spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1084

Xbox Live Gold Hadir Agustus 2019 dengan Game Gratis  

Telko.id, Jakarta  – Microsoft mengonfirmasi bahwa Xbox Live Gold dengan lineup Emas akan hadir pada bulan Agustus 2019. Pelanggan akan mendapatkan beberapa judul secara gratis setiap bulan.

Perusahaan memberikan yang terbaik untuk mereka dengan lini itu, yang menawarkan judul-judul baru nan bagus di bulan mendatang, mencakup Gears of War 4 untuk Xbox One.

{Baca juga: Xbox Live Bakal Terintegrasi ke Perangkat iOS dan Android}

Anggota Xbox Live Gold akan menerima dua game masing-masing untuk Xbox One dan Xbox 360. Bahkan, pelanggan di Xbox One benar-benar akan mendapatkan akses ke empat judul.

Yang pertama, menurut Ubergizmo, adalah Gears of War 4 untuk anggota Xbox Live Gold dengan Xbox One. Judul akan tersedia sebagai unduhan gratis sepanjang bulan Agustus 2019.

Kemudian, Forza Motorsport 6 akan tersedia untuk mereka juga mulai 16 Agustus hingga 15 September 2019. Lalu, Torchlight gratis untuk Xbox 360 mulai 1 Agustus 2019.

Microsoft memastikan, game Torchlight juga akan tetap gratis hingga tanggal 15 bulan mendatang. Anggota Xbox Live Gold bisa pula mengunduh Castlevania: Lords of Shadow secara gratis.

{Baca juga: 3 Game Gameloft Ini Dapat Dukungan Xbox Live}

Microsoft menetapkan tanggal pengunduhan gratis untuk game Castlevania: Lords of Shadow mulai 16 Agustus hingga 31 Agustus 2019. Kedua judul tersebut pun akan dapat diakses di Xbox One. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Perang Dagang Bakal Kerek Harga Konsol PlayStation  

0

Telko.id, Jakarta  – Sony mencatat penjualan PlayStation yang mengesankan hingga 100 juta unit. Namun Sony mewanti-wanti adanya awan gelap bergelantung di masa depan akibat perang dagang. Salah satu dampak yang akan dirasakan konsumen adalah semakin mahalnya harga konsol.

Perusahaan telah memperingatkan bahwa perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China dapat mengakibatkan harga konsol naik secara drastis.

{Baca juga: Sony Klaim Konsol PlayStation 4 Laku 100 Juta Unit}

Bos keuangan Sony, Hiroki Totoki, mengatakan bahwa jika Amerika Serikat menaikkan tarif untuk produk-produk China, kemungkinan akan ada kenaikan harga untuk konsol PlayStation.

Totoki mengatakan bahwa Sony sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk menghadapi kemungkinan itu. Paling mungkin, Sony akan memberikan biaya tambahan kepada pelanggan.

Namun, keputusan tegas belum dibuat tentang tarif yang diperluas ke produk lain. Sony tidak perlu khawatir tentang kenaikan harga jika negosiasi antara Amerika Serikat dan China berjalan baik.

Meski kemungkinan tarif tambahan bisa dihindari, Sony tetap menghadapi masalah. Sebab, menurut Ubergizmo, konsol bakal dijual oleh Sony dengan margin sangat tipis.

{Baca juga: Sampai Maret 2019, Sony Klaim Jual 4,2 PlayStation VR}

Padahal, Sony menggadang tetap menghasilkan uang lewat layanan dan penjualan game.  Sony akan mengurus permasalahan ini sebelum meluncurkan PlayStation 5 pada tahun depan. [BA/HBS]

 Sumber: Ubergizmo

Batal Buka Pabrik di China, Mac Pro Tetap Rakitan AS

Telko.id, Jakarta  – Apple ingin tetap berkomitmen untuk merakit Mac Pro di Amerika Serikat (AS). Kepastian itu disampaikan oleh CEO Tim Cook setelah Presiden Donald Trump menegaskan tak akan memberi dispensasi kepada Apple.

“Kami telah membuat Mac Pro di AS. Kami ingin terus melakukannya. Kami tak akan merakitnya di China,” kata Cook pada konferensi dengan para analis, Selasa (30/7/2019) waktu setempat, dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (31/7/2019).

{Baca juga: Mau Rakit Mac Pro di China, Apple Minta Izin Trump}

Sebelumnya, Trump mencuit di Twitter pada Jumat (26/7/2019), menyatakan bahwa Apple tidak akan mendapatkan keringanan tarif untuk perakitan di China. Sebaliknya, ia mendesak agar Apple tetap merakitnya di dalam negeri.

“Apple tidak akan mendapatkan dispensasi tarif atau bantuan lain untuk perakitan Mac Pro di China. Kalau Apple ingin tidak terkena tambahan tarif impor, silakan rakit Mac Pro di AS,” tegas Trump, dikutip Telko.id dari CNET, pekan lalu.

Trump juga mengatakan kepada wartawan bahwa Cook bakal mengembangkan pabrik di Texas. “Lelaki yang sangat saya sukai dan hormati adalah Tim Cook. Ia dan Apple akan membangun pabrik di Texas. Saya akan sangat bahagia,” ujarnya.

Apple sempat memohon kepada Trump agar mendapatkan pengecualian terkait pemberlakuan tarif impor. Apple ingin memindahkan pabriknya dari Texas ke China. Apple sudah mengajukan surat permohonan ke Gedung Putih pada 18 Juli 2019.

{Baca juga: Trump Ogah Kasih Dispensasi untuk Mac Pro Rakitan China}

Dalam surat permohonan tersebut, Apple meminta dispensasi terkait 25 persen tarif tambahan. Jika permohonan dispensasi kepada Trump terkabul, Apple otomatis bakal menghemat biaya tambahan hingga USD 300 miliar atau sekitar Rp 4.202 triliun. [SN/HBS]

Sumber: CNET

Di-Retweet Donald Trump, Akun Ini Langsung Diblokir Twitter

Telko.id, Jakarta – Twitter memblokir akun yang menjajakan konten konspirasi pada Selasa (30/07). Pemblokiran itu dilakukan setelah kicauan akun konspirasi itu di-retweet oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Akun konspirasi itu bernama Lynn Thomas, dan diblokir dengan alasan telah melanggar aturan Twitter. Sekadar informasi, Twitter tak mengizinkan pemakaian beberapa akun untuk mengacaukan percakapan secara artifisial.

Menurut laporan The Verge, seperti dikutip Telko.id, Rabu (31/07/2019), akun tersebut merupakan yang kedua yang di-retweet oleh Trump dan telah ditangguhkan oleh Twitter.

{Baca juga: YouTube Stop Rekomendasi Video Bumi Datar}

“Demokrat adalah satu-satunya gangguan dalam pemilihan umum. Demokrat adalah musuh sejati Amerika Serikat!, “ demikian bunyi cuitannya. Menurut The Daily Beast, akun tersebut juga membahas teori dan meme konspirasi Qanon.

Sebelumnya, Trump me-retweet konten dari akun yang mengklaim milik Batalyon Reagan. Akun itu kemudian ditangguhkan atau diblokir oleh Twitter karena melanggar kebijakan plagiasi. Juni 2019, kebetulan Twitter mengumumkan kebijakan baru.

{Baca juga: Konyol! Demi Konten, Instagramer Ini Berenang di Danau Beracun}

Kebijakan baru Twitter akan menyembunyikan cuitan dari akun berpengaruh, seperti milik Trump, jika terbukti melanggar aturan. Jika dianggap tidak pantas, Cuitan akan berwarna abu-abu dan pengguna harus menekan tombol “Lihat”.

Twitter memang terus berbenah guna memberi kenyamanan para pengguna. Upaya tersebut pun membuahkan hasil. Jumlah pengguna aktif harian Twitter meningkat 14 persen, diiringi angka pendapatan serta penurunan laporan spam. (SN/FHP)

Sumber: The Verge

Di Masa Depan, Update Status di Facebook Hanya Pakai Pikiran

Telko.id, JakartaFacebook menginginkan orang-orang di masa depan bisa mengetik pesan dan mengirimkannya hanya menggunakan pikiran. Raksasa media sosial ini pun berusaha mewujudkannya melalui proyek Moonshot.

Dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (31/07/2019), Facebook bakal membiarkan orang-orang untuk tetap berinteraksi satu sama lain dalam kehidupan nyata tanpa harus menggunakan perangkat, khususnya smartphone.

“Augmented Reality (AR) punya kemampuan untuk menghubungkan orang-orang dengan dunia di sekitar secara mudah. Kehadirannya akan membantu siapapun mengakses informasi via kontak mata,” kata Facebook.

{Baca juga: Patah Hati, Pria Muda Siarkan Aksi Gantung Diri di Facebook}

Facebook kali pertama mengumumkan bahwa lab riset Building 8 menggarap teknologi yang menghubungkan komputer dengan otak manusia pada 2017. Namun, sang pemimpin proyek, Regina Dugan malah memutuskan meninggalkan perusahaan.

Padahal, Facebook ingin membuat sistem bicara diam yang dapat mengetik 100 kata per menit langsung lewat pikiran manusia. Kecepatannya lima kali lebih cepat daripada yang bisa diketik seseorang di smartphone.

Facebook tak sendiri. Neuralink, perusahaan komputer berbasis pikiran milik Elon Musk, bakal memungkinkan orang mengetik di iPhone hanya dengan memikirkan teks. Uji coba akan dilakukan pada 2020.

Dalam presentasi di Akademi Sains California, Amerika Serikat, Selasa (16/07/2019) waktu setempat, Musk menyatakan bahwa Neuralink juga punya rencana untuk menambah jumlah manusia dengan kecerdasan buatan.

{Baca juga: WhatsApp Web Tak Perlu Lagi Terhubung ke Ponsel}

Nantinya, Neuralink mengembangkan teknologi yang memungkinkan para pengguna mengetik di iPhone hanya lewat pikiran. Neuralink kini sedang mengembangkan prosesor sangat kecil sebagai penghubung.

Sensor Neuralink akan menempel di kepala manusia untuk menyampaikan informasi ke komputer mini di belakang daun telinga. Komputer itu disebut The Link. Seseorang butuh berlatih sebelum mengendalikan kursor. (SN/FHP)

Sumber: CNET

Embargo AS “Nggak Ngefek”, Penjualan Ponsel Huawei Melesat

Telko.id, Jakarta  – Banyak yang berasumsi bahwa Huawei akan berada dalam masalah besar, setelah mendapat larangan atau embargo untuk melakukan bisnis dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS). Nyatanya dugaan itu meleset, karena penjualan ponsel Huawei tetap laris manis.

Huawei disebut-sebut akan “habis” setelah diembargo AS. Maklum, Huawei merupakan penyuplai banyak komponen dan perangkat lunak ke perusahaan yang berbasis di AS. Namun, kenyataannya Huawei tak semenderita yang dibayangkan banyak orang.

{Baca juga: Klarifikasi Trump, Gedung Putih: Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam}

Menurut laporan BBC, seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Rabu (31/7/2019), meski masuk daftar hitam AS, Huawei tetap menikmati peningkatan 20 persen dalam hal penjualan ponsel.

Perusahaan telah melaporkan terjadi peningkatan pendapatan sebanyak 23 persen pada semester I-2019 walaupun meleset dari yang ditetapkan oleh analis. Pengiriman ponsel tumbuh 24 persen.

“Sesuai fondasi pada paruh pertama tahun ini, kami terus melihat pertumbuhan, bahkan setelah masuk ke daftar entitas AS. Artinya, kami tidak dalam kondisi sulit,” kata Liang Hua, ketua Huawei.

Menurut Bloomberg, kenaikan pendapatan perusahaan pada kuartal pertama tahun ini terjadi karena komponen dan perangkat Huawei masih tersedia di pasaran sebelum penerapan embargo.

{Baca juga: Bos Huawei Pede HongMengOS Lebih Ngebut dari Android dkk}

Rotating Chairman Huawei, Ken Hu, mengatakan bahwa percepatan peluncuran jaringan 5G diprediksi bakal turut memicu pertumbuhan pendapatan perusahaan hingga angka dua digit. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Salut! Youtuber Cilik Ini Bisa Beli Rumah Rp 112 Miliar

Telko.id, Jakarta  – Berkat teknologi Internet, menghasilkan uang tidak lagi terbatas kepada pekerjaan ‘tradisional’. Orang-orang tak perlu pergi ke kantor untuk bekerja mulai pukul 09.00 sampai 17.00. Cukup “cuap-cuap” di depan kamera menjadi Youtuber, kini bisa mendatangkan uang yang banyak.

Teknologi telah membuka jalan untuk semua jenis peluang karier baru. Menjadi Youtuber, misalnya. Dengan profesi ini, kini cukup banyak orang yang menemukan kesuksesan finansial dengan menjadi “lakon” di YouTube.

Ambil contoh Youtuber asal Korea Selatan berusia enam tahun. Boram namanya. Ia menghasilkan cukup banyak uang untuk membeli rumah mewah senilai USD 8 juta atau sekitar Rp 112 miliar.

{Baca juga: Hebat! Bocah 7 Tahun Jadi YouTuber Paling Tajir Sejagat}

Menurut Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Rabu (31/7/2019), rumah yang dibelinya berada di pinggiran kota Gangnam di Seoul, yang selama ini dikenal sebagai lingkungan elite di Korea Selatan.

Namun, terlepas dari keberhasilan Boram menjadi seorang Youtuber, ia pun telah menuai banyak kontroversi. Termasuk orangtua Boram, yang mendapatkan banyak kritikan dari para aktivis peduli anak.

Satu di antaranya adalah NGO atau lembaga swadaya masyarakat tingkat internasional bernama Save the Children. Sebagai informasi, NGO ini yang membantu anak-anak di negara-negara berkembang.

Save the Children menyatakan keprihatinan mengingat orangtua Boram merengguk untung dari hasil eksploitasi anak. Apalagi, beberapa konten yang disajikan bisa berdampak buruk bagi orang lain.

Cerita sukses seorang anak yang membelikan orangtuanya rumah dari hasil “pekerjaannya” di dunia maya juga datang dari Inggris. Seorang remaja bernama Jaden Ashman, dikabarkan mendapat uang yang sangat banyak dari hasil bermain game Fortnite.

Uang yang didapatkannya dari hasil bermain game online itu dibelikannya rumah dan mobil untuk sang ibu. Jaden mendapatkan hadiah £ 1.8 million atau Rp 30.676.983.732 dengan mitranya yang berasal dari Belanda, Dave Jong.

Dia sekarang mengincar karir sebagai gamer profesional setelah ibunya yang bernama Lisa memberikan dukungan kepadanya. Padahal, sebelumnya ibunya menganggap apa yang dia lakukan hanyalah membuang-buang waktu.

{Baca juga: Bocah 15 Tahun Belikan Ibunya Rumah dari Hasil Bermain Game}

“Saya kehabisan kata-kata. Twitter saya telah meledak dan saya punya banyak pesan dari teman-teman. Aku pasti akan membeli rumah, tetapi aku tidak tahu di mana. Dan beberapa sepatu Gucci. Saya mungkin membeli mobil untuk ibu saya juga, karena dia mengendarai Fiat 500 kecil,” ungkap bocah ini.

Jaden, yang menggunakan nama akun Wolfiez, telah memainkan permainan ini sejak pertama kali dirilis pada 2017. Dia bermain hingga sepuluh jam setiap hari dan mempekerjakan pelatih taktik untuk Piala Dunia. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Smartfren Resmi Mengeluarkan eSIM, Kok Berani?

0

Telko.id – Smartfren, tetiba mengeluarkan pengumumam bahwa operator ini resmi meluncurkan teknologi terbaru dalam dunia telekomunikasi yaitueSIM.

Dengan menggunakan eSIM pelanggan dapat menggunakan layanan 4G LTE Smartfren tanpa menggunakan SIM Card berbentuk fisik. Hal ini tentu menambah flexibilitas bagi pelanggan untuk mengatur sendiri preferensi data, voice dan SMS serta menikmati paket data yang menarik dari Smartfren.

“Smartfren adalah salah satu dari  operator 4G pertama di Indonesiayang mengaplikasikan eSIM. Dengan memberikan solusi telekomunikasialternatif diharapkan pengguna Smartfren dapat tetap terhubung dengan lebih baik dalam menjalankan aktivitasnya. Teknologi eSIM merupakan salah satu terobosan bagi Smartfren. Proses migrasi bagi para pelanggan lama pun cukup mudah dan konsumen tidak akan lagi mengalami masalah yang berkaitan dengan SIM Card,” jelas Amith Sethi, Sub Grup Head Device and Innovation Smartfren.

Bagi Smartfren, tentu hal ini dapat menekan biaya investasi di pembuatan SIM Card fisik. Namun, bagi konsumen, sampai saat ini masih sangat terbatas smartphone yang bisa menggunakan eSIM ini. Itu pun biasanya masih di smartphone kelas atas. Seperti iPhone XS, XS Max dan XR. Lalu wearable seperti jam tangan pintar yang dirilis Apple maupun Samsung.

Artinya, Smartfren yang saat ini masih susah payah menambah jumlah pelanggan pun akan semakin sulit.

Di sisi lain, langkah Smartfren ini ternyata menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, sampai saat ini belum ada peraturan yang menaungi eSIM ini. Lalu, apakah diperlukan aturan baru agar eSIM ini terlindungi atau sudah cukup dengan peraturan yang ada?

“eSIM ini seperti kita menggunakan Blackberry jaman dulu. Masih ingat tidak? Nomor diinject ke Blackberry, tidak da simcard fisiknya,” ujar Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren menjelaskan.

Memang, secara trend ke depan, eSIM ini akan semakin banyak digunakan oleh operator. Jumlah device nya pun, diperkirakan akan semakin banyak diproduksi.

Cara Gunakan eSIM Smartfren

Bagi pelanggan Smartfren yang ingin menggunakan eSIM, pertama tama harus mendapatkan eSIM QR code yang bisa didapatkan di galeri Smartfren. Setelah mendapatkan QR code, pelanggan harus memindai QR dengan memastikan perangkatnya terhubung dengan internet. Setelah melakukan pemindaian pada QR code, profil pengguna SIM secara otomatis akan terpasang di perangkat pelanggan.

eSIM dapat diperoleh di Galeri Sabang Jakarta, Galeri Mall Ambassador Jakarta, Galeri Smartfren BEC Bandung, Galeri A Yani Semarang, Galeri WTC Surabaya, Galeri Pulau Kawe Bali, Galeri Urip Sumoharjo Makassar dan Galeri Adam Malik Medan.

Teknologi eSIM baru ditetapkan untuk menjadi gamechanger dalam telekomunikasi, menawarkan tingkat fleksibilitas baru bagi konsumen dan operator. Dengan perangkat berkemampuan eSIM, konsumen menikmati konektivitas out-of-the-box tanpa harus membeli kartu SIM secara terpisah.

Apa itu eSIM?

eSIM adalah SIMCARD yang ditanam dalam device sehingga tidak perlukan lagi SIM fisik.

Keberadaan eSIM ini sangat berguna bagi mereka yang suka berganti operator, atau bagi mereka yang malas untuk gonta-ganti simcard. eSIM juga memungkinkan dua nomor disimpan di ponsel yang sama.

Tidak seperti beberapa telepon SIM ganda, kedua profil dapat memiliki nomor yang aktif pada saat yang sama, artinya Anda tidak perlu beralih di antara keduanya.

eSIM juga memungkinkan koneksi antara perangkat yang dapat dikenakan (mis. Apple Watch) dengan smartphone pengguna. Sebelumnya, Bluetooth harus digunakan.

eSIM berarti Anda bahkan tidak perlu mengganti kartu SIM saat berada di luar negeri – cukup cari penyedia eSIM yang kompatibel dan pergilah. (Icha)

 

 

 

Catat! Ini Tanggal Rilis Samsung Galaxy Tab S6 dan Watch Active 2

0

Telko.id, Jakarta – Sebelum meluncurkan Samsung Galaxy Note 10, Samsung bakal mengadakan acara terpisah untuk memperkenalkan dua produk terbarunya, yaitu Samsung Galaxy Tab S6 dan Samsung Galaxy Watch Active 2.

Samsung memastikannya setelah mereka mengunggah video dengan durasi 21 detik melalui channel YouTube resminya.

Brand asal Korea Selatan ini mengkonfirmasi bahwa Galaxy Tab S6 akan diumumkan pada hari ini, Selasa (31/07).

{Baca juga: Jelang Peluncuran, Bocoran Spek Galaxy Note 10+ Terungkap}

Sedangkan Galaxy Watch Active 2 baru diluncurkan pada 5 Agustus mendatang, atau dua hari sebelum Samsung Galaxy Note 10 dirilis secara resmi di New York, Amerika Serikat.

Meski demikian, Samsung tidak mengungkapkan spesifikasi ataupun fitur unggulan dari kedua produknya di teaser tersebut. Tapi, seperti dilansir Telko.id dari GSMArena, Rabu (31/07/2019), ada sejumlah bocoran yang terungkap terkait kedua produk terbaru itu.

Samsung Galaxy Tab S6 akan memiliki S-pen yang bisa ditempelkan di body bagian belakangnya. Tablet ini mengusung layar berjenis Super AMOLED berukuran 10,5 inci, ditenagai prosesor Snapdragon 855, dan baterai berkapasitas 6,840 mAh.

Tablet tersebut juga jadi yang pertama yang memiliki kamera ganda di bagian belakangnya. Akan tetapi, Samsung tidak menyertakan LED Flash sebagai pendukung kamera gandanya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Sementara Galaxy Watch Active 2, akan hadir dengan versi 40mm berlayar 1,2 inci dan 44mm dengan layar 1,4 inci. Smartwatch ini punya bezel sentuh yang dapat digunakan untuk mengontrol perangkat.

Smartwatch akan ditenagai oleh SoC Exynos 9110, RAM 768 MB, ROM 4GB, sistem operasi Tizen OS, dan mendukung Bluetooth 5.0. Pastinya juga, ia mempunyai sensor detak jantung dan dikemas dengan strap berbahan dasar kulit. (FHP)

Kamera 64MP di Smartphone Terlalu “Lebay”

Telko.id, Jakarta – Realme dan Xiaomi, lewat sub-brand Redmi dilaporkan segera merilis smartphone dengan kamera 64MP. Keduanya akan menggunakan sensor kamera dari Samsung, yaitu Samsung 64MP GW1 yang diperkenalkan pada Mei lalu.

Kamera 64MP di Redmi maupun Realme dinilai akan menangkan foto dengan detail dan warna berkualitas dalam format default 16MP berkat teknologi Tetracell. Redmi dan Realme masing-masing bahkan telah memamerkan hasil jepretan dari kamera smartphone-nya di media sosial masing-masing.

Meski terbilang sangat canggih, namun kamera 64MP yang disematkan pada smartphone justru dinilai berlebihan. Hal itu diungkapkan oleh President dan CEO Zeiss Group, Michael Kaschke.

Menurutnya, jangankan sensor 64MP, sensor 40MP yang disematkan pada smartphone saja terbilang lebih dari cukup untuk kebanyakan pengaplikasian, bahkan untuk keperluan profesional.

“Semakin banyak piksel, belum tentu lebih baik. Mengapa? Jika Anda tetap menggunakan sensor full-frame dan membaginya menjadi semakin banyak, maka piksel menjadi semakin kecil, dan Anda mendapat masalah noise,” jelas Michael Kaschke, seperti dikutip Telko.id dari phoneArena, Rabu (31/07/2019).

Ia juga mengatakan, ada batasan-batasan terkait kualitas kamera pada smartphone. Salah satunya adalah form factor atau faktor bentuk yang tidak sebesar kamera profesional, sehingga “memaksa” vendor untuk menggunakan sensor kecil.

Alhasil, ada dua hambatan yang akan selalu dialami oleh vendor ketika mengembangkan kamera di smartphone. Pertama, bagaimana menangkap gambar terbaik di kondisi low-light, dan “mengakali” ketiadaan kemampuan teleskopik.

“Masih ada batasan, smartphone hanya bisa setebal itu. Jadi, sementara fotografi standar akan dilakukan di sini, sementara para profesional akan menggunakan kamera profesional dan semi-profesional,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa penambahan lensa kamera di belakang smartphone sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas gambar. Kashcke beranggapan, untuk menghasilkan gambar berkualitas dibutuhkan kombinasi terbaik antara optik, smartphone, dan software.

Ia mencontohkan Google, yang sukses menerapkan fotografi berbasis komputasi. Baginya, kombinasi hardware (dalam hal ini kamera) pada Pixel dan software Google Camera sukses menghasilkan foto-foto terbaik meski hanya ditangkap menggunakan satu lensa kamera saja. (FHP)

Sumber: phoneArena