spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

CEO XL: Kita Tidak Akan Kuat Lawan E-commerce Raksasa

Telko.id – Baru minggu lalu, XL mengumumkan untuk melepas Elevania. Pasalnya, e-commerce hasil patungan XL dengan SK Planet masih terus merugi sehingga membebani keuangan operator ini. Selain itu, kabar bahwa Alibaba, perusahaan asal Korea yang menyuntikkan dana ke Tokopedia sebesar Rp.14.7 Triliun pun jadi memperkuat alasan XL untuk hengkang dari Elevania.

“Sekarang saja masih merugi. Lalu, kita harus keluar dana berapa besar lagi? Apalagi sekarang persaingan semakin ketat karena ada e-commerce raksasa masuk,” kata Dian Siswarini, Presiden Direktur dan CEO XL menyatakan alasannya.

Dian juga menambahkan kalau “bisnis e-commerce ini, agak sulit dipegang. Walaupun Elevania memiliki konsumen hampir 20 juta, tetapi tidak serta merta mereka menggunakan jaringan XL untuk mengaksesnya. Sangat memungkinkan untuk menggunakan jaringan operator lain juga”.

“Padahal, secara bisnis, e-commerce itu pada lima tahun pertama akan bleeding. Lalu dengan adanya kompetitor yang bertambah dan pendapatannya yang terus menurun, berapa besar lagi harus inject. Yang artinya juga akan bleeding nya semakin besar,” ungkap Dian menambahkan.

Dengan melepas bisnis e-commerce tersebut, ke depan XL akan lebih fokus melakukan pengembangan bisnis digital nya yang dekat dengan core business nya. Seperti pengembangan digital yang memaksimalkan bisnis digital di Axiata Group.

Selain juga akan tetap fokus pada pengembangan bisnis seluler yang memang merupakan inti perusahaan. Di sisi lain, ada juga sejumlah bisnis digital yang tetap dipertahankan, yakni kategori entertainment, iklan, dan uang digital. (Icha)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU