spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1127

Lindungi Industri dan Konsumen, Pemerintah Kontrol IMEI Ponsel

Telko.id – Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Perdagangan sedang memfinalisasi penyusunan peraturan untuk mendukung program penerapan validasi database nomor identitas asli ponsel (International Mobile Equipment Identity/IMEI). Targetnya, peraturan tiga kementerian ini akan ditetapkan pada tanggal 17 Agustus 2019.

“Jadi, momentum di tanggal 17 Agustus 2019 adalah sebagai milestone penandatanganan bersama tiga kementerian terkait regulasi pengendalian IMEI menuju pembebasan dari handphone black market,” kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto di Jakarta, Minggu (7/7).

Menurut Janu, sistem kontrol IMEI sangat penting untuk melindungi industri dan konsumen di dalam negeri. Untuk itu, perlu dilakukan identifikasi, registrasi, dan pemblokiran perangkat telekomunikasi seluler yang tidak memenuhi ketentuan. Program ini diinisiasi oleh Kemenperin sejak tahun 2017.

“Jadi, bisa melindungi industri ponsel dari persaingan tidak sehat sebagai dampak peredaran ilegal. Selain itu, mengurangi tingkat kejahatan pencurian dan melindungi bagi penggunanya,” ungkapnya. Kontrol IMEI juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi selular dan menghilangkan ponsel black market dari pasar sehingga meningkatkan potensi pajak pemerintah.

“Dalam upaya mendukung program kontrol IMEI tersebut, dibutuhkan regulasi sebagai payung pengelolaan data IMEI. Pemerintah secara cermat akan membuat regulasi terkait Sistem Informasi Registrasi Identifikasi Nasional (SIRINA) agar bisa berjalan dengan baik. Dalam hal ini, Kemenperin mengatur terkait database IMEI dan Kementerian Kominfo mengatur mengenai pemanfaatan data IMEI dan terkait data IMEI pada operator,” jelasnya.

Janu menambahkan, sistem kontrol IMEI akan memproses database IMEI yang didapatkan dari berbagai pemangku kepentingan. Hal ini untuk dapat diolah dan menghasilkan informasi atas daftar IMEI yang valid berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

“Informasi atas daftar IMEI yang valid tersebut, dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah terkait untuk membuat kebijakan sesuai dengan kewenanganya,” imbuhnya. Saat ini, server sistem basis data IMEI atau SIRINA telah terpasang di Pusdatin Kemenperin dan telah dilakukan pelatihan kepada pengelola.

Industri ponsel di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun terakhir. Hal ini tidak terlepas dari upaya pemerintah memacu pengembangan di sektor telekomunikasi dan informatika (telematika) tersebut.

“Meningkatnya produksi ponsel di Indonesia, antara lain karena penciptaan iklim usaha yang kondusif serta kebijakan hilirisasi dan pengoptimalan komponen lokal sehingga lebih banyak memberi nilai tambah,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Kemenperin mencatat, pada tahun 2013, impor ponsel mencapai 62 juta unit dengan nilai sebesar USD3 miliar. Sedangkan, produksi dalam negeri sekitar 105 ribu untuk dua merek lokal. Akhirnya, pemerintah mengeluarkan regulasi yang bertujuan mengurangi produk impor dan mendorong produtivitas di dalam negeri.

Hasilnya, pada 2014, impor ponsel mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, menjadi 60 juta unit. Sementara itu, produksi ponsel dalam negeri tumbuh signifikan menjadi 5,7 juta unit. Kemudian, tahun 2015, produk impor merosot hingga 40 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 37 juta unit dengan nilai USD2,3 miliar. Sedangkan, produksi ponsel di dalam negeri semakin meningkat sebesar 700 persen dari tahun 2014, menjadi 50 juta unit untuk 23 merek lokal dan internasional.

Tahun 2016, produk impor ponsel menurun kembali sekitar 36 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 18,5 juta unit dengan nilai USD775 juta. Untuk ponsel produksi dalam negeri meningkat sebesar 36 persen dari tahun 2015, menjadi 68 juta unit. “Dan, tahun 2017, impor ponsel turun menjadi 11,4 juta unit, sedangkan produksi ponsel di dalam negeri 60,5 juta unit untuk 34 merek, sebelas di antaranya adalah merek lokal,” ungkap Menperin.

