spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1227

Redmi Note 7 Dicap “Ponsel Gaib“, Ini Komentar Xiaomi

0

Telko.id, Jakarta – Redmi Note 7 dilaporkan sulit untuk ditemui di pasaran, sejak smartphone ini dirilis pada bulan Maret lalu. Tak heran, muncul anggapan kalau Redmi Note 7 adalah “ponsel gaibatau tidak tersedia di pasaran meski telah diluncurkan.

Menanggapi sebutan soal “ponsel gaib”, pihak Xiaomi Indonesia pun angkat bicara.

Menurut perwakilan Xiaomi Indonesia yang tim Telko.id temui kemarin, Kamis (09/05/2019), Redmi Note 7 jadi seri yang mendapatkan respon positif dari para konsumen atau Mi Fans Indonesia.

{Baca juga: Review Redmi Note 7: Ketahanan Bodi dan Baterai Jempolan}

Itu terbukti lewat tingginya permintaan terhadap smartphone tersebut. Sehingga, ketersediaan stok dari smartphone ini pun akhirnya  menipis di pasaran dan berimbas pada sebutan “ponsel gaib” untuk Redmi Note7.

“Ini balik lagi ke demand, karena secara OEM kita bekerja keras supaya bisa memenuhi kebutuhan pengguna,” katanya.

Meski demikian, Xiaomi tidak berdiam diri. Brand asal China tersebut berupaya meningkatkan ketersediaan unit bersama partner pabrik mereka.

“Tapi sekarang kita bekerja keras dengan rekan pabrik di Batam, Sat Nusa untuk bisa membanjiri pasar dengan Redmi Note 7,” jelasnya.

{Baca juga: Redmi Note 7 128GB Resmi Hadir di Indonesia, Segini Harganya}

Sekadar informasi, sejak diluncurkan pada Maret lalu, smartphone ini memang jadi salah satu seri menengah yang dilepas dengan harga yang terjangkau. Ya, smartphone ini dihargai Rp 1,9 jutaan untuk versi 3GB/32GB, Rp 2,5 jutaan untuk 4GB/64GB, dan Rp 2,9 jutaan untuk 4GB/128GB.

Redmi Note 7 sendiri mengusung layar berukuran besar, tepatnya 6,3 berjenis IPS LCD dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel) dan aspek rasio mencapai 19,5 : 9. Layarnya juga telah dilapisi oleh panel 2,5D Gorilla Glass 5 yang tahan dari goresan benda-benda cukup tajam seperti kunci, uang koin, dan lainnya.

Smartphone ini sudah ditenagai oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 660 AIE atau Artificial Intelligence Engine, dan baterai 4,000 mAh. Kemudian kameranya, 48 MP dan 5 MP di bagian belakang, dan kamera depannya 13 MP. (FHP)

Indoxxi XX1 Lite, Aplikasi Nonton Film Streaming Anti Repot

Indoxxi jadi salah satu pelopor situs nonton film streaming di Indonesia. Keberadaannya memang ada wilayah abu-abu, atau lebih tepatnya disebut ilegal. Tak heran jika Indoxxi seringkali berganti domain lantaran akses-nya di blok oleh regulator. Dan sampai berita ini diturunkan, situs nonton film streaming terpopuler di Indonesia ini menggunakan nama domain indoxxi.cx.

Nah… bagi Anda yang hobi “nongkrong” di situs ini, tentu pernah merasakan bagaimana seringnya Indoxxi berganti domain. Anda mungkin juga pernah keliru masuk ke domain yang salah, karena ada begitu banyak nama sejenis yang beredar di dunia maya.

Ini pula yang mungkin menjadi alasan lahirnya aplikasi dengan nama XX1 Lite. Aplikasi berbasis Android yang dulu sempat nangkring di Google Play Store ini kini bisa langsung di download melalui situs resminya. Dengan aplikasi ini pula Anda bisa nonton film streaming tanpa perlu repot mengaksesnya dari web browser. Atau paling tidak, Anda gak perlu menghafal banyaknya nama domain Indoxxi.

Aplikasi XX1 Lite ini ukuran file-nya tidak besar, hanya sekitar 1,3 MB. Dan yang menarik dari aplikasi ini adalah inventory film-nya yang update dan lengkap, sama seperti situs Indoxxi.cx.

