Telko.id, Jakarta – Dari semua episode Game of Thrones The Last of the Starks, yang paling mengejutkan adalah kemunculan secangkir kopi Starbucks. Apakah kesalahan tersebut merupakan yang paling fatal?
Menurut Bernie Caulfield, produser eksekutif film itu, keberadaan cangkir kopi Starbucks di satu episode Game of Thrones The Last of the Starks merupakan kesalahan sederhana. “Kami minta maaf!,” katanya.
Namun demikian, Caulfield menegaskan bahwa kesalahan seperti itu jarang terjadi dalam sebuah tayangan film. Beruntung, meski memalukan bagi HBO, publik tampak menganggapnya sebagai sebuah lelucon.
{Baca juga:HBO Diretas, Episode Game of Thrones Season 7 Tersebar}
Menurut The Verge, sejauh ini belum ada kabar, apakah HBO akan memperbarui episode untuk menghilangkan cangkir kopi Starbucks yang “salah tempat” tersebut. Yang jelas, cangkit itu masih tampak dalam trailer.
Pada kesempatan sama, dikutip Telko.id, Selasa (7/5/2019), HBO telah merilis pernyataan, mengonfirmasikan bahwa “latte” yang muncul dalam episode Game of Thrones The Last of the Starks adalah kesalahan.
HBO menegaskan, keberadaan cangkir kopi Starbucks itu bukanlah bagian dari kerja sama iklan. Para penggemar pun meminta kepada HBO untuk segera menghilangkannya serta berharap kejadian serupa tak terulang.
Asal tahu saja, dalam Game of Thrones The Last of the Starks terdapat adegan seluruh karakter yang tersisa merayakan kemenangan usai Battle of Winterfell mengalahkan Night King. Namun, di sana justru ada cangkir Starbucks.
{Baca juga: Awas! Hacker Sebar Malware via Game of Thrones
Gelas yang ada di depan karakter Daenerys Targeryen begitu jelas merupakan kopi panas berlambang Starbucks dengan tutup warna putih. Kan, tidak ada gerai Starbucks di Westeros yang berlatar era medieval? [SN/HBS]
Telko.id, Jakarta – Sebuah video memperlihatkan sekumpulan manusia yang dirancang oleh algoritma kecerdasan buatan atau teknologi AI (artificial intelligence) milik DataGrid.
Startup yang berbasis di Kyoto University Jepang itu merancang setiap manusia dengan pose, pakaian, gaya rambut, serta sikap yang berbeda. Tampilannya menakjubkan.
Menurut terjemahan teks yang menyertai video, para peneliti menggunakan Generative Adversarial Network atau GAN untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi (1024 × 1024).
{Baca juga: Peneliti Kembangkan Teknologi AI untuk Deteksi Alzheimer}
Mereka mengatakan bahwa hal semacam itu berguna untuk berbagai keperluan, seperti menciptakan model virtual untuk industri periklanan maupun mode.
GAN melibatkan satu jaringan saraf tiruan yang berfungsi untuk “membodohi” jaringan lain sehingga orang tida bisa membedakan gambar manusia aslidengan yang dihasilkan komputer.
Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telko.id, Selasa (7/5/2019), untuk melihat versi berbeda dari video tersebut, silakan buka situs ThisPersonDoesNotExist.com.
Teknologi yang diterapkan oleh DataGrid sangatlah mengesankan. Di lain sisi, teknologi itu merupakan sesuatu yang belum sepenuhnya dipahami oleh manusia.
{Baca juga: Riset: Teknologi AI akan Semakin Banyak Digunakan di 2019}
Lewat teknologi tersebut, suatu hari nanti AI akan benar-benar berguna untuk memerangi disinformasi serta memfilter berita palsu atau hoaks di dunia maya. [SN/HBS]
Telko.id, Jakarta – Video game Lego sungguh luar biasa. Permainan tersebut begitu lucu, kreatif, menantang, dan cocok untuk segala usia. Game itu hadir dalam paket The Humble Lego Games Bundle.
Di dalamnya terdapat delapan pertandingan Lego. Siapapun bisa mengaksesnya hanya dengan membeli senilai USD 12 atau sekitar Rp 172 ribu. Sebagian uang pembelian bahkan disumbangkan untuk amal.
Di dalamnya terdapat dua permainan Harry Potter, tiga Batman, Videogame Film Lego, Lego City Undercover, dan Lego Worlds. Masing-masing game mendapatkan lisensi Windows yang bisa didapatkan di Steam.
{Baca juga: Asyik! Game Tony Hawk Hadir di Android dan iOS}
Jika belum pernah memainkan game Lego baik via PC, konsol, atau perangkat seluler, Anda jangan khawatir. Game-game yang tersedia sungguh ramah anak. Tidak ada suguhan kekerasan, apalagi duel berdarah-darah.
Awal 2018, Lego, menjalin kerjasama dengan Tencent. Kedua perusahaan tersebut sepakat untuk bersama-sama mengembangkan game online dan juga jejering sosial yang menargetkan anak-anak di China.
Perusahaan mainan asal Denmark itu melihat ada perlambatan pertumbuhan penjualan game dalam beberapa tahun terakhir. Sebaliknya, di pasar China, penjualan Lego tumbuh sebesar 25-30 persen pada 2016.
{Baca juga:Rockstar Games Segera Rilis Grand Theft Auto VI?}
Untuk masuk ke China, Lego harus bersaing ketat dengan Barbie Mattel Inc. and Hasbro, perusahaan produsen My Little Pony. Perusahaan itu menguasai pasar mainan di China dengan nilai penghasilan mencapai USD 31 milyar. [BA/HBS]
Telko.id, Jakarta – Apple punya kebiasaan diam-diam ketika mengakuisisi perusahaan lain. Tanpa banyak orang tahu, Apple kerap membeli perusahaan rintisan dalam tempo yang tidak masuk akal.
CEO Tim Cook mengatakan bahwa Apple membeli perusahaan baru rata-rata setiap dua minggu hingga tiga minggu. Dalam enam bulan terakhir saja, Apple sudah membeli puluhan perusahaan.
“Setengah tahun, Apple membeli 20 perusahaan sampai 25 perusahaan. Frekuensinya sesering saya membeli kebutuhan pokok di toko,” ujarnya, dikutip Telko.id dari The Verge, Selasa (7/5/2019).
{Baca juga: Apple Akuisisi Startup yang Pernah Bantu Google}
Yang tak kalah mengagetkan, untuk membeli perusahaan sebanyak itu, Apple hanya mengeluarkan uang sebesar USD 225,4 miliar. Jumlah tersebut terbilang kecil untuk proses akuisisi perusahaan.
Tahun lalu, Apple mengalami perlambatan penjualan iPhone selama empat bulan terakhir. Akibatnya, pendapatan perusahaan pun turun sebesar 15 persen ketimbang tahun sebelumnya.
Menurut laporan pendapatan Apple, iPhone yang digunakan secara aktif saat ini berjumlah lebih dari 900 juta perangkat. Apple Watch, iPad, iPod, dan Mac juga masih dipakai oleh banyak konsumen.
Sampai awal 2019, total perangkat buatan Apple yang digunakan oleh konsumen mencapai 1,4 miliar unit. Sayang, Apple tidak menjelaskan detail terkait angka pengguna masing-masing produk.
{Baca juga: Apple Rekrut Eks Karyawan Tesla, Demi Apple Car?}
Apple mengonfirmasi bahwa jumlah total penggunanya bertumbuh sebanyak lebih dari 100 juta dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Angka itu meningkat sebesar 40 persen dibanding 2016. [SN/HBS]
Telko.id, Jakarta – Robot tidak hanya diplot untuk membantu kegiatan manusia di masa sekarang dan masa depan, tapi juga menjadi “tempat pelampiasan“. Ya, baru-baru ini telah dikembangkan “robot pelampiasan” yang siap dipukul, ditusuk, dibanting, dan dimarahi untuk membantu manusia melampiaskan emosi mereka.
Dilaporkan Engadget, seperti dilansir Telko.id pada Selasa (07/05/2019), peneliti dari Universitas Carnegie Mellon, Amerika Serikat telah menciptakan robot yang dirancang untuk dipukul, ditusuk bahkan dimarahi.
Pembuatan robot pelampiasan yang menjadi objek katarsis ini dipimpin oleh Michael Luria dan dibantu oleh Amit Zoran dan Jodi Forlizzi. Luria dan tim menciptakan 4 objek katarsis yang dirancang untuk menangani berbagai emosi dan perilaku.
{Baca juga: Di Jepang Ada Museum Robot Lovot yang Jadi “Teman Curhat”}
Objek pertama terlihat seperti bantal sofa berwarna hitam. Robot ini dirancang untuk ditusuk-tusuk, dan setelah ditusuk, robot itu mulai bergetar sampai pengguna merasa lega.
Kemudian objek kedua, terlihat seperti batu kristal. Robot itu dirancang bagi pengguna yang ingin meluapkan emosinya secara verbal, dan kristal tersebut akan menyala ketika pengguna mengeluarkan kata-kata emosionalnya.
Lalu objek ketiga, dengan bentuk seperti robot boneka. Robot ini akan tertawa dengan suara yang menjengkelkan, dan baru akan berhenti ketika kita memukulnya atau membantingnya ke permukaan tanah.
Objek keempat, memungkinkan pengguna untuk menulis pesan pribadi pada ubin keramik dan memusnahkannya dengan palu. Saat ubin pecah, objek mulai memancarkan cahaya dan suara.
{Baca juga: Rusia Mulai Gunakan Robot Sebagai Pembaca Berita}
Diungkapkan oleh para peneliti, ketika seseorang tidak punya pilihan selain marah, maka mengeluarkan kemarahan pada robot merupakan opsi yang tepat.
“Kami tidak ingin mengambil emosi negatif terhadap orang lain, tetapi kami juga sering tidak mengeluarkan energi itu ketika kami sendirian. Mungkin ada brankas ruang untuk mengekspresikan emosi negatif dengan teknologi,” kata Luria. (NM/FHP)
Telko.id, Jakarta – Yusaku Maezawa, calon turis pertama ke Bulan, dikabarkan sedang mengalami krisis keuangan. Informasi menyebut, kabar Yusaku Maezawa bangkrut lantaran ia tak lagi bisa mengangsur pembayaran plesiran ke orbit bersama SpaceX.
Kabar tersebut terungkap lewat cuitan Maezawa di Twitter. Melalui akun Twitter, ia mengaku telah mendaftarkan beberapa barang seni berharga miliknya ke balai lelang Sotheby’s di New York, Amerika Serikat.
Maezawa yang kini berusia 44 tahun, menyatakan dua karya seni miliknya akan dilego pada 16 Mei 2019. Dua karya seni itu adalah lukisan karya Ed Ruscha seharga USD 3 juta atau Rp 42,8 miliar dan lukisan Andy Warhol senilai USD 2 juta atau Rp 28,5 miliar.
{Baca juga: Hadapi AI, Elon Musk akan Ubah Manusia jadi Cyborg}
Kabar kebangkrutan Maezawa terbukti kala seorang pengikut menanyakan apakah keputusan menjual barang-barang seni lantaran dirinya sedang krisis keuangan atau tidak. “Saya kehabisan uang gara-gara sering belanja,” katanya menjawab.
— Yusaku Maezawa (MZ) 前澤友作 (@yousuck2020) May 4, 2019
Namun, dilansir Observer, seperti dikutip Telko.id, Selasa (07/05/2019), banyak pihak meragukan kebenaran kabar tersebut. Apalagi, saat menjawab pertanyaan, bos Zozotown itu menyertakan emoticon tertawa.
{Baca juga: Cuitan Miliarder asal Jepang Pecahkan Rekor Retweet}
Selama ini, Maezawa memang terkenal boros. Dua tahun lalu, ia menghabiskan USD 110 juta atai Rp 1,5 triliun untuk lukisan Jean-Michel Masquiat. Ia bahkan pernah memborong lukisan karya pelukis serupa senilai total USD 98 juta atau Rp 1,3 triliun.
Belum cukup, awal tahun lalu, Maezawa memberi hadiah senilai 1 juta yen kepada 100 pengikut di Twitter. Mereka hanya bertugas membagikan ulang cuitan Maezawa mengenai keisengan bagi-bagi uang tersebut. (SN/FHP)
Telko.id – Sama seperti mengambil foto, perlu waktu bagi kita untuk bisa merekam video dengan baik dan benar agar dapat menghasilkan video yang berkualitas. Untuk masuk ke tahap tersebut, tentu kita harus mempelajari berbagai teknik dasar kamera dalam merekam video, seperti teknik camera movement.
Nah, dalam tulisan kali ini tim Telko.id mau membagikan 7 teknik camera movement menggunakan kamera smartphone.
Ketujuh teknik ini bisa dibilang teknik dasar, namun sangat bisa Anda aplikasikan untuk merekam video menggunakan kamera smartphone.
{Baca juga: Gak Perlu DSLR, Ini Trik Bikin Video Sinematik Pakai Smartphone}
Sehingga goals-nya atau tujuan akhirnya, Anda dapat merekam video cinematic yang berkualitas, dan dapat memberikan cerita serta mampu memukau siapapun yang menyaksikannya. Yuk simak!
Pan
Teknik pertama adalah Pan atau Panning, yang merupakan teknik menggerakkan kamera secara horizontal dari satu sisi ke sisi lainnya, baik dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Teknik ini terpaku pada poros atau titik tertentu, karena yang berubah hanya arahnya saja (kiri – kanan atau sebaliknya).
Teknik Panning sangat cocok bagi Anda yang ingin memperlihatkan keadaan sekitar pada video yang direkam atau membangun kesan lokasi pada cerita yang coba Anda ambil.
Tilt
Teknik Tilt sebenarnya sama dengan Pan. Bedanya, Tilt menggerakkan kamera secara vertikal, dari atas ke bawah ataupun sebaliknya. Sama dengan Pan, kamera harus diam atau terpaku pada satu titik tertentu.
Saat mengaplikasikan Tilt, Anda juga wajib menggunakan tripod atau alat bantu lainnya, karena tugas Anda hanya menggerakkan sudut kamera saja, bukan posisinya. Teknik ini sendiri sangat berguna bagi Anda yang ingin memperlihatkan karakter atau detail dari objek utama.
Dolly
Dolly merupakan teknik yang cukup tricky alias cukup sulit untuk dilakukan apabila kamera smartphone kurang mumpuni. Sebab, Dolly merupakan teknik dimana Anda menggerakkan kamera untuk mendekati dan menjauhi objek utama.
{Baca juga: 5 Tips Bikin Foto Bokeh Artistik, Nomor 3 Paling Menentukan}
Tunggu, ini bukan seperti teknik Zoom, karena itu bakal kami jelaskan di bagian lainnya. Dolly cenderung memberikan ilusi kepada penonton bahwa mereka sedang berjalan menuju objek utama, yang tentu saja dapat memberikan pengalaman visual yang berbeda kepada mereka.
Teknik ini juga dapat memberikan visual dengan efek yang mengalir jika dilakukan dengan benar. Itu karena, Dolly memungkinkan Anda untuk merekam objek lain yang bergerak di sekitar objek utama.
Zoom
Nah, teknik Zoom ini bisa dibilang 11-12 dengan Dolly. Bedanya, Zoom memperbesar titik fokus tertentu pada frame gambar, dan bisa dilakukan secara software (bukan membawa kamera untuk mendekati atau menjauhi objek utama).
Yang paling populer dan mungkin mudah diaplikasikan adalah teknik zooming cepat untuk memberikan kesan dramatis pada video apabila dilakukan dengan benar.
Apabila ingin video lebih terlihat kreatif, biasanya teknik ini dapat digunakan untuk memperbesar atau memperkecil objek yang tidak terduga.
Truck
Truck bisa dibilang perpaduan antara Pan dengan Dolly. Ya, teknik ini mengharuskan Anda untuk menggerakkan seluruh kamera ke kiri dan ke kanan, atau sebaliknya.
Jika di film, teknik ini sering digunakan untuk mengikuti karakter utama dalam aksinya. Biasanya, kru film menggunakan semacam trek atau disebut sebagai fluid motion track dan menyimpan kamera di atasnya agar bisa mendapatkan gambar yang stabil saat mengikuti aksi karakter utama.
Pedestal
Mirip seperti teknik Truck, Pedestal menggerakkan kamera ke atas dan ke bawah atau sebaliknya. Teknik ini berbeda dengan Tilt yang hanya mengubah sudut kamera menjadi naik dan turun.
{Baca juga: 5 Tips Rekam Video Pakai Smartphone Ala Jay Subiakto}
Teknik ini biasanya digunakan untuk menampilkan objek yang tinggi, seperti gedung-gedung bersejarah yang membuat penonton dapat melihat seluruh detail objek utama dari bawah sampai ke atas.
Agar sempurna, teknik ini perlu aksesoris pendukung seperti gimbal agar hasil video tetap stabil tanpa adanya goyangan yang merusak atau menurunkan kualitas video.
Rack Focus
Teknik terakhir adalah Rack Focus. Teknik ini bisa dibilang jarang diaplikasikan oleh para videografer pemula, karena cukup tricky untuk dilakukan.
Teknik ini intinya menyesuaikan lensa kamera untuk memberikan efek buram atau tidak fokus pada objek utama, kemudian secara perlahan membuatnya terlihat lebih tajam, fokus, dan detail. Rack Focus juga bisa diaplikasikan dari fokus menjadi buram untuk secara efektif mengubah fokus penonton dari satu objek ke objek lainnya.
Ya, itu dia 7 teknik camera movement saat mengambil video. Tapi perlu diingat, seluruh teknik ini punya kendala yang hampir sama, yakni pengambilan gambar yang bisa saja tidak stabil.
Ya, ada beberapa penyebabnya, seperti tangan yang tremor, kamera smartphone tidak dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS) atau Electric Image Stabilization (EIS), dan lainnya.
Oleh karena itu, apabila Anda ingin merekam video dengan teknik tersebut, Anda harus menggunakan tripod, gimbal, atau aksesoris pendukung lainnya. Tidak memilikinya atau terlalu ribet? Santai, kini ada sejumlah smartphone yang punya kamera utama dengan dukungan OIS dan software kamera mumpuni, seperti Samsung Galaxy S10+.
Secara spesifikasi kamera, smartphone ini punya lensa utama 12MP dengan aperture f/1.5 – 2.4 equivalent 26mm. Lensa ini berjenis wide, dan dilengkapi oleh Dual Pixel PDAF serta OIS.
Lalu, lensa telephoto dengan sensor 12MP aperture f/2.4 equivalent 52mm. Lensa ini mendukung optical-zoom 2x dan OIS. Kemudian, lensa ultra-wide 16MP aperture f/2.2 equivalent 12mm.
Smartphone tersebut punya fitur bernama Super Steady yang memungkinkan pengguna mengambil video dengan teknik Pan, Tilt, Dolly, Truck, hingga Pedestal secara stabil meski tanpa bantuan tripod, gimba, dan aksesoris lainnya. Fitur itu mampu menstabilkan perekaman video secara elektronik atau Electric Image Stabilization (EIS).
Super Steady hanya terdapat pada kamera ultra-wide dari S10+ yang punya sensor 16MP aperture f/2.2 equivalent 12mm. Cara kerjanya mirip-mirip seperti EIS pada umumnya, gambar akan dipotong secara digital agar sistem bakal “leluasa” mereduksi goyangan atau gerakan pada kamera.
Karenanya, meski menggunakan lensa ultra-wide dengan jangkauan asli 123 derajat, tampilan frame gambar tidak akan selebar aslinya. Sebab, sistem kamera hanya akan menampilkan bagian tengah yang tidak dipotong.
Sementara untuk teknik Zoom dan Rack Focus, Anda juga dapat dengan mudah mengaplikasikannya. Sebab, kamera S10+ sudah dilengkapi dengan OIS yang secara hardware dapat menjaga gambar tetap stabil dan terhindar dari goyangan. Intinya, OIS dan Super Steady pada Samsung Galaxy S10+ mampu meredam goyangan secara efektif. (FHP)
Telko.id, Jakarta – Gameloft dan Microsoft menawarkan akses ke fitur dan fungsionalitas Xbox Live via smartphone untuk para gamers. Total, ada 3 game Gameloft yang mendapatkan dukungan Xbox Live, yaitu Asphalt 9: Legends, Asphalt 8: Airbone, dan Dragon Mania Legends.
Menurut laporan phoneArena, seperti dikutip Telko.id pada Selasa (07/05/2019), judul game lainnya segera menyusul.
Informasi menyebut bahwa hal pertama yang ditawarkan dalam dukungan Xbox Live bagi para gamers adalah Xbox Achievements.
{Baca juga: Microsoft Penuhi Janji Campakkan Kreator Minecraft}
Kehadiran dukungan tersebut menunjukkan bahwa Gameloft sangat senang bekerja sama dengan Microsoft. Gameloft menjadi mitra pertama Microsoft dalam mendukung Xbox Live di smartphone. Mereka pun berjanji bakal memperluas fitur baru ke game lainnya.
Menurut Gameloft, pembaruan Xbox Live baru yang menawarkan fitur-fitur nan efisien akan datang ke permainan yang terdaftar pada tahun mendatang. Gameloft menyatakan, seiring waktu berjalan, perusahaan akan menghadirkan fitur dan pengumuman menarik lain.
Beberapa waktu lalu, Gameloft menghadirkan game baru tentang LEGO untuk perangkat mobile. Permainan itu bertema sejarah figur mini LEGO yang sudah berusia 40 tahun. Gameloft dan LEGO menghidupkan figur Red Classic Spaceman dari koleksi 1978.
{Baca juga: Mainan Lipat Lego Ini “Lebih Canggih” dari Galaxy Fold}
Gameloft dan LEGO menghidupkan pula figur Captain Red Beard dari Set 6270 keluaran 1989 dan Hot Dog Man dari LEGO Minifigur Series 13 dari tahun 2015. Gameloft pun berjanji informasi tambahan akan diberikan secara bertahap sepanjang 2019.
Februari 2019 lalu, Gameloft juga mengumumkan peluncuran Modern Combat Blackout untuk perangkat Nintendo Switch. Game tersebut merupakan penerus dari Modern Combat 5 yang kabarnya telah diunduh lebih dari 100 juta kali di perangkat seluler. (SN/FHP)
Telko.id, Jakarta – Kabar gembira bagi Anda para warganet Twitter. Mulai Selasa (07/05), Twitter resmi merilis pembaruan untuk iOS, Android dan versi Twitter mobile. Pembaruan itu memungkinkan pengguna memasukkan stiker GIF Twitter ketika melakukan retweet.
Menurut Engadget, seperti dilansir pada Selasa (07/05/2019), selain memasukkan stiker GIF, Twitter juga memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menyertakan foto ataupun video ketika me-retweet.
Hadirnya pembaruan ini pun diapresiasi oleh warganet Twitter di seluruh dunia, tak terkecuali akun @GameOfThrones dan @NASA yang telah menguji pembaruan tersebut.
{Baca juga: Hasilkan 50 Juta Tweet, Avengers : Endgame Paling “Berisik” di Twitter}
Exciting news: Today we are launching the ability to Retweet with GIF, photos, and video!
We find solutions to many challenges as we build for a global, vocal audience. Here is a glimpse into our process as we worked on this feature. https://t.co/PUMr9DRQ0K
Sebelumnya, menambahkan GIF ketika me-retweet menyebabkan beberapa kekacauan visual, sehingga tim desain Twitter membuat tata letak baru yang membuatnya terlihat lebih baik. Twitter berharap itu akan memudahkan pengguna untuk membedakan apakah postingan tersebut tweet asli atau retweet ketika dipasang stiker GIF.
“Bagian paling menarik dari proyek ini adalah kami mengerjakan fitur yang banyak orang minta,” tulis Twitter.
Sebagai bagian dari pengumumannya, Twitter pun membagikan beberapa unggahan dari pengguna yang sebelumnya meminta Twitter membuat fitur tersebut. Jadi, selain hadirnya fitur baru, ini juga menjadi upaya media sosial tersebut untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar mendengarkan penggunanya.
{Baca juga: Twitter Punya Fitur untuk Protes Tweet Langgar Aturan}
Twitter memang telah merilis serangkaian fitur baru pada platform-nya. Salah satunya adalah hadirnya fitur baru yang bisa digunakan oleh pengguna untuk mengajukan protes terhadap konten atau tweet yang terkena laporan atau report karena langgar aturan.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk mengajukan banding secara langsung terhadap cuitan alias tweet yang dianggap melanggar aturan. (NM/FHP)
Telko.id, Jakarta – Lembara riset pasar Niko Partners melaporkan bahwa pasar game di China tumbuh begitu pesat, khususnya untuk game PC. Niko Partners pun memprediksi, tahun 2023 jumlah gamers PC di China bakal mencapai angka fantastis, yakni menembus angka 354 juta jiwa.
Jumlah gamers PC di China dalam empat tahun mendatang tersebut bakal lebih besar daripada populasi Amerika Serikat. Bahkan, jumlahnya juga melampaui populasi Indonesia yang kini mencapai 269 juta penduduk (berdasarkan Worldometers).
Dengan jumlah sebanyak itu, seperti dilansir Telko.id dari PC Gamer, Selasa (07/05/2019), China menjadi pasar yang seksi bagi produsen game PC.
{Baca juga: Sony Ingin Batasi Konten Seksual di PlayStation 4, Caranya?}
Tahun lalu, jumlah gamers PC di China mencapai angka 312,4 juta gamers. Pencapaian itu otomatis mengerek pasar domestik game online PC di China, yang dilaporkan melewati angka USD 15,21 miliar atau Rp 217,5 triliun.
Niko Partners juga mengungkapkan bahwa pasar game PC di China nantinya masih didominasi oleh dua perusahaan besar, yaitu Tencent dan NetEase. Selain itu, mereka pun melaporkan bahwa perkembangan bisnis eSports di China menunjukkan angka yang fantastis, yang membuat perusahaan game di China saling bersaing demi mendapatkan ceruk pasar itu.
Sebelumnya dilaporkan, tak kurang dari 20 juta pemain game PC akan beralih ke konsolpada 2022 mendatang. Perkiraan tersebut berdasarkan hasil penelitian dari Jon Peddie Research.
{Baca juga: 20 Juta Gamers akan Tinggalkan Game PC Sebentar Lagi}
Awalnya, penelitian mengungkap bahwa hanya pemain game kelas bawah yang paling mungkin beralih dari PC ke konsol. Namun, fakta berubah mengingat tampilan layar TV di game konsol semakin membaik.
Apalagi, jumlah judul di game konsol juga lebih banyak. Walhasil, pemain gamevia PC kelas menengah dan atas pun kemungkinan ikut membelot. Mereka sangat diyakini akan beralih menggunakan konsol. (BA/FHP)