Kesebelas merek lokal tersebut, yaitu SPC, Evercoss, Elevate, Advan, Luna, Andromax, Polytron, Mito, Aldo, Axioo, dan Zyrex. Produk nasional ini telah memiliki branding kuat untuk pangsa pasar menengah ke bawah maupun kelas menengah ke atas

“Sebagai bangsa Indonesia, seharusnya kita patut bangga terhadap produk ponsel yang dihasilkan industri dalam negeri,” tegas Airlangga. Bahkan, semakin meningkatnya kemampuan daya saing ponsel nasional, akan menguatkan citra positif dan popularitas produk tersebut di mata konsumen domestik dan internasional. (Icha)

Sempat Gagal, Peluncuran Satelit Militer UEA Disiarkan via YouTube

Telko.id, Jakarta – Peluncuran satelit Falcon Eye milik Uni Emirat Arab (UEA) bakal dilaksanakan pada Senin, tepatnya 05.53 pagi waktu setempat. Peluncuran satelit pengintai yang diproduksi di Toulouse, Prancis ini bakal ditayangkan secara langsung di YouTube.

Asal diketahui, seharusnya satelit Falcon Eye yang telah tiba di Guyana sejak Senin (01/07) itu meluncur pada Sabtu (06/07) pagi. Akan tetapi, peluncuran terpaksa dibatalkan gara-gara kondisi cuaca buruk.

Menurut laporan Gulfnews, seperti dikutip Telko.id, Senin (08/07/2019), angin kencang di kawasan peluncuran di Guyana memaksa UEA membatalkan peluncuran Falcon Eye.

{Baca juga: SpaceX akan Bangun Jaringan Internet di Mars}

Falcon Eye, yang akan menjadi satelit ke-10 milik UEA di orbit, berguna untuk merekam gambar Bumi guna keperluan militer maupun sipil selama 10 tahun ke depan. Tujuannya, tak lain untuk memperkuat keamanan nasional.

Falcon Eye memiliki sistem pencitraan definisi tinggi serta stasiun bergerak yang mampu mengirim dan menerima gambar dari wilayah mana pun di seluruh dunia.

{Baca juga: Ilmuwan Inginkan Foto Lubang Hitam Lebih Tajam}

Sebelumnya, pada Maret 2019, UEA dan 10 negara Arab mendirikan organisasi ruang angkasa. Mereka akan menggarap proyek perdana berupa pengembangan satelit yang akan dinamakan Satelit 813.

Satelit 813 buatan organisasi ruang angkasa negara-negara Arab disiapkan untuk memantau perubahan lingkungan dan iklim. Penandatanganan piagam Kelompok Kerja Sama Antariksa Arab dilakukan di Abu Dhabi. (SN/FHP)

Sumber: Gulfnews

Sedang Digarap, Gran Turismo Dukung PlayStation VR?

Telko.id, Jakarta –  Pencipta Gran Turismo, Kazunori Yamauchi, telah mengkonfirmasi bahwa Polyphony Digital sedang mengerjakan game berikutnya dalam waralaba Gran Turismo. Kabarnya, game ini akan mendukung teknologi VR (virtual reality).

Meskipun ia mungkin tidak terlalu tertarik pada PlayStation VR generasi pertama, ada kemungkinan bahwa ia dapat memberikan teknologi kesempatan untuk judul baru.

Menurut laporan Ubergizmo, hal itu mengisyaratkan kemungkinan bahwa Gran Turismo baru dapat memiliki dukungan untuk PlayStation VR.

{Baca juga: Sony Obral Diskon Game PS4, PS3, dan Vita, Cek Daftarnya di Sini!}

Yamauchi mengkonfirmasi kepada GTPlanet bahwa judul Gran Turismo baru sedang dalam pengembangan. Sayang, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Namun, pemain bisa beranggapan bahwa judul tersebut akan tiba di konsol PS generasi mendatang yang akan jatuh tempo pada tahun 2020.

Dengan kata lain, judul tersebut akan mendapatkan peningkatan kinerja dan grafik, bahkan mungkin dukungan VR.