Interface-nya pun terbilang sederhana. Tampilannya gak ribet, enak dipandang, dan terbilang nyaman untuk “ditongkrongi”. Yup, pada bagian header Anda akan dimanjakan dengan fasilitas pencarian dan fitur untuk memfilter film berdasarkan preferensi yang Anda suka. Lalu dibawah form pencarian, ada menu berdasarkan kategori film, mulai dari Terbaru, Barat, Jepang, Korea, Mandarin, India, Serial Barat, Drama Korea, Drama Asia, Serial Anime, Anime Movie, Serial Kartun, Kartune Movie, hingga Coming Soon.

Nah… untuk Anda yang merasa terganggu dengan banyaknya iklan di situs Indoxxi, maka Anda pasti suka dengan aplikasi XXi Lite ini. Karena paling tidak, sampai berita ini diturunkan, tidak ada iklan yang akan menggangu Anda saat menjelajah berbagai film yang ada di XX1 Lite. Yup, untuk mulai menonton film, semudah mengetikkan film yang Anda cari atau browsing dari menu yang disediakan, lalu klik thumbnail filmnya, setelah itu klik tombol play.

{Baca juga: LayarKaca21, Aplikasi Nonton Film Gratis Paling Ngehits }

Untuk kualitas filmnya sendiri, XX1 Lite memberikan informasi tentang resolusi maksimal dari film yang bisa Anda pilih. Begitu pula dengan pilihan server nya. Dan semua informasi tersebut ditampilkan persis di bawah screen dari film yang akan atau sedang diputar. Yup, untuk mengganti pilihan resolusi semudah meng-klik tombol 1080p, 720p, atau pilihan resolusi lainnya. Tergantung dari film yang ingin Anda tonton.

Lebih dari itu, dengan menginstall aplikasi XX1 Lite, Anda tak perlu dibuat pusing mencari alamat domain Indoxxi yang senantiasa berganti-ganti.

APLIKASI XX1 LiteDOWNLOAD

XL Axiata Kembangkan Smart Poultry Berbasis IoT Bersama PT Sierad

0

Telko.id – XL Axiata melalui XL Business Solutions dan Sierad (PT Sierad Produce Tbk) menjalin kerjasama strategis dalam pengembangan Smart Poultry dengan menerapkan solusi IoT (Internet of Things) guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas produksi unggas.

Solusi IoT dipilih karena mampu memberikan visibilitas real-time, mengotomatiskan proses manual, dan juga memberikan nilai tambah kepada peternakan unggas tersebut melalui analisa big data.

Penandatanganan kerjasama kedua pihak dilakukan oleh Kirill Mankovski selaku Chief Enterprise & SME XL Axiata  dan Tommy Wattimena selaku Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk di Jakarta, Kamis (9/5).

“Bekerja bersama dengan Sierad benar-benar merupakan peluang besar bagi XL Business Solutions sebagai penyedia teknologi IoT, untuk mengembangkan solusi berdasarkan situasi nyata yang dihadapi klien kami. Kami memberikan solusi end-to-end dan sensor yang menggunakan platform FlexIOT andalan kami untuk mendigitalisasi berbagai rangkaian proses dalam beternak ayam. Dengan harapan membuat bisnis semakin bertumbuh tidak hanya cepat melainkan juga lebih produktif dan efisien,” ungkap Kirill.

“Smart Poultry adalah wujud nyata dari evolusi Industri 4.0 pada sektor peternakan. Menurutnya, solusi IoT sangat cocok untuk diterapkan di industri peternakan. Digitalisasi dalam hal produksi perlu dilakukan oleh industri peternakan untuk meminimalisir jumlah kematian unggas serta meningkatkan kualitas dari unggas tersebut yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dari sebuah peternakan,” kata Tommy Wattimena menambahkan.

Selama ini, metode yang digunakan peternak masih serba manual sehingga memerlukan banyak tenaga kerja dan memakan waktu. Dengan memanfaatkan fitur-fitur dan sensor IoT dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam serangkaian proses mulai dari memantau lingkungan, otomasi pemberian makan, hingga memastikan kondisi ternak. Jika hal buruk terjadi maka bisa segera dilaporkan untuk diambil tindakan yang diperlukan.

XL Axiata, melalui XL Business Solutions, menyediakan platform digital berbasis cloud, layanan integrasi IoT, termasuk integrasi antara sensor dan otomasi peralatan-peralatan di kandang ayam. Saat ini solusi Smart Poultry tersebut telah selesai diimplementasikan dan dan dalam masa uji coba.

Ada lima fitur utama pada dalam solusi Smart Poultry ini. Pertama, fitur real-time monitoring untuk mengetahui ketersediaan makanan, air minum, berat ayam, juga kondisi lingkungan menyangkut suhu, kelembaban, NH3, air velocity, dan intensitas cahaya. Kedua, controlling, yaitu kemampuan mengendalikan beragam peralatan dari jarak jauh secara terintegrasi.

Fitur selanjutnya adalah alerting / notification, yaitu kapabilitas memberikan notifikasi secara otomatis kepada pengelola bilamana terjadi suatu situasi tertentu. Kemudian ada juga fitur otomatis untuk menjaga stabilitas suhu dalam ruang. Lalu ada pula fitur Analytics untuk mengetahui hasil analisa atas produktifitas ternak.

Pengembangan proyek Smart Poultry ini telah dimulai sejak tahun lalu dan diharapkan uji coba tersebut akan selesai di periode Q2 2019 untuk selanjutnya siap diterapkan dalam skala komersial yang lebih besar. (Icha)

 

 

 

Selain Dual-Camera, iPhone XR 2 Punya Banyak Pilihan Warna?

0

Telko.id, Jakarta – Menurut desas-desus, Apple akan mengumumkan iPhone XR 2 pada akhir tahun ini. Berdasarkan laporan, sang penerus iPhone XR ini bakal hadir dengan desain kamera ganda dan banyak pilihan warna.

Baru-baru ini, serangkaian render dan video yang diunggah oleh @OnLeaks untuk Pricebaba menunjukkan bahwa iPhone XR 2, penerus iPhone XR, bakal dilengkapi dua kamera belakang.

Apple juga akan menghadirkannya lewat aneka pilihan warna-warni. Hal tersebut jauh berbeda ketimbang desain iPhone XS dan iPhone XS Max yang tampil dengan warna-warna lebih suram.

{Baca juga: iPhone XR Versi 2019 Punya Tiga Kamera Belakang?}

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Kamis (9/5/2019), iPhone XR 2 punya tempat berbentuk persegi di bagian belakang untuk menempatkan kamera. Mirip dengan iPhone 11.

April 2019 lalu, sebenarnya sudah muncul rumor serupa terkait iPhone XR keluaran terkini. Kabar menyebut bahwa iPhone XR generasi selanjutnya bakal mendapatkan peningkatan kamera.

Apple akan menyematkan dua kamera utama di iPhone XR teranyar. Modelnya seperti dual-camera milik iPhone X dan iPhone XS. Satu kamera iPhone XR baru akan memiliki mode wide-angle.

{Baca juga: Tahun Ini, iPhone XR Terbaru Punya Dua Kamera Canggih}

Sementara satu kamera lagi, dirumorkan berfitur telephoto dengan optical-zoom 2x. Lensa telephoto di generasi penerus iPhone XR nantinya akan menjadi kamera utama.

https://www.ubergizmo.com/2019/05/iphone-xr-2-renders-dual-camera/

Google Akui Garap Prototipe Ponsel Layar Lipat

0

Telko.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, Google dikabarkan tengah mengembangkan ponsel layar lipat. Google bahkan sudah mempunyai prototipenya. Sekarang, Google angkat bicara mengenai kabar tersebut.

Menurut kepala pengembang ponsel Pixel, Mario Queiroz, Google memang telah bereksperimen dengan ponsel layar lipat menjelang konferensi I/O 2019. Namun begitu, Google tak ingin gegabah merilisnya ke pasar.

“Ya, kami membuat prototipe ponsel layar lipat. Kami sudah mengembangkannya sejak lama. Tapi, kami tak ingin buru-buru mengomersilkannya,” jelasnya dalam sebuah wawancara di kantor pusat Google di Mountain View.

{Baca juga: 5 Smartphone Lipat yang Diperkenalkan Tahun Ini}

Menurut laporan CNET, dikutip Telko.id, Kamis (9/5/2019), Queiroz mengatakan bahwa ponsel lipat memang cocok bagi mereka yang butuh panel besar. Namun, ia kurang yakin ponsel tersebut disukai banyak konsumen.

“Bagi kami, kehadiran sebuah perangkat baru harus lebih baik dari ponsel layar lipat, terutama dari sisi manfaat. Kami belum tahu akan memproyeksikan apa prototipe itu. Kami harus mengkajinya secara pasar,” tambahnya.

Kabar bahwa Google mengembangkan ponsel lipat memang mengemuka belakangan ini. Bocoran menyebut, Google sudah mempunyai prototipenya. Namun, saat itu Google belum memberikan konfirmasi.

{Baca juga: Samsung Tawarkan Konsep Layar Lipat ke Apple dan Google}

Samsung dikabarkan menawarkan teknologi layar fleksibel buatannya kepada Google dan Apple. Samsung disebut-sebut menawarkan layar dengan bentang 7,2 inci kepada dua perusahaan kondang Amerika Serikat tersebut. [SN/HBS]

Sumber: CNET

EA Access Bakal Tersedia untuk PS4

Telko.id, Jakarta – EA Access bakal tersedia untuk PlayStation 4 (PS4) pada Juli 2019 nanti. Selama lima tahun belakangan, EA Access hanya tersedia untuk Xbox One.

Sekadar informasi, EA Access adalah layanan berlangganan dari Electronic Arts yang memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai game dari terbitan perusahaan.

Menurut The Verge, EA Access untuk PS4 bakal dibanderol seharga USD 4.99 per bulan atau USD 29.99 per tahun. Layanan ini menawarkan diskon sebesar 10 persen untuk semua pembelian game EA.

Bahkan, pelanggan bisa mendapatkan akses ke game-game baru EA. Namun demikian, EA Access untuk PS4 akan tersedia secara terpisah dari layanan serupa untuk Xbox One.

{Baca juga: Bukan 2021, Sony Rilis PlayStation 5 Tahun Depan?}

Dengan kata lain, apabila telah menjadi pelanggan Xbox One dan ingin mendapatkan layanan untuk PS4, pengguna tetap harus membayar biaya berlangganan lagi.

Sayang, pihak EA belum memberi penjelasan kenapa memutuskan untuk menghadirkan layanannya ini ke PS4. Demikian pula Sony, sampai kini belum membeberkan kenapa memakai layanan tersebut.

Belum lama ini, Sony merilis aplikasi Remote Play di App Store, yang artinya memungkinkan pengguna iPhone, iPad, dan perangkat Apple lainnya bisa memainkan games PS4 di perangkatnya.

{Baca juga: Ini Dia Game Terlaris PlayStation 4 di 2018}

PS4 untuk iOS ini hadir lebih dari empat tahun setelah Sony menghadirkan Remote Play di Xperia Z3, dan kemudian di Android serta PC Windows dan Mac. [BA/HBS]

Sumber: The Verge

Ditanya Rencana Setelah Purna Tugas, Rudiantara: Surprise lah…

Telko.id, Jakarta – Walaupun masa jabatan Menkominfo Rudiantara baru akan selesai sekitar Oktober 2019 nanti, tetapi pria yang akrab dipanggi Chef RA tersebut tetap menerima apapun keputusan presiden terpilih nanti termasuk ketika dirinya tak menjabat sebagai menteri lagi.

Ditemui awak media ketika menggelar Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kominfo dan Mitra Kerja di Kantor Kominfo pada Rabu (08/05/2019), Menkominfo menjawab santai kemungkinan tak menjabat sebagai menteri di periode selanjutnya.

“Alhamdullilah, kita bersyukur, rencana setelahnya nanti sajalah tunggu. Surprise lah,” kata Rudiantara kepada awak media di Kantor Kominfo.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa dengan masa kerja yang dimilikinya, masih banyak rencana tugas yang akan diselesaikan terkait infrastruktur telekomunikasi seperti Palapa Ring dan Satelit Satria.

{Baca juga: Rudiantara: Indonesia Bisa Pakai E-Voting di Pemilu 2029}

“Pertama Palapa Ring, dua alhamdulilah kemarin kan sudah tanda tangan Satelit Satria. Itu dua dulu, pokoknya selesaikan. Ketiga bagaimana kita nyewa dulu sebelum Satria hadir di slot orbitnya sana, yang penting itu konektivitas,” ujarnya.

Fokus selanjutnya yang ia ingin selesaikan adalah soal ekonomi digital. Rudiantara akan menggelar kembali event Next Indonesia Unicorn 2019. dengan harapan bisa melahirkan unicorn baru.

“Kan saya target tahun ini 5 unicorn, ternyata baru 4 unicorn salah satu decacorn. Mudah mudahan kalau bisa decacorn dua tahun ini. Jadi dinamis kan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, lima tahun lalu Presiden Joko Widodo mengumumkan kabinetnya yang diberi nama Kabinet Kerja. Pada susunan kabinet tersebut, Rudiantara ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika, menggantikan menteri sebelumnya yakni Tifatul Sembiring.

{Baca juga: Industri Telko Sakit, Rudiantara: Ini Hutang Saya}

Sebelumnya menjadi Menkominfo, Rudiantara berkarier di bidang telekomunikasi dan energi. Rudiantara pernah berkarier di Indosat, Telkomsel, Excelcomindo yang kini berubah jadi XL Axiata dan Telkom. Di bidang energi Rudiantara, juga pernah bekerja di PT PLN Persero sebagai Wakil Direktur Utama. [NM/HBS]

Asyiik! Belanja di Google Play Bisa Pakai Uang Tunai

Telko.id, Jakarta – Google memberikan kabar gembira bagi pengguna Android. Raksasa Internet itu baru saja mengeluarkan aturan baru yang mengizinkan pengguna untuk membeli aplikasi di Google Play Store dengan menggunakan uang tunai.

Aturan ini diberlakukan setelah Google meluncurkan fitur “Pending Transaction” yang menawarkan cara pembayaran tanpa menggunakan kartu kredit atau pembayaran online.

Prilaku pengguna di negara berkembang menjadi alasan Google meluncurkan fitur tersebut. Dalam gelaran Google I/O Developer Conference 2019. Kurangnya akses kartu kredit menjadi alasan jika mereka lebih senang mengunduh aplikasi dan game gratis yang dipenuhi iklan ketimbang unduhan berbayar.

“Kami tahu bahwa pasar negara berkembang adalah bidang utama pertumbuhan itulah sebabnya kami senang mengumumkan ‘Pending Transaction,” kata Direktur Teknik yang bertanggung jawab untuk Play Store dan Game di Google Play, Aurash Mahbod.

{Baca juga: Utamakan Privasi, Google Perluas Fitur Mode Penyamaran}

“Adapun metode dari Pending Transaction seperti uang tunai, transfer bank dan debit langsung,” jelasnya, seperti dilansir Telko.id dari Tech Crunch pada Kamis (09/05/2019).

Opsi ini memberi kemampuan pengguna untuk memilih metode pembayaran alternatif ketika membayar aplikasi atau pembelian dalam aplikasi. Pengguna dapat memilih untuk menerima kode pembayaran yang dapat mereka gunakan untuk membayar melalui uang tunai di toko terdekat. Setelah di toko, pengguna harus menunjukkan kode pembayaran ke kasir dan membayar.

Dalam 10 menit setelah menyelesaikan transaksi, pengguna akan menerima email dengan bukti pembayaran. Meskipun ini membuat pembayaran lebih mudah bagi pengguna Android, tetapi jika mereka kemudian menginginkan pengembalian dana, mereka tidak akan mendapatkan uang kembali.

{Baca juga: Resmi Dirilis, Ini 3 Fitur Baru Paling Menarik di Android Q}

Opsi Pending Transactions adalah salah satu dari beberapa pembaruan yang tiba di Google Play Billing Library baru (versi 2.0), tetapi fitur ini bisa meningkatkan jumlah transaksi berbayar di pasar negara berkembang. [NM/HBS]

Sumber: Tech Crunch

Ini Smartphone Xiaomi dan Nokia yang Adopsi Android Q

0

Telko.id, Jakarta – Google berencana merilis versi Android terbaru bernama Android Q pada Agustus atau September 2019 mendatang. Google pun akan merilis beberapa pembaruan Android Q Beta ke lebih banyak smartphone selain Pixel, beberapa di antaranya adalah smartphone Xiaomi dan Nokia.

Dilaporkan phoneArena, seperti dilansir Telko.id pada Kamis (09/05/2019), selain Pixel yang memang kompatibel dengan pembaruan sistem secara default, dua merek lain baru-baru ini ikut menyusul untuk masuk ke program beta.

Seperti dikutip Telko.id, Kamis (09/05/2019), HMD Global selaku entitas di balik merek Nokia menegaskan bahwa Nokia 8.1 adalah smartphone pertama yang menawarkan sistem operasi baru itu melalui program pratinjau pengembang.

{Baca juga: Catat! Ini Daftar 21 Smartphone yang Dapat Android Q}

Tak mau kalah, Xiaomi juga memberi kesempatan kepada pengembang dan pengadopsi awal untuk menjajal sistem operasi terbaru di Xiaomi Mi 9 dan Xiaomi Mi MIX 3 5G.

Namun begitu, Xiaomi secara tegas menyatakan bahwa kemungkinan besar Xiaomi Mi 9 dan Xiaomi Mi MIX 3 5G Adalah duo perangkat pertama milik perusahaan yang akan mendapatkan pembaruan sistem operasi ke versi final Android Q.

{Baca juga: Resmi Dirilis, Ini 3 Fitur Baru Paling Menarik di Android Q}

Untuk mendaftar di program Android Q Beta, pengguna harus mengunjungi halaman program beta Xiaomi dan mengunduh perangkat lunaknya. Tapi perlu diingat, masih banyak fitur yang mungkin tidak berfungsi di program sistem operasi ini.

Informasi saja, Android Q punya fitur andalan bernama Dark Mode, yang berfungsi untuk mengaktifkan mode penghemat baterai. Fitur Dark Mode di Android Q bahkan bisa diatur berdasarkan waktu, yakni siang atau malam hari. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

Viral! Petarung Wanita MMA Hajar Pria yang Masturbasi di Depannya

Telko.id, Jakarta – Joyce Vieira, petarung wanita MMA, tertangkap kamera menghajar seorang pria di pantai the Praia do Braga di Rio de Janeiro, Brasil. Ia berang lantaran pria tersebut kedapatan melakukan masturbasi selama Vieira menjalani sesi pemotretan baju renang.

Seperti dilaporkan Metro, awalnya Vieira dan seorang teman pria melakukan sesi foto di pantai the Praia do Braga.

Vieira kemudian melihat ada seorang pria sibuk sendiri di dekat semak-semak tak jauh darinya. Ia kemudian menghampiri pria tersebut dan melakukan pemukulan.

{Baca juga: Kesal, YouTuber Ini Pamer Foto Editan Liburan Keliling Eropa}

“Saya melihat ia menurunkan celana dan berdiri di tengah jalan dekat semak-semak. Saya melihat alat kelamin ereksi. Bahkan, ia lantas mendesah-desah,” kata Vieira, seperti dikutip Telko.id, Kamis (09/05/2019).

Berdasarkan laporan polisi, pria itu diketahui bernama Josenei Viana Ferreira. Dalam foto-foto jepretan, Vieira masih mengenakan baju renang warna hitam saat meninju pelaku.

Pria yang dihajar tersebut tampak tak berkutik mendapat serangan dari Vieira. Tak lama setelahnya, Vieira melaporkan kejadian itu ke polisi.

Josenei ditahan atas tuduhan melakukan tindakan tidak pantas. Meski demikian, ia lalu dilepaskan usai memberi pernyataan dan membantah telah melakukan tindakan tak senonoh tersebut.

{Baca juga: YouTubers Ini Siap Bantu Program Diet Kamu, Tertarik?}

“Aneh, ia dilepaskan. Seharusnya hukuman untuk pria sepertinya lebih berat,” kata Vieira.

Sebelum melakukan pemukulan, Vieira menyatakan sudah mencoba berbicara dengan pelaku. Namun, pelaku menolak tanpa alasan jelas. Karena jengkel, Vieira mau tak mau memakai kekerasan dengan memukul pelaku beberapa kali meski tak mengakibatkan luka-luka serius.

Polisi menjelaskan, pelaku mengaku sedang kencing di pantai saat Vieira mendekatinya. Inspektur Juliana Rattes mengatakan, untuk selanjutnya kasus akan ditangani oleh kementerian terkait bekerja sama dengan pengadilan kriminal khusus. “Kasus masih berlangsung,” tegasnya. (SN/FHP)

Sumber: Metro