal mengikuti jejak pemerintah India yang menilai PUBG memiliki dampak buruk dan secara langsung membahayakan kesehatan pemainnya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menyatakan telah melakukan investigasi atas kebijakan pemblokiran PUBG mobile. Lembaga tersebut ingin memastikan bahwa kebijakan tersebut adil dan cukup beralasan.

{Baca juga: Khawatir Anak Jadi Kecanduan Game, Nepal Blokir PUBG

Namun, menurut Times of India, Mahkamah Agung menyatakan bahwa pemblokiran tidak beralasan. Mahkamah Agung cemas pemblokiran justru akan membatasi kebebasan individu di negara tersebut.

Hal ini sedikit berbeda dengan kebanyakan kasus di India yang membuat sebagain pemerintah daerah memblokir PUBG Mobile. Angka kecelakaan dan kasus kekerasan di India kerap dikaitkan dengan sikap buruk pemainnya yang dinilai kecanduan oleh game ini.

Bahkan pemerintah provinsi di India tidak segan menangkap masyarakat yang ketahuan bermain game PUBG Mobile di tempat umum dengan bantuan pihak kepolisian. Beberapa bulan lalu di Indonesia, PUBG Mobile juga jadi bahan perdebatan apakah pantas diblokir atau tidak.

{Baca juga: Gamers di India Cuma Bisa Main PUBG Enam Jam per Hari}

Sebagian pihak termasuk media beranggapan bahwa PUBG Mobile berkaitan dengan aksi teror penembakan di dua masjid yang ada di kota Christchurch, Selandia Baru. Perdebatan muncul karena dugaan bahwa aksi teror terinspirasi game PUBG Mobile. [BA/HBS]

Sumber: Times of India

Grup WhatsApp Masih Dipakai Sebar Video Pelecehan Anak

Telko.id, Jakarta Grup WhatsApp masih terus digunakan untuk berbagi video pornografi pelecehan anak di India. Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan organisasi keamanan siber di negara tersebut.

Menurut laporan The Next Web, penyebaran video pelecehan seksual anak masih berlangsung di India meski WhatsApp mengklaim memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap penyebaran konten tersebut.

Dalam penyelidikan yang dilakukan selama dua minggu pada Maret 2019, Cyber Peace Foundation (CPF) menemukan lusinan kelompok WhatsApp dengan ratusan anggota para predator anak.

Grup-grup WhatsApp itu diidentifikasi melalui aplikasi penemuan grup publik WhatsApp yang dilarang oleh Google Play pada Desember 2018 lalu.

{Baca juga: Duh! Banyak Group WhatsApp Sebar Konten Pornografi Anak}

Faktanya, grup tersebut masih dapat ditemukan secara mudah melalui pencarian Google. Aplikasi untuk menemukan grup-grup publik WhatsApp itu memang sudah dilarang di Play Store, tetapi pengguna bisa mengunduh file instalasi yang tersedia online di tempat lain.

Nitish Chandan, seorang spesialis cyber security yang juga manajer proyek CPF, menemukan bahwa anggota grup WhatsApp biasanya diminta untuk menggunakan tautan undangan dan kemudian dipanggil untuk bergabung dengan kelompok yang lebih pribadi menggunakan nomor virtual.

WhatsApp memang kerap menjadi saluran penyebaran konten pelecehan seksual terhadap anak. Akhir Desember 2018, tersiar kabar bahwa aplikasi pihak ketiga untuk menemukan grup WhatsApp menyertakan bagian “dewasa” yang menawarkan tautan undangan untuk bergabung.

{Baca juga: Tegas! Apple Blokir Tumblr Karena Pornografi Anak}

Di dalamnya terdapat pengguna yang memperdagangkan gambar eksploitasi anak. Beberapa waktu sebelumnya, penyebaran berita bohong (hoaks) melalui WhatsApp di India juga memicu perselisihan hingga menyebabkan korban jiwa. [BA/HBS]

Sumber: The Next Web