“Saya tidak berpikir bahwa ada hal lain yang membutuhkan banyak kekuatan pemrosesan. Saya sangat suka VR. Saya orang yang percaya pada kemungkinan itu,” kata Yamauchi.

{Baca juga: Torchlight II Hadir untuk PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch}

Gran Turismo Sport memang memiliki integrasi PSVR yang sangat mendasar dan penggemar waralaba jelas akan lebih suka memiliki elemen realitas virtual yang lebih substansial. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Hore! Realme C1 Dapat Update Android Pie

0

Telko.id, Jakarta – Realme memenuhi janjinya untuk menghadirkan update Android Pie ke seluruh smartphone yang mereka rilis di tahun 2018. Smartphone Realme terakhir yang mendapatkan pembaruan ke sistem operasi terbaru itu adalah Realme C1.

Sebelumnya, sub-brand Oppo tersebut menyebarkan pembaruan untuk Realme 2. Dilansir Telko.id dari GSMArena, Senin (08/07/2019), Realme menyebarkan pembaruan Color OS 6 berbasis Android Pie via OTA dengan nomor versi RMX1811EX_11_A.54 ke seluruh Realme C1.

Pembaruan sebesar 2GB ini juga termasuk patch keamanan Android hingga 5 Juni 2019, dan sejumlah fitur terbaru.

{Baca juga: Realme C1: Raja Baru Smartphone Entry-Level dengan Dual Kamera}

Sebut saja seperti Riding Mode, App Drawer, Gesture Navigation terbaru, ikon notifikasi di status bar, Theme Store, dan lainnya.

Realme C1 mengusung desain berponi atau notch, dengan ukuran yang hampir mirip dengan Oppo F7. Ukuran layarnya tepat 6,2 inci dengan resolusi HD+.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Realme Terbaru}

Smartphone ini dibekali oleh prosesor octa-core 1.8GHz Snapdragon 450, RAM 2GB, ROM 16GB, dan baterai berkapasitas 4,320 mAh. Untuk kamera, ada kamera ganda beresolusi masing-masing 13MP aperture f/2.2 dan 2MP lensa depth, dan kamera depan 5MP.

Saat diperkenalkan di Indonesia pada Oktober tahun lalu, smartphone ini dibanderol dengan harga Rp 1,3 jutaan. (FHP)

Saat Redmi K20 Pro “Jadi Korban” #BottleCapChallenge Bos Xiaomi

0

Telko.id, Jakarta – Bos Xiaomi, Manu Kumar Jain ikut-ikutan untuk melakukan aksi viral di media sosial bernama #BottleCapChallenge. Bukan cuma pamer kebolehan, Manu yang menjabat sebagai Global VP Xiaomi itu juga sekaligus memperlihatkan kemampuan smartphone barunya, Redmi K20 Pro.

Asal tahu saja, #BottleCapChallenge mengharuskan siapapun yang melakukannya untuk membuka tutup botol dengan tendangan sembari merekamnya menggunakan mode slow-motion.

Nah, aksi Manu ini direkam menggunakan kamera Redmi K20 Pro dengan mode slow-mo di 960 fps agar terlihat lebih dramatis. Tapi disini, ia bukan ingin menunjukkan kemampuan kamera K20 Pro.

{Baca juga: Redmi Note 7 “Dihajar” Durian dan Semangka, Bisa Selamat?}

“Saya yakin Anda pernah mendengar tentang #BottleCapChallenge. Jadi, inilah upaya saya. Tapi itu berbeda. Anda akan melihat #RedmiK20Pro membuat penampilan khusus,” katanya.

Tidak sesukses aksi serupa yang dilakukan aktor laga seperti Donnie Yen maupun Jason Statham, Manu gagal membuka tutup botol lewat tendangan. Ia malah menendang jatuh botol berisi air, hingga mengguyur Redmi K20 Pro yang diletakkan di samping botol.

Memang, apabila melihat video yang diunggahnya, terlihat Manu memang sengaja “tidak niat” untuk sukses menjalankan aksinya. Sebab, ia hanya ingin memperlihatkan kemampuan Splash Proof P2i di smartphone flagship tersebut.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Xiaomi Terbaru}

“Diambil melalui #RedmiK20Pro @960 FPS. Perhatikan lapisan splash proof P2i yang mengagumkan,” jelasnya.

Xiaomi memang kerap melakukan aksi “out of the box” alias anti-mainstream untuk mempromosikan smartphone-nya. Contoh, Redmi Note 7 yang diklaim dibangun dengan bahan kuat yang bahkan membuatnya mampu tahan saat dijatuhkan durian atau kuat untuk menghancurkan semangka. (FHP)

Ssst.. Ada Kasak-kusuk Apple Siapkan iPad Lipat?

0

Telko.id, Jakarta – Apple terbilang kalah dari Samsung dan produsen lain dalam mempersiapkan ponsel layar lipat. Namun, Apple tak begitu saja diam. Ada kasak-kusuk, Apple sedang menyiapkan iPad lipat.

Menurut laporan Phone Arena, seperti dikutip Telko.id, Minggu (7/7/2019), Apple akan merealisasikannya pada 2020 mendatang.  Hal itu diungkapkan ke publik oleh seorang analis dari IHS Markit, Jeff Lin.

{Baca juga: Ini 6 Seri iPhone dan iPad yang Gak Kebagian iOS 13}

Ia menyatakan bahwa Apple sedang mengerjakan perangkat lipat yang ketika dibuka akan seukuran dengan layar MacBook. Bahkan, iPad tersebut bisa terkoneksi ke jaringan 5G serta menggunakan prosesor terbaru.

Kabarnya, prosesor baru yang akan disematkan di iPad lipat Apple adalah seri A. Prosesor itu kini tengah dikembangkan oleh Apple. Sayang, tak ada informasi lain yang dibeberkan mengenai rencana kehadiran iPad lipat.

Sekadar informasi, IHS Markit merupakan firma yang pernah membedah total biaya produksi satu unit iPhone dibanding harga jualnya. Menurut IHS Markit, biaya produksi satu unit iPhone jauh lebih murah dibanding harga jualnya.

Untuk iPad keluaran tahun ini, Apple dilaporkan akan mempertahankan fitur-fitur seperti Touch ID dan jack headphone. Dengan demikian, bakal tidak banyak perubahan yang dihadirkan oleh perusahaan dibanding tahun lalu.

{Baca juga: iPad 2019 Tetap Usung Touch ID dan Headphone Jack?}

Menurut sumber Mac Otakara, upaya Apple mempertahankan Touch ID lama diiPad 2019 kemungkinan demi menurunkan biaya produksi. Sementara itu, Touch ID telah digantikan oleh Face ID di iPad Pro 2018 premium. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Tanpa Sebab, Ponsel OnePlus One Ini Terbakar

0

Telko.id, Jakarta – Seorang pemilik ponsel OnePlus asal India bernama Rahul Himalian mengalami kejadian tak terduga. Ponsel OnePlus One miliknya terbakar tanpa sebab. Kejadian berlangsung ketika ia sedang asyik tertidur.

Sebelum insiden terjadi pada 3 Juli 2019, ia mengaku telah mematikan dan menyimpan ponsel OnePlus One punyanya. Dini hari waktu setempat, ia seketika terbangun karena ada asap yang membuatnya merasa sesak.

{Baca juga: OnePlus 7 Pro jadi “Daily Driver” Utama Iron Man}

Menurut Chaiti Narulam, rekan Himalian yang mencuit via Twitter, ponsel OnePlus One berusia lima tahun itu tidak sedang terhubung ke pengisian daya saat peristiwa terjadi. Beruntung, api bisa dipadamkan menggunakan air.

Seperti dikutip Telko.id dari HindustanTimes, Minggu (7/7/2019), Himalian lantas mengajukan komplain. Pihak OnePlus India membenarkan soal kejadian tersebut. Mereka menyatakan sedang kini melakukan penyelidikan.

“Kami menganggap serius insiden itu. Tim kami telah menemui sang pengguna dan menyelidiki peristiwa tersebut,” kata OnePlus.

Insiden itu merupakan yang kali ketiga dialami oleh ponsel OnePlus One. Soal penyebabnya, sampai sekarang belum terungkap. Sepertinya para pengguna ponsel OnePlus kudu berhati-hati sambil menunggu hasil investigasi.

{Baca juga: Resmi Diluncurkan, Ini Spek dan Harga OnePlus 7 Pro}

Sekadar informasi, OnePlus One merupakan ponsel premium yang sempat menuai sukses di pasar Eropa. Sampai-sampai, OnePlus pernah berencana menaikkan harga jual OnePlis One di kisaran 30 Euro atau sekitar Rp 500 ribu.

OnePlus One tersedia dalam beberapa varian. Dua di antaranya model 16 GB seharga 269 Euro atau setara Rp 3,7 juta serta model 64 GB berbanderol 299 Euro atau sekitar Rp 4,2 juta. OnePlus adalah produsen ponsel asal China. [SN/HBS]

Sumber: Hindustan Times

Siap-siap! Vivo S-Series Segera Mendarat di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Vivo mengumumkan terkait kehadiran Vivo S-Series untuk pasar Indonesia. Dengan mengusung tagline “Own Your Style” Smartphone ini akan hadir tampilan yang lebih menarik dan stylish.

Kehadiran Vivo S-Series dikonfirmasi oleh General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia, Edy Kusuma. Menurutnya kehadiran Vivo V-Series adalah strategi Vivo untuk menjangkau konsumen dari kalangan anak muda.

“Survei yang kami lakukan terhadap konsumen muda menunjukkan adanya kebutuhan akan smartphone vivo yang lebih stylish serta mengusung fitur-fitur pendukung gaya hidup mereka yang sangat aktif terhubung di media sosial,” kata Edy.

“Ini menjadi salah satu insight kami dalam pengembangan seri-S di Indonesia” tambahnya.

{Baca juga: Hands-on Vivo V15: Smartphone “Anti Poni” Bergaya Luxury}

Edy menambahkan bahwa seri vivo terbaru ini akan memulai debutnya di pasar Indonesia dalam waktu dekat di tahun 2019 ini. “Seri perdana S bakal hadir dengan fitur-fitur kekinian dan desain yang modis. Ini akan menjadi kejutan pembuka vivo pada kuartal ke-2 tahun 2019”, pungkas Edy.

Mulai 6 Juli 2019, Vivo juga membuka kesempatan bagi generasi “S-presif” untuk mendapatkan vivo S-Series terbaru melalui aktivitas digital #OwnYourStyle.

Peserta cukup mengakses www.vivosmartphone.id, memilih frame/bingkai sesuai karakter, unggah foto terbaik lalu bagikan melalui media sosial Instagram, Facebook atau witter dengan tagar #OwnYourStyle serta mention/tag @vivo_Indonesia. Kesempatan ini dibuka hingga 14 Juli 2019 dengan syarat dan ketentuan berlaku.

{Baca juga: Resmi Meluncur, Ini Harga Vivo V15 di Indonesia}

Di Indonesia Vivo sendiri terakhir memperkenalkan Vivo V15 dan Vivo V15 Pro. Secara spesifikasi, Vivo V15 memiliki layar berukuran besar, yakni 6,53 inci dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel) dan telah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 5.

Vivo V15 mengadopsi teknologi kamera mekanik seperti Vivo NEX. Perlu diketahui, kamera mekanik ini hanya akan muncul dari dalam bodi smartphoneketika kamera depan digunakan, dan terbukti sukses memaksimalkan rasio layar terhadap body smartphone atau Camera Pop Up. [NM/HBS]

Upss! Xiaomi Salah Pasang Iklan Apple Music di Fitur Mimoji

Telko.id, Jakarta – Xiaomi memperkenalkan fitur bernama Mimoji. Penggunaannya mirip dengan Memoji milik Apple. Gara-gara kemiripan itulah, Xiaomi tanpa sengaja menggunakan iklan punya Apple.

Dilansir MacRumors, dikutip Telko.id, Minggu (7/7/2019), pengguna Weibo memergoki Xiaomi salah memasang iklan Apple di halaman produk untuk ponsel Mi CC9 di dua e-commerce, JD.com dan Suning.

Di dua situs tersebut, di atas nama Mimoji terdapat iklan Apple Music Memoji yang menampilkan musisi Khalid dalam bentuk Augmented Reality atau AR. Kesalahan itu pun diamini oleh perwakilan Xiaomi.

{Baca juga: Sah! Trio Xiaomi Mi CC9 Diluncurkan, Ini Spesifikasi Lengkapnya}

General Manager Public Relations Xiaomi,  Xu Jieyun, menjelaskan bahwa kesalahan tersebut diperbuat oleh seorang staf perusahaan. Yang bersangkutan, katanya mengunggah konten yang keliru.

Xiaomi pun buru-buru menghapus materi apa pun yang bersumber dari Apple di JD.com maupun Suning. Perusahaan tak ingin kesalahan itu justru berujung gugatan hukum yang melibatkan Xiaomi dan Apple.

Sekadar informasi, Mimoji dan Memoji sama-sama avatar 3D yang bisa dikustomisasi sehingga bisa terlihat mirip dengan pengguna. Avatar 3D milik Xiaomi mempunyai beberapa kemiripan dengan Memoji Apple.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Xiaomi Terbaru}

Yang mengundang kritikan, Xiaomi telah membuat nama avatar 3D mirip dengan punya Apple. Hal serupa pernah dilakukan oleh Xiaomi ketika meluncurkan fitur setara Animoji milik Apple di Mi 8 pada 2018.

Sumber: Macrumors

Riset 2019: Ini Dia Operator dengan Koneksi Internet Tercepat

Telko.id, Jakarta OpenSignal baru saja merilis analisa jaringan internet milik lima operator seluler di Indonesia. Hasilnya, koneksi internet milik operator seluler mana paling cepat di Tanah Air?

OpenSignal meneliti kualitas jaringan di operator Telkomsel, Indosat Ooredoo, Smartfren, XL Axiata dan Tri Indonesia. Mereka menguji Pengalaman Kecepatan Pengunggahan, Pengalaman Video, Pengalaman Latensi dan Ketersediaan 4G. Hasilnya Telkomsel unggul di 3 dari 4 kategori tersebut.

Untuk pengalaman kecepatan pengunggahan, Telkomsel memiliki rata-rata kecepatan koneksi internet sekitar 3,7 Mbps. Angka ini mengungguli XL Axiata yang memiliki 3,4 Mbps ataupun Tri Indonesia yang memiliki kecepatan 3,1 Mbps.

Untuk Kategori Pengalaman Video pun tidak jauh berbeda. Telkomsel mendapatkan skor 54,3 poin disusul oleh XL Axiata dengan 46,5 poin dan Tri Indonesia 42 poin. Artinya kualias streaming video jaringan Telkomsel lebih baik ketimbang operator lain.

{Baca juga: Telkomsel Terus Kembangkan Jaringan 5G di Indonesia}

Hal serupa juga terkait kategori Pengalaman Latensi. Dalam kategori tersebut Latensi terendah dimiliki oleh Telkomsel dengan waktu respon rata-rata 52,1 milidetik. Sedangkan latensi paling tinggi dimiliki oleh Indosat dan Smartfren dengan rata-rata 81,6 milidetik dan 73,3 milidetik.

Namun Kategori Ketersediaan 4G menunjukan hasil yang menarik. Smarfren unggul dalam ketersediaan 4G dengan 95,8%. Operator tersebut disusul oleh Tri Indonesia dengan 88,6%, dan Indosat dengan 82,7%.

Sebagai informasi, saat ini cakupan jaringan Smartfren 4G LTE telah hadir di lebih dari 200 kota di seluruh Indonesia. Operator seluler milik Sinar Mas Group ini sudah menjalankan secara penuh jaringan 4G, baik di frekuensi 2,3 GHz dan 850 MHz.

Riset Open Signal dilakukan di 16 kota besar di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Medan, Palembang, Bandar Lampung, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Batam. Pengumpulan data melibatkan sebanyak 3,3 juta perangkat dalam periode waktu 1 Februari hingga 1 Mei 2019.

{Baca juga: Smartfren akan Uji Coba 5G di Kawasan Marunda}

Sumber: OpenSignal