spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1063

Ada Perbaikan Visual di Commandos 2 sebelum Dirilis

0

Telko.id, Jakarta  – Salah satu seri video game strategi taktis terbaik sepanjang masa, Commandos 2, akan dirilis di iPad akhir tahun ini. Sebelum hadir ke iPad, penerbit Kalypso mengumumkan bahwa game itu akan menerima banyak perbaikan visual untuk mengimbangi grafis modern.

Meskipun game aslinya dikembangkan oleh Pyros Studios, Commandos 2 – HD Remaster akan ditangani oleh Yippee Entertainment. Game tersebut akan dirilis pada Q4 2019 di PlayStation 4, Xbox One, Windows PC, Nintendo Switch, serta iPad dan tablet Android.

{Baca juga: 3 Game Klasik Resident Evil akan Hadir di Nintendo Switch}

Jika Anda tidak terbiasa dengan waralaba Commandos, Anda harus tahu bahwa ini adalah permainan taktik real-time stealth yang ditetapkan selama Perang Dunia II. Seperti namanya, menurut Phone Arena, seri ini mengikuti petualangan unit Komando Inggris fiksi.

Selain mendapatkan visual yang lebih baik, Commandos 2 – HD Remaster juga akan menampilkan kontrol ulang, UI, dan tutorial untuk mereka yang baru mengenal waralaba. Sayangnya, tidak ada kata pada remaster Commandos 1, tetapi sekuelnya dianggap yang terbaik dalam seri, jadi begitulah.

Sekadar informaisi, serial game taktik real-time Commandos telah diakuisisi oleh Kalypso Media Group, penerbit yang menerbitkan serial Tropico. Kalypso menjanjikan akan mengembangkan game baru dan juga remaster dari IP yang kini telah mereka miliki tersebut.

Commandos adalah serial yang dikembangkan oleh Pyro Studios. Kalypso mengambil alih keseluruhan game dalam serial tersebut, yaitu Commandos: Behind Enemy Lines, Commandos 2: Men of Courage, Commandos 3: Destination Berlin, dan Commandos: Strike Force.

Cuma satu judul yang tidak, yaitu Commandos: Beyond the Call of Duty. Selain serial Commandos, Kalypso juga mengamankan dua lagi judul milik Pyro Studios, yaitu Praetorians dan Imperial Glory. Tidak ada satu pun dari serial yang disebutkan ini dirilis di atas tahun 2006.

{Baca juga: Respawn Kasih ‘Bocoran’ Game Star Wars Jedi: Fallen Order}

Simon Hellwig, pendiri dan direktur pelaksana global dari Kalypso, menyatakan sangat menghormati apa yang telah dicapai dan dibuat oleh tim Pyro Studio sepanjang sejarah studio tersebut.

“Kami melihatnya sebagai sebuah bentuk tanggung jawab kami untuk ingin menghidupkannya kembali,” ujarnya. [BA/HBS]

Sumber: PhoneArena

Sering Kirim Emoji, Tandanya Kamu Suka Seks saat Kencan

0

Telko.id, Jakarta  – Penggunaan Emoji adalah seni nan kompleks. Jika tidak pernah menggunakan emoji, berarti Anda seorang sosiopat yang dingin dan penuh perhitungan tanpa pemahaman tentang kesenangan. Tapi tahukan Anda, orang yang sering kirim emoji katanya suka seks saat kencan.

Lantas, bagaimana jika menggunakan emoji terlalu banyak? Artinya Anda sembrono, periang, dan tidak layak dihormati. Nah, lho, jadi serba salah. Jadi, bagaimana kita harus bersikap bijak dalam memakai emoji?

{Baca juga: Emoji Anti LGBT Viral, Warganet Gempar}

Para peneliti di The Kinsey Institute menyurvei lebih dari 5.000 peserta. Hasilnya, mereka yang kerap menggunakan emoji dalam komunikasi online suka kencan pertama dan lebih banyak melakukan kegiatan seks.

Dengan kehadiran media sosial dan aplikasi kencan seperti Tinder, komunikasi tertulis menjadi jauh lebih penting ketika seseorang menemukan mitra potensial. Dalam konteks itu, emoji memang bisa sangat membantu.

Menurut CNET, seperti dikutip Telko.id, Senin (19/8/2019), studi tersebut menemukan fakta bahwa peningkatan penggunaan emoji berkorelasi positif di sebagian besar langkah seseorang dalam menjalin hubungan.

Meski demikian, hal itu tidak berkorelasi dengan frekuensi kencan pertama, melainkan berpengaruh terhadap kencan kedua. Yang jelas, penggunaan emoji secara intensif mengindikasikan perilaku seseorang saat kencan.

Para peneliti menyebut, intensitas menggunakan emoji menandakan seseorang sering berciuman saat kencan. Bahkan, hal tersebut mengindikasikan bahwa seseorang kerap berhubungan seks dengan teman kencan.

{Baca juga: Waduh! Karyawan Dipecat Gara-gara Kirim Emoji ke Bos}

Anda termasuk orang yang sering menggunakan emoji saat berkomunikasi secara online atau tidak? Jika iya, apakah Anda merasa bahwa hasil penelitian itu benar? Hayo, jangan malu-malu! [SN/HBS]

Sumber: CNET

Travis Strikes Again: No More Heroes Segera Hadir di PC dan PS4

0

Telko.id, Jakarta  – Anda tidak perlu memiliki Nintendo Switch untuk memainkan pandangan modern tentang alam semesta No More Heroes. Travis Strikes Again: No More Heroes Edisi Lengkap keluaran Suda51 segera hadir di PC (melalui Steam) dan PlayStation 4 (PS4) pada 17 Oktober 2019.

Judul yang diperluas mencakup baik game perspektif inti top-down maupun add-on Black Dandelion dan Bubblegum Fatale. Secara alami, Anda dapat mengharapkan pedang untuk mengambil keuntungan dari tenaga kuda ekstra yang diberikan oleh kedua sistem.

{Baca juga: Game Star Wars Rilis 2019, Ini Bocorannya}

Namun, menurut Engadget, game tersebut bukanlah  Travis Strikes Again: No More Heroes III yang lengkap. Anda harus menunggu sampai 2020 untuk mendapatkannya.

Versi terbaru ini juga bakal menambahkan dua karakter, yaitu Shinobu Jacobs dan Bad Girl. Selain itu, ada juga tambahan beberapa item kosmetik untuk Travis. Travis Strikes Again: No More Heroes dirilis sembilan tahun setelah seri pendahulunya, No More Heroes 2: Desperate Struggle dirilis.

Walau merupakan bagian dari waralaba No More Heroes, sutradara Goichi Suda enggak membuat Travis Strikes Again sebagai sekuel langsungnya No More Heroes 2. Game ini malah dibuat sebagai awal yang baru untuk sang protagonis, Travis Touchdown.

Game ini mengambil latar waktu tujuh tahun setelah peristiwa di No More Heroes 2: Desperate Struggle. Di game ini, Travis diceritakan bakal menghadapi Badman yang ternyata adalah ayahnya Bad Girl. Buat kalian yang belum tahu, Bad Girl merupakan pembunuh yang pernah dikalahkan Travis pada kisah sebelumnya.

{Baca juga: Respawn Kasih ‘Bocoran’ Game Star Wars Jedi: Fallen Order}

Travis dan Badman bakal ditarik ke dalam dunia game konsol. Lalu, keduanya bakal bertarung melalui berbagai game. Demi menghadirkan konsep tersebut, Suda melakukan kolaborasi dengan beberapa pengembang game indie untuk bisa menampilkan elemen game mereka ke dalam Travis Strikes Again. [BA/HBS]

Sumber: Engadget

Tim Cook “Curhat” Dampak Perang Dagang ke Donald Trump

0

Telko.id, Jakarta  – Meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China akan mempersulit Apple untuk bersaing dengan Samsung. Hal itu diungkapkan oleh CEO Apple, Tim Cook, kepada Presiden Donald Trump saat makan malam pada Jumat (16/82019) waktu setempat.

Apple akan dihantam oleh tarif baru yang mulai berlaku pada 1 September 2019. Sebab, sebagian besar produk Appke dibuat di China. Lain hal, Samsung tak akan terdampak oleh polemik antara AS dan China karena memproduksi sebagian besar produk di Vietnam, India, serta Indonesia.

{Baca juga: Donald Trump Minta Apple Pindahkan Pabrik ke AS}

“Saya melakukan pertemuan intim dengan Tim Cook. Ia berbicara kepada saya tentang tarif impor. Ia menyampaikan sesuatu hal yang menarik. Perusahaan Korea itu adalah pesaing nomor satu Apple. Namun, Samsung tidak membayar tarif tambahan karena berbasis di Korea Selatan,” kata Trump.

“Sulit bagi Apple untuk membayar tarif tambahan jika bersaing dengan perusahaan bagus seperti Samsung. Cook mengatakan bahwa Samsung merupakan rival terbaik. Saya pikir Cook membuat argumen menarik. Saya sedang mempertimbangkannya,” imbuh Trump seperti dilansir CNET.

Dikutip Telko.id, Senin (19/8/2019), babak baru tarif impor China akan berlaku 1 September 2019. China bakal menaikkan harga beberapa barang elektronik sebesar 10 persen. Produk unggulan Apple seperti MacBook, iPad, dan iPhone akan menjadi yang paling terdampak kebijakan itu.

Trump telah meminta Apple untuk menggarap perangkat di AS. Maklum, selama ini, Apple melakukan proses manufaktur di luar negeri. Ternyata, fakta tersebutlah yang dibicarakan secara serius tapi santai oleh Trump dan Cook saat kemarin melakukan makan malam bersama.

Sebelumnya diberitakan, Trump mengaku makan malam bersama Cook pada Jumat kemarin waktu setempat. “Makan malam bersama Tim Cook dari Apple. Apple berjanji akan menghabiskan banyak uang di AS. Hebat!,” ujar Trump, yang sedang berlibur di Bedminster, New Jersey, lewat Twitter.

{Baca juga: Trump Makan Malam Bareng Tim Cook, Bahas Apa?}

Sayang, Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan mengenai agenda makan malam dengan Cook dan apa yang dimaksud Trump dengan mengatakan bahwa Apple akan menghabiskan banyak uang di AS. Apple pun tidak menanggapi permintaan komentar mengenai pertemuan tersebut.

Sumber: CNET

 

Asus ZenBook Store Pertama di Indonesia Resmi Dibuka

0

Telko.id, Jakarta – Apabila berbicara soal toko Asus, maka identik dengan toko resmi yang menjual produk smartphone, laptop mainstream dan juga laptop gaming ROG. Tapi sekarang, Asus melakukan hal berbeda dengan membuka ZenBook Store pertama di Indonesia yang khusus menjual seri laptop premium saja.

Menurut Asus Regional Director SEA, Jimmy Lin, Asus ZenBook Store merupakan toko resmi pertama mereka di Tanah Air yang hanya menjual produk ZenBook.

“Ini adalah Zenbook Store resmi di Indonesia. Pelanggan bisa merasakan lebih banyak untuk produk Zenbook,” jelasnya, di jakarata, Senin (19/08/2019).

{Baca juga: Harga Setara Mobil LCGC, Apa Spesialnya Asus ROG Mothership GZ700?}

Toko resmi ini bertempat di lantai 3 Mall Mangga Dua Jakarta. Jimmy mengatakan, tokonya menggunakan konsep modern yang mengedepankan experience pelanggan.

Pelanggan dapat menjajal berbagai produk ZenBook terbaru, yang bahkan belum diluncurkan secara resmi oleh Asus Indonesia. Seperti Asus ZenBook S UX392FN dan Asus ZenBook Flip UX362FA.

Asus ZenBook S UX392FN dan Asus ZenBook Flip UX362FA

{Baca juga: Bergaya ala Supercar BMW, Ini Tampang Asus ROG Face Off}

Selain menjadi tempat penjualan produk, ZenBook Store juga menerima layanan dukungan teknis untuk notebook Asus. Layanan teknis yang tersedia mulai dari klaim garansi hingga dukungan tim respon untuk layanan teknis.

Nah, khusus pelanggan yang melakukan pembelian produk ZenBook di ZenBook Store, pelanggan berhak mengikuti program Lucky Dip dengan berbagai hadiah menarik secara langsung. Mulai dari voucher MAP, Exclusive ZenBook Bag by Sebastian Gunawan, hingga ZenFone 5. Program ini, dimulai dari tanggal 19 hingga 26 Agustus mendatang. (FHP)

Bikin Lapar, Casing iPhone Ayam Goreng “Panas dan Segar”

0

Telko.id, Jakarta  – Siapa yang mau ayam goreng panas nan segar? “Panas” berarti sedang “tren” dan “segar” berarti “baru”. Ya, sebab ayam goreng ini tidak bisa dimakan, karena hanya aksesoris casing iPhone.

Cangkang atau casing Fried Chicken iPhone itu dijual oleh pengecer perlengkapan teknologi di Amazon bernama Bestosell. Dilengkapi soket keamanan, cangkang tersebut berbentuk sepotong paha atau stik drum ayam goreng.

{Baca juga: Unik! Casing iPhone X Ini Berbobot 10 Kilogram}

Seperti dikutip Telko.id dari New York Post, Minggu (18/8/2019), cangkang Fried Chicken dirancang untuk banyak generasi terbaru iPhone. Bestosell menyediakannya untuk iPhone 5 hingga iPhone X. Lantas, berapa harganya?

Harganya USD 16 atau sekitar Rp 227 ribu per buah. Bahannya lembut dan transparan, serta terdapat lubang untuk tombol volume. Ada pula pelindung di sekitar wajah ponsel untuk membantu agar layarnnya tak pecah.

Cangkang serupa pernah dibuat oleh Meerkat. Meerkat juga menjualnya via Amazon pada 2016 dengan harga USD 29,99 atau lebih kurang Rp 426 ribu. Namun, Meerkat menyetop penjualannya demi versi yang lebih murah.

Mei 2018 lalu, perusahaan telekomunikasi asal Jepang, Softbank, merilis cangkang nyentrik untuk iPhone X. Bentuknya menyerupai dumbbell yang biasanya dapat ditemui di tempat-tempat fitness dengan bobot sebesar 10 kilogram.

Cangkang bernama 10kg Ultra Super Macho Case for iPhone X itu tidak membungkus semua bodi ponsel. Ada bagian yang dikhususkan sebagai tempat untuk meletakkan iPhone X agar penggunanya dapat menonton video.

{Baca juga: Keren! Casing Smartphone Ini Bisa Jadi Drone}

Cangkang seharga Rp 1,4 jutaan tersebut terbuat dari tiga bahan utama, yakni besi, polikarbonat, dan thermoplastic polyurethane. Cangkang itu dikemas dengan teknologi INVOL Air Shock Protective Case untuk melindungi iPhone X. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

Hobbs & Shaw Tampil dalam Satu Game Balap Mobil Terbaik

0

Telko.id, Jakarta  – Zynga baru saja mengumumkan telah bermitra dengan Universal Games dan Platform Digital untuk membawa karakter game balap mobil terbaik Fast & Furious Presents: Film Hobbs & Shaw.

Di dalamnya termasuk film Luke Hobbs, Deckard Shaw dan MI: 6 agent Hattie Shaw. Menurut laporan Phone Arena, Zynga membawa karakter tersebut ke game mobile CSR Racing 2-nya.

{Baca juga: PUBG Mobile & Resident Evil 2 Rilis Zombie: Survive Till Dawn}

Semua karakter akan muncul dalam permainan dalam serangkaian acara khusus yang akan menawarkan pemain kesempatan untuk membalap mobil luar biasa seperti Toyota Supra Aerotop.

Ada pula mobil Nissan Skyline GT-R, Veilside Nissan Fairlady Z, Veilside Mazda RX-7, dan banyak lagi. Kendati demikian, integrasi Hobbs & Shaw melampaui hanya segelintir ras.

Kolaborasi ini akan menghadirkan acara 75 ladder race yang dibagi menjadi lima fase yang berlangsung antara Juni 2019 dan Oktober 2019, termasuk Hobbs ‘Redemption dan Hattie’s Folly.

Selama acara ini, pemain dapat memilih sisi antara Hobbs atau Shaw sebelum membalap berbagai mobil baru. Bagian akhir dari acara ini akan membuka acara eksklusif untuk Toyota Supra Aerotop.

{Baca juga: PES 2019 Tiba-tiba Dihapus dari Game Gratis PlayStation Plus}

Di sana termasuk tangga balap 30 dengan leaderboard yang menarik. Jika Anda belum mencobanya, CSR Racing 2 sekarang tersedia untuk diunduh secara gratis di App Store dan Google Play Store.

Sumber: PhoneArena

Trump Makan Malam Bareng Tim Cook, Bahas Apa?

0

Telko.id, Jakarta  – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengaku makan malam bersama CEO Apple, Tim Cook, pada Jumat (16/8/2019) waktu setempat. Kira-kira, apa yang mereka bicarakan?

“Makan malam bersama Tim Cook dari Apple. Apple berjanji akan menghabiskan banyak uang di AS. Hebat!,” ujar Trump, yang sedang berlibur di Bedminster, New Jersey, lewat cuitan via akun Twitter pribadi.

{Baca juga: Batal Buka Pabrik di China, Mac Pro Tetap Rakitan AS}

Sayang, Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan mengenai agenda makan malam dengan Cook dan apa yang dimaksud Trump dengan mengatakan bahwa Apple akan menghabiskan banyak uang di AS.

Dikutip Telko.id dari Reuters, Minggu (18/8/2019), Apple pun tidak menanggapi permintaan komentar. Yang jelas, Trump pernah menyampaikan keinginan agar Apple memindahkan produksi dari China.

Trump mengemukakan pula keinginan serupa kepada manufaktur lain yang berpusat di Negeri Paman Sam. Trump mendorong mereka supaya memindahkan produksi perangkat di negara-negara lain ke AS.

Putaran lain mengenai tarif AS untuk impor China akan mulai berlaku pada 1 September 2019 mendatang. Namun, pada minggu ini, administrasi Trump menunda tarif beberapa produk hingga 15 Desember 2019.

Retribusi untuk MacBook dan iPhone bikinan Apple sudah ditunda hingga Desember 2019. Sementara tarif untuk AirPods, Apple Watch, dan HomePod akan berlaku sesuai jadwal, yakni bulan depan.

{Baca juga: Donald Trump Minta Apple Pindahkan Pabrik ke AS}

AS dan China terlibat perang dagang, bahkan kian memanas. AS menuntut Cina mengubah kebijakan tentang perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, subsidi industri, dan hambatan perdagangan. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Ada Sensor ToF Tambahan di Bawah Tripple Kamera Mate X?

0

Telko.id, Jakarta  – Peluncuran ponsel layar lipat Huawei Mate X mengalami penundaan guna menghindari masalah yang sama seperti dialami Samsung Galaxy Fold. Huawei harus mendesain ulang beberapa bagian ponsel tersebut, seperti penambahan sensor ToF di bawah triple kamera.

Gambar-gambar Huawei Mate X yang didesain ulang dan dipegang oleh seorang eksekutif Huawei sempat bocor pada Juli 2019. Sekarang, gambar-gambar resmi ponsel lipat tersebut dengan iterasi terbaru juga tersebar di internet.

{Baca juga: Lagi Diboikot, Huawei Mate X Dibanderol Rp 37 Juta, Ada yang Beli?}

Menurut PlayfulDroid, gambar-gambar itu baru-baru ini terdaftar di TENAA, agen sertifikasi China. Jadi, tidak ada alasan untuk meragukan keasliannya. Lantas, seperti apa wujud aslinya?

Dalam hal perubahan, seperti dikutip Telko.id dari Phone Arena, Minggu (18/8/2019), terdapat sensor ToF tambahan di bawah tripple kamera dan tombol power yang sedikit didesain ulang oleh Huawei.

Terkuak pula beberapa spesifikasi ponsel ini meski tak sepenuhnya merupakan informasi baru. Ponsel ini punya layar OLED 8 inci, layar AMOLED 6,6 inci sekunder, chipset Kirin 980, serta RAM 6GB/8GB/12GB.

Huawei juga memasang memori penyimpanan 128GB/256GB/512GB, quad- kamera beresolusi masing-masing 40MP, 16MP, 8MP, serta sensor ToF ke Mate X. Untuk baterai, kapasitasnya mencapai 4.400 mAh.

Belum lama ini ada informasi bahwa jadwal rilis ponsel lipat buatan Huawei tersebut mundur lagi menjadi November 2019. Kabarnya, Huawei kudu menambahkan kamera serta memperbaiki baterainya.

{Baca juga: Huawei Mate X Kemungkinan Baru Rilis November 2019?}

Ponsel mutakhir itu bakal menyambangi semua negara, kecuali Amerika Serikat. Jika benar, ponsel layar lipat Huawei ini akan diperkenalkan setelah Galaxy Fold, yang kabarnya akan dirilis pada September 2019. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Menebak Tanggal Peluncuran iPhone 11, 10 September?

0

Telko.id, Jakarta – Apple dikabarkan akan merilis iPhone 11 pada September mendatang. Pasalnya, September merupakan bulan favorit Apple untuk meluncurkan iPhone maupun Apple Watch generasi terbarunya, serta iOS versi baru yang biasanya dipamerkan di ajang Apple WWDC.

Hingga kini, memang belum ada konfirmasi langsung dari Apple soal tanggal peluncuran iPhone terbaru mereka. Akan tetapi, kami akan memberikan prediksi soal tanggal peluncuran iPhone 11 maupun produk Apple lain yang dirilis di acara yang sama, seperti Apple Watch Series 5.

Berdasarkan referensi 9to5Mac, seperti dikutip Telko.id pada Minggu (18/08/2019), Apple selalu mengadakan acara di minggu kedua bulan September, tepatnya pada Selasa atau Rabu.

{Baca juga: Layar iPhone 11 Mirip Banget dengan Galaxy Note 10?}

Apple juga selalu menghindari tanggal 11 September untuk membuat acara pada setiap tahunnya. Berikut rinciannya:

  • Rabu, 12 September 2018 (iPhone X)
  • Selasa, 12 September 2017 (iPhone 8)
  • Rabu, 7 September 2016 (iPhone 7)
  • Rabu, 9 September 2015 (iPhone 6s)

Apabila melihat kebiasaan Apple tersebut, kemungkinan besar Apple akan mengadakan acara peluncuran iPhone 11 di tanggal 10 September 2019 mendatang atau pada hari Selasa mendatang.

Prediksi ini diperkuat dengan bocoran yang diungkap oleh situs iHelp BR. Dikutip dari The Next Web, Minggu (18/08/2019), situs tersebut melihat “kode” yang disematkan Apple pada iOS Developer Beta 7 yang diluncurkan baru-baru ini.

Di layar utama, Apple mengatur ikon kalender hingga menampilkan hari Selasa tanggal 10, yang mungkin jatuh di bulan September. Dan, itu sesuai dengan prediksi yang kami beberkan tadi.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Sebelumnya diberitakan, Apple seolah tak mau kalah dengan kunalitas layar Samsung Galaxy Note 10+. Perusahaan asal Cupertino ini disebut-sebut berencana untuk meningkatkan kualitas layar iPhone 11 dengan menggunakan layar OLED yang samadengan Galaxy S10 dan Galaxy Note 10.

Tidak jelas kenapa Apple bisa menggunakan set layar dengan jenis yang sama seperti Samsung. Tapi bisa jadi, itu menjadi strategi Apple untuk memangkas biaya produksi iPhone 11. (FHP)

Sumber: 9to5Mac, The Next Web