spot_img
Latest Phone

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

ARTIKEL TERKAIT

XLSMART Raup Laba Rp 3 Triliun di 2025, Tumbuh Double Digit Pasca Merger

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja finansial yang solid pasca merger.

Perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan double digit dengan total pendapatan mencapai Rp 42,5 triliun, tumbuh 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Laba bersih yang dinormalisasi (Normalized PAT) bahkan melonjak drastis sebesar 63% YoY menyentuh angka Rp 3,0 triliun.

Kinerja positif ini didorong oleh keberhasilan integrasi dan sinergi operasional yang berjalan lebih cepat dari ekspektasi. EBITDA yang dinormalisasi tercatat tumbuh 13% YoY menjadi Rp 20,1 triliun dengan margin sebesar 47%.

Kontribusi terbesar bagi pendapatan perseroan masih didominasi oleh layanan data dan digital yang menyumbang lebih dari 90% total pemasukan.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian perusahaan dalam fase awal merger ini. Menurutnya, tantangan industri yang dinamis tidak menghalangi perusahaan untuk mencetak rapor hijau.

“Merger yang kami lakukan berjalan dengan sukses dan tahapan-tahapan integrasi bisa diselesaikan lebih cepat dari yang direncanakan, kemudian target sinergi efisiensi yang lebih besar juga berhasil kami capai sehingga bisa memberikan ruang untuk meningkatkan margin pertumbuhan di tahun berikutnya,” ujar Rajeev di Jakarta (13/02/2026).

Pertumbuhan Pelanggan dan ARPU

Dari sisi operasional, basis pelanggan XLSMART mengalami peningkatan signifikan. Hingga akhir 2025, total pelanggan mencapai 73 juta, naik 24% secara tahunan.

Peningkatan jumlah pelanggan ini berjalan beriringan dengan naiknya pendapatan rata-rata per pengguna atau ARPU campuran (blended) yang berada di angka Rp 39,5 ribu.

Tren positif terlihat jelas pada kuartal keempat 2025, di mana ARPU menyentuh Rp 44,8 ribu, meningkat dari kinerja Q3 sebelumnya yang sebesar Rp 38,9 ribu.

Manajemen menyebut kenaikan ini sebagai hasil efektif dari strategi monetisasi, penyederhanaan produk, serta perbaikan pengalaman pelanggan pasca integrasi jaringan.

Trafik layanan data juga melonjak 38% YoY mencapai 14.566 Petabytes. Hal ini didukung oleh infrastruktur yang semakin kuat dengan total BTS mencapai lebih dari 225 ribu unit, meningkat 36% dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 34.500 objek jaringan telah berhasil diintegrasikan dalam periode ini.

Akselerasi 5G dan Efisiensi Biaya

Tahun 2025 menjadi momen penting bagi transformasi teknologi XLSMART dengan peluncuran layanan 5G serentak di 33 kota dan kabupaten.

Ekspansi ini memperkuat posisi merek-merek di bawah naungan perusahaan, yakni XL Prepaid, XL Prio, AXIS, dan Smartfren. Perusahaan menawarkan pengalaman true 5G dengan kecepatan unduh yang meningkat hingga 83%.

Komitmen komitmen merger untuk menghadirkan jaringan berkualitas dibuktikan dengan pengakuan dari Ookla Speedtest Awards sebagai penyedia jaringan 5G tercepat.

Fitur seperti blanket city coverage dan auto 5G experience memungkinkan pelanggan menikmati kecepatan hingga 250 Mbps tanpa pengaturan tambahan.

Di sisi finansial, proses merger telah merealisasikan sinergi senilai USD 250 juta pada tahun pertama.

Meskipun beban biaya operasional mengalami kenaikan akibat proses integrasi, komisi penjualan, serta investasi pemasaran untuk peluncuran 5G, perusahaan tetap menjaga kesehatan neraca keuangan.

Posisi keuangan XLSMART tercatat sehat dengan utang kotor Rp 23,7 triliun dan utang bersih Rp 21,0 triliun. Rasio net debt to EBITDA berada di level aman 3,38x.

Perusahaan menegaskan tidak memiliki utang dalam mata uang USD, sehingga meminimalisir risiko fluktuasi kurs. Belanja modal (Capex) yang digelontorkan sepanjang 2025 mencapai Rp 11,2 triliun, yang difokuskan untuk perluasan jaringan dan peningkatan kualitas layanan.

Ke depan, XLSMART akan terus melanjutkan ekspansi cakupan 5G secara bertahap dan fokus pada pertumbuhan berkualitas yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU