spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1061

Lobi Go-jek, OVO dkk, WhatsApp Pay akan Hadir di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta WhatsApp sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan dompet digital atau uang elektronik di Indonesia untuk menawarkan sistem pembayaran “WhatsApp Pay“. Aplikasi chatting ini melakukannya untuk memanfaatkan sektor e-commerce yang tumbuh cepat di Tanah Air

Jika terjadi kesepakatan, Indonesia bakal menjadi negara kedua di dunia yang menerapkan sistem pembayaran WhatsApp. Saat ini, WhatsApp sedang menunggu persetujuan regulasi dari India. Persetujuan dari otoritas India tertunda gara-gara ada aturan soal penyimpanan data lokal.

Di India, WhatsApp berencana menawarkan layanan pembayaran peer-to-peer secara langsung. Namun, di Indonesia, seperti dikutip Telko.id dari Reuters, Selasa (20/08/2019), WhatsApp hanya akan mendukung pembayaran melalui dompet digital lokal karena peraturan perizinan yang ketat.

{Baca juga: Kirim Uang Secepat Chatting, WhatsApp Pay Segera Dirilis}

Model pembayaran di Indonesia bisa diadopsi oleh WhatsApp untuk diterapkan di pasar negara-negara berkembang lain guna menyiasati peraturan tentang pemain asing. Asal tahu saja, Indonesia adalah satu dari lima pasar teratas WhatsApp dengan total lebih dari 100 juta pengguna.

Saat ini, WhatsApp sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan beberapa perusahaan pembayaran digital, termasuk Go-Jek, DANA, dan OVO. Kesepakatan dengan tiga perusahaan itu diperkirakan akan tuntas dalam waktu dekat. WhatsApp juga telah mendekati Bank Mandiri selaku pihak BUMN.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, sebelumnya mengumumkan bahwa pada awal tahun ini WhatsApp akan meluncurkan layanan pembayaran ke beberapa negara. Ia menyebut, pembicaraan dengan mitra keuangan di Indonesia masih dalam tahap awal.

{Baca juga: 3 Trik WhatsApp Web yang Wajib Anda Tahu}

Sayang, Go-Jek menolak berkomentar mengenai kabar tersebut. DANA, OVO, dan Bank Mandiri juga tidak segera menanggapi permintaan komentar. Seorang juru bicara untuk e-Wallet yang didukung Mandiri LinkAja menyatakan tidak dapat mengonfirmasi pembicaraan dengan WhatsApp.

Layanan pembayaran yang digagas WhatsApp dengan mitra keuangan di Indonesia awalnya akan dimulai pada akhir 2019. Akan tetapi, realisasi kemungkinan besar bakal mundur beberapa bulan. Sebab, WhatsApp tidak ingin layanan pembayaran tersebut diluncurkan di Indonesia sebelum India. (SN/FHP)

Sumber: Reuters

Update Google Duo Tambahkan Mode Low-Light

0

Telko.id, Jakarta  – Untuk memastikan bahwa pengguna Duo mendapat manfaat dan pengalaman terbaik dari panggilan video meski dalam pencahayaan buruk, Google mengumumkan pembaruan untuk aplikasi mobile dengan menambahkan mode cahaya rendah atau low-light.

Google menghadirkan mode cahaya rendah di aplikasi Duo. Fitur baru tersebut dimaksudkan untuk membantu pengguna aplikasi Duo untuk terhubung secara langsung, bahkan dalam kondisi pencahayaan minim.

{Baca juga: Google Hadirkan “Fitur Snapchat” di Google Duo?}

Berkat fitur low-light, panggilan video di aplikasi Duo akan menyesuaikan sehingga pengguna lebih terlihat ketika ponsel mendeteksi cahaya redup. Sakelar baru akan tersedia sebagai bagian dari kontrol panggilan.

Menurut laporan Phone Arena, seperti dikutip Telko.id, Selasa (20/8/2019), manakala akan atau sedang melakukan panggilan video, pengguna dapat menghidupkan atau mematikan sakelar baru tersebut kapan pun.

Menurut Google, fitur baru ini akan hadir pada minggu ini untuk pengguna Android dan iOS. Meski demikian, kehadirannya secara bertahap. Pengguna harus melakukan pembaruan untuk mendapatkannya.

Belum lama ini, Duo kedatangan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk dapat saling berkirim foto dan tampil selama 24 jam setelahnya. Fitur berbagi foto itu sangat mirip dengan yang ada di Snapchat.

{Baca juga: Ini 4 Fitur Baru Google Duo, Bisa Apa Saja?}

Kendati begitu, fitur tersebut tidak lantas membuat pengguna bisa mengirimkan foto secara langsung di Duo. Sebab, pengguna hanya bisa mengirim foto melalui fitur Share di Google Photos dan Files Google. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Mencoba Kemampuan Kamera 64MP Realme, Ini Hasil Fotonya

0

Telko.id, Jakarta – Realme telah memastikan kehadiran smartphone terbarunya dengan kemampuan kamera 64MP ke Indonesia. Memang, Realme belum memastikan kapan Realme 64MP ini diluncurkan di Tanah Air, tapi mereka telah memamerkan unit prototype dari smartphone itu ke Indonesia.

Tim Telko.id menjadi salah satu pihak yang berkesempatan langsung menjajal smartphone ini, sekaligus mencoba langsung kemampuan kameranya yang kami nilai visioner.

Smartphone Realme ini hadir dengan dibalut oleh casing khusus yang menyembunyikan desain keseluruhannya. Meski demikian, Realme tetap memperlihatkan frame empat kamera yang diposisikan secara vertikal di sudut kiri body smartphone.

{Baca juga: Dengan Kamera 64MP, Smartphone Realme akan Tetap Murah?}

Konfigurasinya sendiri, masing-masing adalah lensa utama 64MP dengan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1, lensa ultra-wide, lensa Super Macro, dan lensa portrait atau telephoto. Nah, apabila Anda penasaran bagaimana kualitas foto yang ditangkap kamera 64MP, berikut kami berikan foto-fotonya:

Hasil Kamera 64MP Realme

Secara default, sebenarnya kamera Realme menangkap gambar di resolusi 16MP. Pasalnya, smartphone ini mengadopsi teknologi Tetracell atau teknologi yang memadatkan piksel foto, sehingga detail dan kualitas foto pun menjadi berkualitas baik.

Pun begitu, pengguna tetap dapat mengambil foto real 64MP dengan menggunakan mode Ultra 64MP. Mode ini benar-benar menghasilkan foto di resolusi 64MP dengan detail yang bagus meski telah diperbesar beberapa kali.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Realme Terbaru}

Smartphone berkamera 64MP ini sendiri akan segera dirilis sebelum tahun 2019 berakhir. Hal itu dipastikan langsung oleh PR Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca. Ia mengatakan, pihaknya akan meluncurkan tiga seri smartphone terbaru yang masuk ke lini Realme Series, Pro Series, dan X Series di Tanah Air.

“Tiga-tiganya Quad Camera, karena kita ingin menjangkau setiap segmen. Jadi ada Realme Series, Pro Series, dan X Series,” jelasnya, dalam sesi first hands-on Realme 64MP, di Jakarta, Senin (19/08/2019).

“Intinya, teknologi Quad Camera akan hadir di seluruh seri Realme,” tegas Krisva. (FHP)

Ikuti Tips YouTube, Wanita Ini Jadi Korban ‘Telur Meledak’

0

Telko.id, Jakarta –  YouTube memang banyak menjadi sumber referensi tutorial. Tapi sebaiknya Anda harus lebih berhati-hati saat akan mempraktekannya. Kejadian telur meledak yang menimpa seorang wanita di Inggris ini bisa menjadi contoh untuk Anda bisa lebih berhati-hati.

Jika Anda merasa aman untuk merebus telur dalam microwave, Anda mungkin harus berpikir ulang. Kejadian tragis di Inggris ini bisa menjadi contoh tentang bahayanya merebus telur di dalam microwave.

Bethany Rosser, seorang gadis 22 tahun dari Redditch, Inggris merebus dua telur dalam microwave untuk sarapannya pada Selasa (13/8/2019) minggu lalu. Ia berpikir, menambahkan garam akan mencegah telur rebusnya meledak.

{Baca juga: Foto-foto Ini Jadi Bukti Bahwa Nasi Adalah Segalanya}

Namun dugaannya meleset, telur itu masih meledak. Apesnya, telor rebus yang meledak itu menyebabkan luka bakar yang menyakitkan. Kulit wajahnya mengelupas, dan mata kanannya berpotensi buta.

Dia menuturkan, sebelumnya dia menemukan refrensi di Google bahwa jika dia bisa merebus telur dalam microwave. Dia juga melihat sejumlah video tutorial di YouTube yang mengatakan bahwa dia bisa melakukannya (merebus telur di microwave).

Banyak refrensi di YouTube yang mengatakan dia bisa merebusnya selama enam hingga delapan menit. Jadi dia akhirnya memutuskan untuk merebus telurnya selama enam menit.

Namun, setelah merebus telur dalam jug microwave berukuran satu liter yang diisi air selama enam menit pada suhu 900W dan membiarkannya mendingin di atas meja, telur itu meledak di wajahnya ketika sedang memeriksanya.

“Ketika saya melihat ke dalam mangkok untuk melihat apakah telur sudah matang, tiba-tiba telur meledak di wajah saya. Itu terjadi setelah saya mengeluarkannya dari microwave, yang saat direbus masih baik-baik saja,” jelasnya.

Setelah ledakan itu, dia segera mengambil tindakan darurat dengan mengalirkan air dingin di wajahnya. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham, West Midlands.

Dia akhirnya dirawat di rumah sakit dengan perban basah menutupi wajahnya. Dia masih tidak tahu apakah mata kanannya yang terluka parah akan dapat sembuh.

Kulitnya juga terasa seperti terbakar selama berjam-jam setelahnya, yang membuatnya sangat menderita, dan dokter memperkirakan bahwa kulitnya akan berubah warna untuk waktu yang lama.

“Saya tidak pernah begitu takut dalam hidup saya, saya gemetar dan menangis. Kecelakaan itu, tanpa diragukan lagi adalah hari terburuk dalam hidup saya,” katanya lirih.

Bethany mengaku mendapat petunjuk di website bernama Delish, yang memberi tahu para pembaca agar menambahkan garam ke dalam air karena itu akan “memastikan bahwa telur itu tidak akan meledak”.

Mereka bahkan mengatakan bahwa walaupun telur yang meledak mungkin tidak berbahaya. Namun kenyataan yang ditemukannya berbeda, karena telur yang direbusnya meledak dan berakibat fatal.

Namun, anehnya mengapa Bethany masih memutuskan untuk merebus telurnya di microwave setelah mengetahui bahwa sepupunya juga merebus telur di microwave meledak. Bedanya, hanya saja ledakan itu terjadi di dalam microwave.

{Baca juga: Viral! Wahana Bermain Ini Terlihat Mengerikan di Video}

Dia juga mengatakan, pada saat itu telur yang direbus sepupunya pecah ketika diambil dari microwave, namun tidak mengenai wajahnya.

Nah, jika Anda masih bertanya-tanya apakah aman untuk merebus telur dalam microwave, sebaiknya Anda tidak melakukannya bahkan jangan menambahkan garam di dalamnya. [BA/HBS]

Sumber: World of Buzz

Supreme Jual Feature Phone 3G Seharga Smartphone

0

Telko.id, Jakarta  – Selama dua dekade, Supreme berevolusi dari sebuah toko sepatu roda berukuran kecil di New York menjadi juggernaut streetwear seharga satu miliar dolar Amerika Serikat. Yang paling anyar, toko ini baru saja menjual feature phone seharga smartphone.

Yang lebih penting, Supreme telah menjadi inti dari seluruh sub-budaya. Supreme kerap menghadirkan hal-hal unik,  termasuk batu bata seharga USD 30, dupa, dan kotak penyimpanan Alkitab.

{Baca juga: Sikat Gigi Pintar Ini Dilengkapi Kamera 10MP}

Terbaru, seperti dikutip Telko.id dari Phone Arena, Selasa (20/8/2019), Supreme menciptakan sebuah ponsel. Ingat, ponsel, bukan ponsel pintar. Sebab, penampakannya lebih condong kepada ponsel fitur.

Supreme baru saja mengumumkan katalog musim gugur dan musim dingin 2019 untuk barang-barang bermerek. Di antaranya gelas ukur Supreme, celana termal Supreme, dan kursi rajut Supreme.

Ada pula ponsel fitur 3G dan berkamera internal. Perangkat itu diproduksi oleh Blu dengan spesifikasi slot SIM ganda, layar 2,4 inci, kamera internal, merek Supreme di belakang, dan logo Supreme di layar.

Soal harga, Anda pasti kaget. Kalau batu bata saja dijual oleh Supreme seharga USD 30, lantas berapa kalau ponsel? Di layanan eBay, Supreme menjual ponsel tersebut dengan harga USD 499 atau Rp 7 jutaan.

{Baca juga: Keren! Tempat Tidur Canggih Ini Terinspirasi Astronot}

Dengan harga semahal itu, konsumen sudah bisa mendapatkan ponsel pintar. Tapi, Supreme sepertinya ingin mendorong batas budaya konsumen sehingga ponsel bermerek hanya tinggal menunggu waktu. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

3 Tips Internetan Aman ala Kominfo

0

Telko.id, Jakarta – Di balik keunggulan internet yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai informasi tak terbatas di dalamnya, ada juga risiko keamanan yang bisa diterima oleh para pengguna. Oleh karenanya, warganet harus pintar dan mengamankan dirinya dengan mengakses internet secara aman.

Beberapa risiko keamanan yang bisa diterima antara lain, keamanan data, konten negatif, cyber bullying, dan risiko-risiko lainnya.

Beruntung, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan sejumlah tips pintar dan aman bagi warganet Indonesia ketika mereka berselancar di dunia internet.

{Baca juga: Bahaya! 40% Anak-anak Terhubung ke Orang Asing di Internet}

Menurut Staff Ahli Kominfo Bidang Kebijakan Digital, Dedy Permadi, ada tiga tips internet aman bagi warganet Tanah Air. Pertama, pengguna perlu mengenali platform digital yang digunakan.

Maksudnya, mereka wajib mengetahui apa saja fitur-fitur keamanan yang tersedia di platform terkait, termasuk pengaturan keamanan yang disediakan untuk melindungi privasi data pengguna.

“Anda harus mengenal platform yang akan digunakan, jangan asal download,” tegasnya di acara #JagaPrivasimu Award Ceremony, di Jakarta, Selasa (20/08/2019).

Kedua, warganet harus mengetahui etika atau rambu-rambu ketika mengakses internet. Dedy memisalkan, etika internet yang dimaksud seperti menjaga perasaan pengguna internet lain dengan tidak melakukan cyber bullying, menyebarkan konten negatif seperti hate speech, dan tindakan tidak beretika lainnya.

{Baca juga: Data Pengguna Google Dilindungi Sistem Kemanan Fleksibel}

Terakhir menurut Dedy, warganet perlu mengetahui empat hal dasar, yaitu Knowledge, Skill, Value, dan Attitude. Semua hal tersebut merupakan guidance atau arahan agar mereka bisa bertanggung jawab ketika berselancar di internet, sekaligus dapat memanfaatkannya untuk mencai pengetahuan yang baru.

“Di internet, kita juga harus menjaga perasaan orang lain dengan menjaga etika. Dan, harus memiliki knowledgeskillvalue, dan attitude juga,” jelas Deddy. (FHP)

Data Pengguna Google Dilindungi Sistem Kemanan Fleksibel

0

Telko.id, Jakarta – Google memastikan bahwa mereka terus menjaga privasi data pengguna. Raksasa pencarian ini menyatakan bahwa keamanan data pengguna merupakan aspek utama ketika mereka mengembangkan setiap produk yang ada.

Dijelaskan Putri Alam, Head of Public Policy Google Indonesia, ada beberapa prinsip yang ditekankan Google selama mengembangkan teknologi ataupun fitur untuk mengamankan data pengguna. 

“Google harus selalu menghormati pengguna,” katanya di acara #JagaPrivasimu Award Ceremony, di Jakarta, Selasa (20/08/2019).

{Baca juga: Peringatan untuk Pengguna FaceApp: Jangan Kasih Data Foto!}

“Google terus mengembangkan teknologi untuk menjaga privasi pengguna dan merupakan core aspect untuk mengembangkan setiap produk,” jelasnya.

Google meyakini, tidak ada solusi yang cocok untuk semua penggunanya. Sehingga, perusahaan ini memberikan fitur kontrol data yang bisa disesuaikan oleh mereka sendiri melalui Google Account. 

Putri menjelaskan, fitur yang fleksibel ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol sisi keamanan yang menurut pengguna perlu untuk dilindungi. Maklum saja, privasi data sangat penting untuk dijaga, entah itu oleh para pengguna maupun perusahaan atau penyedia aplikasi berbasis internet, seperti Google. 

{Baca juga: 4 Cara Mudah Mengubah Dokumen PDF ke Word}

“Karena kebutuhan privasi orang itu berbeda-beda. Setiap akun google dibekali dengan kontrol data, sehingga pengguna bisa mengontrol privasi yang tepat untuk mereka,” ucapnya. 

Meski memberikan kontrol yang fleksibel kepada pengguna, tapi Google tetap memperkuat teknologi internal untuk melindungi pengguna dari ancaman keamanan. Salah satu fitur yang diberikan adalah Two-factor Authentication, Safe Browsing dan enkripsi https. 

“Prinsipnya Google tidak akan berhenti berinovasi untuk memperkuat sistem keamanan. Untuk saat ini, kita menampilkan fitur keamanan yang bisa diatur semua pengguna kita, dan memberikan fitur keamanan canggih tapi mudah digunakan dan bisa menjaga keamanan pengguna,” pungkas Putri. (FHP)

AS Perpanjang Penangguhan Hukuman untuk Huawei?

0

Telko.id, Jakarta  – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberi penangguhan hukuman selama 90 hari kepada Huawei. Selama periode tersebut, perusahaan-perusahaan AS diizinkan untuk mengirim komponen dan perangkat lunak ke Huawei.

Dengan periode 90 hari yang akan berakhir pada Senin (19/8/2019), sumber anonim mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah AS akan memperpanjang “lisensi umum sementara” untuk periode selama 90 hari lain kepada Huawei.

{Baca juga: Klarifikasi Trump, Gedung Putih: Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam}

Huawei dihukum oleh Presiden Donald Trump karena menjadi ancaman keamanan nasional AS. China diduga meminta kepada perusahaan lokal yang menggarap perangkat global untuk memata-matai AS dan sekutunya. Trump pun berang.

Pemerintah AS lantas memasukkan Huawei ke daftar hitam. Meski demikian, Mei 2019 lalu Trump memberi kesempatan kepada Huawei untuk membeli komponen dari perusahaan AS. Kesempatan berlaku hingga 90 hari atau tiga bulan ke depan.

Nah, menurut Phone Arena, seperti dikutip Telko.id, Minggu (18/8/2019), sekarang pemerintah AS dikabarkan memperpanjang “pengampunan” bagi Huawei. Semua tak lain karena pemerintah AS emoh warganya di pedesaan justru jadi korban.

Asal tahu saja, produk Huawei banyak dibeli penduduk pedesaan di AS. Dengan memberi kesempatan kepada Huawei selama 90 hari ke depan, para warga di pelosok bisa terhindar dari gangguan. Sayang, kabar ini belum terkonfirmasi.

Belum lama ini, pendiri sekaligus CEO Huawei, Ren Zhengfei ,dilapokan sedang sibuk melakukan restrukturisasi yang akan selesai dalam tiga tahun hingga lima tahun ke depan. Ren berambisi membuat Huawei sepenuhnya bisa mandiri.

{Baca juga: Bertemu Presiden China, Trump Cabut Aturan Embargo Huawei}

Huawei tak ingin lagi “kewalahan” akibat embargo oleh pemerintah AS. Maklum, sanksi dari Trump membuat Huawei tak lagi bisa memakai teknologi buatan Google, Qualcomm, dan Intel. “Kami akan menciptakan pasukan besi,” kata Ren. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Nokia Keluaran Pertama Masih Dapat Update Patch Keamanan

0

Telko.id, Jakarta – HMD Global selaku pemegang lisensi resmi Nokia memutuskan untuk memperluas dukungan ke ponsel Nokia generasi pertama. Untuk itu, HMD memberikan update patch keamanan selama satu tahun ke depan.

Tak seperti iPhone yang bersistem operasi iOS, ponsel Android tak mempunyai eksklusivitas. Tak seperti iPhone, ponsel berbasis Android dibuat oleh berbagai produsen.

{Baca juga: Bakal Dirilis, Feature Phone Nokia 220 Pakai Android?}

Berapa lama dukungan sistem operasi dan kapan jadwal pembaruan ponsel Android pun sepenuhnya tergantung kepada keputusan produsen, bukan Google. Namun, sekarang ada kabar baik dari Nokia.

HMD Global selaku pemegang lisensi resmi memutuskan untuk memperluas dukungan ke ponsel Nokia generasi pertama. HMD Global menambah waktu dukungan untuk ponsel Nokia selama satu tahun ke depan.

Menurut postingan di forum Komunitas Nokia, seorang anggota staf menulis, “Ketika periode dua tahun hampir berakhir untuk ponsel Nokia, kami tetap berkomitmen untuk memberi pengalaman terbaik dan paling aman”.

Lantas, apa maksudnya? Seperti dilansir Ubergizmo, setelah dua tahun peluncuran, Nokia 8, Nokia 6, Nokia 5, dan Nokia 3 akan dapat menerima pembaruan patch keamanan triwulanan hingga akhir tahun ketiga.

Dikutip Telko.id, Minggu (18/8/2019), pembaruan tersebut terkait tambalan keamanan.  Dengan kata lain, HMD Global masih memberi dukungan pembaruan perangkat lunak untuk ponsel Nokia keluaran pertama.

{Baca juga: Bocor di Weibo, Nokia 5.2 Punya Kamera 48MP}

Khusus Nokia 6 varian Amazon yang dijual di India dan Amerika Serikat, HMD Global tidak memberi pembaruan patch keamanan. Pun dengan Nokia 2, HMD Global hanya akan memberi pembaruan hingga November 2019. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ada Pass Pertempuran di Game Rainbow Six Siege  

0

Telko.id, Jakarta  – Rainbow Six Siege akhirnya menghadirkan pass pertempuran. Pass ini akan memberi para pemain jalur untuk membuka kosmetik, pemacu terkenal, dan pengetahuan operator baru.

Pass pertempuran Siege diluncurkan dalam dua fase, dimulai dengan pass 7 hari gratis di Ember Rise yang bernama “Call Me Harry.” Kedengarannya seperti tempat uji coba bagi Ubisoft karena sedang mempersiapkan untuk lulus pertempuran “penuh” perdana di Season 4 akhir tahun ini.

{Baca juga: Rainbow Six Quarantine, Game Zombie Menegangkan ala Ubisoft}

“Niat kami adalah untuk menghargai pemain lebih dari sebelumnya. Kami juga ingin memberikan kemajuan yang bisa mereka lalui setiap kali mereka bermain,” kata direktur presentasi Alexander Karpazis dalam sebuah video pengumuman.

Tidak seperti pass pertempuran yang ada yang mengharuskan pemain untuk menyelesaikan tantangan spesifik untuk melanjutkan, sepertinya operan Siege hanya akan menilai kemajuan dengan seberapa banyak Anda bermain.

Setiap pertandingan, Anda membangun “Poin Pertempuran” yang membuat Anda lebih dekat ke tingkat berikutnya. “Pass pertempuran adalah kesempatan besar bagi kita untuk mengembangkan alam semesta,” kata direktur narasi Siege, Emmanuel Bajolle.

Dilansir PC Gamer, Karpazis berjanji bahwa mereka akan memiliki lebih banyak untuk dibagikan pada musim depan, dan “lebih banyak” lagi untuk dikatakan di Six Invitational 2020.

{Baca juga: Wow! Ada John Wick di Cyberpunk 2077}

Hari ini, Ubisoft juga membuka tutup pada Operation Ember Rise, yang membawa dua operator baru dan sebuah pengerjaan ulang yang indah dari Kanal. [BA/HBS]

Sumber: PC Gamer