spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1053

3 Potensi Telekomunikasi di Ibu Kota Baru Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Ibu kota Indonesia resmi pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim). Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkannya siang hari ini (26/08) di Istana Negara, Jakarta.

“Pemerintah telah melakukan kajian-kajian mendalam dan diintensifkan dalam 3 tahun terakhir ini. Hasil kajian, lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Pasir Utara, dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim,” jelasnya.

Wilayah Kalimantan sendiri dinilai menyimpan berbagai potensi besar, salah satunya adalah bidang industri telekomunikasi.

{Baca juga: Ibu Kota Pindah, Telkomsel Jamin Kesetaraan Telekomunikasi}

Menurut Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin, setidaknya ada 3 potensi besar yang bisa memberikan peran bagi industri telekomunikasi ke depannya.

Pertama, banyak perusahaan besar yang beroperasi di Kalimantan, seperti perusahaan migas, batu bara, dan lainnya. Dengan ukuran pulau yang besar, maka secara ekonomi, perlu adanya sebaran telekomunikasi yang merata.

“Kalimantan itu pulaunya sangat besar. Secara economical, di sana memang diperlukan yang namanya sebaran telekonunikasi. Faktor industri telekonunikasi di sana sangat berperan strategis,” katanya, usai ditemui pada acara “Stand Up Battle Indonesia 2019”, di Jakarta, Senin (26/08/2019).

Kedua, Kalimantan memiliki banyak tempat wisata, salah satunya adalah Derawan. Telkomsel berkomitmen untuk mengembangkan ketersediaan infrastruktur untuk menciptakan berbagai titik-titik wisata potensial baru, seperti Bali.

“Sarana jalan, hotel, tentunya informasi tentang telekomunikasi, karena mempercepat awareness. Menyebarkan bahwa kita punya daerah baru,” ucap Denny.

“Indonesia tidak hanya punya Bali, tapi punya Derawan, Berau. Banyak hal baru yang bisa kita eksplor,” lanjutnya.

Terakhir menurutnya, adalah beberapa titik di Kalimantan berbatasan langsung dengan negara lain. Denny menyatakan, titik-titik wilayah itu disebut sebagai wajah Indonesia yang sesungguhnya, karena terdapat kedaulatan negara di sana.

Ia mengatakan, wilayah perbatasan wajib memperlihatkan infrastruktur teknologi dan telekomunikasi yang siap. Sebagai contoh, Telkomsel telah membangun teknologi 4,5G Massive Mimo di wilayah Tarakan.

{Baca juga: Telkomsel Siapkan Jaringan untuk Sambut Ibu Kota Baru}

“Waktu HUT ke-74 RI di Tarakan, kita sudah deploy teknologi 4,9G Massive Mimo. Jadi, kita tidak main-main bahwa yang namanya broadband itu tidak hanya bisa dinikmati oleh masyarakat di pulau Jawa, tapi juga di luar pulau Jawa,” pungkasnya.

Telkomsel sendiri menegaskan bahwa mereka akan sejalan dengan program pemerintah dengan membangun infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi di ibu kota baru Indonesia.

“Kita harus in-line dengan program pemerintah dalam hal ini. Kita harus tepat dalam melakukan deploy layanan di sana,” ujar Denny. (FHP)

OnePlus 7T Bakal Punya Tampang Berbeda dari OnePlus 7 Pro?

0

Telko.id, Jakarta  – OnePlus kabarnya akan meluncurkan smartphone terbarunya di tahun ini, yakni seri OnePlus 7T. Yang menarik, smartphone ini katanya akan memiliki desain yang jauh berbeda dengan sang kakak, OnePlus 7 Pro.

Selama beberapa tahun terakhir, OnePlus punya kebiasaan merilis dua ponsel setiap 12 bulan. Satu ponsel dirilis pada awal tahun, satu ponsel lagi hadir pada paruh kedua.

Seperti diketahui, OnePlus 7 dan 7 Pro telah diluncurkan. Tapi kalau Anda tidak terlalu tertarik dengan keduanya, Anda jangan dulu berpindah ke lain hati. Sebab, OnePlus segera merilis seri OnePlus 7T.

{Baca juga: Upss! Jadi “Duta OnePlus 7 Pro”, Iron Man Ketahuan Pakai Huawei}

Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Senin (26/8/2019), render yang dibagikan oleh @OnLeaks dan Pricebaba mengungkap fakta tentang tampilan ponsel masa depan OnePlus tersebut.

Dibanding seri sebelumnya, sepertinya ada beberapa perubahan desain di bagian depan dan belakangnya. Di seri terbaru ini, OnePlus membuang takik demi kamera popup menghadap ke depan.

Di bagian belakangnya akan terus menggunakan pengaturan tiga kamera. Kendati begitu, alih-alih berorientasi vertikal, pengaturan tiga kamera akan bergerak untuk orientasi horizontal.

Sayang, belum ada keyakinanserta bukti-bukti sahih apakah kamera OnePlus 7T akan berbeda dari seri sebelumnya. Yang jelas, OnePlus 7T bakal tampil lumayan berbeda ketimbang sang kakak.

Sekadar informasi, OnePlus 7 Pro resmi meluncur pada pertengahan Mei 2019 dengan sejumlah teknologi baru. Desainnya fullscreen dengan panel layar melengkung di sisi kiri dan kanan.

{Baca juga: OnePlus 7 Pro jadi “Daily Driver” Utama Iron Man}

Smartphone ini mengusung layar berjenis Fluid AMOLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi QHD+. Layar tersebut punya refresh rate 90Hz, teknologi HDR10+, dan sensor sidik jari di dalamnya. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Telkomsel dan Bluebird Kolaborasi Hadirkan “Taksi IoT”

0

Telko.id, Jakarta – Telkomsel bekerja sama dengan Bluebird untuk menghadirkan layanan taksi berbasis Internet of Things (IoT). Nantinya, armada taksi Bluebird akan terintegrasi dengan layanan IoT Telkomsel untuk meningkatkan kualitas layanan agar selalu optimal.

“Telkomsel bangga dapat menghadirkan solusi inovatif berbasis IoT di industri transportasi bagi Bluebird,” jelas Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini.

“Implementasi IoT Telkomsel ke dalam ekosistem digital Bluebird merupakan perwujudan komitmen kami dalam mendukung visi Making Indonesia 4.0 dari pemerintah,” lanjutnya.

{Baca juga: Ibu Kota Pindah, Telkomsel Jamin Kesetaraan Telekomunikasi}

Dalam kerja sama ini, Telkomsel memberikan IoT Control Center berbasis cloud-based yang didukung oleh jaringan 4G LTE Telkomsel. Nantinya, perangkat tersebut akan menjadi solusi pengganti Fleety.

Sekadar informasi, Fleety merupakan perangkat penghitung argo serta penerima pesanan berbasis jaringan 2G yang selama ini dipakai di armada Bluebird. Dengan dukungan 4G LTE, perangkat yang terpasang di seluruh layanan armada taksi berwarna biru tersebut bakal memiliki beberapa fitur andalan.

Seperti, argo meter, pengiriman order penumpang, GPS, komunikasi dengan penumpang dan operator pusat, termasuk pembayaran. Perangkat ini juga terhubung langsung dengan kendaraan sehingga mampu membaca data-data vital dari kondisi kendaraan dan mengirimkannya langsung ke sistem aplikasi Bluebird.

“Dengan berbagai manfaat yang dihadirkan, Bluebird berharap IoT Bluebird yang didukung oleh layanan Telkomsel ini dapat menjadi solusi yang membantu Bluebird mengakselerasikan produktivitas dan kinerja sehingga mampu memberikan nilai tambah dalam melayani pelanggan,” ucap Direktur Utama Blue Bird, Noni Purnomo.

{Baca juga: Telkomsel Ajak Komika Adu Lucu di HOOQ dan MAXstream}

Untuk saat ini, ekosistem IoT Bluebird ditargetkan untuk diimplementasi pada 10.000 unit hingga 31 Desember 2019 mendatang. Secara keseluruhan potensi, IoT Control Center ini akan diimplementasikan hingga 25.000 armada yang akan tercapai pada Q2-2020.

Tidak hanya mentransformasi operasional taksi Bluebird menjadi berbasis IoT, Telkomsel turut menyediakan akses khusus yaitu UMB (USSD Menu Browser) khusus bagi pengemudi taksi Bluebird untuk melakukan top-up paket data dari Telkomsel. (FHP)

Berkat Pendeteksi Wajah, Pelaku Pembunuhan Tertangkap

0

Telko.id, Jakarta  – Teknologi terkadang memiliki beberapa kegunaan di luar dugaan. Bahkan kadang-kadang teknologi bekerja dengan cara yang mungkin tidak Anda harapkan. Contohnya seperti teknologi pendeteksi wajah di China ini.

Sistem pendeteksi wajah yang digunakan oleh aplikasi pinjaman telah membantu polisi China melacak serta menangkap seorang tersangka pembunuhan.

Menurut laporan South China Morning Post, dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Minggu (25/8/2019), pria berusia 29 tahun diduga membunuh pacarnya karena masalah uang.

{Baca juga: Kepo, Pemerintah China Awasi Warganya Pakai Drone Burung

Setelah melakukan pembunuhan, ia kemudian mencoba menggunakan identitas milik korban untuk mengajukan pinjaman online melalui aplikasi bernama Money Station.

Namun demikian, aplikasi tersebut mengharuskan pengguna untuk memindai wajah calon debitur dan berkedip selama proses persetujuan. Lantas, apa yang terjadi?

Karena korban sudah mati, proses verifikasi tak bisa dilakukan. Pada waktu bersamaan, aplikasi mendeteksi bahwa suara yang terekam bukan milik wanita, tetapi pria.

Setelah verifikasi gagal, pekerja di Money Station kemudian secara manual memeriksa verifikasi. Ia menemukan fakta bahwa perempuan itu memar dengan tanda merah di leher.

Ia langsung memberi tahu pihak berwenang dan berhasil melacak tersangka. Pelaku pun ditangkap. Ia ternyata telah mencuri uang USD 4.200 atau Rp60 jutaan dari akun korban.

{Baca juga: Berkat Teknologi Pemindai Wajah, Buronan Diciduk saat Nonton Konser}

Pelaku juga diketahui telah menggunakan ponsel milik korban. Ia memakainya untuk memberi tahu orangtua dan majikan. Ia mengaku sedang bepergian dan butuh cuti. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ibu Kota Pindah, Telkomsel Jamin Kesetaraan Telekomunikasi

0

Telko.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan ibu kota Indonesia pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim). Lokasi tepatnya, di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanaegara.

Menanggapi perpindahan ibu kota Indonesia ke Kaltim, Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan bahwa mereka akan sejalan dengan program pemerintah dengan membangun infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi di sana.

“Kita harus in-line dengan program pemerintah dalam hal ini. Kita harus tepat dalam melakukan deploy layanan di sana,” ujarnya, usai ditemui pada acara “Stad Up Battle Indonesia 2019”, di Jakarta, Senin (26/08/2019).

{Baca juga: Paket Internet Telkomsel, Daftar Harga dan Rekomendasi}

Meski demikian, Denny menyatakan bahwa Telkomsel tidak serta-merta hanya membangun infrastruktur telekomunikasi di wilayah Kalimantan saja, khususnya Kaltim.

Tapi, mereka memang telah menjadikan wilayah Indonesia Timur sebagai fokus utamanya jauh sebelum isu perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Kaltim muncul ke permukaan.

“Tidak hanya Kalimantan. Selama ini memang sebagian besar kita (fokus) majority di Indonesia Timur. Rencana ini sangat bagus untuk kesetaraan telekomunikasi,” ucapnya.

Telkomsel sendiri sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemerintah Indonesia melakukan pembangunan di Kaltim dan sekitarnya.

Diutarakan oleh Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini, pihaknya telah menggelar lebih dari 17.800 unit BTS, dimana sekitar 11.700 di antaranya merupakan BTS broadband yang sudah berhasil menjangkau lebih dari 90% populasi Pulau Kalimantan.

Telkomsel menggunakan teknologi broadband terbaru yaitu 4,9G Massive MIMO untuk 4 unit BTS yang tersebar di Banjarmasin, Balikpapan dan Tarakan. Teknologi ini akan memberikan kapasitas jaringan yang lebih besar dan memberikan kualitas layanan yang lebih baik.

{Baca juga: Telkomsel Siapkan Jaringan untuk Sambut Ibu Kota Baru}

Khusus di Kalimantan Timur, Telkomsel telah memberi dukungan berupa 5.500 unit BTS, termasuk 3.800 unit BTS broadband, serta GraPARI di 18 titik. “Ibukota negara merupakan salah satu simbol negara yang terpenting,” ucap Emma.

Telkomsel juga telah menyiapkan banyak BTS di provinsi lain di pulau Kalimantan. Kalimantau Utara misalnya, Telkomsel telah mempersiapkan 1.400 BTS, dengan 1.000 BTS di antaranya merupakan BTS broadband.

Kemudian Kalimantan Selatan 3.800 BTS (2.500 BTS broadband), Kalimantan Tengah 3.300 BTS (2.000 BTS broadband), dan Kalimantan Barat 3.800 BTS (2.400 BTS broadband). (FHP)

Kocak! Gamer Ini Kasih ‘Seserahan’ PC Gaming Saat Ngelamar Istrinya

0

Telko.id, Jakarta –  Tradisi di Indonesia, seorang calon pengantin pria harus mengunjungi keluarga calon pengantin wanita dengan membawa barang, atau biasa disebut “seserahan” saat melamar. Uniknya, seorang gamer memberikan seserahan berupa perangkat PC Gaming untuk calon istrinya.

Seserahan yang diberikan pada saat prosesi lamaran itu biasanya dalam bentuk satu set hadiah untuk si pengantin wanita, seperti perhiasan emas, perlengkapan salat dan Al-Quran, satu set pakaian, make up dan barang-barang lainnya.

{Baca juga: Salut! Youtuber Cilik Ini Bisa Beli Rumah Rp 112 Miliar}

Prosesi lamaran itu dikenal oleh hampir semua etnis di Indonesia. Karena sebagian besar kelompok etnis di Indonesia menganut nilai-nilai patriarki, seserahan melambangkan kemampuan finansial pria sebagai suami untuk mendukung kebutuhan calon istrinya.

Nah, kali ini ada seorang calon pengantin pria yang membawa seserahan dalam bentuk unik. Pria asal Surabaya, bernama Ervan Pratama ini memberikan seserahan berupa seperangkat PC gaming dengan spesifikasi tinggi untuk sang calon mempelai wanita.

Ervan memposting foto di Facebook ketika ia melamar calon istrinya yang bernama Tiara, dengan memberikan seperangkat PC Gaming kelas atas. Foto lamarannya itu kini telah menjadi viral.

“(PC Gaming) adalah keinginan calon pengantin saya dan saya sendiri. Sebagai bukti, saya membelikannya, sebelum melamarnya pada hari Minggu,” kata Ervan.

Seserahan dapat terdiri dari barang-barang yang disetujui oleh calon pengantin pria dan calon pengantin wanita. Menurut mereka, karena sama-sama suka bermaian game, PX Gaming adalah hadiah yang masuk akal.

Ervan mengatakan seserahan itu terdiri dari komponen PC gaming kelas atas seperti motherboard Gigabyte Aorus Elite B450M, prosesor AMD Ryzen 5 3600, Gigabyte AMD Radeon RX 5700 XT VGA, catu daya Corsair HX750. Total ia menghabiskan lebih dari Rp10 juta untuk membelinya.

Ervan mengatakan, dia biasanya memainkan game first-shooter seperti Battlefield 1 dengan Tiara. Dia ingin memiliki perangkat game yang mumpuni sehingga mereka bisa bermain bersama.

{Baca juga: Bocah 15 Tahun Belikan Ibunya Rumah dari Hasil Bermain Game}

“Setiap kali dia merasa lelah dan lelah setelah bekerja, dia bisa menyegarkan dirinya ketika dia pulang dari kantor, baik dari bermain game atau menonton film, bersama saya,” kata Ervan.

“Saya tidak peduli apa kata orang, satu-satunya tujuan saya adalah membuatnya bahagia,” tambahnya.

Ervan tidak mengungkapkan kapan dia dan Tiara akan melangsungkan pernikahan. Namun, mereka berharap dapat hidup bahagia dalam kehidupan nyata dan virtual mereka bersama. [BA/HBS]

 

Telkomsel Ajak Komika Adu Lucu di HOOQ dan MAXstream

0

Telko.id, Jakarta – Komedi menjadi salah satu konten favorit masyarakat Indonesia. Makanya, Telkomsel bersama SingTel serta platform video streaming seperti MAXstream dan HOOQ bekerja sama untuk menghadirkan konten komedi bernama “Stand Up Battle Indonesia 2019”.

“Dari banyak konten asli yang diciptakan, kami sekarang membawa konten komedi. Dan, komedi jadi salah satu bagian hidup kita saat ini,” jelas VP Branding and Marketing Communications Telkomsel, Nirwan Lesmana, di acara peluncuran “Stand Up Battle Indonesia 2019”, di Jakarta, Senin (26/08/2019).

Menurutnya, ini merupakan ajang pencari bakat komika Indonesia yang terdiri dari 23 episode, dam mulai tayang di MAXstream dan HOOQ pada 21 September mendatang.

Acara dimulai dengan tahap audisi yang telah diikuti lebih dari 2.000 peserta. Audisi sendiri diselenggarakan secara online di MAXstream dan HOOQ, dan offline yang diselenggarakan di empat kota besar, Jakarta, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

“Lebih dari 2.000 orang yang mendaftarkan audisi di beberapa kota. Ini bisa memberikan inspirasi kepada talenta-talenta kreatif di Indonesia,” jelasnya.

Setelah audisi, dilanjutkan ke tahap eliminasi yang diikuti oleh 15 komika terpilih utuk bertanding hingga lanjut ke tahap semi-final dan final untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp 250 juta. Para peserta pun bakal dibimbing oleh para mentor profesional, seperti Cak Lontong, Awwe, dan Babe Cabita.

Di kesempatan yang sama, Country Head HOOQ Indonesia, Guntur Siboro mengatakan, ajang ini menjadi cara untuk meningkatkan kualitas komedi di Indonesia. Kompetisi ini diharapkan mampu menghadirkan talenta komika terbaik dengan kualitas cerita yang bagus.

“Komedi sekarang kualitas ceritanya tuh cenderung ke arah fisik, dan kami ingin kualitasnya meningkat. Kami ingin mencari talenta komika yang bisa didapatkan dari Stand Up Battle Indonesia 2019,” pungkasnya. (FHP)

Yeayy! Ada Fitur Cari Teks dalam Foto di Google Photos

0

Telko.id, Jakarta – Jarang memang, tapi pasti ada beberapa orang di antara kalian yang mengambil foto teks saja menggunakan smartphone karena “malas” menulis atau menyalinnya. Nah, Google memberikan kemudahan bagi Anda yang suka foto teks, dengan menyisipkan fitur baru di Google Photos.

Google mengumumkan bahwa Google Photos akan mendapatkan fitur Lens baru yang sangat memungkinkan pengguna untuk mencari teks di dalam foto.

Jika mengambil foto dokumen yang dicetak atau halaman dari sebuah buku, pengguna benar-benar bisa mencari teks yang dibutuhkan. Bahkan, mereka bisa copas alias copy dan paste tulisan tersebut.

{Baca juga: Awas! Album di Google Photos Bisa “Diintip” Pengguna Lain}

eperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Senin (26/08/2019), fitur tersebut bergantung kepada teknologi pengenalan karakter optik, yang sebenarnya bukan sesuatu hal baru. Fitur itu telah diluncurkan untuk perangkat Android.

Tampaknya, fitur ini belum hadir di perangkat bersistem operasi iOS. Namun, Google biasanya akan menghadirkan fitur di aplikasi buatannya untuk platform Android dan iOS.

Beberapa waktu lalu, peneliti menemukan fakta bahwa fitur album pribadi di Google Photos ternyata tidak aman karena bisa dilihat oleh pengguna lain.

{Baca juga: Cara Hapus Informasi di Google kalau Pengguna Meninggal}

Seorang peneliti bernama Robert Wiblin mengingatkan kepada pengguna bahwa tautan pribadi Google Photos yang dibagikan sebenarnya tidak terlalu pribadi.

Dalam tulisannya di Medium, Wiblin menjelaskan bahwa ketika pengguna lain yang tidak diizinkan dapat mengakses, dikhawatirkan akan menyalahgunakan foto-foto Anda. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Bukan “Layar Air Terjun”, Begini Tampang Depan Mate 30

0

Telko.id, Jakarta – Sepasang foto yang bocor dan beredar di Weibo diduga memperlihatkan panel depan, kamera, dan modul pemindai sidik jari di bawah layar dari Huawei Mate 30.

Gambar-gambar yang bikin heboh di Weibo tersebut mengungkapkan bahwa Huawei Mate 30 akan memiliki notch yang lebih kecil daripada yang ditemukan di Huawei Mate 30 Pro.

Menurut phoneArena, dikutip Telko.id, Senin (26/08/2019), panel depan memiliki dua potongan ukuran yang berbeda dibanding kamera tunggal yang digunakan pada 2018 di Mate 20.

{Baca juga: Huawei “Bodo Amat” dengan Embargo dari Amerika Serikat}

Perubahan desain itu mungkin mengindikasikan peningkatan kamera selfie untuk smartphone model yang akan datang. Demikian pula dengan peningkatan sistem pengenalan wajah di dalamnya.

Jika foto yang bocor benar, Mate 30 akan menampilkan layar datar ketimbang layar air terjun atau waterfall di Mate 30 Pro. Ujung-ujung melengkung di kedua sisi layar jatuh bersudut 88 derajat.

Melihat langsung ke layar, pengguna tidak akan melihat apapun di bezel samping. Bezel di Mate 30 tampak tipis di bagian samping dengan dagu kecil dan notch sedikit lebih tebal.

Sementara layar Mate 30 Pro dilaporkan akan mendukung refresh-rate 90Hz, tidak demikian dengan Mate 30. Mate 30 kemungkinan besar akan tetap memiliki refresh-rate standar 60Hz.

{Baca juga: Penampakan Huawei Mate 30 Pro dengan “Layar Air Terjun”}

Mate 30 akan ditenagai oleh Kirin 990 SoC baru. Kirin 990 didukung dengan modem 5G yang terintegrasi. Mate 30 berlayar 6,5 inci beresolusi Full HD+ dan memori penyimpanan sebesar 128GB.

Huawei tidak memiliki rencana untuk menggunakan HarmonyOS di Mate 30. Dengan kata lain, Huawei masih menggunakan Android di smartphone yang akan rilis 19 September 2019 itu. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

Perpanjang Daftar vivo Store, vivo Resmikan 10 Lagi di Semarang

0

Telko.id, Jakarta – vivo kian menambah panjang daftar toko offline-nya, setelah baru-baru ini meresmikan 10 vivo store yang berlokasi di Plasa Simpang Lima Semarang. Dengan diresmikannya 10 vivo Store by Erafone tersebut, total ada 15 outlet vivo Store yang dikelola oleh Erafone di berbagai kota.

Di vivo Store by Erafone, konsumen tidak hanya bisa melihat jajaran produk vivo secara lengkap, beserta aksesorisnya, tetapi juga mendapatkan pengalaman penuh lantaran tersedia live demo unit dari berbagai produk unggulan vivo.

Diungkapkan Edy Kusuma, Senior Brand Director vivo Indonesia, kehadiran vivo Store di Plasa Simpang Lima Semarang menjadi benchmark tersendiri bagi vivo sebagai salah satu offline store terbesar vivo di Indonesia saat ini.

{Baca juga: Vivo Tolak Berikan Layanan Purna Jual untuk Ponsel BM}

“kami berharap peresmian vivo store di Semarang ini dapat semakin memberi kemudahan bagi konsumen sebagai destinasi baru untuk mendapatkan rangkaian produk unggulan dan terbaru dari vivo,” katanya dalam keterangan resmi.

vivo Store by Erafone mengusung konsep one-stop shopping dengan penawaran beragam seperti produk aksesoris secara lengkap, produk Internet of Things (IoT), produk operator, value added services seperti Ponsel Proteksi yang dilengkapi dengan penawaran program cicilan 0% ataupun cicilan mudah tanpa kartu kredit.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Vivo Terbaru}

Selain jajaran produk vivo yang lengkap dan beragam penawaran menarik, sebagai member dari Erajaya Retail Group, vivo Store by Erafone turut serta dalam setiap program promo yang diberikan oleh Erajaya Retail Group, seperti membership Eraclub dengan berbagai keuntungan untuk konsumen dan Eraversary, program tahunan dalam rangka ulang tahun Erajaya Retail Group dengan grand prize BMW 320i dan ribuan hadiah lainnya di ribuan toko Erajaya Group.

Selama masa Grand Opening yang berlangsung sejak 22 Agustus hingga hari ini (25 Agustus) 2019, vivo Store by Erafone Plasa Simpang Lima Semarang memberikan berbagai promosi istimewa, di antaranya lelang smartphone mulai 100.000 rupiah, flash sale gadget dan aksesoris mulai 19.900 rupiah, diskon 100% untuk produk aksesoris dan cicilan 0% hingga 12 bulan