spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1120

7 laptop Gaming Asus Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Harganya

0

Telko.id, Jakarta – Asus resmi meluncurkan laptop gaming terbarunya di Indonesia. Bukan satu atau dua seri, Asus langsung merilis 7 laptop gaming terbaru yang mengisi berbagai segmen berbeda dengan seri ROG Mothership, ROG Zephyrus, dan ROG Strix.

Seri pertama yang dibawa Asus di Indonesia adalah Asus ROG Mothership GZ700. Dijelaskan Regional Director Asus SEA, Jimmy Lin, laptop ini adalah terobosan terbaru dari Asus yang mendefinisikan ulang arti dari sebuah laptop gaming.

“ROG Mothership GZ700 bisa digunakan dalam berbagai mode. Penggunaan biasa atau regular usage, Adaptive Usage, Own Preference, dan Optimized Setup,” katanya, di acara Asus Be Unstoppable, di Jakarta, Kamis (11/07/2019).

{Baca juga: Laptop Gaming Mainstream “Harga Miring” Hadir, Asus TUF Gaming FX505}

Laptop ini mengusung layar berukuran 17,3 inch berjenis IPS dengan resolusi maksimal 4K. Dapur pacunya, ditenagai oleh prosesor Intel I9-9980HK, RAM 64GB DDR4, 3 x M.2 NVMe PCIe SSD 512GB, GPU Nvidia geForce RTX 2080 8GB GDDR6, dan baterai 76 Whrs.

“Ini menggunakan prosesor paling powerful, dan GPU paling bertenaga,” klaim Jimmy.

Asus ROG Mothership GZ700

Kemudian, diperkenalkan juga Asus ROG Strix Hero III, ROG Strix Scar III, dan ROG Strix G. Ketiga laptop ini ditujukan bagi gamers eSport yang mementingkan performa tinggi dengan kualitas layar mumpuni dan refresh rate yang tinggi.

Menurut Jimmy, seri ROG Strix juga menjadi laptop gaming yang mengadopsi desain ROG Face Off. Sekadar informasi, ROG Face Off merupakan hasil kerja sama antara Asus ROG dengan BMW Designworks Group.

Asus ROG Strix Hero III

“Kami telah 1 tahun berkolaborasi dengan BMW untuk mengetahui dan eksplorasi apa saja hal baru yang bisa dilakukan untuk gaming laptop. Kolaborasi ini menghasilkan ROG Face Off Concept,” ujar Senior Director Asus Global Channel Management of Gaming Business, Alvin.

ROG Strix Scar III memiliki dua varian berbeda dengan model G531 dan G731 yang dibedakan dari ukuran dan teknologi layarnya. Model G531 memiliki layar berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD dengan refresh rate maksimal 240 Hz. Sementara G731 layarnya 17,3 inci dengan refresh rate hingga 144 Hz.

{Baca juga: 6 Seri Asus ROG akan Dirilis di Indonesia, Ini Daftarnya}

Asus ROG Strix Scar III

Mesin utamanya menggunakan prosesor Intel Core i7-9750H hexa-core / Intel Core i9-9980H octa-core, RAM 16GB/32GB DDR4, ROM 256GB SSD + 1TB SSHD/512GB SSD/1TB SSD, GPU Nvidia GeForce GTX 1660 Ti 6GB GDDR6/RTX 2060 6GB GDDR6/RTX 2070 8GB GDDR6, serta baterai 66 WHrs.

ROG Strix menjadi laptop gaming dengan layar 240Hz,” ucap Alvin.

Seri laptop gaming terakhir adalah Asus ROG Zephyrus S GX701, Zephyrus S GX502, dan Zephyrus M GU502. Diklaim Gaming Country Product Manager, Alistair Wu, seri Zephyrus merupakan seri laptop tipis dengan bobot yang ringan.

“Misalnya S GX502, tebalnya kurang dari 2 cm dengan bobot kurang dari 2 kg. ketebalannya 18,9 mm dan 62% lebih ringan dari laptop gaming 15 inci lainnya,” klaim Alistair.

Asus ROG Zephyrus S GX701 memiliki layar berukuran besar, tepatnya 17,3 inci beresolusi Full HD dengan refresh rate 144 Hz. Prosesornya menggunakan Intel Core i7-9750H hexa-core, RAM 32GB DDR4, ROM 1TB SSD, GPU Nvidia GeForce RTX 2070 8GB GDDR6/RTX 2080 (Max-Q) 8GB GDDR6, dan baterai 76 WHrs.

Asus ROG Zephyrus S GX701

Sedangkan seri S GX502, mempunyai layar 15,6 inci beresolusi Full HD dengan refresh rate maksimal 240 Hz. Ditopang juga oleh prosesor Intel Core i7-9750H hexa-core, RAM 16GB/32GB DDR4, ROM 512GB SSD, GPU Nvidia GeForce RTX 2060 6GB GDDR6/RTX 2070 8GB GDDR6, dan baterai 76 WHrs.

Laptop ini terbilang menarik, karena dirancang dengan sistem pendingin terbaru bernama Active Aerodynamic System (AAS). Sistem ini memungkinkan laptop untuk sedikit terangkat, layaknya desain Ergolift di jajaran laptop mainstream Asus.

Asus ROG Zephyrus S GX502

AAS diklaim mampu memaksimalkan sistem sirkulasi udara dan menurunkan suhu panas laptop, yang akhirnya dapat meningkatkan performa laptop menjadi lebih baik.

“AAS bisa menghadirkan ruang udara ekstra hingga 20% dan suhu berkurang 20%,” pungkas Alistair.

Lalu seri M GU502 jadi seri paling rendah dari model Zephyrus. Laptop ini punya layar seukuran dengan Zephyrus S GX502, tapi dengan refresh rate maksimal hingga 144Hz saja.

Asus ROG Zephyrus M GU502

Mesin utamanya, laptop ini memiliki prosesor yang sama dengan dua seri Zephyrus lainnya. Namun untuk kapasitas RAM, besaran ROM, GPU, dan baterai M GU502 punya konfigurasi berbeda.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Asus Terbaru}

Digunakan RAM 8GB DDR4, ROM 512GB SSD, GPU Nvidia GeForce GTX 1660 Ti 6GB GDDR6, dan baterai 50 WHrs.

Seluruh laptop gaming terbaru Asus ini telah tersedia di Indonesia. Bagaimana dengan harganya? Asus ROG Mothership GZ700 dibanderol dengan harga Rp 130,9 jutaan, Asus ROG Strix Hero III dihargai mulai dari Rp 25,9 jutaan, dan Asus ROG Strix Scar III mulai dari Rp 30,9 jutaan hingga Rp 54,9 jutaan.

Sementara Asus ROG Zephyrus M GU502, harganya Rp 25,9 jutaan. Zephyrus S GX502 dilepas Rp 35,9 jutaan, dan Zephyrus S GX701 dihargai Rp 48,9 jutaan. Bagaimana, berminat? (FHP)

Survei: Thailand dan Indonesia Paling Merasakan Manfaat IoT

Telko.id, Jakarta – Teknologi IoT (Internet of Things) mulai dirasakan manfaatnya oleh perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara. Survei terbaru menyebut jika perusahaan asal Thailand dan Indonesia merupakan dua negara yang paling merasakan dampak dari kehadiran IoT.

Survei ini dilakukan oleh Asia IoT Business Platform (AIBP) di negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Hasilnya sebanyak 10,7% perusahaan Thailand dan 8,9% perusahaan di Indonesia telah merasakan manfaat dari penerapan IoT.

{Baca juga: Potensi Bisnis IoT Indonesia Bisa Capai Rp 444 Triliun}

“Perusahaan-perusahaan dari kedua negara paling banyak berinvestasi dalam teknologi dan mulai menuai hasilnya sekarang. Indonesia dan Thailand telah lebih banyak merasakan manfaat dari pengimplementasian teknologi IoT” kata Direktur Asia IoT Business Platform di Jakarta, Kamis (11/07/2019)

Selain Indonesia, ada juga Malaysia dengan 5,1%, Filipina dengan 2,8% dan Vietnam dengan 2,1%.  Survei ini juga menunjukan inisiatif pemerintah Indonesia telah diterima dengan baik oleh perusahaan lokal yakni mengembangkan ekosistem sektor industri 4.0.

Dalam survei lain sebanyak  78,6% setuju bahwa perusahaan mereka harus terhubung dan menggunakan alat yang canggih sebagai upaya meningkatkan proses dan operasional perusahaan mereka.

“Mereka setuju jika perusahaan itu harus terhubung dan menggunakan otomatisasi yang canggih dan tools digital lainnya” kata Irza.

Survei AIBP melibatkan 1624 responden yang tersebar di Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam. Survei tersebut menyebutkan sejumlah sektor yang memungkinkan untuk dijajaki IoT saat ini adalah sektor ritel dan perumahan, transportasi dan logistik, industrial, perbankan dan pelayanan publik.

{Baca juga: IoT Salah Satu Backbone Revolusi Industri 4.0}

Pada kesempatan tersebut Irza juga memberikan informasi jika Konferensi Asia IoT Business Platform (AIBP) Ke-32 akan digelar di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, pada 28-29 Agustus 2019 dengan berfokus pada topik “Indonesia 4.0”. Rencananya acara akan dihadiri oleh pejabat pemerintah dan pelaku usaha. [NM/HBS]

Terkait Aturan IMEI, Bagaimana Nasib Ponsel Wisatawan?

Telko.id, Jakarta – Pemerintah akan menetapkan aturan IMEI pada Agustus 2019 nanti. Walaupun belum disahkan, namun aturan tersebut sudah menimbulkan berbagai pertanyaan, seperti bagaimana nasib ponsel wisatawan asing, apakah masih bisa digunakan atau tidak?

Kasubdit TIK Direktorat Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, Najamudin menjelaskan selama wisatawan tidak mengganti kartu SIM mereka dengan operator dalam negeri, maka ponsel miliknya tidak kena aturan IMEI.

“Selama dia makai SIM Card negaranya tidak ada masalah. Kecuali kalau dia ganti SIM Card Indonesia, dia harus proses identifikasi, baik di operator mau mesin teknologi Device Identification Registration and Blocking System (DIRBS),” jelas Najamudin di Jakarta, Kamis (11/07/2019).

{Baca juga: Seberapa Ampuh Aturan IMEI Bisa Berantas Ponsel BM?}

Hal berbeda jika wisatawan membeli nomor operator lokal. Operator dan pemerintah akan mengindentifikasi IMEI ponsel tersebut dan tidak langsung melakukan pemblokiran. Menurutnya hingga saat ini pemerintah masih menggodok bagaimana skema kebijakan bagi ponsel wisatawan tersebut.

“Itu gak langsung diblok. Nanti kita akan lihat apakah IMEI-nya terdaftar di asosisasi perangkat mobile internasional atau (GSMA) atau tidak. Biasanya ponsel tersebut IMEI-nya kan tidak terdaftar di Kementerian Perindustrian,” ujar Najamudin.

“Jadi apakah nanti kita tanya dulu atau tidak (belum ditentukan),” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Najamudin juga mengklarifikasi terkait isu pemblokiran kepada ponsel-ponsel BM yang saat ini  beredar dan dimiliki masyarakat. Nantinya pemblokiran akan terjadi pada ponsel-ponsel yang dibeli pengguna setelah aturan tersebut berlaku.

“Gak langsung blokir. Diblokir langsung itu nanti setelah (aturan) itu berlaku. Ponsel yang sekarang tetap aman-aman saja,” ujar Najamudin.

Sebelumnya Regulasi tentang aturan IMEI (International Mobile Equipment Identity) oleh pemerintah mulai menemukan titik terang. Jika tidak ada halangan, aturan tersebut akan ditetapkan pada bulan Agustus 2019 ini.

{Baca juga: Rudiantara: Aturan IMEI Tak Rugikan Masyarakat}

Rencana penerapan aturan IMEI tersebut dikonfirmasi langsung oleh Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail.

Ismail mengatakan bahwa peraturan akan ditandatangani oleh Menkominfo Rudiantara, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita dan Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto. [NM/HBS]

Berkat WiFi, Siswa-siswa Bandel Ini Ketahuan Aksi Vandalisme

Telko.id, Jakarta – Empat remaja dari Maryland, Amerika Serikat, baru-baru ini didakwa dengan kejahatan rasial. Siswa-siswa bandel itu merusak sekolah, mencorat-coreti tembok dengan kata-kata dan gambaran kebencian. Mereka ketahuan pelaku vandalisme berkat jaringan WiFi. Kok bisa?

Aksi empat remaja itu dilakukan hanya beberapa hari sebelum kelulusan sekolah. Mereka tertangkap kamera saat beraksi. Namun, mereka sudah mengantisipasinya dengan mengenakan topeng penutup muka.

{Baca juga: Harvard Batal Loloskan 10 Calon Mahasiswa Karena Meme}

Dasar nahas, identitas mereka tetap tercium. Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, ponsel mereka membantu pihak sekolah dalam mengidentifikasi pelaku. Ponsel mereka terkoneksi WiFi secara otomatis.

Untuk terhubung ke jaringan WiFi milik sekolah, semua siswa diharuskan menggunakan ponsel. ID yang diterapkan pun unik sehingga memungkinkan mereka untuk terhubung ke jaringan setiap kali berada di sekolah.

Data jaringan telah memuat empat ponsel para pelaku dengan login ke WiFi pada 23 Mei 2018, sekitar pukul 11.35. Walhasil, pihak sekolah secara mudah mengetahui pelaku meski para siswa mengenakan topeng.

Berdasarkan keputusan sekolah, empat remaja tersebut mendapat tuduhan melakukan kejahatan rasial. Mereka dijatuhi hukuman percobaan, pengabdian kepada masyarakat, dan masuk penjara pada akhir pekan.

{Baca juga: Duh! Jutaan Siswa Ujian Ulang karena Soal Bocor di WhatsApp}

Pemakaian teknologi WiFi yang diterapkan oleh pihak sekolah menuai pujian dari beberapa pihak. Sistem yang digunakan terbilang simpel, tetapi berjalan efektif. Sekolah-sekolah di Indonesia mungkin bisa menirunya. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

 

7 Aplikasi Video Editing Gratis Untuk Vlogger

Telko.id –  Saat ini menjadi vlogger tidaklah sulit. Meskipun lebih baik, namun penggunaan kamera tidaklah wajib dalam pembuatan vlog. Terlebih lagi kini sudah banyak smartphone Android yang memiliki kualitas gambar yang mumpuni dan layak untuk ditonton jutaan orang.

Untuk menjadi vlogger tentu saja harus menyajikan konten video yang dapat dinikmati. Berarti Anda harus melakukan penyuntingan agar video yang Anda buat layak tonton, menarik, dan bisa viral.

Bagi Anda yang akan memulai vlogging dengan menggunakan smartphone Android, berikut ini beberapa aplikasi video editing yang bisa Anda gunakan.

Adobe Premiere Clip

Adobe memang unggul dalam bidang software editing baik itu untuk foto maupun video. Untuk itu Adobe merilis Adobe Premiere Clip sebagai aplikasi video editing di Android. Dengan aplikasi ini Anda dapat memotong, menyalin, menyatukan, dan menyisipkan berbagai video. Anda juga bisa mengisi track lagu supaya vlog Anda semakin menarik.

Download disini

KineMaster

KineMaster merupakan aplikasi video editing yang ramah pengguna. Aplikasi ini sangat mudah untuk digunakan oleh siapapun. Dengan aplikasi ini Anda dapat membuat video dari nol atau menggunakan template yang sudah disediakan.

Selain melakukan pemotongan dan penyatuan video, aplikasi ini juga bisa menambahkan teks untuk judul ataupun caption. Anda juga bisa memasukan lagu yang berasal dari memori penyimpanan. Aplikasi ini juga menyediakan berbagai efek transisi yang bisa membuat video Anda lebih menarik. Anda juga bisa merekam suara apabila video Anda membutuhkan narasi.

Download disini

PowerDirector

Aplikasi merupakan salah satu aplikasi video editing yang terbaik di Play Store. Pada awalnya mungkin Anda akan sedikit bingung dalam menggunakannya, namun setelah terbiasa dijamin video yang Anda hasilkan akan tampak lebih keren. Aplikasi ini mampu menyunting video beresolusi Full HD dengan stabil, memasukan beberapa track lagu sekaligus, efek dan transisi yang menarik.

Hal yang membuat PowerDirector spesial adalah kemampuan untuk menyunting video green screen dan blue screen. Jadi Anda dapat merubah background video Anda tanpa perlu menggunakan komputer. PowerDirector juga mampu membuat video Anda menjadi slow motion, meskipun Anda tidak merekam dalam 120-240fps sekalipun.

Download disini

Bocoran Ini Pastikan Galaxy A90 Punya Tiga Kamera “Tilt OIS”

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy A90 dipastikan bakal mengusung tiga kamera belakang sebagai salah satu andalannya. Hal ini bisa diketahui setelah munculnya bocoran foto dari case Samsung Galaxy A90, yang sekaligus memperlihatkan desain body belakangnya dan sedikit bagian depannya.

Tidak seperti Galaxy A50 maupun A70, frame kamera vertikal di A90 ditempatkan di bagian tengah body. Tepat di bawah frame kamera, terdapat LED Flash dan juga logo Samsung sebagai pelengkap desain bagian belakang.

Konfigurasi kameranya sendiri tergantung dari model A90. Asal tahu saja, smartphone tersebut bakal memiliki dua varian yang berbeda, yakni 4G dan 5G.

{Baca juga: Bocoran Spek Gahar Samsung Galaxy A90}

Masing-masing model ini akan memiliki nomor SM-A905 untuk 4G dan SM-A908 untuk 5G. Model 4G atau versi standar memiliki tiga kamera belakang dengan konfigurasi 48MP + 12MP + 5MP dengan dukungan fitur bernama “Tilt OIS”.

Sedangkan SM-A908 atau versi 5G, punya tiga kamera dengan konfigurasi 48MP + 8MP + 5MP.

Sementara untuk bagian depannya, dilansir Telko.id dari GSMArena, Kamis (11/07/2019), Galaxy A90 tidak akan mengadopsi kamera slider ala Galaxy A80. Smartphone ini bakal “tampil normal” dengan layar fullscreen dengan desain Infinity-U atau notch berbentuk waterdrop.

Untuk menyembunyikan notch, Samsung akan memberikan wallpaper dengan tampilan atas berwarna gelap. Cara ini, dilakukan Samsung juga pada seri Galaxy A50, A70, sampai Samsung Galaxy S10 yang juga berlayar Super AMOLED.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Samsung Galaxy A90 sendiri diprediksi ditopang oleh prosesor high-end dari Qualcomm, Snapdragon 855. Itu membuat Galaxy A90 menjadi seri Galaxy A pertama yang ditenagai oleh prosesor kelas atas yang biasanya digunakan untuk seri Galaxy S ataupun Galaxy Note.

Khusus untuk SM-A908, smartphone ini pastinya akan disematkan dengan modem Qualcomm X50 5G. Disematkan juga baterai berkapasitasa besar dengan dukungan fast charging hingga 45W. (FHP)

Sumber: GSMArena

Tampang Menawan dari Duo Samsung Galaxy Note 10

0

Telko.id, Jakarta – Bocoran desain resmi Samsung Galaxy Note 10 dan Samsung Galaxy Note 10+ akhirnya terungkap menjelang peluncuran resminya yang bakal diadakan tak lama lagi. Bocoran ini menampilkan duo Note 10, lengkap dengan S Pen yang tersedia dengan dua pilihan warna.

Dua pilihan warna itu adalah Black dengan warna S Pen yang sama, serta Silver Prism dengan S Pen berwarna cenderung biru tua.

Warna Silver Prism jadi salah satu warna paling menarik. Sebab, warna ini hasil kombinasi warna gradasi antara warna hijau, biru, merah muda, dan silver yang melapisi body berbahan dasar kaca.

{Baca juga: Samsung Pamer Kemampuan Galaxy Note 10, Bisa Gantikan PC?}

Masih bagian belakang, Samsung Galaxy Note 10 punya tiga kamera belakang, sementara Galaxy Note 10+ punya tambahan lensa 3D ToF yang diletakkan sejajar dengan LED Flash. Lensa kameranya ditempatkan secara vertikal di sudut kiri body smartphone.

Ke bagian depan, smartphone ini punya layar berjenis Super AMOLED berdesain Infinity-O atau lubang kamera. Akan tetapi, berbeda seperti Samsung galaxy S10, lubang kamera di Note 10 berada tepat di bagian tengah atas layarnya.

Dikutip Telko.id dari My Smart Price, Kamis (11/07/2019), layarnya juga telah mendukung teknologi ultrasonic in-display fingerprint, mirip seperti trio Samsung Galaxy S10.

Galaxy Note 10 dipastikan akan diperkenalkan secara resmi di ajang Galaxy Unpacked Event pada 7 Agustus mendatang di tempat yang sama seperti tahun lalu, Barclay’s Center, New York, Amerika Serikat.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Smartphone ini dipercaya punya berbagai fitur dan teknologi baru, yang diklaim bisa “menggantikan” beberapa perangkat sekaligus. Hal ini tampak pada video teaser berdurasi 30 detik yang disebar oleh akun Twitter resmi Samsung Indonesia.

Dalam video, brand asal Korea Selatan ini mengisyaratkan bahwa alih-alih menggunakan beberapa perangkat untuk bekerja, pengguna bisa menggunakan Samsung Galaxy Note 10 saja. Seperti PC, flashdisk, hingga laptop. Galaxy Note 10 dinilai bisa menggantikan seluruhnya dengan mode DeX atau mode desktop. (FHP)

Sumber: My Smart Price

Unlimited Kuota Internet Smartfren hadir di Arab Saudi

0

Telko.id – Komunikasi selama menjalankan ibadah haji tentu sangat dibutuhkan. Namun, trend saat ini, untuk komunikasi dapat dilakukan tanpa membayar ekstra pulsa telepon maupun SMS. Cukup menyediakan kuota data yang cukup, komunikasi pun dapat berjalan lancar. Ini yang disediakan oleh Smartfren Telecom.

Smartfren Telecom melalui divisi international roamingnya, menghadirkan promo khusus unlimited kuota internet, yaitu Smart Day Pass Arab Saudi. Roaming international Arab Saudi ini dihadirkan Smartfren bekerja sama dengan operator Saudi Arabia, Zain Saudi.

“Melihat bahwa saat ini, pelanggan telekomunikasi tidak terkecuali para jamaah haji lebih banyak menggunakan data untuk berkomunikasi dengan sanak saudaranya di tanah air. Maka kami hadirkan promo untuk unlimited kuota data. Sehingga untuk berkomunikasi mereka tidak perlu membayar biaya ekstra untuk pulsa telepon ataupun SMS. Cukup menggunakan sarana social messenger untuk menelepon berkirim pesan, hingga berkirim foto atau video.” Ujar Aya Sofia, Dept Head of International Roaming Smartfren.

Promo Smart Day Pass Arab Saudi ini, dapat diperoleh para jamaah haji dengan harga Rp 150.000,- dengan benefit kuota internet selama 14 hari.

Untuk dapat menikmati layanan internasional roaming ini, pertama pelanggan harus mengaktifkan layanan internasional roaming melalui aplikasi MySmartfren atau datang ke galeri Smartfren terdekat.

Kemudian aktifkan fungsi internet roaming dan beli Promo Smart Day Pass Arab Saudi via aplikasi MySmartfren atau *128# sesaat sebelum meninggalkan Indonesia.

Pulsa akan terpotong secara otomatis ketika pelanggan melakukan pembelian dan kuota internet unlimited dapat langsung digunakan ketika pelanggan tiba di Arab Saudi.

Selain layanan roaming di Arab Saudi, Smartfren juga menghadirkan layanan roaming di beberapa benua, mulai dari Asia, Australia, Amerika, Afrika dan Eropa. (Icha)

 

Garap Bisnis Cloud Gaming, Nintendo Tetap Jualan Konsol

Telko.id, Jakarta – Nintendo sepertinya akan serius menjalankan bisnis cloud gaming dan game streaming. Meski demikian, Nintendo tetap akan jualan konsol untuk menjaga agar bisnis Nintendo Switch tetap eksis.

President Nintendo, Shuntaro Furukawa, menyatakan, cloud gaming memiliki potensi besar. Bos-bos Nintendo beserta para pemegang saham sudah melakukan pertemuan untuk membahas bisnis itu.

{Baca juga: Ada Fitur Rewind di Nintendo Switch Online}

“Kami melihat masa depan cerah untuk teknologi game streaming dan cloud gaming. Dua jalur itu merupakan cara baru bagi konsumen untuk bermain game,” ujarnya dilansir Digital Trends.

Ia mengimbuhkan bahwa cloud gaming bakal merangsang pertumbuhan jumlah gamer. Dengan begitu, perusahaan pembuat game memiliki kesempatan lebih besar untuk membuat game baru.

Director Nintendo, Shigeru Miyamoto, menyambung, meski cloud gaming akan menjadi semakin populer, game-game yang menyenangkan tetap akan tersedia untuk dimainkan oleh pengguna.

“Kami merasa penting untuk melanjutkan lini yang bervariatif, termasuk dalam bentuk konsol, untuk menyediakan sistem hiburan yang unik dan hanya bisa disediakan oleh Nintendo,” kata Miyamoto.

Nintendo belum lama ini masuk ke cloud gaming dengan Nintendo Switch. Cloud gaming memungkinkan pemain untuk menjalankan game yang mumpuni dan menyiarkannya ke perangkat.

{Baca juga: Nintendo akan Perluas Layanan Switch Online?}

Dengan begitu, pemain tak lagi perlu mengunduh game ke konsol untuk memainkan sebuah game. Game berat sekalipun bisa dimainkan di konsol, komputer, dan smartphone karena pakai internet. [BA/HBS]

Sumber: Digital Trends

Apple, Google, Facebook, Amazon Tersandung Kasus Monopoli

Telko.id, Jakarta – Panel kongres akan mengadakan sidang kasus monopoli yang dituduhkan pada Apple, Google, Facebook dan Amazon pada 16 Juli 2019 nanti. Sidang diadakan oleh subkomite antimonopoli DPR, yang dipimpin oleh perwakilan David Cicilline.

Menurut Bloomberg, para regulator khawatir perusahaan teknologi seperti Apple, Google, Facebook, dan Amazon memiliki kebijakan yang tidak baik untuk konsumen, perekonomian, serta persaingan usaha.

{Baca juga: Inggris Investigasi Google dan Facebook Terkait Monopoli Iklan}

Menurut laporan Phone Arena, seperti dikutip Telko.id, Rabu (10/7/2019), jajaran eksekutif Apple, Google, Facebook, dan Amazon akan memberikan kesaksian di depan panel kongres minggu depan.

Keempat perusahaan tersebut memang sedang dalam penyelidikan terkait persoalan monopoli. Apple, misalnya, tengah menjadi subjek investigasi oleh otoritas Uni Eropa.

Perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs ini memberlakukan kebijakan pengurangan 30 persen dari pengembang aplikasi yang menggunakan platform App Store. Kebijakan tersebut dikenal dengan sebutan pajak Appke.

Akibat kebijakan itu, harga aplikasi berbayar di etalase aplikasi iOS menjadi sangat tinggi. Aplikasi Spotify telah mengeluhkan pemberlakuan pajak dari perusahaan pembuat iPhone itu kepada komisi kompetisi Uni Eropa.

{Baca juga: Terkait Tuduhan Monopoli, Google Terancam Denda Rp 42, 8 Triliun}

Terkait persiapan menghadapi sidang di panel kongres, keempat raksasa teknologi ini belum bisa dimintai konfirmasi. Demikian halnya dengan panel kongres dan subkomite antimonopoli DPR. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena