spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1197

6 Gadget yang Wajib Dibawa Saat Mudik Biar Gak ‘Mati Gaya’

Telko.id – Tak terasa, sebentar lagi Lebaran akan segera tiba. Seperti biasa, masyarakat muslim di Indonesia akan menjalankan “ritual tahunan” mudik ke kampung halaman untuk bisa merayakan Lebaran bersama keluarga.

Bagi sebagian besar masyarakat, mudik Lebaran adalah perjuangan berat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, para pemudik harus berjibaku dalam berbagai keruwetan. Mulai dari berburu tiket, berjubel naik bus atau kereta, kelelahan karena harus menempuh perjalanan jauh hingga puluhan jam dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Rutinitas dari ritual mudik yang bukannya tanpa pengorbanan tersebut, baik dari segi finansial, tenaga, waktu, namun tetap digelar setiap tahun. Seakan sudah menjadi kesepakatan bersama yang tak terucapkan, bahwa silaturahmi keluarga besar saat Lebaran di kampung halaman wajib dijalankan.

Karena menjadi ritual wajib, maka suka atau tidak suka, persiapan matang harus dilakukan sebelum mudik. Karena bagi yang kampung halamannya hanya berjarak kiloan meter, mudik bisa jadi hanya perjalanan biasa. Namun tidak demikian bagi yang harus menempuh jarak puluhan bahkan ratusan kilometer.

Ya, mudik bisa menjadi perjalanan panjang, bahkan sebuah petualangan yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Mulai dari fisik, mental, hingga tentu saja, berbagai alat pendukung selama perjalanan. Alat atau gadget pendukung ini penting, karena bisa sangat membantu kamu saat menghadapi keadaan darurat.

Nah, kami merekomendasikan beberapa gadget yang wajib kamu siapkan saat mudik. Gadget yang kami rekomendasikan ini dijamin tak hanya menbantu kamu mengatasi kebosanan saat menempuh perjalanan jauh, tetapi juga terhindar dari mati gaya. Apa saja? Yuk, simak ulasannya.

Smartphone

Smartphone kini menjadi perangkat yang sulit dipisahkan dari kehidupan manusia. Begitupun saat mudik, smartphone sangat penting untuk kamu persiapkan. Tak hanya menjadi perangkat komunikasi, smartphone modern kini juga bisa multi-fungsi, alias bisa digunakan untuk banyak hal. Seperti untuk browsing Internet, penunjuk peta jalan atau maps, hingga untuk bermain game.

Karena mudik akan menempuh perjalanan jauh, tentunya kamu juga harus menyiapkan smartphone yang memiliki kemampuan mumpuni, baik dari sisi fitur yang lengkap, dan juga daya tahan baterai yang tangguh. Salah satu smartphone yang kami rekomendasikan adalah Samsung Galaxy A50. Smartphone ini cocok dipakai saat mudik, karena memiliki fitur yang komplet.

Seri tertinggi dari keluarga A series milik Samsung ini menawarkan beberapa fitur unggulan, seperti sensor sidik jari optik di bawah layar, layar Super AMOLED, dan tiga kamera belakang. Sementara di bawah layar Full HD  (2340 x 1080) Infinity-U berukuran 6,4 inci yang dibawanya ada chipset Exynos 9610.

Smartphone dengan RAM 4GB dan ROM 64GB ini mampu melakukan banyak hal. Mulai dari chatting, bermain game, hingga menjelajah sosial media. Tak hanya itu, smartphone ini juga bisa menjadi teman yang menyenangkan buat kamu yang hobi membuat video. Bagaimana tidak, Galaxy A50 memiliki tiga kamera belakang sekaligus, yang mencakup lensa utama 25MP, lensa ultra wide 8MP (sudat pandang 123 derajat), dan sensor Bokeh 5MP. Lebih dari cukup, untuk mengabadikan setiap momen dalam perjalanan mudik.

Power bank

Baterai 4.000 mAh yang dimiliki Galaxy A50 memang lebih dari cukup untuk membuatnya bertahan selama belasan jam, bahkan untuk beragam aktivitas berat. Namun jika jarak rumah kamu ke kampung halaman adalah ratusan kilometer, maka sudah pasti kamu butuh power bank yang praktis digunakan saat dalam perjalanan.

Ada banyak power bank di luar sana yang bisa kita jumpai, namun Xiaomi Mi Power bank 2 10.000 mAh bisa dikatakan yang paling ideal untuk dimiliki. Berbekal fitur fast charging yang dibawanya, power bank berkapasitas 10.000 mAh ini bukan saja memungkinkan pengguna mengisi daya dengan cepat tetapi juga aman karena baterai dan smartphone terlindungi dari over charge, atau arus pendek listrik.

Ditambah lagi, power bank Xiaomi ini juga memiliki ukuran yang sangat ringkas – hanya 12,75mm, sehingga memungkinkannya nyaman dibawa bepergian, bahkan diselipkan di dalam saku. Dimensinya 130 x 71 x 14 kg dengan berat 0.250 kg.

Headphone

Tidak ada yang lebih menyenangkan dari mendengarkan musik sambil duduk santai di dalam kereta atau mobil yang berjalan menyusuri jalan saat mudik. Apalagi jika musik itu hanya untuk diri sendiri. Berbekal unit driver berukuran 30mm, dan keseimbangan suara yang baik, Headphone Panasonic HF100 bisa menjadi teman yang menyenangkan buat kamu yang gampang hanyut oleh musik.

Bodinya juga stylish, dengan head band yang bisa ditekuk pada satu sudut, sehingga memungkinkannya tak hanya menonjol di tengah keramaian, tetapi juga praktis untuk dibawa bepergian.

Kedua ujung head band juga didesain dengan sudut yang ergonomis agar dapat terpasang dengan nyaman di telinga dan kepala. Bobotnya ringan sehingga tidak akan membuat kepala pegal menopangnya meski harus berlama-lama.

Modem WiFi

Semua operator bekerja keras saat musim mudik tiba. Sama kerasnya dengan pengguna yang selalu mencoba menemukan cara untuk terus terhubung dengan internet. Baik itu untuk sekedar chatting untuk mengabarkan situasi perjalanan pada orang tua di rumah, streaming musik, main game, hingga nonton streaming film. Kebayang, betapa ini akan menguras baterai smartphone pada akhirnya. Belum lagi jika saudara atau teman ikutan tethering.

Gambar terkait

Nah, sementara tethering melalui smartphone hanya bisa dilakukan untuk beberapa orang saja. Tapi Huawei Modem WiFi E5573 bisa bekerja lebih dari itu. Jangankan cuma 5 orang, 10 orang pun sangat dimungkinkan. Modem besutan Huawei ini punya kecepatan download hingga 150 Mbps, dan kemampuan upload hingga 50 Mbps, sehingga memungkinkan pengguna tetap merasa nyaman saat mengakses internet.

Selain itu Huawei juga memberikan dukungan jaringan 4G untuk semua kartu GSM (Telkomsel, XL/Axis, Indosat Three). Sekarang kamu cukup memilih provider mana yang kira-kira bisa diandalkan untuk memberikan kecepatan internet terbaik, di sepanjang perjalanan kamu. Dan jangan lupa untuk isi pulsa yang cukup atau beli paket data-nya biar selama perjalanan mudik bisa tetap browsing dll. Untuk mengisi pulsa, kamu bisa beli di sini.

Car Charger

Stop kontak adalah salah satu barang langka lainnya yang adakalanya sangat sulit ditemukan saat berada dalam perjalanan mudik. Mau tak mau, mengisi smartphone di mobil pun menjadi opsi, buat kamu yang mudik dengan kendaraan pribadi.

Tapi kebayang jika satu smartphone butuh beberapa jam untuk bisa mengisinya penuh, padahal mungkin kamu bepergian dengan beberapa orang, seperti ayah, ibu, kakek, nenek, om, tante dan para sepupu. Waktu yang lama untuk nge-charge tentu tidak ideal. Kecuali ada car charger yang bisa mengakomodasi beberapa smartphone sekaligus.

Nah, Aukey Car Charger punya kemampuan itu, karena dibekali 2 Port USB Type A yang lebih dari mampu untuk mendukung pengisian maksimal pada perangkat. Keunggulan lainnya adalah teknologi Qualcomm Quick Charge 3.0, yang memungkinkannya mengisi 4 x lebih cepat dibandingkan charger biasa. Sementara teknologi Safety Entire Protect mampu melindungi perangkat dari kelebihan dan kekurangan arus pada saat pengisian dilakukan.

Cara menggunakannya juga mudah, cukup hubungkan  CC-T8 ke sumber pengisian di mobil, hubungkan perangkat dengan kabel original Aukey atau USB Charger dan lepaskan perangkat dan charger dari stop kontak jika sudah terisi penuh.

Travel Neck Pillow

Tidur di dalam mobil atau kereta saat mudik adalah hal yang tak terhindarkan, apalagi jika kampung halaman yang dituju berjarak ratusan kilometer. Alhasil, resiko leher pegal lantaran salah posisi tidur pun menjadi kian terbuka.

Foto: GridOto

Untuk menghindarinya, kita mungkin membutuhkan Uchii Travel Neck Pillow. Bukan saja cocok digunakan saat bersantai, bantal leher ini juga bisa menjadi teman perjalanan yang bisa diandalkan buat kamu yang mudik dengan kendaraan pribadi ataupun kereta.

Dilengkapi dengan kancing pada bagian depan, ini juga akan memudahkan saat kamu bersantai, karena posisi bantal tidak akan berpindah tempat. Sementara bahan Poliester yang sangat lembut akan menciptakan kenyamanan tersendiri. Alhasil kamu bisa tidur pulas dengan bantal Uchii ini. Tapi ingat, pengemudi dilarang dekat-dekat dengan bantal ini.

Nah, itu tadi 6 gadget yang kamu butuhkan saat akan melakukan “petualangan” mudik ke kampung halaman. Semua gadget tadi bisa kamu dapatkan di iLOTTE, yang ditawarkan dengan program promo yang menarik.

Di iLOTTE kamu juga bisa mendapatkan penawaran menarik untuk barang-barang lainnya, hanya selama bulan Ramadan. Selain itu, kamu pun bisa mendapat promo cicilan hingga 18x lho!! Tunggu apalagi sob, buruan langsung belanja dan dapatkan promo Lebaran-nya ya! [Adv]

 

Gameloft Segera Rilis LEGO Legacy: Hero Unboxed

Telko.id, Jakarta Gameloft menggandeng LEGO Group meluncurkan game baru bernama LEGO Legacy: Heroes Unboxed. Game ini rencananya akan dirilis pada musim gugur tahun ini.

LEGO Legacy: Hero Unboxed mengajak pemain untuk mengumpulkan berbagai minifigures serta LEGO klasik dan modern. Pemain bisa bertarung dan ikut serta dalam berbagai petualangan.

Tim Gameloft Toronto telah berkunjung ke LEGO Vault di Billund, Denmark, untuk mengcek set dan minifigures milik LEGO. Apalagi, mereka sudah cukup lama bekerja sama dengan LEGO Group.

{Baca juga: Gameloft Rilis Dua Game Mobile Bertema Disney}

“LEGO Legacy: Heroes Unboxed benar-benar akan menghadirkan kesenangan bagi Anda,” Kata Baudoin Corman, Chief Operating Officer Gameloft, seperti dilaporkan Cult of Mac.

Sean McEvoy, Wakil Presiden LEGO Games di LEGO Group, menyatakan bahwa LEGO Games telah berhasil menjangkau jutaan penggembar dari berbagai usia selama lebih dari 20 tahun.

“LEGO Games memungkinkan para pemain untuk bermain dalam sebuah pertarungan epik dengan minifigures. Kami berharap para pemain mendapat pengalaman memainkan game baru ini,” ujarnya.

{Baca juga: 3 Game Gameloft Ini Dapat Dukungan Xbox Live}

Belum lama ini, video game Lego hadir dalam paket The Humble Lego Games Bundle. Di dalamnya terdapat delapan pertandingan Lego. Harganya cuma USD 12 atau sekitar Rp 172 ribu.

Sebagian uang pembelian bahkan disumbangkan untuk amal. Di dalamnya terdapat dua permainan Harry Potter, tiga Batman, Videogame Film Lego, Lego City Undercover, dan Lego Worlds. [BA/HBS]

Sumber: Cultofmac

Ngakak! Driver Grab Kaget Wajahnya Mirip dengan Penumpangnya

Telko.id, Jakarta – Banyak kejadian unik yang sering dialami oleh para pengguna layanan e-hailing. Salah satunya seperti yang dialami seorang penumpang yang kaget mendapati sang driver Grab layanan tersebut memiliki wajah yang sangat mirip dengan dirinya.

Apa yang Anda bayangkan jika seorang driver layanan “ojol” (ojek online) yang Anda pesan mungkin saja menjadi saudara kembarmu yang sudah lama hilang? Itu akan menjadi sebuah cerita heboh yang akan diceritakan kepada teman-teman Anda.

Dan, ternyata kejadian tersebut benar-benar terjadi, dan dialami oleh seorang pengguna Grab.

{Baca juga: 8 Kejadian Kocak Naik Ojek Online, Nomor 3 Asli Bikin Tepuk Jidat}

Awalnya, penumpang ini hanya ingin merekam perjalanannya menggunkan kamera ponselnya. Namun, ketika dia menyalakan kamera depan, penumpang dan driver ini tiba-tiba menyadari bahwa mereka terlihat seperti kembar!

Sontak, keduanya pun tertawa terbahak-bahak, dan mereka melanjutkan perjalanan.

Video ini, telah menjadi viral setelah dibagikan di Twitter dan Instagram. Sebagian netizen menduga bahwa penumpang dan pengendara adalah kembar yang terpisah saat lahir.

{Baca juga: Menang Banyak! Driver Ojek Online Ini Selalu Selfie dengan Penumpang Cantik}

Belum diketahui secara pasti keaslian video ini, namun, jika itu nyata, maka ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi mereka berdua.

 

Sumber: World of Buzz

Server xCloud Microsoft Sediakan 3.500 Game

Telko.id, Jakarta – Microsoft kabarnya sudah menguji server layanan xCloud. Microsoft mengklaim bahwa server itu mampu menyediakan layanan streaming untuk 3.500 game. Para developer pun tidak harus mengonfigurasi game buatannya.

Dilansir The Verge, pengembang game seperti Capcom dan Paradox tengah menguji game di layanan xCloud milik Microsoft. Layanan Microsoft berencana untuk melakukan uji coba publik dari Xbox xCloud pada akhir tahun ini.

“Kami telah mengembangkan dan mengustomisasi proyek xCloud ke data center Microsoft Azure yang tersebar di 13 bagian untuk menyediakan pusat pengembangan game di Amerika Utara, Asia, dan Eropa,” tutur Cloud Gaming Chief Microsoft, Kareen Choudry.

{Baca juga: Bos Xbox Sindir Google Stadia, Begini Katanya}

Microsoft Xbox xCloud akan diuji coba tidak hanya di Amerika Serikat.  Developer game diberi kesempatan untuk melakukan konfigurasi agar seluruh fitur atau mode gameplay game tetap bisa dimainkan dengan latensi rendah.

Semua judul game yang tersedia di Xbox One bakal bisa dimainkan di layanan Microsoft Xbox xCloud. Pengguna konsol generasi sebelumnya masih bisa memainkan game dari platform Xbox One menggunakan layanan tersebut.

Belum lama ini, Microsoft membawa game Minecraft ke Xbox Game Pass. Minecraft hadir ke langganan Xbox Game Pass pada 4 April 2019. Hal ini menambah daftar ratusan game kreasi Microsoft yang sudah ada di layanan bagi pengguna Xbox tersebut.

{Baca juga: 3 Game Gameloft Ini Dapat Dukungan Xbox Live}

Kehadiran game itu membantu Microsoft dalam misinya untuk menambah jumlah pelanggan di layanan mereka. Microsoft telah secara agresif mendorong agar para gamers untuk berlangganan di Xbox Game Pass. [BA/HBS]

Sumber: The Verge

WHO Sebut Kecanduan Game Masuk Kategori Gaming Disorder

Telko.id, Jakarta – WHO, Organisasi Kesehatan Dunia PBB, mengakui keberadaan penyakit bernama Gaming Disorder. Bahkan, Gaming Disorder masuk daftar gangguan kesehatan mental yang baru saja dirilis oleh WHO. Penyakit ini disebabkan kecanduan game.

Dilansir Polygon, badan kesehatan dunia itu mengambil keputusan tersebut setelah menggelar rapat tahunan 2019 di Geneva, Swiss. Adiksi atau kecanduan game via ponsel dan platform lain pun dinyatakan sebagai penyakit internasional.

Gangguan kesehatan semacam itu diberi kode ICD-11. Sebagai dampak dari hal tersebut, negara-negara anggota WHO dituntut merancang rencana kesehatan publik.

{Baca juga: 5 Risiko Berbahaya Kecanduan Bermain Game}

Disebutkan bahwa keputusan diambil dengan melihat penelitian bahwa gangguan kesehatan ini hanya memengaruhi orang yang aktif dalam permainan digital ataupun video game.

Badan kesehatan dunia itu meminta kepada masyarakat untuk mampu membagi dan menggunakan waktu secara bijak saat menggunakan gawai. Mereka mendefinisikan Gaming Disorder sebagai gangguan serius.

Gaming Disorder berpotensi mengakibatkan seseorang tidak dapat mengontrol waktu dan frekuensi bermain game. ICD-11 diperkirakan membawa dampak serius pada 1 Januari 2022 mendatang.

{Baca juga: Asosiasi Game Lobi WHO Batalkan “Penyakit Kecanduan Game”}

Sebelum WHO memutuskan gangguan kesehatan mental ini, Apple terlebih dahulu mengantisipasi dengan menghadirkan fitur Screen Time dan Parental Control. [BA/HBS]

Sumber: Polygon

Dear Huawei, Pendirimu Ternyata Seorang Apple Fanboy

0

Telko.id, Jakarta – CEO dan juga pendiri Huawei, Ren Zhengfei, membuat pengakuan mengejutkan. Ia secara blak-blakan mengklaim sebagai seorang Apple Fanboy, atau penggemar berat iPhone.

Ia bahkan mengaku membelikan iPhone untuk semua anggota keluarganya. Padahal seperti diketahui, iPhone adalah ponsel buatan Apple yang menjadi pesaing Huawei.

Seperti dikutip Telko.id dari Independent, Minggu (26/5/2019), Zhengfei menyebut bahwa iPhone mempunyai ekosistem yang baik. Karenanya, pendiri Huawei ini sama sekali tak ragu untuk membelikan semua anggota keluarganya iPhone manakal hijrah dari China.

“Saat kami berada di luar negeri, saya membeli iPhone. Menurut saya, kita jangan berpikir sempit. Sebagai pendiri Huawei, saya tak mengharamkan diri untuk memiliki ponsel merek lain. Saya tak harus selalu memakai produk Huawei,” terang Zhengfei.

{Baca juga: Dampak Embargo AS, Minat Pelanggan Huawei Menurun}

Ada makna khusus dari pengakuan Zhengfei membeli iPhone saat bersama keluarga bepergian ke luar negeri. Ia merespons pernyataan petinggi Huawei yang menuruti pemerintah China untuk memboikot perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat (AS).

Perselisihan antara Huawei dengan pemerintah AS memang semakin panas. Beberapa waktu lalu, Presiden Donald Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan AS untuk menggunakan peralatan Huawei.  Google dkk pun sepakat memutus akses ke Huawei.

Huawei sempat buka suara terkait pencabutan dukungan Android di ponsel buatannya oleh Google. Perusahaan asal China tersebut menyatakan berkomitmen untuk memberi pembaruan keamanan dan layanan bagi perangkat yang sudah beredar di pasaran.

“Huawei hanya dapat menggunakan versi publik Android dan tidak akan bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan layanan dari Google. Namun, Huawei akan terus menyediakan pembaruan keamanan dan layanan purnajual untuk semua produk,” ujar Huawei.

{Baca juga: Huawei Didepak dari Asosiasi Pengembang Kartu SD, Kenapa?}

Menyikapi boikot dari Google, Huawei menggaungkan rencana untuk membangun ekosistem perangkat lunak sendiri yang aman dan berkelanjutan. Tujuannya, mereka ingin memberi pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global. [SN/HBS]

Sumber: Independent

Barang di Lazada Ini Disangka Alat untuk Bunuh Diri

Telset.co.id, Jakarta – Menjadi pedagang online kadang tidak mudah dan kadang semakin sulit ketika harus berurusan dengan internet troll. Semakin sulit jika produk yang anda jual agak aneh atau unik, dan mengundang troll untuk berkomentar lebih banyak lagi.

Seorang penjual di Lazada memasang alat traksi serviks, atau sejenis alat ortopedi untuk meringankan sakit leher dan punggung. Ternyata, hanya sedikit orang yang tahu kegunaan atau fungsi alat ini.

Para trol memburu-buru halaman penjual barang ini dan mengajukan beragam pertanyaan konyol. Namun, si penjual dengan sabar menjawab satu persatu pertanyaan dari para troll dengan bijak.

{Baca juga: “Shoppertainment”, Konsep Belanja Menyenangkan ala Lazada}

Beberapa komentar menanyakan apakah alat tersebut dapat digunakan untuk bunuh diri. Pedagang online ini pun menjawab dengan penuh hati-hati, dan meminta para troll untuk lebih menghargai hidup.

Hingga saat ini, produk yang ditawarkan di Lazada ini telah mendapat 45 pertanyaan, dan semuanya dijawab oleh penjual. Beberapa pengguna memuji penjual karena sangat sabar, dan bahkan ada yang menawarinya pekerjaan sebagai customer service.

Berurusan dengan troll bisa jadi menyebalkan, tetapi pedagang online ini telah memberikan contoh yang bagus, terutama ketika berurusan dengan masalah sensitif seperti bunuh diri dan melukai diri sendiri.

{Baca juga: 3 Produk Terlaris yang Diincar Pengguna Lazada Indonesia, Apa Saja?}

Perangkat penarik leher mungkin sebenarnya bermanfaat bagi mereka yang biasa menatap layar untuk waktu yang lama di kantor. [BA/HBS]

Sumber: worldofbuzz

Ponsel Bisa Deteksi Penyakit Alzheimer 30 Tahun sebelum Gejala

0

Telko.id, Jakarta – Ponsel bakal bisa mendeteksi penyakit Alzheimer atau pikun sejak 30 tahun sebelum gejala muncul. Para ahli mengatakan, ponsel dan gadget lain seperti Fitbits juga bisa melakukan pemeriksaan serupa lima tahun sebelum gejala tampak.

Dennis Chan dari Universitas Cambridge, yang mengembangkan teknik untuk memeriksa 86 pasien lanjut usia, mengatakan bahwa para ilmuwan sedang melakukan penelitian. Harapannya, lima tahun ke depan, deteksi Alzheimer via ponsel bisa terealisasi.

Menurut Asosiasi Alzheimer, seperti dikutip Telko.id dari New York Post, Minggu (26/5/2019), lebih kurang 5,8 juta orang Amerika Serikat hidup dengan penyakit Alzheimer. Pada 2050, jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 14 juta orang.

{Baca juga: Peneliti Kembangkan Teknologi AI untuk Deteksi Alzheimer}

Sejauh ini, belum ada obat untuk menyembuhkan Alzheimer. Namun demikian, beberapa obat bisa meredakan gejalanya. Chan menambahkan, teknologi dan aplikasi dapat dipakai untuk mendeteksi mereka yang berisiko tinggi terserang Alzheimer.

“Dokter dapat melakukan intervensi dini dengan menyarankan perubahan gaya hidup guna mengurangi kemungkinan pengembangan penyakit. Mereka baru akan menjalani pengobatan saat hasil analisa membuka kemungkinan untuk itu,” tukasnya.

Maret 2019 lalu, sekelompok peneliti IBM menggunakan mesin pembelajaran untuk menemukan cara mendeteksi penyakit Alzheimer. Penanda biologi yang dipakai adalah peptida bernama amiloid-beta yang bisa diketahui lewat sebuah tes darah.

{Baca juga: Aplikasi Ini Bisa Bantu Tuna Netra ‘Melihat’}

Dengan metode itu, para peneliti akan bisa memperhitungkan risiko seseorang terkena Alzheimer, jauh sebelum gejala muncul. Metode tersebut juga bisa digunakan untuk mengetahui secara lebih cepat ancaman Alzheimer dibanding pemindaian otak. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

NASA Mulai Simulasi Lalu-lintas Drone Pengantar Pizza

Telko.id, Jakarta – NASA mengembangkan sistem manajemen lalu lintas nasional untuk drone. NASA untuk pertama kali mengujinya di luar garis pandang operator. Beberapa drone pun tampak terbang di atas pusat kota Reno, Nevada, minggu ini.

Menurut New York Post, dikutip Telko.id, Minggu (26/5/2019), NASA melakukan serangkaian simulasi pengujian teknologi yang suatu hari nanti akan digunakan untuk mengelola ratusan ribu drone untuk mengantarkan paket, pizza, dan pasokan medis.

Direktur riset dan teknologi di Ames Research Center NASA, David Korsmeyer, mengatakan,  sejumlah drone lepas landas pada Selasa (21/5/2019) dari atap garasi parkir berlantai lima dan mendarat di atap lain di gedung yang berada di seberang jalan.

{Baca juga: Dua Pesawat NASA Hilang Misterius di Planet Mars}

Drone-drone tersebut melayang menyesuaikan kekuatan angin sebelum kembali ke titik lepas landas. Perangkat itu dilengkapi dengan GPS. Sejumlah drone terbang tidak lebih tinggi dari lampu jalan kota, tetapi tetap mampu menghindari tabrakan.

Drone yang diuji coba oleh NASA mempunyai sistem pelacakan yang terhubung ke komputer NASA. Karenanya, drone-drone tersebut tak bertabrakan meski terbang rendah dan saling berdekatan. Tes serupa telah dilakukan di daerah terpencil dan pedesaan.

“Ketika memulai proyek ini empat tahun lalu, banyak yang tidak mengira bahwa hari ini kami menerbangkan UAV dengan sistem drone canggih dari gedung-gedung tinggi,” kata Chris Walach, Direktur eksekutif Institut Sistem Otonomi Nevada.

Pelan tapi pasti, teknologi drone memang telah mengubah segalanya. Beberapa waktu lalu, peneliti dari University of Maryland mengklaim berhasil menggunakan drone untuk mengirim ginjal. Ginjal tersebut akan dipakai oleh perempuan berusia 44 tahun.

{Baca juga: Sebentar Lagi, Kirim Barang di Malaysia Pakai “Kurir Drone”}

Setelah ginjal tiba di rumah sakit, perempuan itu langsung menjalani operasi transplantasi. Operasi berlangsung di University of Maryland Medical Center. Peneliti mengklaim, pengiriman organ tubuh menggunakan drone adalah hal pertama di dunia. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

 

Hilangnya 3D Touch di iPhone 2019 Kian Nyata

0

Telko.id, Jakarta – Beberapa tahun lalu, Apple menghadirkan teknologi 3D Touch di iPhone sebagai perluasan dari Force Touch di jam tangan pintar Apple Watch. Teknologi tersebut pun terus ada di iPhone sampai keluaran 2018. Tapi fitur tersebut kemungkinan akan hilang di iPhone 2019.

Namun, seperti dilaporkan Ubergizmo, rumor bahwa teknologi 3D Touch tak akan lagi ada di iPhone 2019 semakin kuat. MacRumor mengklaim berhasil menukil catatan penelitian dari analis Barclays Curtis dan rekan.

Barclays Curtis dan rekan telah menggelar pertemuan dengan beberapa pemasok komponen untuk perangkat Apple. Hasilnya, dikutip Telko.id, Minggu (26/5/2019), iPhone keluaran 2019 berpotensi kehilangan fitur 3D Touch.

{Baca juga: iPhone 2019 Punya Mode Underwater, Buat Apa?}

Sebenarnya, di iPhone XR, Apple telah menghilangkan 3D Touch dan diganti dengan teknologi Haptic Touch. Haptic Touch merupakan campuran long-press dan 3D Touch. Cukup menekan lama suatu objek, fitur-fitur tertentu akan aktif.

April 2018 lalu, sudah muncul kabar bahwa iPhone 6,1 inci kemungkinan tidak bakal memiliki fitur 3D Touch. Apple dikabarkan akan menghilangkan fitur 3D Touch di iPhone 6,1 inci keluaran 2019 guna menghemat biaya produksi.

Hal itu dikemukakan oleh analis KGI Securities, Ming-Chi Kuo. Ia menyatakan, di iPhone 6,1 inci, Apple akan menggunakan teknologi Cover Glass Sensor (CGS). Fungsinya untuk memindahkan modul sentuh iPhone dari panel ke permukaan kaca.

{Baca juga: Tahun Ini, iPhone XR Terbaru Punya Dua Kamera Canggih}

Lantaran Apple berencana menggabungkan teknologi layar CGS ke iPhone 6,1 inci, fitur 3D Touch sangat mungkin untuk dihapus, bahkan di iPhone terbaru seri lain. Meski begitu, Kuo yakin iPhone 6,1 inci bisa mendongkrak penjualan Apple. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo