spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

CEO XL: Kita Tidak Akan Kuat Lawan E-commerce Raksasa

Telko.id – Baru minggu lalu, XL mengumumkan untuk melepas Elevania. Pasalnya, e-commerce hasil patungan XL dengan SK Planet masih terus merugi sehingga membebani keuangan operator ini. Selain itu, kabar bahwa Alibaba, perusahaan asal Korea yang menyuntikkan dana ke Tokopedia sebesar Rp.14.7 Triliun pun jadi memperkuat alasan XL untuk hengkang dari Elevania.

“Sekarang saja masih merugi. Lalu, kita harus keluar dana berapa besar lagi? Apalagi sekarang persaingan semakin ketat karena ada e-commerce raksasa masuk,” kata Dian Siswarini, Presiden Direktur dan CEO XL menyatakan alasannya.

Dian juga menambahkan kalau “bisnis e-commerce ini, agak sulit dipegang. Walaupun Elevania memiliki konsumen hampir 20 juta, tetapi tidak serta merta mereka menggunakan jaringan XL untuk mengaksesnya. Sangat memungkinkan untuk menggunakan jaringan operator lain juga”.

“Padahal, secara bisnis, e-commerce itu pada lima tahun pertama akan bleeding. Lalu dengan adanya kompetitor yang bertambah dan pendapatannya yang terus menurun, berapa besar lagi harus inject. Yang artinya juga akan bleeding nya semakin besar,” ungkap Dian menambahkan.

Dengan melepas bisnis e-commerce tersebut, ke depan XL akan lebih fokus melakukan pengembangan bisnis digital nya yang dekat dengan core business nya. Seperti pengembangan digital yang memaksimalkan bisnis digital di Axiata Group.

Selain juga akan tetap fokus pada pengembangan bisnis seluler yang memang merupakan inti perusahaan. Di sisi lain, ada juga sejumlah bisnis digital yang tetap dipertahankan, yakni kategori entertainment, iklan, dan uang digital. (Icha)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU